Www.Warta86.com,-Sintang, Kalbar,-Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Muhammad Djoen Sintang , dr. Bagus Zodiak Adibrata Didampingi beberapa staf sampaikan persoalan pelayanan dan kondisi toilet yang sempat dikeluhkan oleh keluarga pasien sebelumnya,Beliau menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi masukan dan saran,terkait persoalan tersebut diakui Memeng sedang dalam perhatian serius baik itu perbaikan maupun pembangunan beru , ungkapnya pada awak media Selasa /29/16 saat ditemui diruang kerjanya
Yang menjadi persoalan saat ini adalah, kebiasaan membuang sampah sembarang oleh sebagian pengunjung dari keluarga pasien terbukti dengan seringnya ditemukan, bekas bungkusan nasi ,Pempes serta pembalut wanita saat di lakukan perbaikan toilet, belum lagi saat dilakukan penyemprotan WC (Water closet) saat mampet selalu di temukan tumpukan sampah plastik dan pempes yang memang tidak mudah untuk diuraikan.
Terkait persoalan toilet saat ini masih dalam proses perbaikan sebagian dan ada juga yang sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki akan segara dibangun ulang terutama diarea UGD yang didepan "jelasnya
Saat di tanya terkait keluhan pasien tidak tersedianya penampungan air pihak rumah sakit mengatakan, persoalan tersebut memang tidak dibenarkan dalam sop (Standar operasi prosedur) karena kita menggunakan jet shower atau sering juga disebut selang bidet/toilet shower ,dan itu juga sering kedapatan patah ,belum lagi tutup kloset duduk juga banyak yang hilang , ditambah lagi ada Water kloset (WC ) yang pecah karena di injak , semantara kita memang tidak diperbolehkan menggunakan kloset jongkok 'ungkap bidang perencanaan
Direktur rumah sakit umum Daerah Ade M Djoen Sintang, juga berharap kerjasama dalam menjaga kebersihan baik' itu terkait toilet maupun sanitasi agar pengunjung dan kaluarga pasien benar benar memperhatikan kebersihan demi kita bersama,kerena kalau pasien tidak mungkin membuang sampah sembarang kerena dalan kondisi sakit dan dalam masa perawatan , dan terkait sampah makanan maupun yang lain pihak rumah sakit sudah menyediakan tempat sampah didepan pintu kamar ruangan pasien masing-masing "ujarnya kepada awak media
Mengingat kami juga masih baru menjabat sebagai direktur rumah sakit umum Daerah Ade M Djoen Sintang ini ,kami juga berharap kepada masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada kami baik itu saran dan masukan namun yang lebih penting mari kita jaga bersama ketertiban dan juga kebersihan demi kita bersama, pintanya
Semantara saat di tanya terkait persoalan lahan parkir pak direktur rumah sakit umum Daerah Sintang,dr Bagus "mengatakan persoalan parkir di kelola oleh pihak ketiga pihak rumah sakit tidak ada kaitan dengan pengelolaan area parkir , ungkapnya jelas
Namun untuk menjawab persoalan yang Sudah disampaikan kepada kami, pasti akan menjadi perhatian serius dan akan menjadi prioritas kami kedepannya, namun yang tidak kalah penting dalam hal ini yang menjadi perhatian utama kami adalah bagaimana cara menangani pasien dengan sebaik-baiknya, tutur beliau
Terkait kebersihan itu saya rasa memang menjadi tanggung jawab kita bersama kami dari pihak Manajemen Rumah Sakit dan Tim Sanitasi/Kesehatan Lingkungan
Sudah Menetapkan standar operasional prosedur (SOP) kebersihan, sterilisasi, dan pengelolaan limbah medis.
Menyediakan fasilitas cuci tangan, tempat sampah medis/non-medis yang memadai, serta alat pelindung diri (APD).
Melakukan pengawasan dan audit kebersihan secara berkala untuk mencegah infeksi nosokomial (infeksi yang didapat di rumah sakit).
Kami juga ada Petugas Kebersihan (Cleaning Service / Teknisi EVS)
Yang bertanggung jawab secara langsung untuk menyapu, mengepel, dan mendisinfeksi lantai, dinding, serta permukaan yang sering disentuh.
Membersihkan kamar pasien, toilet umum, dan ruang penunjang lainnya.
Mengangkut dan memilah sampah atau limbah medis serta non-medis sesuai aturan yang berlaku.
Kemudian tidak lupa kami juga menghimbau kepada Tenaga Medis (Dokter, Perawat, dan Staf)
Ikut serta dalan Menjaga kebersihan area kerja medis dan alat-alat kesehatan yang digunakan.
Membuang limbah medis tajam (seperti jarum suntik) pada wadah khusus (safety box) yang telah disediakan.
"Harapan terakhir kami kepada Pasien dan Pengunjung
Agar Membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Menjaga ketertiban dan kebersihan fasilitas umum seperti toilet dan ruang tunggu.
Mematuhi aturan kunjungan dan menjaga kebersihan area sekitar tempat tidur pasien.
Kebersihan rumah sakit adalah tanggung jawab kita bersama."punkas dr.Bagus Zodiak Adibrata,selaku direktur rumah sakit umum Daerah Ade M Djoen Sintang
Penulis: prl
Publisher Red W86
« Prev Post
Next Post »
