HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Welbertus ,Ankat Bicara Terkait Penahan 6 Petani Tradisional

By On November 20, 2019



Sintang,www.warta86.com-Terkait proses penagkapan dan penahanan 6 orang masyarakat, dalam hal ini Petani Tradisional yang pasalnya bermula dari membakar lahan untuk menanam padi Anggota DPRD Sintang Welbertus,S.Sos menyampaikan keprihatinannya terhadap pihak terkait, yang telah melakukan penahanan terhadap peladang tradisional tersebut.(13/11) 
Dikatakan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sintang ini, dirinya merasa prihatin dan sedih atas kasus yang menimpa para petani atau peladang tradisional yang harus berurusan dengan hukum saat mereka melakukan kegiatan membakar ladang yang sejak turun temurun telah mereka geluti. Sebagai Putra Asli Sintang, ia mengaku begitu prihatin dan sedih saat tahu masyarakat Petani Tradisional tersebut ditangkap karena membakar ladang, pasalnya membakar ladang merupakan kegiatan turun temurun yang telah menjadi warisan Adat, kebiasaan serta budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang terutama Masyarakat Dayak, dan itu sudah berjalan sudah ratusan tahun,katanya. 
"Selain merupakan adat, kebiasaan serta budaya Dayak didalam kegiatan berladang terkandung nilai-nilai religi yang begitu sakral, karena sebelum membuka ladang,membakar ladang, menugal/menanam padi selalu didahului dengan ritual doa kepada Jubata kepada Tuhan" Menurutnya, ini merupakan warisan leluhur Masyarakat Dayak,jelas bukan Kejahatan”,tegasnya. Dikatakannya, penahanan terhadap masyarakat yang membakar ladang, ini tentu perlakuan yang tidak adil, bila mengacu kepada Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang lingkungan Hidup pasal 69 ayat 1 huruf h serta ayat 2, dan juga Peraturan Bupati Sintang No. 57 Tahun 2018 pada bagian kedua pasal 6 ayat 1 dan 2, nyata juga memberikan perlindungan kepada para petani peladang tradisional yang mengolah ladangnya dengan cara membakar. Entah kenapa para penegak hukum gagal memahami bunyi pasal-pasal tersebut. Menurutnya,kalau memang alasan penahanan karena membakar ladang menyebabkan asap tentu kurang tepat, karena dari sejak nenek moyang dan di saat masyarakat Dayak Berladang tidak juga menyebabkan asap yang berlebihan, justru asap-asap tersebut muncul setelah adanya lahan-lahan gambut yang terbakar, Nah siapa saja yang mengelola lahan gambut saya rasa kita semua tahu dan tidak perlu saya katakana,kisahnya. Welbertus mengatakan, bahwa dirinya bersama Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang serta organisasi Dayak lainnya meminta perlakuan adil terhadap para petani tradisional yang sedang menjalani proses hukum. " Kita dari Dewan Adat Dayak, Anggota DPRD, Para Temenggung, Tokoh Masyarakat, serta Organisasi Dayak lainnya pada hari Senin tanggal 11 Nov 2019 sudah datang beraudensi ke Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Sintang, meminta supaya teman-teman yang ditahan itu dibebaskan. Disampaikannya, saat ini karena proses hukumnya sedang berjalan maka tidak bisa dan harus menunggu keputusan Pengadilan. Kami minta ada perlakuan adil terhadap mereka dan hak mereka sebagai tersangka bisa ditangguhkan penahanannya. Kami berharap Pihak Hukum bijak dalam menangani persoalan ini,harap Welbertus.(Redaksi).

Agrianus ,Hadiri Rapat RDTR di Sungai Ringin

By On November 20, 2019


SINTANG-www.warta86.com-Anggota DPRD Sintang Agrianus tampak hadir dalam acara rapat penyepakatan Peraturan Zonasi (PZ) dan indikasi program dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR ) wawasan industri sungai dingin yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria Dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional, di Aula Hotel My Home Sintang, Senin (11/11/19) pagi. 
Dalam kegiatan tersebut ia mengatakan, proses rencana detail tata ruang ini harus inklusif, dimana harus melibatkan pemangku kepentingan, lurah, kepala desa, masyarakatnya maupun pihah terkait lainnya harus dilibatkan semuanya. “kemudian harus inovatif dan juga bekelanjutan. Jadi model perencanaan tata ruang ini harus berkelanjutan, seperti adanya penanaman pohon baru, sistem pembuangan limbahnya seperti apa, lalu buangnya kemana, sistem drainasenya juga seperti apa,katanya. Ia juga sependapat dengan Bupati Sintang Jarot Winarno yang mengatakan, dalam perencanaan detail tata ruang itu nantinya akan di ketahui dimana harusnya lokasi yang di tentukan, misal jika kita ingin menamam tanaman cabai, sahang dan lainya itu dimana bagusnya. Begitu juga jika ingin membangun sebuah pubrik itu harus di tempat yang sesuai. “rencana detail tata ruang kawasan industri sungai ringin ini nanti akan jadi pubrik domain, dan terintegrasi serta sesuai standar online single submission, kemudian dia masuk dalam workplacenya kementrian ATR BPN”ujarnya menirukan Jarot. Dikatakan Politisi Golkar ini, proses ini mendemontrasikan kepada kita dua hal, yang pertama sudah di pilih pendekatan sustainable atau Sintang Lestari dan yang kedua adalah pendekatan untuk open goverment 2030 mendatang akan terdemontrasikan dimana nanti saatnya kalau dokumennya sudah jadi maka semua orang bisa melihat atau memiliki akses yang sama,ujarnya.(JRF)

Markus Jambari, Pembangunan di Bidang Pendidikan Harus Merata

By On November 20, 2019


SINTANG.www.warta86.com-Anggota DPRD Sintang Markus Jembari  saat di temui di gedung DPRD Usai Rapat Paripurna ,mengatakan saat ini Pembangunan disektor Pendidikan di kabupaten Sintang belumlah merata, hal ini terlihat dari masih ditemuinya bangunan Sekolah Dasar misalnya yang berada di Dusun Kelumbik Desa Karya Jaya Bakti Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang, yang menggunakan dinding bekas, dan sekarang sudah mulai rapuh, termakan usia,katanya.(8/11). 
Meski demikian Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Kelam Permai tersebut yang mengalami kerusakan fakta ini terjadi dikarenakan pembangunan yang tidak merata terhadap pendidikan di Kabupaten Sintang, dan harus dilakukan perhatian dari Pemerintah,katanya. “saya lihat salah satu sekolah di Kecamatan Kelam Permai kondisinya yang memprihatinkan,mestinya Dinas Pendidikan memperhatikannya, ketika di lapangan dipandang kondisi sekolah tidak layak untuk digunakan dinding papan juga sudah mulai Lapuk,tentu hal ini akan membahayakan para pelajar yang ingin menimba ilmu,dan bila tidak segera diperbaiki maka akan membahayakan pelajar yang menuntut ilmu disitu,katanya. Tentang pendidikan, sangat perlu pendataan pembangunan fisik sekolah yang merata, operatornya juga menjadi ujung tombak dalam hal ini, ia berharap tenaga Operator bisa bekerja lebih maksimal dalam hal ini, sehingga menghasilkan data yang up date, sehingga memberikan informasi yang benar baik ke Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat,ujarnya. Ia meminta agar Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat agar memperhatikan Kondisi tersebut dan tenaga pengajarnya yang masih honorer dengan cara mencarikan solusinya Jika perlu, berkoordinasi dengan perusahaan yang ada ditempat tersebut melalui dana CSR, memanfaatkan dana CSR mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan Gedung Sekolah dasar tersebut, apalagi disitu ada Perusahaan Sawit PT.Agro Sukses Lestari dan Julong Grup yang sudah lama beraktivitas disitu,katanya.(

Dewan ,Berharap Pemilu Kades Serantak Akan Tetap Kondusif

By On November 20, 2019


SINTANG-Www.warta86.com-Menyikapi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 mendatang, Anggota DPRD Sintang dari Partai Golongan Karya (Golkar) Dapil Ketunggau ,Melkianus mengingatkan agar masyarakat menyikapi setiap informasi secara bijak. “kita harus bijak menyikapi informasi yang berkembang sehingga tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan terutama terhadap kestabilan nasional,” harapnya (16-10-2019). 
Bagi para camat ia mengharapkan mengambil peran penting di wilayah kecamatannya masing-,asing bersama unsur terkait. “ pak camat bisa berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI karena mereka ini berhadapan langsung dengan elemen masyarakat yang sangat beragam,” ujarnya. Menurutnya, Jika terjadi persoalan, lanjut dia, diharapkan dapat diselesaikan dengan baik secara arif dan bijaksana. “upayakan penyelesaian persoalan dilakukan secara bersama.hal ini tentu menjadi proses kita bersama dalam menjaga utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap damai,aman dan tentram. Dikatakannya, siapapun yang akan mencalonkan diri tentu harus sehat lahir batin, dan semua pendukung tentu juga harus siap dalam menerima kondisi kalaupun harus menang maupun kalah, jadi ini namanya politik tentu ada yang menang dengan mengemban jabatan, dan tentu ada yang kalah dan harus berlapang dada menerima kekalahan tersebut. Sutarmin salah seorang warga Sintang juga mengatakan, dalam Pilkades serentak mendatang kita berharap Calon yang maju dilakukan seleksi yang benar, hal ini menurutnya supaya tercapai tujuan kita memilih pemimpin yang cerdas dan mampu membawa desanya kearah yang lebih baik, dan kita katakana tidak pada politik uang, karena dengan adanya politik uang yang kita ragukan disaat memimpin tentu akan mengambil keuangan yang ada, guna mengganti uang yang sudah dihamburkan pada saat pemilihan tersebut,tuturnya. (Redaksi)

Welbertus,Guru Harus Memiliki Ide Kreatif Dari Alam

By On November 20, 2019


SINTANG-Anggota DPRD Sintang  Dari partai Demokrasi  Indonesia Perjuanag (PDIP)Welbertus mengajak dan menghimbau Guru sebagai pendidik bisa menggali ide-ide kreatif, yang bisa saja berasal dari Sumber Daya Alam yang berada disekitar sekolah maupun yang ada ditengah masyarakat,katanya(21/10/2019). Politis PDI Perjuangan ini mengatakan, Materi kreatif tersebut misalnya yang terkait dengan pendidikan lingkungan, yang mencakup, air,hutan,tanah dan sekitarnya yang perlu digali ide-ide kreatif tersebut dan bisa menjadi bahan ajar untuk anak didiknya,seperti di sekitar hutan misalnya tersebut bertujuan untuk melakukan observasi tanaman dan satwa yang ada,ujarnya. Guru juga perlu ada Diskusi agar menekankan pada media pembelajaran yang sudah di lakukan oleh para guru di masing-masing sekolah dan apa saja yang bisa dilakukan untuk memperkayanya. Kemudian ada kolam ide, di mana guru-guru dapat menuangkan ide, rencana, dan pendapat terkait dengan proses belajar mengajar yang kreatif dan menyenangkan untuk kemudian di pandu oleh fasilitator menemukan cara yang baru yang bisa di terapkan di sekolah masing-masing. “ tujuan dari pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapsitas guru dalam beberapa hal, antara lain adalah menggali ide kreatif dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam di lingkungan sekolah dan Kabupaten sebagai media dan bahan belajar bersama siswa dan guru. Menciptakan sarana atau wadah belajar kreatif dan menyenangkan. Menjadi ajang lomunikasi tentang peran serta aktif dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup antar sekolah di kabupaten Sintang. Selain itu juga memperbaharui energi para guru dalam proses belajar mengajar di sekolah, mendidik dan membangun kesadaran di semua tingkatan sistem pendidikan secara mendasar, untuk mengubah pemahaman dan perilaku terhadap orang utan dan satwa liar di Hutan yang liar dan unik. Kami berharap dapat menindaklanjuti dengan mereka tentang bagaimana mereka berhasil menerapkan materi, konsep dan teknik baru dalam kurikulum yang diajarkan,harapnya.(Red=W86)

Liyus ,Berharap Masyarakat Jangan Biarkan Lahan Tidur

By On November 20, 2019


SINTANG -www.warta86.com-Liyus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang mengajak masyarakat yang masih ada lahan perkebunan yang kosong jangan dibiarkan terlantar dan tidak menghasilkan, alias lahan tidur ,ujarnya kepada LMB Grup, ia berpesan kepada masyarakat agar jangan sampai ada lahan pertanian tidak terurus dan menjadi lahan tidur serta meminta agar menggarapnya demi meningkatkan kesejahteraan hal tersebut disampaikannya kepada media ini 18 Oktober 2019. 
Ia berharap, jadi yang punya lahan pertanian sebaiknya jangan sampai ada lahan yang dimiliki tidak digarap itu rugi besar, kita itu menjadi kebiasaan kurang pedulinya terhadap lahan yang telah dimiliki dan ini dapat menghindari terjadinya perebutan lahan gara-gara lahan tersebut tidak digarap sehingga banyak yang mengklaimnya, dapat memicu kekacauan. Ia mengapresiasi kerja nyata yakni selama ini BPN Sintang telah bekerjasama dengan Pemerintah untuk menjalani reformasi agraria guna menindaklanjuti apa yang sudah menjadi tanggung jawab, segera ditindaklanjuti sebab sudah cukup maksimal dalam bekerja keras tahun ini. Ia berharap, kepada masyarakat untuk lahan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk lahan perkebunan maupun pertanian karena bagi nya apa artinya jika memiliki lahan namun tidak digarap. Jadi kalau memiliki lahan namun tidak digarap tentu tidak akan ada artinya sementara itu Iya terima kasih kepada Pemerintah daerah karena berkat adanya bantuan dari pemerintah daerah sehingga saat ini banyak lahan-lahan warga yang sudah diukur dan akan diterbitkan sertifikat,katanya. Diakuinya, tentu yang menjadi kendala Pemerintah dan BPN dalam hal ini, karena Sintang banyak dalam lingkaran Hutan Lindung dan Hutan Pruduksi Terbatas serta kawasan yang yang dilindungi,sementara masih banyak lahan warga yang ada juga masuk dikawasan tersebut,katanya. sementara itu untuk mengatasi batas wilayah yang berbatasan dengan hutan lindung diakui dia tentu juga masuk dalam kendala mereka sebab jika ada dalam mengukur dan masuk ke dalam kawasan hutan,ini harus sangat teliti,pesannya.(Red)

Welbertus ,Berharap Pelayanan PDAM Bisa Lebih di Tingkatkan

By On November 20, 2019


 SINTANG-www.warta86.com- Perusahaan daerah Air Minum Tirta Senentang diharapkan bisa memberikan pelayanan yang prima ditengah masyarakat Kabupaten Sintang yang menggunakannya, bagaimana tidak sumber utama air masyarakat khususnya yang tinggal di Kota Sintang tergantung dengan keberadaan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Senentang ini,kata ANggota DPRD Sintang Welbertus.(15/11). Ia berharap agar PDAM Tirta Senentang bisa memenuhi kebutuhan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Senentang kedepannya diharapkan mampu memberikan pelayanan penyediaan air bersih di tengah masyarakat, tidak hanya menaikkan harga namun yang trepenting yakni menyediakan air minum yang higeinis dan layak untuk dikonsumsi konsumennya. Keberadaan PDAM Tirta Senentang diharapkan tidak memberatkan pelanggan, dan sebagai perusahaan milik daerah yang memiliki tujuan dituntut mampu memberikan pelayanan penyediaan air bersih pada masyarakat di samping sebagai badan usaha yang memiliki orientasi mencari keuntungan untuk menghidupi kelangsungan perusahaan itu sendiri,ujarnya. Ia berharap peningkatan mutu hasil produksi air bersih dan kualitas pelayanan nantinya akan tercipta dan menghasilkan kepuasan pelanggan, serta perusahaan daerah Air Minum Tirta Senentang bisa sebagai penyedia air bersih yang diawasi dan dimiliki secara terus-menerus sebagai salah satu BUMD Kabupaten Sintang yang sangat diperlukan oleh masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih untuk kelangsungan kehidupan,katanya. Ia juga berharap pelayanan dan penambahan jaringan juga perlu menjadi perhatian PDAM sebagai BUMD, agar lebih besar untuk menghasilkan pendapatan asli daerah selain terus menyangkut pelayanan kepada masyarakat agar air bersih di Kabupaten SIntang dapat terpenuhi,katanya.(red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *