Sintang, Kalbar,Www.Warta86.com,- Kembali permainan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi jenis Biosolar yang terjadi di sebuah SPBU (stasiun pengisian bahan bakar Umum) nomor 64.786.20 yang terletak di jalan Sintang -Putusibau ,tepatnya di desa jerora, kecamatan Sintang, kabupaten Sintang, provinsi Kalimantan Barat
Hal tersebut bukan baru terjadi namun sudah berulang kali terbit di beberapa media online sebelum nya. Namum sampai saat ini belum ada tindakan tegas oleh pihak Pertamina dan aparat penegak Hukum
Samantara pihak Pertamina sampai saat ini belum memberikan klarifikasi terkait sebuah link berita yang telah dikirimkan ke Sr(Sustainability Raport) Pertamina wilayah Sintang dan sekitarnya, hal tersebut guna mendapatkan tindakan dari pihak Pertamina terkait pengawasan dan penindakan
Dari informasi yang berhasil di himpun oleh media ini ,dari salah satu pengantri mengatakan, untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU tersebut setiap pengantri dikenakan tarif yang berbeda , sistem yang diterapkan oleh pihak SPBU tersebut memberikan 30 liter dengan harga het setelah lebih dari itu dikenakan biaya Rp 13.000,- perliter, namun ada juga yang dikenakan total Rp 13.000,- (Tiga belas ribu rupiah) perliter tanpa adanya harga het
Narasumber juga mengatakan saat ditanya terkait perbedaan tersebut dari pihak SPBU yang bagian nozel ,merasa tersinggung dan pelayanan dianggap tidak ramah kepada konsumen , ungkapnya melalui pesan suara
Sampai berita ini di tayangkan semua pihak yang di hubungi termasuk sr Pertamina belum memberikan klarifikasi terkait langkah yang akan diambil ,guna keseimbangan pemberitaan team akan terus melakukan konfirmasi kepada semua pihak .
Team/Red
Publisher Red W86
« Prev Post
Next Post »
