HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata 2020 di Buka Oleh Asisten Ekbang Yustinus

By On September 21, 2020


Sintang,www.warta86.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang yang diwakili oleh Yustinus J, S. Pd, M.A.P Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang membuka pelaksanaan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Tahun 2020 di Aula Hotel Cika pada Senin, 21 September 2020. 

 Hadir dalam pembukaan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Tahun 2020 tersebut Dr. Hendrika, M. Si Kepala dinas pemuda, olahraga dan pariwisata kabupaten sintang, narasumber, peserta dan undangan. 

Yustinus J, S. Pd, M.A.P Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki peran yang penting sebagai motor penggerak atau daya ungkit terhadap perekonomian baik secara nasional bahkan sampai kepada tingkat daerah dan masyarakat.

“dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi di sektor kepariwisataan diantaranya adalah dengan pengembangan sumber daya manusia terhadap pelaku industri dan pengelola pariwisata melalui, kegiatan pelatihan, bimbingan teknis serta pendampingan terhadap para pelaku yang bergerak pada bidang industri pariwisata. Para peserta pelatihan yang ikut pada kegiatan ini dituntut untuk memiliki komitmen dan kemauan yang kuat untuk bersinergi dengan semua pihak untuk bersama-sama membangkitkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan destinasi wisata yang ada di wilayahnya masing-masing” terang Yustinus J

“pada saat ini kita semua sedang menghadapi wabah covid-19 gelombang kedua, untuk itu saya menghimbau kepada kita semua untuk saling waspada dan menjaga diri kita dan keluarga kita dalam setiap aktivitas agar selalu memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu dengan selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi” tambah Yustinus J

“wabah covid-19 ini berdampak sangat luar biasa dan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi negara maupun terhadap ekonomi masyarakat. untuk itu sektor pariwisata sebagai penopang perekonomian kita juga ikut terdampak. Akibat daripada itu semua pemerintah daerah melalui dinas pemuda, olahraga dan pariwisata kabupaten sintang melaksanakan program dan kegiatan peningkatan sumber daya manusia sektor pariwisata dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dalam bidang tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Sintang” tambah Yustinus J

“kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini agar dapat memanfaatkan momen yang baik ini, dengan harapan muncul ide, gagasan inovatif guna memajukan pariwisata di Kabupaten Sintang. Diharapkan juga kepada para peserta selama mengikuti pelatihan mampu untuk berinteraksi dengan tukar menukar pengalaman dan informasi tentang kepariwisataan yang ada di wilayahnya dengan sesuatu yang baru untuk memajukan kepariwisataan di Kabupaten Sintang” pesan Yustinus J(red)

Danrem 121/Abw dampingi Pangdam XII/Tanjungpura upacara pemberangkatan Satgas Yonif 642/Kps.

By On September 21, 2020


Sintang,,Kalbar,www.warta86.com- Pasukan Pamtas Indonesia- Malaysia Yonif 642/Kps telah diberangkatkan ketempat tugas untuk menjaga perbatasan oleh Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmat, ikut hadir dalam upacara pemberangkatan, Danrem 121/Abw, Forkorpimda kab. Sintang para Kasi Korem 121/Abw. Di Mako Yonif 642/Kps jln MT. Haryono Sintang Senin, 21/9/2020.



Acara diawali dengan upacara pemberangkatan, bertindak sebagai Irup Pangdam XII/Tanjungpura, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Satgaspamtas Yonif 642/Kps oleh Pangdam XII dan Danrem 121/Abw serta tamu undangan. Kegiatan diakhiri sesi foto bersama.


Dalam amanatnya Pangdam XII /Tanjungpura mengatakan," Latihan yang sudah dilaksanakan tidak akan pernah sia-sia dapat membuahkan hasil yang optimal bagi kalian sendiri maupun bagi kemampuan satuan.


Disektor Barat  lingkungan dan kondisi geografis daerah penugasan yang akan dihadapi tidak jauh berbeda dengan lingkungan yang seperti sekarang ini sehingga hal tersebut mempermudah kalian untuk segera menyesuaikan dengan lingkungan masyarakat," jelasnya.


Bila ada permasalahan yang timbul agar diselesaikan dengan persuasif dan cari solusi yang terbaik agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar. 


Adapun beberapa potensi ancaman yang timbul di sektor Barat diantaranya illegal logging, illegal trading, melintas batas ilegal,  penyelundupan narkoba.


Sebelum mengakhiri amanatnya Pangdam memberikan penekanan kepada seluruh prajurit yaitu Satgas akan menjadi contoh selama di daerah operasi dan sangat menentukan keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Jaga nama baik satuan dengan menghindari permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun satuan.


Jangan mengambil alih peran para tokoh agama tokoh masyarakat tetapi harus mendukung agar lebih mendapat dukungan dari masyarakat setempat selalu mengawasi anggota pos dalam melaksanakan kegiatan sehingga dapat terarah dan meminimalisir terjadinya pelanggaran," Pintanya


Kembangkan Inovasi dan kreasi dalam pelaksanaan tugas sehingga ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan perhatikan faktor keamanan personel maupun material dalam pelaksanaan.


Laksanakan tugas pengamanan perbatasan ini secara profesional dalam menjaga integritas NKRI dari ancaman dalam berbagai aksi yang mengganggu keamanan Perbatasan Darat RI-Malaysia pedoman kesehatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan serta menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat wilayah perbatasan tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru guna mewujudkan masyarakat produktif," pungkasnya


(Penrem 121/Abw)

Publish:parli/W86

Pegelaran Kuda Lumping Grebeg Suro di Desa Pangkal Baru di Hadiri Bupati Sintang ,H.Jarot Winarno

By On September 20, 2020


Sintang,www.warta86.com-Ketua panitia Parno,menyampaikan pergelaran kuda lumping ini menyambut datang nya Grebeg Suro (Bulan kesaktian)  biasanya setiap tahun kita gelar jika ada hajataan,namun tahun 2020 ini agak terlambat kita laksanakan sebab kita masih mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah menginggat dalam kondisi covid 19 

Parno mengatakan lagi di laksanakan pergelaran grebeg suro ini sebagai wujud seni budaya kita jawa, "katanya lagi budaya kuda lumping seperti ini perlu kita lestarikan kepada anak anak muda sebagai generasi penerus budaya supaya tak akan lekang di gerus jaman, kata Parno, 


Bupati sintang,mengatakan Rasa lelah hilang sepanjang perjalanan menuju desa pangkal baru "terbayarkan dengan menyaksikan pergelaran kuda lumping di desa pangkal baru ini, "kata Bupati, Berbagai seni budaya di kabupaten Sintang  bisa miliki dengan cara tetap memelihara nya nya, "Bupati mengatakan lagi saya melihat pengembangan budaya yang menjadi milik masyarakat desa pangkal baru ini sudah baik,kalau budaya sudah baik patutnya kita lestarikan,kita jaga,yang terpenting lakukan dialog budaya,dan komunikasi budaya untuk  terus kita perkuat untuk mempertahankan seni budaya seperti Kuda lumping di desa pangkal baru ini.

"Semogga Dengan kehadiran kita ini mudah mudahan mampu memberi semanggat dan motivasi agar setiap budaya yang tumbuh di tengah masyarakat pangkal baru semangkin maju dan berkembang semangkin besar sehingga kelak bisa hadir dan ikut di acara - acara besar di Kabupaten Sintang nanti nya(red)

Bupati Sintang ,Lakukan Peletakan Batu Perrama Pembangunan Masjid Wali Songo Sintang

By On September 20, 2020


Sintang,Kalbar,www.warta86.com-Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med.  PH melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Wali Songo di Jalan Raya Sintang-Pontianak  KM 7 pada Minggu, 20 September 2020. 

Dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid yang dibangun oleh Yayasan Wali Songo Sintang tersebut, hadir Anggota Forkopimda Kabupaten Sintang, Ketua Dewan Masjid Kabupaten Sintang H. Senen Maryono, perwakilan organisasi Islam, Ketua Yayasan Wali Songo Sintang Drs. H. Ulwan, M.Pdi, Abdullah Islamawanto Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Pengurus Yayasan Wali Songo Sintang, umat dan undangan lainnya. 

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa masjid Wali Songo ini berada di lokasi yang sangat strategis sehingga kedepan bisa menjadi tempat singgah jamaah haji sebelum masuk ke Kota Sintang. “Saya terus mendukung semua pihak untuk memakmurkan masjid yang ada. Saya yakin setelah peletakan batu pertama ini akan mendorong banyak donatur untuk membantu pembangunan masjid ini hingga selesai. Saya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah berusaha dan memulai pembangunan masjid ini” terang Bupati Sintang. 

“Pandemic covid-19 hingga kini belum tahu kapan akan berakhir. Kasusnya terus bertambah, ruang ICU di Jawa sudah penih, ICU di Sintang yang tersedia 4 untuk ruang isolasi khusus dan 34 ruang isolasi mandiri sekarang terisi 48 orang. Satu diruang isolasi khusus karena kondisinya memburuk, dan 47 orang dirawat di ruang isolasi mandiri. Saya tidak pernah berhenti untuk menghimbau warga untuk selalu waspada dan melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah corona ini. Penyebaran covid-19 juga tinggi di kalangan umat Islam karena kita menyelenggarakan sholat berjamaah di masjid dan surau. Kita banyak menyelenggarakan acara berkumpul. Saya tidak mau, berkumpul dengan niat baik dan beribadah, namun menimbulkan cluster baru penyebaran covid-19” terang Bupati Sintang

“Sintang memiliki mobile PCR sehingga hasil pemeriksaan swab bisa cepat diketahui, mari kita berdoa kepada Allah SWT agar pandemic segera berakhir. WHO memang memprediksi bahwa pandemic covid-19 akan berakhir awal tahun 2022 dengan dampak ekonomi yang sangat dalam. Pemerintah sudah bekerja keras mengatasi dampak ekonomi dan membantu masyarakat. Saat ini harga TBS dan karet merangkak naik meskipun banyak sektor terdampak pandemic” tambah Bupati Sintang

“Pemkab Sintang sudah membantu umat Islam sebesar 5 mliyar per tahun ditambah pokok pikiran anggota DPRD Sintang yang sudah banyak membantu pembangunan sarana ibadah dan kegiatan umat Islam” tambah Bupati Sintang

Ketua Yayasan Wali Songo Sintang Drs. H. Ulwan, M.Pdi menyampaikan bahwa pihaknya sejak 2013 sudah berjuang untuk mendirikan Yayasan Wali Songo dan baru terbentuk pada tahun 2014. Yayasan ini berawal dari pengajian Wali Songo dan akhirnya bersama-sama membentuk Yayasan Wali Songo. 

“kami ingin, Yayasan ini mampu menyatukan banyak elemen umat Islam di Kabupaten Sintang. Kami rutin melaksanakan kegiatan pengajian malam jumat, pengajian ibu-ibu wali songo, group rebana dan qasidah, melaksanakan qurban setiap tahun, bakti sosial yang sifatnya situasional, membangun sekretariat, dan membangun Masjid Wali Songo” terang H. Ulwan.

“masjid merubahan hal yang pertama dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Maka kita memang ingin memulai pembangunan masjid ini, dengan harapan bisa dilanjutkan dan dibantu oleh umat yang lain” harap H. Ulwan

Abdullah Islamawanto Ketua Panitia Pembangunan Masjid Wali Songo menyampaikan bahwa kita akan membangun Masjid Akbar Wali Songo dan peletakan batu pertama ini akan dilakukan oleh 9 orang sesuai dengan filosofi wali songo. “rencana peletakan batu pertama ini sebenarnya sudah sejak lama. Namun tertunda karena pandemic covid-19. Masjid ini akan dibangun dengan luas 22 x 40 meter dan dibangun diatas tanah berukuran 29 x 150 meter yang merupakan wakaf dari Yayasan Wali Songo. Kami juga memiliki rencana di sekitar masjid ini akan dibangun persekolahan. Masjid Wali Songo ini diperkirakan akan menggunakan dana sekitar 15-20 milyar dan akan mengadopsi bentuk masjid Wali Songo di Surabaya” terang Abdullah Islamawanto(red)

Bupati Sintang,Launching Bantuan Presiden Bagi UMKM di Kabupaten Sintang

By On September 20, 2020


Sintang,www.warta86.com-Bupati Sintang dr.Jarot Winarno menyerahkan langsung bantuan tunai launching bantuan presiden produktif bagi Usaha Mikro di Kabupaten Sintang Tahap pertama yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan koperasi usaha kecil dan meneggah Kabupaten Sintang yang di laksanakan di Pendopo Bupati pada jumat siang (17/9/2020) 


Bupati sintang mengatakan,kita tidak tahu kapan corona akan berakhir jelas penomena ini seperti puncak gunung es,dalam menghadapi penomena seperti ini pasti nya sanggat berpengaruh besar terhadap ekonomi di seluruh dunia.

"kalau ekonomi kita mau pulih dan bisa bangkit lagi tentu harus kita selesaikan dahulu corona, kita jaga kita tangulangi corona di kabupaten sintang khususnya,

pemerintah sudah berusaha maksimal namun jika warga masyarakat tidak ikut melawan virus corona ini ekonomi kita tidak akan bangkit,"kata Bupati Apa guna nya hanya pemerintah saja yang melawan corona kalau rakyat tidak"kita terus mengimbau beberapa hal saja,' tingkat kan imunitas tubuh,jangan begadang, cukup istirahat dan mengkonsumsi vitamin,tentu harus mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah 

"Jika pemerintah sudah efektif mengelola ini dan rakyat disiplin menjaga diri sendiri maka barulah Sintang terjaga dari corona"


"kita semua di hadapkan pada tiga shock Terapi, terutama shock di bidang ekonomi karena masyarakat sulit mencari penghidupan  angka kemiskinan jadi bertambah,tentu di ikuti angka kriminalitas bertambah hilang dampak nya hubungan antar manusia hilang yang namanya Soccial Trush saling mencurigai antar sesama manusia,

Tentu ini berpengaruh terhadap bidang ekonomi di bidang produksi dan sektor konsumsi,"tidak ada duit tidak ada yang beli,"dagangan ada barang ada lalu harga nya menjadi turun, makanya sintang pada bukan agustus lalu Sintang ini mangalami Deflasi 0,58 porsen,"ekonomi kita macet karena daya beli turun sehingga produksi juga menurun dan secara nasional kalimantan barat mengalami kontraksi dalam skala minus 3,5 persen jika di bulan september ini kita minus lagi maka kita akan mengalami lembah Resesi Ekonomi

"pesan Bupati Jarot mari kita produktif lagi,mari kita hidup lagi karena pada hari ini kita di bantu oleh negara yang hadir dalam mengatasi resesi ekonomi di seluruh indonesia,kita mendapatkan bantuan cuma cuma untuk pelaku usaha mikro di kabupaten sintang ini,untuk menghidupkan ekonomi kita dalam Usaha Mikro dan menengah yang paling penting lagi Tumbuh kan inovasi dan kreativitas dalam dunia usaha,kata Bupati, 


Kepala Dinas H.Sudirman dalam sambutan nya,untuk penetapan penerima manfaat bantuan presiden ini merupakan kewenangan kementerian koperasi dan udaha kecil yang berdasarkan data dari usulan lembaga pengusul dengan mengunakan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk Kabupaten Sintang ini sebanyak 863 pelaku Usaha Mikro yang berhak mendapatkan bantuan presiden ini yang mana besar nya bantuan RP 2,4 juta Rupiah total secara keseluruhan sebesar "Dua Miliar Tujuh Luluh Satu Juta Dua Ratus Ribu Rupiah"program ini bersifat hibah dan tidak perlu di kembalikan hanya saja kewajiban sebagai pelaku usaha mikro adalah bagaimana modal yang di berikan secara cuma cuma ini di pergunakan untuk kegiatan pengembangan usaha dan bukan untuk keperluan konsumtif


Untuk pendataan bagi penerimaan manfaat bantuan presiden pada tahap pertama ini sudah di lakukan dari bulan Agustus 2020 dari 14 kecamatan di kabupaten sintang dan melalui 3 lembaga pengusul,yakni DESPERINDAGKOP DAN UKM :  3.472 usaha mikro, BRI KANCA SINTANG : 275 usaha mikro,KOPERASI : 83 usaha mikro total sebanyak 3.830 Usaha Mikro

Persyaratan untuk mendapatkan bantuan presiden ini tentu nya sudah kita seleksi terlebih dahulu yakni, yang memiliki usaha mikro,memiliki nomor induk kependudukan,bukan ASN, TNI/POLRI,pegawai BUMN/BUMD,dan tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan 


Program bantuan presiden tahap pertama ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada pelaku usaha mikro untuk lebih produktif lagi, dapat mengerakan ekonomi masyarakat di kabupaten sintang,dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi 


Catur Wahyu Pimpinan cabang BRI sintang mengatakan kita dari pihak Bank BRI selaku pengusul serta penyalur bantuan Presiden ini melalui transfer dari kementerian langsung kepada pelaku Usaha Mikro Untuk tata cara pencairan bantuan presiden ini harus melihat data yang sudah di validasi oleh kementrian koperasi melalui Bank BRI 

Setelah memenuhi persyaratan yang ada maka dana tersebut langsung bisa di cairkan,

Ada beberapa cara untuk pencairan dana ini bisa melalui ATM,E-Banking,maupun para agent Briling


Catur mengatakan,bantuan ini berbentuk tabungan,jika pelaku usaha inggin mengambil sesuai dengan kebutuhan usahanya yang di perlukan juga bisa,dan tidak sekali langsung habis 

Catur berharap,semogga para pelaku usaha mikro yang mendapat bantuan ini mendapatkan kepuasan atas pelayanan pihak Bank BRI yang siap berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten sintang melalui dinas perindustrian perdagangan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan presiden ini(red)

Bupati Sintang ,Hadiri Kegiatan Budaya Kuda Lumping di Desa Paoh

By On September 17, 2020


Sintang,www.warta86.com-Sebagai wujud kepedulian terhadap adat istiadat, budaya dan seni yang ada di Kabupaten Sintang hari  ini Rabu,16/09/2020 siang,  Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  melaksanakan Peresmian(Gebyakan)  Kuda Lumping Turonggo  Wiakso Sido Dadi di Dusun Sungai Malaban Desa Paoh Benua Kecamatan Sepauk, dihadiri kepala Dusun Sungai Malaban, Kepala Dusun Sungai Mentimut, Para tokoh masyarakat Pemuka adat dan Pemuka Agama.

Dihadapan ribuan masyarakat dusun Sungai Malaban dan Dusun Mentimut yang hadir menyaksikan  Peresmian Kuda Lumping Turonggo Wiakso Sido Dadi,  Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  mengatakan, bahwa  membangun itu  harus membangun manusia setutuhnya, jadi  jalannya dibangun, sekolah serta kesehatannya dibangun tetapi jiwanya  juga harus dibangun, yaitu melalui seni budaya“tadi kita saksikan penampilan  Kuda Lumping Turonggo Wiakso Sido Dadi,  yang dimainkan para anakmuda itu merupakan, penampilan perdananya, tetapi telah menunjukan semangat tarian  yang sangat bagus  dan luar biasa  walaupun baru dibentuk”.

Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  menyatakan, bahwa  dengan penampilan tarian yang telah ditampilkan tadi, saya sebagai bupati Sintang sangat bangga, dan mudah-mudahan akan terus berkembang sejajar dengan kelompok  kesenian yang lain didaerah ini, sehingga akan mendukung dan mendorong pembangunan pariwisata kita”dan tentunya saya sangat mendukung dibentuknya kelompok kudalumping ini , dan tentunya  juga akan saya perhatikan dalam pembinaannya, seperti kesenian  masyarakat lainnnya yaitu  kesenian melayu, kesenian Dayak, kesenian Jawa barat, kesenian Barongsai, serta kesenian lainnya yang ada di bumi senentang ini”.

Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH   menegaskan,  bahwa Kabupaten Sintang merupakan kehidupan hydrogen  artinya bermacam-macam suku dan adat istiadat dan kenaeka ragaman  budaya ini merupakan modal  besar untuk membangun  Kabupaten Sintang  menjadi hebat  dan tangguh kedepannya untuk lebih maju dan berkembang.

Kepala Dusun Sungai Malaban Bambang Sutrisna mengatakan, dengan dibentuknya Kelompok Kudala Lumping Turonggo Wiyakso Sido Dadi yang telah diprakarsai bersama masyarakat Dusun  Sungai Malaban dan Dusun Mentimut ini, diharapkan bisa lebih  mempererat talisilaturahmi”tidak memandang suku, agama  tapi bersatu dalam kesenian, dan kita berharap peran Pemerintah Daerah , selalu memberikan pembinaan dan dukungannya”.


Peresmian(Gebyakan)  Kuda Lumping Turonggo  Wiakso Sido Dadi di Dusun Sungai Malaban Desa Paoh Benua Kecamatan Sepauk hari  ini Rabu,16/09/2020 siang yang dilakukan Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH   ditandai dengan pemukulan Gong,  dengan dikelilingan para penari  lumping  diwarnai dengan kegembiraan masyarakat. Demikian Eko Humas Pemkab Sintang melaporkan.(red)

Resmikan Billboard Koni Sintang  Bupati Sintang Sampaikan Membangun Bukan Hanya di Bidang Infrastruktur

By On September 17, 2020


Www.warta86.com-Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan papan iklan (billboard), sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sirkuit road race dan pembangunan fitness center milik KONI Kabupaten Sintang, yang dilaksanakan pada, Selasa, (15/09/2020).


Dalam sambutannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya membangun infrastruktur saja, “selain membangun infrastruktur, daerah ini juga membangun jiwanya, membangun badannya, karena dinamika kabupaten/kota yang baru berkembang membutuhkan pembangunan jiwa, baik itu sarana ibadah, ruang terbuka hijau, taman-taman, gedung kesenian budaya, dan medium yang paling pas untuk membangun jiwa dan raga ialah olahraga, sehingga olahraga harus mendapatkan tempat yang penting dalam pembangunan di Kabupaten Sintang”, kata Jarot. 


Menurut Jarot, fungsi dibangunnya papan iklan (billboard) ini dirasa sangat penting, “karena untuk menandai zonasi, mana itu kompleks olahraga, kemudian lagi fungsinya untuk dimanfaatkan sebagai tempat apresiasi dan publikasi para atlet olahragawan kita, jadi yang billboard ini harus kita jaga dan kita rawat”, sambungnya. 


Lanjut Jarot, bahwa kawasan olahraga juga harus memperhatikan beberapa unsur yang lainnya, “seperti sarana dan prasarana tempat olahraga itu paling banyak harus ada ruang terbuka hijau, kemudian ada gedung kesenian dan budaya, yang dimana semua itu untuk menampung hobi anak muda, baik itu hobi anak muda yang suka balapan, kita sediakan tempat agar nantinya tidak balapan sembarangan tempat”, lanjutnya. 


Menurut Jarot, kawasan Stadion Baning merupakan kompleks olahraga yang lebih canggih dari Pontianak, “sarana olahraga disini lebih canggih dari Pontianak, di Sintang ini ada Padepokan untuk pencak silat, ada Indoor yang luas dan bagus, kemudian juga kita ada Gedung Kesenian, UMKM juga biasa menyelenggarakan pameran setiap tahunnya, sehingga zonasi ini penting bagi kita, sampai kapanpun kompleks ini adalah kompleks olahraga di Kabupaten sintang”, ujarnya. 


Jarot berharap agar kedepannya kawasan olahraga Stadion Baning SIntang ini merupakan milik semua masyarakat, “mudah-mudahan dengan ditandai zonasi ini di Sintang maka kompleks olahraga ini milik semua masyarakat, baik itu orang tua, anak muda, olahragawan, pekerja seni, pelaku UMKM, sehingga kedepannya SIntang siap untuk jadi Ibukota Provinsi Kapuas Raya”,harap Jarot. 


Sementara itu, Ketua KONI Sintang, CHomain Wahab menjelaskan tujuan daripada dibangunnya papan iklan (billboard) milik KONI Sintang, “pertama kita ingin menandakan bahwa ini merupakan gerbang pintu masuk kompleks olahraga yang ada di SIntang, yang kedua merupakan sarana untuk promosi dan publikasi bagi seluruh cabang olahraga di Sintang, yang ketiga merupakan sebuah pemacu motivasi kepada atlet yang ada di Sintang”, jelas Chomain. 


Chomain menambahkan bahwa dengan dibangunnya billboard ini maka penggunannya boleh siapa saja, “nantinya billboard ini bisa dipakai oleh seluruh Pengurus Cabang Olahraga, apabila ada kegiatan Kejurda mau dipakai untuk promosi silahkan dan gratis, kemudian Ormas, Organisasi KEagamaan, Instansi Pemerintahan, Instansi Vertikal, itu silahkan pakai gratis, bahkan pihak ketiga pun boleh menggunakannya tetapi tidak gratis, harus berbayar karena untuk retribusi pendapatan daerah”, tambahnya. 


Masih kata CHomain, menjelaskan terkait dengan pembangunan sirkuit road race Sintang, “dulu waktu Pak Jarot masih menjabat jadi Wakil Bupati pada tahun 2005 itu, telah dibangun Sirkuit Road Race di Sintang, akhirnya menorehkan atlet-atlet balap motor yang handal dan disegani oleh atlet seluruh Kalbar, mudah-mudahan dengan sirkuit road Race baning yang akan kita bangun kembali ini akan menghasilkan atlet balap motor yang handal untuk ditingkat daerah dan nasional, dan juga sirkuit road race ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan hobby balap anak muda Sintang”, jelasnya.


Pembangunan KONI Fitnes, sambung Chomain, itu sangat dibutuhkan oleh para atlet-atlet untuk membentuk badannya, “setiap cabang olahraga tentu membutuhkan yang namanya body building, apapun atletnya dia butuh olahraga fitness, kalau seluruh atlet kita membutuhkan fitness yang berbayar, pasti minatnya berkurang, maka dari itu KONI SIntang membangun fitness center yang gratis tanpa dipungut biaya, dan juga bisa digunakan untuk seluruh masyarakat yang olahraga di kawasan stadion baning SIntang, nanti kalau mau fitness silahkan mampir di KONI Fitness”, ungkapnya. 


Ketua KONI Provinsi Kalimantan Barat, Fachrudin D. Siregar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah memperhatikan kondisi olahraga di SIntang, “saya ucapkan terimakasih kepada Bupati Sintang yang sangat-sangat mendukung pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Sintang, karena sampai saat ini hanya Sintang yang masih terus membangun sarana olahraga, saya yakin, SIntang pasti akan lebih baik prestasinya kalau didukung seperti ini terus”, ucapnya. 


Perlu di ketahui, Ketua KONI Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi kepada atlet dari Sintang, “ini luar biasa atletnya, 2021 akan di selenggarakan Pekan Olahraga NAsional (PON) di Papua, dan Sintang mewakili Kalimantan Barat dengan mengirimkan atlet paling banyak diantara Kabupaten/Kota di Kalbar, yakni sebanyak 4 Atlet, yang terdiri dari 3 cabang olahraga Anggar dan 1 Cabang olahraga Panahan”, tambahnya.(red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *