HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Tantangan Pendidikan Filsafat dan Perlunya Polisi Berkarakter

By On Februari 02, 2023


Jakarta,Www.warta86.com


Oleh Irjen Pol (P) Drs. Sisno Adiwinoto, MM

(Pengamat Kepolisian/ Ketua Penasihat Ahli Kapolri)


Ke depan  diprediksi masih akan ada elit atau kelompok kepentingan tertentu yang akan terus mempersoalkan “posisi Polri.” Hal ini karena polisi memang selalu “seksi.” 


Oleh karenanya saat ini, dan  terutama ke depan, sangat diperlukan sosok anggota Polri yang berkarakter. Nah, karakter bagaimana yang dibutuhkan ke depan, jawabanya tegas: polisi yang  berkarakter, berkepribadian, berperilaku, serta berwatak Bhayangkara Negara, di samping polisi yang profesional dan humanis.


Harus diakui secara jujur elite Polri atau perwira tinggi (PATI) mungkin masih ada yang belum berkarakter dan memiliki kemampuan untuk membangun argumen menghadapi elit atau kelompok tertentu yang ingin mempersoalkan keberadaan Polri.


*Perlu ilmu dibekali ilmu*

Masalah mendasar yang perlu mendapat perhatian  adalah pendidikan awal dan pendidikan lanjutan. Dalam kaitan ini, anggota Polri perlu dibekali ilmu yang cukup dalam mengemban tugasnya.


Ilmu itu, pertama sejarah dan filsafat kepolisian (Polri). Tujuan yang hendak dicapai dari pembelajaran ini, agar calon  maupun anggota Polri memahami bahwa menjadi anggota Polri bukan sekedar menerima tugas dari negara seperti disebutkan dalam  konstitusi dan UU 2/2002 yaitu sebagai pemelihara keamanan; penegak hukum; dan pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, tetapi juga  tugas tersebut sebagai kristalisasi kepercayaan masyarakat kepada sebuah institusi yang disebut Polisi.


Kepercayaan sejalan dengan teori kontrak sosial yaitu perjanjian antara rakyat dengan para pemimpinnya atau antara manusia-manusia yang tergabung didalam komunitas tertentu.


Pada sisi lain peran kesejarahan Polri tidak bisa dianggap sederhana untuk diabaikan. Jangan sampai hal ini bisa menjadi kelemahan Polri baik sebagai institusi maupun sebagai pribadi. 


Polri harus mampu “berjuang atau bersuara lantang” menyakinkan Polri yang sesungguhnya juga punya peran sejarah dalam berdirinya NKRI. 


Keberadaan Polri sudah ada sejak Polisi Istimewa memproklamasikan diri menjadi Polisi Indonesia pada 21 Agustus 1945.


Pada sisi filsafat kepolisian yang perlu ditekankan sifat  universal polisi di dunia. Setidaknya ada empat hal.

Kesatu, to fight the crime, to love humanity dan to help delinquent.

Kedua, menyatakan yang benar adalah yang benar-benar BENAR, bukan yang dibenarkan.

Ketiga, tidak  pernah berharap  “terima kasih” dalam melaksanakan tugas. Dan

Keempat, tidak ada untaian kembang dan tidak ada air mata ketika seorang polisi meninggal dunia dalam tugas.


Ilmu pengetahuan kedua Kedua, pengetahuan perbandingan kepolisian di beberapa negara atau sistem kepolisian di dunia.


Tujuan pembelajaran ini agar  para anggota Polri dibekali pengetahuan polisi di seluruh dunia pada prinsipnya sama. 


Berangkat dari teori Plato tentang pembagian tugas negara, ada empat : defence, diplomatie, finance, police. 

Tugas tersebut diberikan rakyat kepada negara dan representasi negara adalah kepala negara. 


Poin inilah yang perlu dipahami oleh segenap insan Polri, sehingga punya pijakan pengetahuan tentang kepolisian yang bersifat universal, dan dapat membangun argumen dalam menghadapi berbagai kelompok kepentingan yang menyoal tentang Polri.


*Jangan dibanding-bandingkan*

Saat ini sedang hit lagu “Ojo Dibanding-bandingke. ”Khusus Kepolisian Indonesia, lirik lagu itu jug tepat untuk diterapkan buat posisi Polri. Dalam hal ini janganlah dibandingkan polisi Indonesia (Polri) dengan negara-negara yang kepolisiannya tidak bersifat nasional. Hadirnya Kepolisian Indonesia tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia menjadi sebuah negara bangsa. 


Di ASEAN yang Kepolisiannya bersifat nasional antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina dan  Thailand.

Selanjutnya ilmu pengetahuan ketiga yang diperlukan, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi dan penerapannya perlu terus dievaluasi. Hal ini terkait dan terutama dengan derasnya upaya para pihak untuk “mengkerdikan” fungsi, peranan, tugas dan kewenangan Polri.


Ilmu pengetahuan keempat yang perlu difahami, “penerapan tugas dan kewajiban Polri sesuai konstitusi dan perundangan, kiranya lebih mengutamakan Harkamtibmas” ( to protect and to served ) daripada Penegakan Hukum.


*Tidak cukup hanya hukum pidana*

Selanjutnya, kelima , tetap perlu dibekali Ilmu Hukum. Dalam hal ini “ilmu hukum” yang dimaksud bukan hanya hukum pidana saja, tetapi juga lain yang terkait dengan tugas-tugas kepolisian dan perkembangan zaman, seperti hukum perdata, hukum Administrasi Negara, dan hukum bisnis, serta lain-lain aspek hukum yang ada.


Polri Perlu terus membuka diri untuk  memperluas wawasan insan polisi dengan disiplin Ilmu di luar ilmu hukum, seperti Ilmu ekonomi, ilmu politik, kebijakan publik, sosiologi, budaya, wawasan nusantara, wawasan Kebangsaan dan “wawasan Keamanan Nasional” dan bahkan entrepreneurship.


Semua itu bertujuan untuk memperluas wawasan dan cakrawala pemikiran setiap anggota polisi sesuai dengan jenjang jabatan dan tanggung-jawabnya.


*Membangun nilai moral*

Maka dalam rangka membangun karakter anggota Polri yang Berintegritas yaitu polisi yang jujur, bertanggung-jawab dan disiplin, perlu juga penanaman nilai-nilai moral keagamaan, etika, dan moral bangsa.  Nilai-nilai moral itu patut dibangun dan ditumbuh-kembangkan  secara berlanjut dan berkesinambungan.


Kiranya saatnya sekarang kepada “generasi antara dan generasi baru Polri” walaupun mungkin sudah dibekali dengan ilmu dan pengetahuan dimaksud di atas, namun perlu diintensifkan untuk bisa lebih dipahami dan diamalkan.


Juga yang selama  ini sudah ada pelajaran sejarah Polri dan filsafat Polri serta pengetahuan sistem kepolisian di dunia, tetapi perlu diperkuat lagi dalam proses pendidikan awal maupun lanjutan Polri dan perlunya digalakkan terus pelaksanaan Santi Aji dan Santi Karma secara terprogram.( Red W86)

Polres Batu Bara Terima Penghargaan Pelayanan Publik Kualitas Tinggi,  DPC PJS Beri Apresiasi

By On Februari 02, 2023


BTU BARA,Www.warta86.com - Hari ini disaksikan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Polres Batu Bara untuk keduakalinya mendapatkan piagam penghargaan Standar Pelayanan Publik kualitas tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). 


Pemberian piagam penghargaan kepada Polres Batu Bara tersebut mendapat apresiasi dari DPC Pemerhati Jurnalis (PJS) Kabupaten Batu Bara. 


"Kami insan pers yang tergabung dalam PJS Batu Bara dengan tulus memberi apresiasi kepada Polres Batu Bara dibawah kepemimpinan AKBP Jose DC Fernandes yang hari ini menerima penghargaan Standar Pelayanan Publik kualitas tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia  Perwakilan Provinsi Sumatera Utara," ujar Ketua DPC PJS Kabupaten Batu Bara Drs. Ebson A. Pasaribu, Kamis (02/02/23). 


Dikatakan Pasaribu, penghargaan tersebut membuktikan pelayan terhadap publik sudah baik di Polres Batu Bara. 

"Ini juga membuktikan Kapolres AKBP Jose DC Fernandes konsen terhadap masyarakat Batu Bara yang memerlukan pelayanan di Polres Batu Bara dan jajaran," imbuhnya. 


Diungkapkan Pasaribu, pada rilis akhir tahun 2022 terlihat kinerja Polres Batu Bara dan jajaran semakin meningkat. Banyak kasus tahun 2022 yang berhasil dituntaskan bahkan tunggakan kasus tahun sebelumnya dituntaskan dengan baik. 


Penyelesaian tindak pidana (PTP) pada tahun 2021 sebanyak 822 kasus sementara tahun 2022 meningkat menjadi 1.345 kasus. 


Demikian pula kegiatan DDS sambang yang terus menerus dilaksanakan Sat Binmas Polres dan Unit Binmas Polsek melalui Bhabinkamtibmas berhasil mendekatkan Polri dengan masyarakat Kabupaten Batu Bara. 


Kedepan, dikatakan Pasaribu, PJS berharap capaian yang sudah baik dua tahun terakhir dapat lebih ditingkatkan tahun 2023 dan tahun-tahun selanjutnya. 


"Semoga Polres Batu Bara tetap di hati masyarakat Kabupaten Batu Bara," tutup Pasaribu.Red

Jelang HPN di Medan, DPD Serahkan SK DPC PJS Kota Tebing Tinggi

By On Februari 02, 2023


MEDAN ,Www.warta86.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Kota Tebing Tinggi resmi berdiri setelah disahkan oleh DPD PJS Sumut. 


Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan kepengurusan oleh Ketua PJS Sumut, Jhon Daniel Damanik, SH kepada Ketua PJS Tebing Tinggi Ibnu Saud Sihombing, Rabu (01/02/2023).


"Selamat kepada pengurus PJS Tebing Tinggi, kita berharap kawan-kawan disana akan mengembangkan organisasi ini dan meningkatkan kapasitas para jurnalis," kata Jhon Daniel Damanik didampingi Sekretaris, Sofyan Siahaan.


Ia minta agar DPC PJS Tebing Tinggi terbuka dan menerima para jurnalis yang ingin bergabung. 


"Misi utama kita adalah meningkatkan kemampuan para jurnalis menjadi kompeten," tegasnya.


Wartawan senior kepolisian ini juga minta agar PJS Tebing Tinggi membenahi administrasi dan merekrut anggota agar organisasi ini bisa segera menjadi konstituen Dewan Pers.


"Harapan kita tahun ini, PJS dapat menjadi konstituen Dewan Pers, karenanya perlu kerja keras kita bersama," katanya.


Sementara Sofyan Siahaan menjelaskan, walau PJS berusia belum setahun, namun organisasi ini telah berkembang sangat cepat. PJS saat ini telah ada di hampir seluruh propinsi di Indonesia.


"Tercatat sudah ada 25 DPD, artinya, kehadiran organisasi ini memang sudah ditunggu-tunggu dan diharapkan oleh teman-teman jurnalis, khususnya jurnalis siber," kata Sofyan.


*Seminar Nasional Bakal Dihadiri Ketua Dewan Pers*

Dalam memperingati Hari Pers Nasional yang dipusatkan di Medan, PJS juga menggelar beberapa kegiatan seperti seminar nasional. Ia berharap teman-teman di daerah juga akan terlibat aktif dalam kegiatan itu.


Informasi yang diperoleh panitia pelaksana dari Ketua Umum DPP PJS bahwa Seminar ini mengundang Ketua Dewan Pers sebagai keynote speaker. Ini tentu menjadi kebanggaan kita semua sebagai anggota PJS.


"Segala kegiatan kita diketahui oleh Dewan Pers. Kita bukan kaleng-kaleng, tetapi jelas PJS berafiliasi ke Dewan Pers sebagaimana menjadi cita-cita PJS," ungkap Sofyan Siahaan.


Rencananya Ketua Umum dan Sekjen DPP PJS akan berada di Medan pada tanggal 6 Februari mendatang. Untuk itu dirinya berharap agar semua pengurus dan anggota di Sumut terlibat bersama-sama mensukseskan kegiatan Akbar ini.


Usai menerima SK, Ketua PJS Tebing Tinggi, Ibnu Saud Sihombing didampingi Bendahara Nurhakim Sitanggang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengaku sejak mendengar kelahiran PJS sudah tertarik untuk bergabung.


"Kami baca berita ada organisasi yang namanya PJS, tertarik kita bergabung, sehingga bersama-sama beberapa teman kita diskusi dan sepakat mendirikannya di Kota Tebing Tinggi," ujarnya.


"Kita akan membuat program-program kerja yang pada ujungnya meningkatkan kapasitas sehingga para jurnalis lebih berkompeten dan profesional," tutupnya. 

Publish : Red W86

Peresmian PT Sucofindo Cabang Pontianak di Hadiri Pangdam XII/Tpr

By On Februari 01, 2023


Kubu Raya ,Kalbar ,Www.warta86.com - Pangdam Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., menghadiri peresmian Gedung Kantor dan Laboratorium PT Sucofindo Cabang Pontianak, Jalan Arteri Supadio, KM 12,5 Arang Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya.Rabu 1 Febuari 2023.


Kantor dan Laboratorium PT Sucofindo Cabang Pontianak yang baru selesai dibangun, diresmikan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. Acara peresmian selain ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalbar dan Direktur Utama PT Sucofindo, juga dilaksanakan pengguntingan pita oleh Gubernur Kalbar bersama Pangdam XII/Tpr, Kapolda Kalbar, Bupati Kubu Raya, Direktur dan Komisaris Utama PT Sucofindo serta Kepala PT Sucofindo Cabang Pontianak. Usai peresmian kegiatan dilanjutkan dengan laboratorium tour.



Gubernur Kalbar H. Sutarmidji dalam sambutannya mengatakan, Sucofindo merupakan BUMN yang paling banyak ruang lingkup pekerjaannya. Ia berharap Sucofindo terus berupaya melakukan inovasi dan penelitian - penelitian sesuai dengan bidangnya. 


Menurut Gubernur, dari hasil - hasil penelitian dan inovasi Sucofindo tentunya dapat menjadi bahan acuan pemerintah dalam menentukan kebijakan. Sehingga Negara dalam hal ini akan terhindar dari kerugian.


Direktur Utama PT Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan, gedung baru ini dibangun untuk mengantisipasi dan merespon dinamika perkembangan ekonomi yang cukup pesat di Kalbar. Selain itu juga untuk meningkatkan kinerja karyawan. 


Direktur Utama PT Sucofindo berharap dengan diresmikannya kantor dan laboratorium ini, serta dilengkapi dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan kinerja karyawan PT Sucofindo Cabang Pontianak menjadi yang terbaik di seluruh Indonesia.  


Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan Sucofindo di Kalimantan Barat yang telah mempercayakan kegiatan verifikasi atau pemastian pengujian serta analisis terhadap produk - produknya di Sucofindo Cabang Pontianak.


Sumber:Pendam XII/Tpr

Jn98 

Publish Red W86

Polres Kapuas Hulu Amankan Ritual Buka Mata Naga Pada Perayaan Cap Go Meh 2023 Di Klenteng Foek Te Tche Putussibau

By On Februari 01, 2023


Putusibau, Kalbar ,Www.warta86.com - Polda Kalbar - Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar melaksanakan pengamanan Ritual buka mata Naga dalam rangka Perayaan Cap Go Meh 2574 Kongzili Tahun 2023, bertempat di Klenteng/Pekong Foek Te Tche Pakung Komplek Pasar Merdeka Jl. Merdeka Kel. Putussibau Kota Kec. Putussibau Utara Kab. Kapuas Hulu, Rabu (1/2/2023).



Kegiatan Ritual buka mata Naga tersebut dipimpin oleh sdr. ASIN didampingi Pengurus Pekong sdr. SEPIN dan APIN. 



Kegiatan ritual buka mata Naga selesai pada pukul 08.50 wib, kegiatan selanjutnya dilaksanakan arak-arakan Naga diwilayah Kelurahan Putussibau Kota Kecamatan Putussibau Utara.



Adapun rute arak-arakan Naga tersebut Mulai (start) klenteng Fuek Te Tche melaksanakan ritual buka mata Naga - Kantor Bupati Kapuas Hulu - Mako Polres Kapuas Hulu - perkantoran dan instansi pemerintahan - kembali ke Yayasan Pemadam kebakaran (finish). 



Adapun beberapa Jumlah pemain dan Ukuran Naga yaitu, ukuran Panjang Naga : 38 Meter,Tongkat penyangga Naga Sebanyak 11 Buah, Bola Api (Lentera) Naga Sebanyak 1 Buah, Jumlah Pemain (Crew) 45 Orang terdiri dari (Pemain Inti Naga 14 Orang, Pemain Cadangan Naga 24 Orang, Pemain Musik Naga 3 Orang, Pemain Cadangan Musik Naga 2 Orang dan 2 Orang pemain Ikan).

Penempatan Jumlah Pemain Naga Kepala 5 Orang, Badan 2 Orang, Ekor 3 Orang, secara bergantian.

Jumlah Crew secara keseluruhan berjumlah 45 orang. 



Perayaan Cap Go Meh adalah merupakan akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek yang dilakukan tiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa atau 15 hari setelah perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa. 



Perayaan Cap Go Meh tahun 2023 di Kota Putussibau Kab. Kapuas Hulu akan dilaksanakan selama 5 hari yaitu dimulai pada tanggal 1 hingga 5 Februari 2023 yang mana perayaan Cap Go Meh tersebut akan di isi dengan atraksi Naga, Barongsai dan Ikan maupun pawai Lampion di Kota Putussibau serta malam puncak kegiatan Cap Go Meh akan dilakukan pada tanggal 5 Februari 2023.



Penulis : Marsel/Hms Res KH 

 

IG @ humas_polreskapuashulu

FB Polres Kapuas Hulu

TW @HumasResKH

YT Humas Polres Kapuas Hulu

Website https://www.humaspolreskh.com/ 

Publish Red W86

Pukul Istri dan Anak  Kandung "Gunakan "Ukulele Berakhir Di Jeruji Besi

By On Februari 01, 2023


 Jakarta Barat, Www.warta86.com - Seorang Pengamen berinisial WN (53) diamankan polisi lantaran pelaku telah melakukan penganiayaan kepada anak kandungnya sendiri berinisial AN (10) yang masih dibawah umur 


Kejadian tersebut terjadi di depan museum bank mandiri jalan pintu besar utara pinangsia taman sari Jakarta Barat pada sabtu, 28 januari 2023 sekira pukul 23.30 wib



Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat Akbp Rohman Yonky Dilatha saat dikonfirmasi membenarkan adanya tindak pidana kasus penganiayaan 


"Ya benar dan pelaku saat ini sudah kami amankan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, 1/2/2023 


Pria berpangkat melati dua dipundaknya ini menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada hari sabtu, 28 januari 2023 sekira pukul 23.30 wib korban bersama ibunya WS (44) sedang berada di depan museum bank mandiri jalan pintu besar utara pinangsia taman sari Jakarta Barat


"Korban bersama ibunya tersebut usai melakukan ngamen disekitar lokasi," 


Selang Tak berapa lama kemudian datang  pelaku WN (53) yang merupakan ayah kandung korban dan menghampiri korban dan ibunya 


"Satu keluarga mereka berprofesi sebagai pengamen," ucapnya 


Kemudian pelaku menegur sedang apa jam segini masih disini kenapa gak pulang kerumah 


Lalu istrinya WS dan korban tidak menghiraukan omongan pelaku yang merupakan ayah korban, hingga membuat marah dan memukul istri dan anak korban dengan menggunakan gitar (ukulele).


"Pelaku kesal karena tidak menghiraukan ucapannya hingga kesal dan meluapkan amarahnya dengan memukul menggunakan gitar (ukulele) yang biasa dipergunakan untuk mengamen," terangnya 


Atas kejadian tersebut Korban mengalami luka lecet dan lebam pada bagian pipi sebelah kanan, kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Metro Tamansari


Lebih jauh Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Kompol Roland Olaf Ferdinan mengatakan, Usai kami menerima laporan dari korban kemudian kami bergerak cepat untuk melakukan pencarian terhadap pelaku


"Pelaku WN (53) akhirnya berhasil kami amankan di kediamannya dan berdasarkan keterangan dari pelaku bahwa dirinya kesal istrinya dan anaknya usai ngamen tidak pulang kerumah," tuturnya


Untuk mempertanggung Jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan "Setiap orang dilarang melakukan kekerasan terhadap Anak" sebagai mana diatur dalam Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak


( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* ) 

Publish.: Red W86

Abah Anton Charliyan Bersama Ceng Mujib  Almagari Garut Kembali Bai'at 115 Anggota Exs NII Kepangkuan NKRI

By On Januari 31, 2023



GARUT ,Www.warta86.com - 115 Exs Anggota NII, dengan penuh haru di Bai'at dibawah kibaran Bendera Merah Putih untuk kembali kepangkuan NKRI oleh mantan Kapolda Jabar Irjen Pol Purn DR. H. Anton Charliyan, Kakesbang Kab Garut , dan KH M Abdul Mujib yang lebih dikenal sebagai Ceng Mujib selaku Ketua Umum ALMAGARI (Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleransi), Selasa (31/01/2023).



Pembaiatan yang dilaksanakan ALMAGARI ini bukan yang pertama kali dilakukan. Selama satu tahun ini 2022-2023 sampai dengan hari ini sudah yang ke 5 (lima) kalinya. 


Anton yang juga mantan Kadiv Humas Polri yang dikenal sebagai Abah Anton sekaligus dikenal juga sebagai Penggiat Anti Radikalisme dan Intoleransi di Indonesia yang sangat gigih dan vokal, dimana disetiap event yang berkaitan dengan hal tersenut kerap tampil terdepan untuk bersuara dan bersikap.


Dan kali ini pun ALMAGARI dibawah asuhanya telah berusaha keras membuktikan kepada Pemerintah Bangsa dan Negara berkali kali menyadarkan Exs NII kepangkuan NKRI. Bukan hanya sekedar bicara tapi dibuktikan dengan aksi yang nyata dan sangat beresiko. Karena menurutnya, hal tersebut bukan sebuah pekerjaan yang mudah. 


“Boleh dicatat, komunitas mana di Negara ini yang berani melakukan hal tersebut? paling hanya pasukan khusus TNI, Densus 88 dan BNPT yang berani melakukannya,” ungkap Anton yang saat ini juga sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Pemerhati Jurnalis Siber (PJS). 


Untuk itu tegas Anton lagi, sebetulnya Pemerintah dan Negara perlu memberikan apreasi khusus kepada ALMAGARI ini. Karena mau tidak mau Pekerjaan yang sangat Beresiko ini telah Dilakukan secara riil di lapangan oleh ALMAGARI. 


Anton Carliyan, Ceng Mujib dengan ALMAGARInya, bukan hanya sekedar berani bersuara keras tapi juga berani mengambil sikap yang sangat beresiko. 


Acara Bai'at ini memang sengaja digelar dalam rangka memperingati Milangkala HUT Almagari yang k pertama untuk menunjukan kinerja aksi nyata ALMAGARI sebagai Penggiat Anti Radikalisme dan Intoleran yang betul-betul riil bekerja, tidak hanya sekedar  bicara atau NATO (Not Action Talking Only) saja. 


Dan ada sesuatu yang sangat unik dan menyentuh dalam acara pembaitan kali ini, dimana sebelum di Bai'at Para mantan NII ini diantar dengan Kirab Bendera Merah Putih plus marching band dan barongsai,  kemudian sebelum memasuki gedung disambut Lengser, rampak gendang cilik dan dikalungi karangan bunga, sebuah pendekatan kepada Exs NII yang sangat humanis, sehingga mereka semua merasa di ewongke sekaligus bangga dan haru ketika kembali hadir kepangkuan NKRI.  


“Kita sebagai single mayoritas merupakan tuan, pemilik NKRI ini, harus berani melawan dengan tegas setiap bentuk kegiatan maupun sikap  prilaku intoleran dan radikal dengan tegas, jangan bersikap acuh tak acuh dan tidak mau tahu, jika betul-betul ingin menjaga NKRI, karena salah satu ancaman nyata saat ini adalah gerakan-gerakan intoleran yang harus kita lawan bersama dengan tegas dan berani,” ungkap Abah Anton.  


Demikian pula yang disampaikan Ceng Mujib bahwa Garut harus bersih dari faham-faham radikal dan intoleran, dimana Negara harus hadir dengan nyata, jangan bersikap setengah-setengah, karena jika bersikap ragu, NKRI hanya akan tinggal nama saja alias bubar sebagaimana yang terjadi di Timur Tengah.  


Dir Intel Polda KBP Asep Yang mewakili Kapolda menitikberatkan pembinaan lebih lanjut setelah kembali kepangkuan NKRI jangan sampai mereka jadi NII lagi serta perlu pemetaan kantong-kantong NII yang lebih akurat .


Sementara Kakesbang yang mewakili Bupati Garut menyampaikan bahwa Pemda akan mendukung program pemberdayaan ekonomi melalui UMKM bagi Exs NII yang sudah kembali kepangkuan NKRI.    


Hadir dalam acara tersebut kurang lebih 500 orang peserta. Selain Abah Anton dan KH Ceng Mujib, nampak KBP Asep Dir intel Polda dan Dir Narkoba Polda mewakili Kapolda Jabar, Kapolres Garut, Wakil Kakesbang Provinsi, mewakili bupati Kakesbang Garut, yang mewakili Danrem, Dandim, Kajari, Ka PN serta tokoh masyarakat.


Sementara hadir juga dari bergaia komunitas antara lain Hencky Luntungan Dir Exsekutif Prawiro, Yohanes Hanri Ketua Pendeta Indonesia, HM Yusuf Samuel Ketum Laskar Siliwangi Indonesia, Rd Dicky Zulkarnaen Rajawali Sukapura, Sekjen BP2MP Rustana Adhi, Ketua BP2MP Jabar Ir. Wawan Setiawan, Ir. Deden Hidayat Ketua Ormas 

Jabar, Ketua Garuda Jabar Widha, Ki Danu Tata Kamp Dukuh. Red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *