HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Di Duga Cemburu Mantan Pacar Bacok Wanita Muda di Badau

By On Mei 28, 2020

Www.warta86.com- Masyarakat Kecamatan Badau dibuat geger dengan aksi pembacokan seorang perempuan berinisial CL (21) warga Desa Tajum Kecamatan Badau ,CL korban pembacokan di Badau  mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Malaysia, Kamis (28/5)
 Seperti yang di lansirkan oleh media online Penakapuas.com ,Pembacokan tersebut diduga dilakukan oleh mantan pacar korba yakni DM di Pasar Wisata PLBN Badau, Kamis (28/5) sekitar pukul 06.30 Wib. 
Anggota Unit Inteldim Kodim 1206 Psb Serma Christian Charles menjelaskan bahwa hari ini sekitar pukul 06.30 Wib  terjadi peristiwa penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terhadap korban CL oleh pelaku DM.
"Pada saat korban tiba di Pasar Wisata Badau tepat dibelakang pasar hendak memarkirkan motornya tiba-tiba pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dari belakang menggunakan sebilah parang secara berulang kali," katanya, Kamis (28/5).
Lanjut Charles, setelah melakukan penganiayaan,pelaku sempat mengatakan kepada saksi yang pada saat itu menolong korban akan menyerahkan diri kepada pihak keluarga, namun sampai saat ini pelaku melarikan diri.
"Untuk Korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Kuching Sarawak Malaysia dengan menggunakan kendaraan ambulance milik Satgas Pamtas Yonif 133 / YS sampai di Hospital Lubuk Antu Sarawak Malaysia," jelasnya. 
Sementara itu Isa warga Badau membenarkan kejadian tersebut, bahwa korban CL mengalami luka parah karena dibacok pelaku. Mulai dari tangan hingga leher."Informasinya korban itu mantan pacar pelaku, kemungkinan pembacokan yang dilakukan pelaku itu karena cemburu," ujarnya. 
Lanjut Isa, utuk kondisi korban sendiri tampaknya agak parah dan tak sadarkan dori saat dilarikan ke rumah sakit di Malaysia. "Untuk pelaku sendiri, masih belum ditemukan hingga saat ini," pungkasnya. (int)

Ny.Rissa Ronny  Berbagi  Di Hari Yang Fitri

By On Mei 27, 2020

Www.warta86.com-Sintang, Dermaga pengolahan karet didepan Kompi Bantuan Yonif 642/Kps seketika berubah riuh dengan warganya menyambut kedatangan Ketua Persit Kartika   Candra Kirana Koorcabrem 121 PD XII/Tanjungpura Ny.Rissa Ronny di hari ketiga kegiatan" 121 berbagi nasi box di hari yang Fitri" kepada warga RT 16, RW 05 kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kec.Sintang, Rabu (27/05/20).

Ditengah-tengah warga yang sebagian besar bekerja sebagai Kuli lepas pelabuhan ini, Ny.Rissa Ronny membagikan 150 nasi box, masker dan santunan. Warga, terutama Ibu-ibu dan anak-anak sangat antusias dan bergembira menerima tali asih ini.
Kembali Ny.Rissa Ronny mengingatkan kepada semua warga agar tetap senantiasa menjaga pola hidup sehat dan selalu mengunakan masker kalau keluar rumah.
"Semoga Pandemi cofid -19 ini cepat berlalu dan kita bisa hidup normal kembali,tegas Ny.Rissa Ronny.

Bapak Heri sugianto, salah seorang yang mewakili warga mengatakan, kedatangan Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab rem 121 PD XII/  Tanjungpura ini sangat berarti bagi warga kami yang benar terkena dampak Cofid 19 ini, pelabuhan dermaga ditutup dan tidak beroperasi, sehingga kami hari ini tidak ada pekerjaan untuk menafkahi keluarga ,jelas Heri sugianto.
Ditambahkan Heri sugianto, atas nama warga mengucapkan trimakasih atas tali asih ini, semoga Persit Koorcab Korem 121 tetap jaya dan selalu berbuat yang terbaik kepada rakyat.

Mayor inf Syafendi Kapenrem 121/Abw mengatakan, Ini adalah hari terakhir dari tiga hari yang direncanakan dalam kegiatan 121 berbagi di hari yang fitri, namun Ny.Rissa Ronny  kedepan akan tetap mengiatkan kegiatan sosial kepada jajaran, karena inilah salah satu bentuk kepedulian Persit Kartika Candra Kirana Koorcab rem 121 PD XII /Tanjungpura, ungkap kapenrem.

  Demikian penrem memberitakan
Publish:parli

Bupati Sintang Melalui ,Kabag Humas Sampaikan Permohonan Maaf Pada Masyarakat Sintang ,Open House Lebaran di Tiadakan

By On Mei 21, 2020

Sintang,Kalbar,www.warta86.com-Bupati Sintang melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Iwan Kurniawan saat di temui Jumat (22/5/2020) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Sintang dikarenakan pada lebaran Idul Fitri 1441 hijriah atau tahun 2020 ini, Open House di Pendopo yang biasanya di selenggarakan selama dua hari ditiadakan.

"saya menyampaikan pesan dari bapak bupati, permohonan maaf beliau kepada masyarakat karena tahun ini beliau tidak menggelar open house di pendopo seperti biasanya"jelas Iwan.

Ditiadakannya open house idul fitri di pendopo  tahun ini di karenakan situasi dan kondisi saat ini sedang menghadapi pandemi corona virus disease 2019 atau covid-19. Mengingat juga dalam protokol pencegahan dan penanggulangan covid-19 ini pemerintah pusat tidak mengizinkan suatu kegiatan yang bisa mengumpulkan jumlah kerumunan masa yang banyak. Hal itulah yang menjadi salah satu pertimbangan.

"karena kalau open house kan pasti ramai yang datang, baik masyarakat, pejabat, kaum kerabat beliau, kolega-kelega beliau dan lainya untuk bersilaturrahmi, nah masa pandemi covid-19 ni kan di larang kerumunan masa hal itu lah yang menjadi pertimbangan open house ditiadakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten sintang"terang Iwan.

Meskipun demikian, untuk tidak mengurangi hikmah silaturrahmi sesama saat lebaran, kata Iwan, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat dan mempererat silaturrahmi keluarga di rumah, perbanyak beribadah di rumah dan jika pun ada yang silaturrahmi lebaran ke rumah, beliau juga berpesan untuk tetap menerapkan prokokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak social, menyiapkan faisilitas cuci tangan di depan rumah dan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"beliau mengajak kita untuk perkuat silaturrahmi keluarga, kalau pun ada kaum kerabat yang bersilaturrahmi ke rumah harus menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak sosial, harus ada tempat cuci tangan, agar kita juga turut saling membantu sesama dalam mencegah penyebaran covid-19"tutup Iwan. (red)

Kembali Bupati Sintang Umunkan Tambahan Pasien Covid-19

By On Mei 21, 2020

Sintang,www.warta86.com-Bupati Sintang Jarot Winarno kembali mengumumkan tambahan satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil swab tenggorokan yang keluar pada Rabu, 20 Mei 2020 kemarin.

Pasien tersebut merupakan laki-laki 41 tahun Orang Tanpa Gejala (OTG) 06 yang sedang menjalani Isolasi Mandiri di Mess Diklat BKPSDM Komplek Gedung Serbaguna Sintang masuk pada 27 April 2020 lalu, berasal dari Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk yang merupakan Cluster Kuala Lumpur, Malaysia, selanjutnya pasien ini di sebut terkonfirmasi 06.

"Hari ini kita ada penambahan satu kasus terkonfirmasi positif covid-19, pria 41 tahun asal desa kenyauk, kecamatan sepauk. Satu-satunya cluster ijtima' di Petaling Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia yang kita temukan"kata Jarot saat press release di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang, Kamis (21/5/2020) siang.

Jarot menjelaskan, pasien konfirmasi 06 ini menjalani rapid test pada 27 April 2020 lalu yang hasilnya reaktif, kemudian yang bersangkutan langsung masuk di isolai mandiri di mess diklat BKPSDM komplek Gedung Serbaguna Sintang pada tanggal tersebut. Kemudian di lakukan swab tenggorokan pada 30 April dan 1 Mei 2020 dan di kirim ke Jakarta.

"Tepatnya hari ini kurang lebih tiga minggu pasien tersebut di ruang isolasi mess diklat gedung serbaguna. Kemarin (rabu 20 mei 2020) hasil swabnya keluar bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif covid-19, sehingga yang bersangkutan ini menjadi konfirmasi keenam"jelas Jarot.

"Sejak hari ini pasien tersebut sudah di pindahkan ke ruang isolasi mandiri ketat di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang untuk menjalani perawatan lebih lanjut"tambanya.

Dijelaskan Jarot bahwa pasien tersebut akan kembali dilakukan pengambilan spesimen swab tenggorkan besok (jumat 22/5/2020) dan akan di kirim lagi ke pontianak atau jakarta, karena hasil  swab yang keluar sekarang merupakan swab yang di lakukan tiga minggu lalu.

"karena swabnya tiga minggu yang lalu baru keluar hasilnya sekarang, tentunya besok rumah sakit akan melakukan swab kembali, dan kita semuanya berdoa, berharap yang bersangkutan segera sembuh dan bisa segera kita kembalikan lagi kedesanya"ujar Jarot.

Dengan adanya penambahan satu kasus positif ini, sehingga total pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kab. Sintang menjadi 6 orang. Untuk itulah Jarot berpesan masyarakat Kabupaten Sintang, masyarakat Kecamatan Sepauk secara khusus Desa Kenyauk agar tidak panik dan tetap tenang menyikapi hal ini, karena yang bersangkutan memang sudah menjalani isolasi mandiri di mess diklat BKPSDM Komplek Gedung Serbaguna Sintang sudah cukup lama.

"masyarakat tetap tenang dan jangan panik, karena ini sudah lama ya kita isolasi selama tiga minggu"pesan Jarot.

Jarot mengatakan sebelumnya untuk keluarga dan orang terdekat yang bersangkutan sudah di lakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Kemudian mereka akan di rapid test ulang kembali.

"Kemudian nanti di desa kenyauk ada dua RT akan kita lakukan rapid test seluruhnya. Sebelumnya sudah kita lakukan rapid test terhadap keluarga dan orang terdekat yang bersangkutan yang hasilnya non reaktif. Jadi kita ulang lagi pemeriksaan rapid test dua dua rt itu"beber Jarot.

Sementara itu, untuk di Desa Kenyauk terang Jarot masuk dalam zona merah. Oleh karenanya, ia meminta dan berharap warga di Desa Kenyauk bisa berbesar hati agar melaksanakan shalat idul fitri di rumahnya masing-masing. "masyarakat tetap tenang, menjelang hari raya idul fitri saya tetap mengimbau sebaiknya ibadah di rumah, karena situasinya ini kita untuk penanggulangan covid-19"pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam rilis ini, tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Sintang dan  Forkopimcam Sepauk.

 *Berikut rincian 6 pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sintang yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang, jalan YC. Oevang Oeray Sintang:*

1.Konfirmasi 01: wanita usia 27 tahun asal Teluk Menyurai Kecamatan Sintang, ,menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 29 April 2020.

2.Konfirmasi 02: laki-laki usia 30 tahun asal Menyumbung Tengah, Kecamatan Sintang, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 29 April 2020.

3.Konfirmasi 03: laki-laki 21 tahun, asal Kecamatan Sungai Tebelian, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 12 Mei 2020.

4.Konfirmasi 4: laki-laki 24 tahun, asal Kecamatan Sungai Tebelian, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 12 Mei 2020.

5.Konfirmasi 5: laki-laki 19 tahun, asal Kecamatan Binjau Hulu, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 13 Mei 2020.

6. Konfirmasi 6: laki-laki 41 tahun, asak Kecamatan Sepauk, menjalani perawatan di ruang isolasi mandiri ketat RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang sejak 21 Mei 2020.(red

Bupati Sintang,H.Jarot Winarno, Pastikan Pemkab Sintang Tangani Covid-19 Dengan Serius

By On Mei 21, 2020

Sintang,www.warta86.com-Berdasarkan pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada 8 Mei 2020 lalu, yang mengatakan ada 65 daerah yang belum melaporkan penyesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, salah satunya Kabupaten Sintang sehingga hal tersebut menimbulkan komentar dari sejumlah kalangan elit politik. Salah satunya mantan Gubernur Kalbar Cornelis yang merupakan legislator senayan.

Pernyataan mantan Gubernur Kalbar dua periode ini pun didasari apa yg di sampaikan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, dimana ia beranggapan bahwa empat kepala daerah di Kalbar ini di pertanyakan keseriusannya dalam menangani dan penanggulangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19) karena adanya keterlambatan dalam hal penyampaian penganggaran penyesuaian APBD 2020.

Menanggapai pernyataan tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno pun membenarkan apa yang di sampaian legislator senayan dapil kalbar itu. Menurut Jarot, apa di sampaian Cornelis tersebut merupakan gambaran secara umum, karena kalau suatu daerah ingin serius menangani permasalahan yang ada, maka yang harus di perhatikan ialah anggarannya harus segera beres.

"begini, pak cornelis ni guru saya, jadi benar penyataan beliau, kok sampai ada empat daerah kabupaten/kota, lima sebenarnya termasuk provinsi, kok anggarannya belum di setujui, kan itu pertanyaan beliau, itu menunjukan bahwa daerah kalau mau serius anggaran cepat beres dong, kan itu pernyataan beliau ni secara umum,”ungkap Jarot usai memimpin rapat membahas pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Kabupaten Sintang bersama unsur Forkopimda, Ormas Islam, alim ulama dan tokoh pemuda di Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang, Senin (18/5/2020) malam.

Nah, Jarot pun menyampai kalau khusus Kabupaten Sintang, bukan kaitannya soal ketidakseriusan soal anggaran, tapi Pemkab Sintang hanya terlambat menyampaikan laporan penyesuain APBD kepada kementerian keuangan, sehinga itulah Kabupaten Sintang di sebut menjadi salah satu dari 65 daearah yang belum melaporkan kaitan dengan anggaran tersebut. 

“Kurang serius ape kite ni, pasien dari luarpun kita sembuhkan bukan dari sintang sendiri ini ya, kurang apa saya ni, hampir tiap hari ketemu pasien isolasi yakan, kita ni serius, dana pun tersedia cukup. Kita ni juga ngurus TKI di rumah singgah dinas sosial tu 9 orang dari lombok kemudian lagi dari palu pernah ada satu orang, dari kabupaten lain juga, dari malaysia ada dua kemarin kita kembalikan ke malaysia, jadi kita sih seriuslah”tegasnya.

Dijelaskan Jarot, dalam penanganan dan penanggulangan pandemic covid-19, Pemkab Sintang sudah mengalokasikan anggaran sebesar 42 miliyar. Hal tersebut pun sudah di sampaian ke kementerian keuangan pada senin pekan lalu dan saat ini Pemkab Sintang masih menunggu evaluasinya.

“Kita tunggu evaluasinya minggu ini, kalau sudah di setujui ya tinggal jalan, kalah belum di setujui apa yang salah hasil evaluasinya kita perbaiki kita kirim kembali. Tapi pendanaan sementara untuk penanganan covid-19 aman, dananya ada, saya perintahkan segera di cair-cairkan tu yang 42 miliyar, cairkan pakai semuanya”beber Jarot.

Jarot pun kembali menegaskan bahwa Pemkab Sintang sangat serius dalam penanganan dan pecegahan covid-19. “sintang sih seriuslah, pembandingnya apa pernyataan dari pak gubernur Sutarmidji beberapa waktu lalu bahwa sintanglah salah satunya kemungkinan paling cepat menurukan covid-19”pungkasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Roni juga menanggapi pernyataan yang menganggap Kabupaten Sintang sebagai salah satu daerah di Kalbar yang di pertanyakan keseriusannya dalam penanganan Covid-19 hanya karena keterlambatan penyampaian penyesuaian APBD 2020. Hal itu menurut Roni sangat disayangkan.

“bahwa sintang masuk dari empat daerah di kalbar yang dianggap tidak serius dengan penanangan covid-19, saya protes. Kalau terkait rasionalisasi anggaran memang ada keterlambatan, tapi kalau di bilang sintang penanganan covid-19 nya tidak serius salah betul”kata Roni.

Roni menambahkan DPRD Kabupaten Sintang sangat mendukung dan memberikan apresiasi serta dorongan terkait langkah-langkah yang di ambil Pemkab Sintang dalam proses penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang ini. Red

Ketua DPRD Sintang  Florensius Roni Sampaikan Selamat ,Menunaikan Ibadah Puasa dan Lebaran Bagi Yang Merayakan "Di Pekan Terakhir Bulan Suci Romadhan

By On Mei 20, 2020

Sintang,www.warta86.com-. Di Penghujan Bulan Suci Romadhan dan memasuki pekan terakhir bagi Umat Muslim di seluruh penjuru..Dunia termasuk di Sintang Tiba saatnya , umat muslim sedang menyiapkan diri menyambut hari lebaran yang fitri. 

"Hari Idul Fitri merupakan sebuah perayaan kemenangan bagi yang Umat Muslim yang telah.menjalankan Ibadah Puasa selama Sebulan Penuh di Bulan Suci Romadhan yang kemudian dilanjutkan dengan perayaan Sholat Idul Fitri (Id)di Masjid maupun dilapangan , biasanya umat Muslim berbondong-bondong melakukan sholat Ied bersama di lapangan-lapangan dan tempat terbuka lainnya yang biasanya dilanjutkan dengan acara kumpul keluarga dan masyarakat. Namun tahun ini, perayaan tersebut akan bernuansa lain. Pandemi covid 19 telah mengubah rencana banyak orang, bahkan di daerah yang ditandai sebagai zona merah, Sholat Ied hanya boleh dilakukan di rumah. 

Dihubungi melalui telepon, Kamis (20/05/2020), Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menyampaikan keprihatinannya dan juga mengucapkan selamat lebaran kepada masyarakat.

“Saya Florensius Ronny, ketua DPRD Kabupaten Sintang beserta keluarga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H kepada seluruh saudaraku umat muslim se-Kabupaten Sintang, mohon maaf lahir dan batin,” kata ketua DPRD termuda se-Indonesia itu. “Mari kita pererat silahturahmi keluarga dengan tetap jaga jarak dan menggunakan masker,” pesan Ronny lagi. 

Selain berpesan demikian, Politisi Partai Nasdem itu juga mengingatkan kepada masyarakat yang akan tetap menjalankan ibadah Sholat Ied berjamaah, agar mematuhi protokol kesehatan yang telah dihimbaukan oleh pemerintah. 

“Beberapa hari lalu kita telah berdialog dengan para ulama Sintang, dan kita sepakat mengenai beberapa aturan dalam peringatan dan perayaan idul fitri di Sintang ini, mulai dari tidak melakukan takbiran keliling kampung, saat bersilahturahmi tetap dengan menjaga jarak, pihak masjid harus melakukan penyemprotan disinfektan untuk kelengkapan sholat, juga menyediakan sarana cuci tangan bahkan umat muslim harus menjaga jarak saat sholat Ied,” kata Ronny lagi. “Tolong ini kita perhatikan bersama demi keselamatan kita semua. Bersama, kita bisa lawan covid 19,” tegasnya.(red)

Korem 121/ABW Melaksanakan Rapid Test Covid-19

By On Mei 20, 2020

Sintang,Kalbar,Www.warta86.com-Virus covid 19 sampai hari ini masih mewabah diseluruh Indonesia,hampir 390 kabupaten kota dari 34 Provinsi sudah terkena pandemi ini.Untuk mengantisipasi penyebarannya perlu dilakukan upaya-upaya preventif agar virus ini tidak menyebar.Dengan melaksanakan Physical distancing seperti memakai masker,menghindari kerumunan ,menjaga jarak dan mencuci tangan .

untuk memastikan anggota  tidak terpapar virus ini ,Korem 121/Abw melaksanakan Rapid Test atau test cepat Covid-19. Rapid Test dilakukan oleh Tim Medis dari Rumah Sakit Pratama (RST Tk IV Sintang ) di Aula Balai Prajurit Korem 121/Abw,Selasa 19/05/20.

Kegiatan rapid test ini diikuti sebanyak 43 orang dari TNI, PNS dan perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 121 PD XII/Tpr. Saat pelaksanaan rapid test ini seluruh perwakilan tetap melaksanakan protokol kesehatan agar sesuai ketentuan dilapangan.

Kapten Ckm Rahadian, Ketua Tim dari RST Tk IV Sintang mengatakan tes ini dilakukan untuk menskrining dan menjaga kesehatan para personel TNI, PNS serta Persit tidak ada yang terpapar Covid-19 dan merupakan upaya preventif bagi prajurit dan keluarga

Menambahkan dr. Yusuf budi bahwa hasil test terhadap sejumlah anggota TNI, PNS dan Persit hari ini semuanya Non Reaktif Covid-19. “Allhamdulillah, test dengan menggunakan rapid test terhadap 43 Orang hari ini semuanya Negatif Covid-19,” tegas Letnan Satu dr. Yusuf Budi.

  Demikian Pemberitaan Penrem 121/Abw.
Publish:paeli/W86

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *