Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

17 Anggota Polres Sintang Mengikuti Uji Kelayakan Jabatan Inspektur Jajaran Polres Sintang

By On Januari 14, 2019

Sintang,kalbar,www.warta86.com-Uji kelayakan tersebut dilakukan, Selasa (15/01/2019) di Mapolres Sintang dengan menyeleksi calon Kasatpolair, Kasatbinmas, dan Kapolsek jajaran Polres Sintang.

Seluruh peserta uji kelayakan menyampaikan visi dan misi, rencana kerja dan inovasi - inovasi serta trobosan kreatif mereka untuk menjadi Kasatpolair, Kasatbinmas, dan Kapolsek jajaran Polres Sintang di hadapan Waka Polres Sintang, Kabag Sumda Polres Sintang, dan Kasat Reskrim Polres Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, SIK, MH melalui Waka Polres Sintang Kompol Amri Yudhy S, SIK, MH mengatakan uji kelayakan Inspektur jajaran Polres Sintang ini untuk meningkatkan kinerja di Polres Sintang.

 "Uji kelayakan ini akan digunakan oleh pimpinan sebagai dasar untuk menunjuk para inspektur untuk mengisi jabatan, sehingga, bisa bekerja maksimal sesuai visi misi yang disampaikan," kata Kapolres Waka Polres Sintang.

Waka melanjutkan, uji kelayakan Inspektur jajaran Polres Sintang juga untuk lebih transparan. Serta menghindari anggapan adanya praktik kolusi dan nepotisme dalam menunjuk anggota untuk menempati jabatan tertentu.

"Dengan pola ini, tidak ada titipan untuk menempati jabatan, diharapkan, adanya sistem ini bisa meningkatkan kinerja kepolisian," lanjutnya.(Red)

Bupati Sintang Launching Lelang Perdana Percepatan Dua Proyek 2019

By On Januari 13, 2019


Sintang,Kalimantan Barat,www.warta86.com-Bersamaan dengan pelaksanaan apel bulanan, silaturahmi Natal 2018 dan Tahun 2019 pada Senin, 14 Januari 2019 di Halaman Kantor Bupati Sintang. Bupati Sintang dr. Jarot Winarno melakukan launching lelang perdana untuk dua paket pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Sintang. Launching ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Bupati Sintang, Wakil Bupati Sintang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang. 
Ada dua paket proyek yang dilelang perdana di tahun 2019 tersebut yakni paket pembangunan kembali eks asisten residen Kabupaten Sintang Rumah Jabatan Bupati Sintang senilai 4, 9 Milyar dan pembangunan gedung kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sintang tahap I senilai 973 juta. Proses pendaftaran untuk kedua paket proyek ini akan berakhir pada Senin 21 Januari 2019. 
“di daerah kita, tahun 2019 saya sebut sebagai tahap percepatan, yang mencapai fokus RKPD 2019 yaitu: “penurunan angka kemsikinan melalui peningkatan infrastruktur dasar, sanitasi dan optimalisasi air bersih serta peningkatan sumber energi baru terbarukan”. Dengan bekal APBD sebesar 1,9 triliun, kita selaku aparatur pemerintah daerah harus berfikir lebih cepat, bertindak lebih cepat dan juga mencapai hasil pembangunan lebih cepat. Maka dari itu, pada hari ini, saya akan melaunching lelang beberapa kegiatan pembangunan daerah di tengah publik. Target kita, dengan lelang yang lebih awal ini, semua target pembangunan daerah dapat cepat kita hasilkan di tahun 2019” terang Bupati Sintang.
“hari ini dua paket pertama yang kita lelang. Namun, setiap hari kita terus melakukan persiapan untuk paket yang lain. Kalau paket tersebut sudah siap lelang. Akan langsung kita lelang. Kita mempercepat lelang untuk Rumah Dinas Bupati Sintang karena kita perlu cepat untuk menggunakan Rumah Dinas untuk berbagai kegiatan pemerintahan” terang Bupati Sintang. 
“dua proyek ini kita anggap prioritas. Alangkah indahnya kalau rumah dinas bisa segera kita bangun karena bulan Agustus selalu kita gunakan untuk kegiatan. Pembangunan rumah dinas bupati sintang menggunakan dana alokasi khusus. Sedangkan pembangunan gedung kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman bersumber dari dana APBD Kabupaten Sintang. Kalau kita cepat melakukan lelang dan melaksanakan seluruh proyek. Maka akan mudah dalam menyusun anggaran perubahan nanti” terang Bupati Sintang. 
Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH, dalam berbagai kesempatan mengungkapkan dalam lingkupan RPJMD Kabupaten Sintang  tahun anggaran 2016-2021, posisi penyusunan APBD tahun anggaran 2019 berada ditahun ketiga dalam upaya pencapaian Visi , Misi dan Prime mover pembangunan Kabupaten Sintang.
“Tahun 2019 kami sebut sebagai tahap percepatan dalam mencapai target (RPJMD) tahun 2016-2021. Setelah tahap konsolidasi ditahun 2017 dan tahap penguatan ditahun 2018, telah kita lalui, maka di tahun 2019 kita akan melalui tahap percepatan.
“Yaitu upaya mengakselerasi implementasi seluruh program prioritas yang terdapat pada 6 prime mover pembangunan daerah. Sebagai tahun berapa di tengah dari periodesasi 2016-2021, penyusunan APBD menjadi sangat krusial, karena menjembatani pondasi pembangunan yang sudah terbangun sebelumnya.
“Dengan tujuan akhir hendak dicapai  di tahun 2021 mendatang. Oleh karena itu, penyusunan APBD tahun 2019 harus sungguh-sungguh kita lakukan agar menghasilkan postur dan substansi APBD yang baik, tepat, berkualitas dan berdampak luas untuk kemajuan Kabupaten Sintang tahun 2019.
“Inilah tahun percepatan kita harus gitu, “ungkap jarot. Jadi thema pembangunan tahun depan tentu penurunan angka kemiskinan melalui optimalisasi infrstruktur dasar, sanitasi air bersih, dan energi baru dan terbarukan” terang Bupati Sintang.(Red)

Pemkab Sintang  Gelar Apel Memperingati  HUT Ke-62  Dan Silaturahmi Natal 2019

By On Januari 13, 2019

Sintang,Kalbar,www.warta86.com-Guna memperkuat kebersamaan di dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang, pada Senin, 14 Januari 2019 di Halaman Kantor Bupati Sintang. Pemkab Sintang menggelar apel bulanan dan silaturahmi natal 2018 dan Tahun Baru 2019 serta memperingati HUT Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Ke 62. 

Hadir dalam apel bulanan dan silaturahmi Natal tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Ketua DPRD Sintang, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat dan Kepala Bagian di Lingkungan Setda Sintang dan Aparatur Sipil Negara.

"Disetiap akhir desember, saudara-saudari kita yang nasrani merayakan natal, suatu momen mengenang kelahiran sang juru selamat bagi umat manusia. tema natal yang diusung di tahun 2018 adalah: “Yesus Kristus hikmat bagi kita”. Melalui tema ini, umat kristiani diajak selalu mendengar dan mengikuti panggilan sebagai pribadi yang senantiasa saling mengasihi, rela berkorban dan melayani sesama. inilah nilai-nilai hikmat dari kehidupan yesus kristus yang mesti diterapkan oleh umat kristiani dimanapun mereka berada. oleh karena itu, saya mengajak seluruh asn yang merayakan natal, untuk dapat mengambil nilai-nilai hikmat kehidupan Yesus Kristus, agar menjadi bekal kita membangun sistem pemerintah daerah yang baik, bersih dan  berkinerja optimal. Pada ukuran yang minimal, setidaknya saudara-saudari mampu menjadi pelayan publik yang profesional, bersih dan adil untuk masyarakat kabupaten sintang. dengan demikian, spirit perayaan natal tahun 2018, menjadi modal kita mengapai visi mewujudkan masyarakat yang religius  di Kabupaten Sintang” harap Bupati Sintang 

“kita telah memasuki awal tahun 2019. gejolak ekonomi global dan persaingan politik nasional bangsa kita akan menjadi warna tahun 2019. Selain itu, era digital yang disruptif, sepatutnya kita respon dengan kinerja organisasi pemerintah yang lebih terbuka, profesional dan akuntabel. pasti ada tantangan yang semakin besar dan juga harapan yang juga cerah di tahun 2019” terang Bupati Sintang.

Sementara dalam rangka menghadapi Pemilu Tahun 2019, Bupati Sintang  menyampaikan bahwa pada tanggal 17 april 2019, kita akan memilih figur pemimpin bangsa dan para wakil-wakil rakyat di parlemen pusat dan daerah. oleh karenanya, kita harus pastikan suasana yang aman dan damai dalam pelaksanaan pemilu 2019 di Kabupaten Sintang. Kita harus ikut serta memfasilitasi  penyelenggaraan pemilu 2019, tetap menjaga  netralitas dan mengajak masyarakat untuk menerima perbedaan pilihan politik, tanpa merusak persaudaraan kita di Kabupaten Sintang” pesan Bupati Sintang.

“setiap tanggal 1 Januari, kita selalu memperingati hari ulang tahun pemerintah provinsi Kalimantan Barat yang lahir di tahun 1957. Sebagai bagian dari pemerintah provinsi Kalbar, kita harus ikut mewarnai kemajuan Kalimantan Barat. Apalagi kita ditetapkan sebagai pusat pembangunan wilayah timur Kalbar. Hadirnya figur Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar hasil pilkada serentak 2018, patut kita dukung secara optimal untuk membawa kemajuan Kalbar. Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Pemerintah Provinsi Kalbar. Semoga Kalbar terus bergerak maju dan menjadi setara dengan provinsi lain di Indonesia” papar Bupati Sintang.

Mengawali tahun 2019 ini, Bupati Sintang juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, untuk memanfaatkan momen ini melakukan introspeksi diri dan menyusun harapan yang lebih baik lagi. mari kita renungkan, apakah yang telah kita kerjakan di tahun 2018 sudah membawa manfaat untuk kemajuan daerah kita?. mari kita pikirkan pula, apa saja prestasi yang hendak kita buat untuk kemajuan kabupaten sintang ke depan? semoga jawaban ini menjadi bekal berharga untuk kita terus mengabdi bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Sintang. (Red)

Massa Serang Mapolsek Empanag ,Serta Aniaya Tahanan

By On Januari 12, 2019

 Kalbar,www.warta86.com-Massa yang telah terlanjur tersulut emosi atas perbuatan dua tersangka pencurian sarang Burung Walet Pada hari Selasa 12 Januari 2019 Sekira Pkl 18.00 Wib 

"Massa yang berasal dari Desa. Tintin Peninjau Kecamatan Empanang sebanyak -+ 30 ( Tiga Puluh ) orang dengan membawa Senjata Tajam ( Parang, Mandau, Linggis ) datang tiba-tiba ke Mapolsek Empanang dengan maksud untuk menghakimi TSK yang ditahan dirumah tahanan Polsek Empanang.

"Anggota Sudah berusaha menahan masa yang memaksa masuk keruangan Tahanan Polsek Empanang, tetapi upaya yang dilakukan tidak sanggup untuk menghadang masa, pintu tahanan di jebol dan TSK di tebas menggunakan senjata tajam ( Mandau dan Parang ) sehingga menyebabkan TSK mengalami luka memar, lebam, robek pada pada wajah, lutut, kaki, dan paha ) kejadian berlangsung -+ 15 Menit

"Adapun kedua tersangka adalah AN Laki-laki kelahiran 1975 dan FA lakia-laki  yang berasal dari Ds Belimbing Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu

Adapun langkah yang telah diambil Polsek Ampanang yaitu Membawa  kedua TSK korban masa ke Puskesmas Empanang untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut

"Semantara kondisi Anggota Polsek Empanang yang stand by mengalami Depresi ringan

- Kejadian tersebut terjadi karena faktor massa yang Kesal karena sudah beberapa kali terjadi Kasus TP Pencurian Sarang Burung Walet di wilkum Polsek Empanang dan beberapa org dalam keadaan kondisi pengaruh Alkohol.

- Situasi TSK sudah di tangani oleh Tenaga Kesehatan Puskesmas Empanang dan rencana akan dirujuk kerumah Sakit Sintang untuk mendapatkan petolongan lebih lanjut 
*DUMM.*

Wakil Bupati Sintang,Drs Askiman,M.M ,Hadiri Natal Bersama 10 Gereja GKII Kayu Lapis

By On Januari 12, 2019


Sintang,Kalbar,www.warta86.com-Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menghadiri perayaan Natal Bersama di GKII Ekklesia Desa Bernayau Kecamatan Sepauk pada Sabtu, 12 Januari 2019. 

Perayaan Natal tersebut para hamba Tuhan dan jemaat dari 10 gereja GKII Se Kayu Lapis Kecamatan Sepauk. 

Dihadapan ratusan jemaat GKII Se Kayu Lapis, Wakil Bupati Sintang mengungkapkan rasa bangga karena bisa hadir pada perayaan natal bersama 10 gereja GKII yang pertama kalinya dilaksanakan di daerah ini.

“saya juga mendorong agar Sepauk Hulu ini bisa melaksanakan kebaktian kebangunan rohani di tahun 2019 ini. Saya akan coba bangun komunikasi dengan para Hamba Tuhan agar bisa melaksanakan KKR di tiga tempat dulu. Saya mau mengingatkan agar kalau ada orang kristiani di suatu kampong harus ada gerejanya. Malu kalau ada orang kristiani tetapi tidak ada gerejanya” terang Askiman.

“saya juga mau mengingatkan agar perayaan Natal ini jangan dianggap sebagai sebuah rutinitas saja. Tetapi kita harus mampu mengambil hikmah yang dalam secara rohani yang mampu mempengaruhi tingkah laku kita. Kita harus hidup berkhidmat yang artinya kita harus rendah hati, cinta kasih dan  suka cita. Saya ingin kita untuk memperkuat upaya pemakmuran dan peduli kepada gereja. Jauhi berhala, jangan berikan persembahan duit cap mandau” pinta Askiman.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sintang menyampaikan informasi bahwa pemekaran Kecamatan Sepauk Hulu terkendala masalah batas Sungsong dan Bongkong. “tetapi kami akan terus berjuang menyelesaikan masalah ini. Saya mohon dukungan doa agar persoalan ini bisa segera di selesaikan. Peresmian 4 kecamatan baru di rencanakan dilaksanakan di Emparu dan tidak lama lagi akan dilaksanakn. Saat peresmian nanti akan diekspose kendala pemekaran kecamatan lain. Saya tidak ragu untuk melakukan pemekaran dusun, desa dan kecamatan karena ini kebutuhan masyarakat” terang Askiman.

Ketua Pengurus Natal bersama GKII Se Kayu Lapis Kecamatan Sepauk Pdt. Julius menjelaskan bahwa persiapan kami sejak bukan September 2018. “kami bertekad untuk melaksanakan kegiatan natal ini. Gereja GKII di Kayu Lapis ini masih kecil sehingga natal bersama ini untuk mendorong perkembangan gereja supaya bisa besar dan berkembang. Kita harus bersatu untuk bisa maju dan berkembang” terang Pdt. Julius 

Ketua Panitia Pelaksana Natal Bersama Florensius Kayi menjelaskan bahwa pelaksanaan natal bersama ini berkat adanya ide jemaat GKII Eklesia Bernayau. “ Natal bersama ini diikuti Hamba Tuhan dan jemaat dari 10 gereja GKII. Bulan Oktober 2018 lalu kami sudah berkumpul dan merancang rencana perayaan natal bersama ini. Kami bermaksud ingin memperkuat persatuan dan komunikasi sesama gereja GKII di wilayah ini. Biaya untuk melaksanakan Natal bersama ini juga kami kumpulkan dari 10 gereja yang ada baik dana, beras serta sayuran. Hari ini kita juga melakukan peletakan batu pertama gedung gereja GKII Ekklesia Bernayau yang direncanakan berukutan 10 x 20 meter untuk menggantikan gereja lama yang sudah tua dan kecil” terang Florensius Kayi

Kepala Desa Bernayau Miau Sugiarto menyampaikan perayaan natal bersama ini merupakan yang pertama kali dilakukan. “Ini persekutuan iman yang baik dan susah payah dilaksanakan. Kami menghargai kegiatan ini untuk meningkatkan iman dan perkembangan masyarakat yang lebih baik. Mohon kepada Pemkab Sintang agar memerhatikan pembangunan di kawasan Sepauk Hulu yang masih sedikit dalam pembangunan” terang Miau Sugiarto.
Camat Sepauk Cinghan  menyampaikan Kecamatan Sepauk memiliki  40 desa dan tinggal satu desa belum ada nomor registrasi yakni Desa Bungkong. “dari 40 desa tersebut, kami memiliki penduduk kurang lebih 55 ribu jiwa dengan jumlah DPT sekitar 37 ribu. Pemekaran Kecamatan Sepauk Hulu sudah final beribukota di Temanang. Semua udah siap. Terakhir ini, ada dua jembatan yg roboh di Sepauk Hulu ini karena umur jembatan yang sudah tua. Jadi untuk membantu aktivitas warga, sementara masih menggunakan rakit untuk menyeberang. Di Sepauk Hulu ini ada banyak PLTMH, terakhir Bupati Sintang meresmikan PLTMH di Dusun Silit Desa Nanga Pari dengan kapasitas 45.000 Watt. Saat ini sedang dibangun rumah adat di Desa Bernayau ini dengan tiang kayu bulat yang merupakan jenis kayu Belian. PAUD juga ada di desa ini” terang Cinghan.
Selain menghadiri perayaan Natal Bersama GKII Se Kayu Lapis Kecamatan Sepauk, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM juga meninjau progress pembangunan rumah adat Desa Bernayau dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja GKII Ekklesia Bernayau.(Ted)

Kagumi Sosok Prabowo Matlani Nekat Pasang Bendera Partai Setinggi 30 Meter

By On Januari 12, 2019

Bogor, Jawa Barat,www.warta86.com-Meski belum pernah bertemu secara langsung sosok Prabowo Subianto, namun bagi Matlani kecintaanya terhadap Prabowo dan Partai Gerindra sangat tinggi. Betapa tidak, hal itu dibuktikannya dengan memasang bendera Partai berlambang kepala burung garuda di atas tower dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Matlani (33) Warga RT 04/RW 011 Kelurahan Kedung Halang, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat mengaku niatnya dilakukan pada medio bulan Desember 2018 lalu, pada Sabtu usai sholat Ashar. Saat itu dia ingin menunjukan kepada masyarakat Bogor bahwa akan terjadi perubahan besar bagi Indonesia jika Prabowo-Sandi diberikan amanah memimpin Indonesia.

“Rasanya pengen jumpa Pak Prabowo namun hanya bisa lihat di media atau di kegiatan-kegiatan besar. Kecintaan saya terhadap Prabowo dan Gerindra sejak tahun 2013. Dari ketertarikan itu, saya nekat memasang bendera kebesaran Gerindra,” ucap Matlani, dalam keterangannya, Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/01/2019).

Sebagai editor disain di Sudirman Digital Printing kawaswan Kedung Halang, Bogor Utara, Matlani mengaku ketika sampai di ujung tower, dia melihat anak dan istri dibawah. Alhasil, jiwanya bergelora untuk memasang tiang bendera itu agar terikat di ujung tower tersebut.

“Setelah saya turun, istri saya langsung menangis melihat kenekatan saya, karena ketika manjat tower saya tanpa tali pengaman. Aplagi ukuran bendera 2 x 3 meter. Padahal, sempat dua kali naik, pertama batangan bendera memakai baja ringan patah. Lalu, turun lagi, dua hari kemudian naik lagi dengan mengunakan bambu agar kuat terikat di ujung tower tersebut, akhirnya berhasil,” ungkap suami dari Rani Agustina itu.

Bapak dari sikembar Sella dan Selly itu mengaku tower itu berada diatas lantai 2 (dua) rumah Sekretaris DPC Satria Taufik Syam, di jalan Raya Pemda, Kedung Halang, Pangkalan Satu, Bogor Utara, Kota Bogor itu mengaku pada saat naik ke tower tidak ada rasa takut, terpenting fokus dan yakin.

“Saya diajarkan untuk bekerja dengan fokus dan yakin. Karena itu, saya pun yakin dan fokus Bapak Prabowo Presiden untuk Indonesia lebih baik,” ujar dia.

Terpisah, Taufik Syam yang juga tokoh muda di Bogor Utara itu mengaku, tadinya niat Matlani hendak dibatalkan, lantaran tak mengunakan sabuk pengaman. Namun, lantaran kegigihannya dan kecintaanya terhadap Prabowo dan Gerindra dia pun dipersilahkan, asal yakin tercapai sampai diujung tower.

“Tadinya mau saya batalkan, namun dia kekeuh untuk naik. Karena alasan kecintaanta terhadap Pak Prabowo dan Gerindra. Ya saya persilahkan, akan kegigihannya. Jika dia Yakin bisa pasang Bendera itu, saya yakin Prabowo Sandi pun menang untuk Indonesia. Saya yakin mereka adalah agen perubahan untuk Indonesia,” ucap Taufik Syam.

Memang, pengakuan Taufik ada rasa was-was ada dihatinya, namun dengan doa dan berikthiar Taufik pun yakin Allah SWA melindungi niat baik Matlani. Begitu juga niat baik dan langkah Prabowo Sandi untuk Indonesia, di tengah pertarungan politik 2019 ini.

“Saya yakin itu, apalagi Gerindra Kota Bogor memilik target untuk kemenangan Prabowo Sandi sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden yang di usung partai gerindra. Disini saya juga punya tanggung jawab atas kemenangan ini. Saya yakin dengan semangat Matlani ini, kader, simaptisan dan relawan Gerindra Kota Bogor bisa mencapai terget untuk kemenangan Gerindra dan Pak Prabowo-Sandi, seperti yang diharapkan Ketua DPC Gerindra, kemenangan Gerindra bisa mencapai 75 persen, Amin,” tandas Taufig yang juga Calon Legislatif tersebut.(Red)

Kapolres  Beserta Ibu Bhayangkari Cabang Sintang Lakukan Kunjungan Kerja Serta  Meninjau Langsung Ruangan Kantor Bhayangkari Dan Mushola  Polsek Kelam Permai

By On Januari 12, 2019

Sintang,Kalimantan Barat ,www.warta86.com - Polda Kalbar - Polres Sintang - Hari Sabtu pagi (12/01/2019) jam 07.30 Wib, telah berlangsung kunjungan kerja, Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K, M.H beserta Ibu Ketua Cabang Bhayangkari Polres Sintang Ny. Indie Adhe Hariadi beserta rombongan di Polsek Kelam Permai.

Kapolres Sintang dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Sintang tiba Polsek Kelam Permai, diterima langsung oleh Kapolsek Kelam Permai Iptu Hariyanto di dampingi Ibu Ketua Ranting Polsek Kelam Permai Ny. Ari Hariyanto beserta Pengurus dan anggota Bhayangkari Ranting Kelam Permai.

Dalam kunjungannya Kapolres Sintang beserta Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Sintang juga melakukan peninjauan ke ruang Bhayangkari Ranting Kelam Permai dan Mushola As Shidiq yang mana telah selesai pembangunannya.

Kapolres Sintang sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh Polsek Kelam Permai dengan memanfaatkan bangunan rumah dinas. Kondisi bangunan Rumah Dinas yang kosong penghuninya atas petunjuk Kapolres Sintang bisa di fungsikan menjadi Kantor Bhayangkari dan Mushola Polsek Kelam permai.

"Dengan mengalihkan fungsikan asrama yang ada setidaknya akan mendatangkan manfaat dan berguna utk kegiatan kemasyarakatan dan kondisi asrama akan menjadi lebih bersih dan terpelihara" terang Kapolres Sintang.

Kapolres Sintang juga menambahkan, "Diharapkan keberadaan mushola dapat membuat anggota Polsek Kelam permai dan masyarakat sekitar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa keberkahan bagi anggota dan Polsek Kelam," kata Kapolres Sintang saat meninjau bangunan Kantor Bhayangkari dan Mushola As Sidhiq", tambahnya.

Selesai peninjauan ke ruang Bhayangakari Ranting Kelam Permai dan Mushola acara dilanjutkan dengan Tatap Muka Ketua Bhayangkari Cabang Sintang dengan seluruh Bhayangkari Ranting Kelam Permai bertempat di Aula Polsek Kelam Permai.

Dalam Kesempatannya, Ny. Idie Adhe Hariadi menyampaikan  ucapan terima kasih kepada Ibu-Ibu Bhayangkari Ranting Kelam yang telah hadir dalam kegiatan kunjungan tersebut. Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Sintang Ny. Indie Adhe Hariadi selain kunjungan kerja juga ingin lebih dekat lagi dengan seluruh Ibu-Ibu Bhayangkari yang berada di Ranting jajaran Polres Sintang.

"Melalui kunjungan ini diharapkan akan semakin terjalinnya komunikasi yang intens serta dapat saling mengenal sesama anggota Bhayangkari sekaligus memberikan motivasi kepada ibu bhayangkari agar tetap berkarya dan berprestasi guna mendukung kelancaran tugas suaminya" pungkas Ny. Indie Adhe Hariadi.

Dalam pertemuan ini Ny. Indie Adhe Hariadi juga memberikan arahan kepada ibu – ibu bhayangkari ranting Kelam Permai agar selalu menjaga keluarganya, serta untuk berikan pelajaran yang baik sejak dini terhadap anak agar dalam pertumbuhannya menjadi anak yang berakhlak dan yang terpenting untuk selalu mendukung tugas suami dimanapun berada.

Penulis: Slamet
Editor: Alfian.N/Nanang.P
Publish: Hariyanto/Red/W86

"Kapolres Sintang,Jadikan Taman Wisata Bukit Kelam  Lokasi  Sertijab Kabag Ops Polres Sintang"

By On Januari 12, 2019


Sintang,Kalimantan Barat ,www.warta86.com-Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., M.H memimpin serah terima jabatan dan pengambilan sumpah Kabag Ops Polres Sintang dari Kompol Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.I.K., M.AP kepada Kompol Koster Pasaribu yang dimana lokasi Sertijab kali ini agak berbeda yaitu bertempat di halaman Taman wisata Bukit Kelam Kabupaten Sintang, Sabtu (12/01)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain. Wakapolres Sintang Kompol Amri Yuhdi, S.S.I.K., M.H, Forkopimda, Forkopimcam, Para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, Kasi, Perwira Staf Polres Sintang dan Ketua Bhayangkari Cab. Sintang beserta dengan para pengurus.

“seperti yang saya ungkapkan sebelum-sebelumnya bahwa pergantian pejabat atau alih tugas dilingkungan Polri merupakan suatu hal biasa, hal ini didasari oleh kepentingan organisasi maupun pengembangan karier yang bersangkutan serta dalam rangka penyegaran organisasi di lingkungan Polri,” ujar kapolres.

Perlu diketahui bahwa Kabag Ops Polres Sintang Kompol Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.I.K., M.AP akan menempati jabatan barunya sebagai Wakapolres Sekadau, dan untuk posisi Kabag Ops Polres Sintang yang sekarang akan ditempati oleh Kompol Koster Pasaribu yang sebelumnya menjabat sebagai Pasi 1 Siaga SPKT Polda Kalbar.

Tidak lupa Kapolres Sintang dalam pesan dan kesannya menyampaikan ucapan terimkasih nya yang sebesar-besarnya kepada Kompol Bagus yang telah mengabdikan dirinya cukup lama di Polres Sintang dan telah memberikan usaha dan kerja keras yang terbaik untuk memajukan institusi kepolisian khususnya Polres Sintang dalam hal ini Kapolres juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kompol Koster Pasaribu di jabatan barunya sebagai Kabag Ops Polres Sintang dan diharapkan bisa beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan kerjanya yang baru dikarenakan tidak lama lagi tepat pada tanggal 17 april 2019 akan diadakan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

Seperti yang terlihat, kenapa Sertijab kali ini agak berbeda dari yang sebelum-sebelumnya dalam hal lokasi tempat dilaksanakan nya sertijab yang biasa berlokasi di Mako Polres Sintang malah kali ini bertempat di Halaman Taman Wisata Bukit Kelam Sintang.

Sesuai yang diungkapkan oleh Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., M.H bahwa khususnya Bukit Kelam di Kabupaten Sintang ini masih belum terekspos dengan sangat baik padahal lokasi yang strategis dan pemandangan yang indah telah disajikan oleh alam ini sendiri maka dari itu dengan terselenggaranya Sertijab Kabag Ops Polres Sintang di halaman Taman Wisata Bukit Kelam diharapkan dapat menjadi sarana Promosi, baik dari Media Sosial, media cetak maupun media elektronik lainnya sehingga hal tersebut dari segi bisnis dapat menjadi income serta dapat juga memajukan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sintang apabila promosi ini tersalur dengan baik.(Red/W86)

Drs .Askiman M.M ,Hadiri Gelar Natal Oikumene Umat Kritiani Di Gedung Pancasila Sintang

By On Januari 11, 2019


Sintang,Kalimantan Barat,www.warta86.com-Ribuan umat Kristiani yang ada di Kota Sintang dari berbagai denominasi gereja dan umat Katolik berkumpul di Gedung Pancasila pada Jumat, 11 Januari 2019 untuk mengikuti perayaan Natal Oikumene Tingkat Kabupaten Sintang.
Perayaan Natal Oikumene diawali dengan ibadat sabda yang dipimpin langsung Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap. Penyalaan lilin natal yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si, Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap, Ketua PGI Kabupaten Sintang Pdt. Chau Simin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Ny. Rosinta Askiman, Ketua Panitia Natal Oikumene 2018 Herkolanus Roni, dan Bimas Katolik  Kementerian Agama Kabupaten Sintang Lion Efendi.
Herkolanus Roni  Ketua Panitia Natal Oikumene Umat Kristiani Kabupaten Sintang Tahun 2018 menyampaikan bahwa perayaan Natal Oikumene merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun. “perayaan Natal ini penting untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Memperkokoh persatuan diantara sesame umat kristiani dan dengan umat beragama lain di Kabupaten Sintang. Umat Kristiani juga diharapkan ada perbaikan dan perubahan berperilaku dari umat kristiani sesuai  teladan yang sudah ditunjukan Tuhan Yesus Kristus. Hasil yang ingin dicapai dengan pelaksanaan perayaan Natal Oikumene adalah penyampaian kabar sukacita bagi sesama. Kegiatan ini menjadi dasar umat Kristiani dalam bekerja yang semuanya untuk kemuliaan Tuhan” terang Herkolanus Roni.
Martin Nandung yang membacakan pesan Natal Tahun 2018 dari KWI-PGI menyampaikan sudah lebih dari dua ribu tahun Yesus datang ke dunia, tetapi karya keselamatan yang Dia tawarkan kepada umat manusia masih harus terus diwujudkan. Banyak orang telah menanggapi undangan Allah ini dalam hidup sehari-hari, di antaranya, dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM). Akan tetapi, kita masih menjumpai orang yang tidak peduli pada suara hati dan tidak mengindahkan hati nurani serta tidak malu terhadap sesamanya dan tidak takut kepada Allah hingga berbuat sesuatu yang melanggar hak asasi manusia. Tiada lagi sukacita dan gembira ketika manusia diperlakukan tidak adil oleh sesama; saat HAM diinjak-injak.
“Kita patut bersyukur kepada Allah karena bangsa Indonesia menjunjung tinggi HAM. Kita pantas berterima kasih kepada pemerintah yang telah berusaha menangani masalah HAM secara serius. Sekalipun demikian, persoalan HAM masih terjadi di sejumlah tempat. Pelanggaran HAM berat di masa lalu belum selesai secara tuntas. Hak hidup layak di bidang ekonomi, sosial dan budaya yang berkaitn dengan keamanan dan kenyamanan hidup masih terganggu di beberapa daerah. Kebebasan berbicara dan berujar dikacaukan oleh maraknya ujar kebencian dan berita bohong yang kadang disertai kekerasan baik secara fisik maupun psikis. Ancaman, pengrusakan dan penutupan rumah ibadah masih terjadi. Izin mendirikan rumuh ibadah masih tersendat. Eksploitasi alam berlebihan dan transaksi penjualan tanah masih merugikan masyarakat tertentu. Hak ekologis untuk menikmati lingkungan yang sehat tidak sepenuhnya dirasakan, terutama oleh kalangan masyarakat sederhana, karena pencemaran air, tanah dan udara. Hal-hal sedemikian merupakan pelanggaran terhadap HAM dan itu adalah tindakan manusia yang hidup menurut hikmat dunia” terang Martin Nandung.
Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menyampaikan bahwa  kotbah yang disampaikan oleh Uskup Sintang tadi hendaknya kita renungkan dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sesuai tema yang ada. Maka kita harus mempertanggungjawabkan tindakan kita dalam kehidupan kita. Kita harus mampu menjadi contoh dan teladan dalam keluarga dan masyarakat. Hikmat itu rendah hati dan tulus. Kita harus menjauhi alam kegelapan dan pemujaan berhala. Kita harus masuk kedalam terang kasih Tuhan. Kita sudah percaya Tuhan maka kita harus menjauhi tindakan yang dilarang oleh Tuhan. Jadilah anak-anak terang dan menyinari sekeliling kita. Mari berikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik sesuai ajaran Kristiani” ajak Wakil Bupati Sintang.
“Pemkab Sintang Tahun 2019 ini akan mempercepat pelaksanaan pembangunan baik fisik maupun nonfisik dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat” tambah Askiman.(Red/W86)

Sekda Sintang, Turut Serta Dampingi Kapolres Dalam Kegiatan  Jum'at Bersih Di Pasar Sayur Masuka

By On Januari 11, 2019



Sintang,Kalimantan Barat,www.warta86.com-Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi menggagas dan memimpin pelaksanaan kegitan Jumat Bersih di Pasar Sayur Masuka pada Jumat 11 Januari 2019. 


Kapolres Sintang yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah dihadapan ratusan petugas yang mendukung pekaksanaan Jumat Bersih menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih memang perlu dilakukan. hari ini Jumat Bersih kita laksanakan di Pasar Sayur Masuka. Minggu depan bisa ditempat lain yang kita anggap perlu dilakukan kegiatan bersih-bersih. Kegiatan ini menargetkan sampah dan saluran air. Tujuan Jumat Bersih sangat bagus yakni supaya lokasi pelaksanaan Jumat Bersih menjadi lebih nyaman, bersih dan enak dilihat. Harapannya pasar di Sintang jadi bersih. Saya menghibmbau agar para pedagang buang sampah jangan sembarangan. Jaga lingkungan kita karena kalau hujan bisa banjir. Saya mengajak kepada seluruh peserta Jumat Bersih untuk kompak dan semangat. Kerja yang iklas ambil sampah dan kesadaran harus tinggi” terang Kapolres Sintang.

Senada dengan Kapolres Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah juga mendukung pelaksanaan Jumat Bersih. “saya sangat setuju dengan Bapak Kapolres, pasar harus bersih. Jika bersih maka pasar menjadi tempat belanja yang enak. Pasar menjadi tempat kita belanja makanan maka harus bersih” terang Yosepha Hasnah.

Disela-sela kegiatan Jumat Bersih, Yosepha Hasnah menegaskan akan menggagendakan pelaksanaan Jumat Bersih Dua Minggu Sekali. “pelaksaanan Jumat Bersih ini sebenarnya untuk menggugah masyarakat baik pedagang maupun yang berbelanja untuk selalu menjaga lingkungan pasar ini supaya tetap bersih. Untuk selanjutnya kita akan susun jadwal yang resmi” terang Yosepha Hasnah. 

Untuk mendukung kegiatan Jumat Bersih tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Akhmad Darmanata langsung meninjau lokasi pembangunan gudang sampah non organik dan lokasi penempatan kontainer sampah organi.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Polres Sintang Kompol Anhar Zubaedi menjelaskan kegiatan Jumat Bersih tersebut didukung 340 anggota yang berasal dari anggota Polri, TNI dan ASN serta honorer di Pemkab Sintang. “dari TNI ada 42 orang, Polri 66 orang, Damkar 16 orang, BPBD 10 orang, Disperindagkop dan UKM 68 orang, Dishub 10 orang, Satpol PP 25 orang, Dinas Kebersihan 64 orang, Disdukcapil 4 orang, Dinas Kesehatan 30 orang, dan Inspektorat 5 orang” terang Kompol Anhar Zubaedi.

“untuk pelaksanaan Jumat Bersih kali ini kita akan menyasar 4 lokasi yang ada di Pasar Masuka. Untuk mempermudah pembagian kelompok, kita sudah bagi 340 orang ini kedalam empat kelompok sesuai tujuan lokasi kita. Adapun ke empat lokasi yang akan kita bersihkan adalah jalan masuk ke pasar, jalan keluar pasar, bagian belakang ruko atau pasar dan bagian dalam pasar. Saya hanya berharap semua yang terlibat bisa bekerja dengan ikhlas tanpa diawasi” terang Kompol Anhar Zubaedi.(Red/W86)

Wakil Bupati Sintang ,Drs Askiman M.M ,Melalui Dialog Luar Studio RRI Sintang,Dorong Investor  Selesaikan Masalah Sosial Investasi

By On Januari 11, 2019


Sintang,Kalimantan Barat,www.warta86.com-Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman MM melakukan Dialog Luar Studio RRI Sintang dengan Tema "Pembangunan Perkebunan Sawit Berkelanjutan" di Balai Pegodai Kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Jum'at 11 Januari 2019. Dialog disiarkan langsung oleh LPP RRI Sintang. Wakil Bupati Sintang didampingi Gunadi Kabid Pengembangan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Muhammad Munawir dari WWF Indonesia serta Fakhrurrazi dari PT Lyman Agro.
“Kabupaten Sintang terdapat kebun sawit terluas di Kalbar dengan adanya 47 perkebunan kelapa sawit.  Masalah tentu saja ada terjadi dilapangan. Untuk itu, perusahaan harus serius membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan investasi perkebunan. Kondisi sosial masyarakat harus menjadi perhatian oleh perkebunan. Saya juga mempersoalkan pemindahan tangan pemilik perusahaan pada beberapa perkebunan. Pemda seharusnya ikut campur mengawasi pemindahan tangan pemilik perusahaan. Karena biasanya kebijakan perusahaan juga akan berubah” terang Askiman.

“kami mendorong semua perusahaan meningkatkan kualitas kebun. Kami akan lakukan evaluasi terhadap luas perkebunan dengan luas ijin yang diberikan. Kalau masih ada lahan dikawasan yang sudah diberikan ijin tetapi tidak digarap. Itu masuk penelantaran lahan. Kalau perlu lahan itu dikembalikan kepada masyarakat. Saat ini ada banyak perusahaan bisa menanam tetapi tidak ada pabrik. Ada penambahan lahan tetapi kapasitas pabrik tidak ditambah.  Pasar luar negeri khususnya eropa sekarang sudah mulai melihat dampak lingkungan perkebunan kelapa sawit” tambah Askiman.

“saya juga investor untuk memperhatikan jarak tanam dengan pinggiran sungai dan sumber air. Saya melihat ini belum ideal. Saya juga tidak mau mendengar kalau perusahaan hanya pelihara jalan kebun inti sementara  jalan kebun plasma dibiarkan. Persoalan-persoalan sosial muncul kalau masyarakat tidak diperhatikan oleh pihak perusahaan. Konsep Kabupaten Lestari memerlukan komitmen semua pihak. Ini konsep baik yang harus kita perhatikan. Kita bersyukur investor mau masuk ke Sintang dan membawa dampak positif. Tetapi dampak negatif harus kita selesaikan” tegas Askiman.

Gunardi Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan menjelaskan bahwa pihaknya setiap bulan sekali rapat membahas harga TBS. “sehingga up date harga TBS adalah sebulan sekali. Harga TBS yang sudah ditetapkan hanya berlaku bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan dan petani mandiri yang sudah diakui Pemda. Sekarang sudah ada delapan pabrik pengolahan kelapa sawit. Di 14 kecamatan sudah ada perkebunan kelapa sawit . Kami sudah mendapatkan informasi bahwa 2019 ini akan ada lagi pabrik pengolahan kelapa sawit sehingga kami yakin harga TBS akan terus membaik sehubungan semakin banyaknya pabrik. Sintang sudah stop ijin sawit karena lahan sudah habis.  Saat ini pendapatan masyarakat mengalami penurunan akibat turunnya harga sawit dan karet” terang Gunadi

Fakhrurrazi dari PT Lyman Agro menjelaskan bahwa kerjasama dengan para petani sudah baik selama ini. “kami memiliki kebun sawit sekitar 64 ribu hektar sehingga kami ada mengalami masalah dalam daya tampung TBS petani karena keterbatasan kapasitas pengolahan pabrik. Soal harga TBS kami patuh pada standar yang sudah ditetapkan Pemda yang ditetapkan setiap sebulan sekali. Saat ini harga TBS adalah 1. 100 per kilogram. Kapasitas pabrik kami saat ini 30 ton per jam dan ada rencana untuk menaikan kapasitas produksi kami. Proses sertifikasi belum dilaksanakan. Hanya sudah ada rencana untuk ISPO. Kami ingin ikut proses sertifikasi” terang Fakhrurrazi.

Muhamad Munawir dari WWF Indonesia menjelaskan Kabupaten Lestari yang sudah menjadi komitmen Pemkab Sintang memang lebih pada masalah sosial yang mana petani harus menjadi aktor utama.

“konflik sosial muncul karena sejak awal pemerintah dan perusahaan tidak memaparkan dampak negatif hadirnya investor. Yang disampaikan hanya dampak positifnya saja. Kabupaten Lestari bisa diwujudkan dengan melaksanakan IPO, ISPO dan adanya sertifikasi terhadap perusahaan untuk bisa dikatakan sebagai perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Saat ini sudah banyak perusahaan yang sudah ISPO. Jadi perusahaan perkebunan kelapa sawit juga bisa mengikuti tahapan untuk mendapatkan sertifikasi” terang Muhamad Munawir (Red/W86)

Jum'at Bersih ,Kapolres Bersama Forkopimda Selenggarakan Kurvei Pasar Sayur Masuka

By On Januari 10, 2019



SintangKalimantan Barat ,www.warta.86.com-Polres Sintang menggelar kegiatan Jumat Bersih dengan menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan pasar Masuka. Yang berlokasi di Pasar Saur Masuka kelurahan Kapuas Kanan Hilir , Jumat (11/01/2019).

Kegiatan Jumat bersih ini sendiri diikuti oleh ratusan orang yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Forkopimda, instansi terkait, Pol PP dan masih banyak lagi yang mana Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., M.H memimpin langsung jalannya kurvei di pasar tersebut.

Dalam kerja bakti anggota dibagi kedalam 4 (empat) kelompok yang bertugas membersihkan sampah, selokan air dan gorong-gorong yang sudah tersendat dikarenakan tumpukan sampah. Adapun lokasi target pembersihan ini merupakan sekeliling dari Pasar Sayur Masuka dari jalan masuk sampai dengan bangunan pasar nya sendiri.

Kabag Sumda Polres Sintang Kompol Anhar Zubaedi mengatakan bahwa sebagai wujud kepedulian akan kebersihan lingkungan, kegiatan ini kami selenggarakan dikarenakan melihat situasi dan kondisi beberapa waktu yang lalu pada saat kami mengunjungi pasar ini dan secara tidak langsung kami juga mendengar bahwa masyarakat berbicara tentang pasar ini yang dinilai tidak sehat akibat banyaknya tumpukan sampah berserakan dan setelah kami cek langsung ternyata seperti yang diungkapkan masyarakat memang lokasi pasar tersebut dari Selokan air sampai dengan goong-gorong sudah tertutup sampah.

Kapolres juga manambahkan “Setelah mendengar informasi tersebut dari masyarakat, saya langsung menjelaskan permasalahan ini kepada Forkopimda untuk didiskusikan dan seperti yang dilihat bahwa pada pagi hari ini Kami dari Kepolisian Resor Sintang beserta unsur TNI dan Forkopimda serta instansi terkait lainnya menggelar kegiatan kurvei ,” ucapnya.

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, S.I.K., M.H kepada wartawan juga mengatakan, “Bahwa kegiatan Kerja Bhakti ini bertujuan untuk bergotong royong bersama selain dengan instansi terkait juga masyarakat kami minta untuk ikut dalam kegiatan tersebut selain membersihkan lingkungan sekitar agar terlihat bersih hal ini juga dapat mempererat tali silaturahmi kami dengan masyarakat sekitar khususnya yang bermukim di sekitaran Pasar Sayur Masuka.(Faisal/Red/W86)

TNI -Polri Bersama Sekda dan Dinas Terkait Lakukan Kegiatan Jum'at Bersih

By On Januari 10, 2019

Sintang,Kalimantan Barat ,www.warta86.com-Pada hari Jumat tanggal 10 Januari 2019 pukul 07.40 wib bertempat di Pasar Sayur Masuka Kelurahan Kapuas Kanan Hilir Kec.Sintang Kab.Sintang telah dilaksanakan Kerja Bhakti dalam rangka Jumat Bersih.

Terlihat yang hadir dalam kegiatan kerja bhakti Jumat Bersih hari ini adalah 
Kapolres Sintang ,AKBP Adhe Hariadi SIK,MH  , Sekda .Sintang Yusefa Hasnah ,Ka Kesbangpol ,Kepala Dibas. DLH (Dinas lingkungan Hidup)A Darmana ,Kedis .Perhubungan Hatta ,Kadis Pariwisata ,Hendrika  ,Disperindag Sudirman ,Ka. Satpol PP ,Pasi Log Dim 1205/Stg

Kegiatan Jumat Bersih dibagi 3 gelombang agar kerja bhakti ini maksimal, adapun pembagian gelombang sebagai berikut;

Gelombang 1;
1. Anggota Kodim 1205/Stg
2. Anggota Polres Sintang
3. Pegawai Dinas perumahan dan kawasan permukiman.

Gelombang 2 ;
1. Pegawai Kantor Kesbangpol
2. Anggota Satpol PP
3. Pegawai Dinas lingkungan hidup bidang kebersihan.

Gelombang 3 ;
1. Anggota Tagana Kab.Stg.
2. Damkar sui Durian
3. Masyarakat, pegawai kesehatan dan pegawai Dishub.

Adapun tujuan Kegitan kerja bhakti dalam rangka Jumat bersih agar menjadikan Pasar Sayur Masuka menjadi bersih terhindar dari sarang nyamuk Aydes aygepti dan penyakit yang lain.
Pasar terlihat rapi dan tidak terkesan kumuh dan berantakan.

Kegiatan selesai pada pukul 09.15 wib 

- Di harapka Kegiatan ini sangat membantu para PKL maka  kegiatan ini diharapkan akan  terus berjalan dan tidak berhenti sampai disini.

-  Adapun Bhati sosial kali ini Banyak membersihkan parit yang tersumbat sehingga air tergenang 

Diharapka Dinas yang berkaitan bertindak untuk mengatasi parit yang sumbat akibat banyaknya sampah yang masuk dalam parit.(Red/W86)

Kembali Kodim 1205-07 Besama Bulog Sintang Lakukan Operasi Pasar Murah  Di Kel.Ulak Jaya

By On Januari 10, 2019

Sintang,Kalimantan Barat ,www.warta86.com-Koramil 1205-07 .Kodim 1205/Sintang ., Kembali lakukan Operasi pasar Murah pada hari kamis tgl 10 januari 2019 

Kegiatan operasi pasar murah kali ini Korem 1205-07- Kodim 1205 sintang bekerjasama  dengan Bulog Sintang dan Disperindagkop Kabupaten Sintang  di Kelurahan Ulak Jaya 

Dalam kegiatan tersebut di hadir, Disperindak ( pak Darkom,Lurah ulak jaya ( Samsul arifin) ,Babinsa koramil kota,Srk Asngari ,srd Adi Tomo ,Kopda kristo , Kopda Hrndrik ,Anggota bulog ,Iwan ,Nori ,Meldy . Afif
    Adapun barang yang di  jual antara lain ,Beras dgn 3 merek : Premium A Rp115.000/karung(10 kg) jumlah 100 karung terjual 11 karung ,Premium B Rp 110. 000/karung(10kg) tidak terjual .Medium Rp94000/karung(10kg) jumlah 32 karung terjual 4 karung  ,Minyak goreng merk KITA Rp12000/kg jumlah 240 kg terjual 15 kg ,GULA Merk KITA 11000/kg jumlah 600 kg terjual 68 kg. 

Adapun Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan membantu masyarakat kabupaten Sintang ,khususnya Kelurahan Ulak Jaya (Red/W86)

Bupati Sintang Resmikan Sanitasi ,Kelurahan Mekar Jaya

By On Januari 09, 2019



                            
Sintang (Kalbar) - www.warta86.com-Rabu 09, Januari 2019, Bupati Sintang Jarot Winarno meresmikan salah satu fasilitas penunjang pola hidup sehat dimana sanitasi berbasis masyarakat atau lebih dikenal dengan sebutan SANIMAS, adapun Sanitasi berbasis masyarakat ini dibangun di Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

Acara peresmian ini pula todak hanya dihadiri oleh Bupati Sintang saja namun tak kalah juga nampak hadir Kepala Satuan Kerja Pemgembangan Sist Penyehatan Lingkungan Permukiman Perovinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Rakyat Kabupaten Sintang.

Pada kesempatan tersebut saat memberikan sambutan perdananya Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa pembangunan sanitasi ini sangatlah penting bagi masyarakat.

Jarot menganggap bahwa pembangunan sanitasi ini dinilai sangatlah baik karna menggunakan instalasi pengelolaan air limbah atai yamg di sebut juga dengan sebutan IPAL Komunal apalagi jika limbah tersebut ditambah dengan limbah tinja yang mana limbah tersebut juga bisa diolah kembali untuk dimanfaatkan salah satunya kita dapat membuat hidroponik di Desa kita sendiri, kata Jarot.

Lebih lanjut Jarot menambahkan bahwa masalah kesehatan di Kabupaten Sintang adalah merupakan masalah yamg kedua harus dibahas setelah kemiskinan yang harus di selesaikan. 

"menurut Jarot untuk fasilitas penunjang kesehatan di Kabupaten Sintang sudah cukup maksimal, akan tetapi untuk dibidang kesehtan lingkungan kita masih kurang, Jarot menyebutkan bahwa sanitasi yang baik di Sintang baru mencapai 61% sedangkan sisanya 39% masih kurang baik.

Dengan adanya 39% sanitasi yang tidak baik ini maka akibatnya akan berdampak buruk bagi kesehatan dan akan menimbulkan gejala seperti diare, tipes, dan lainnya, tambah Jarot. 

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman Provinsi Kalimantan Barat, Ridwan Kristian Manik mengatakan program SANIMAS ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas askes sanitasi yang baik.

“jadi sanitasi berbasis masyarakat ini menyediakan sarana dan prasarana untuk sanitasi yang berkualitas, sehingga program ini akan berkelanjutan, berwawasan lingkungan sesuai dengan kebutuhan dalam rangka kita meningkatkan kualitas sumber daya air dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih”, kata Ridwan. (Red: /W86/Andi)

Sikapi Aliran Bukkyo Kejaksaan Pimpinan Rakor Pakem

By On Januari 09, 2019

Jakarta-www.warta86.com-Badan Koordinasi (Bakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Kabupaten Bogor melakukan rapat menyikapi munculnya aliran kepercayaan baru yakni Shinsei Bukkyo yang berada di desa Citarunggal, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rapat Bakor yang digelar di Kejaksaan Negeri Cibinong, Kab Bogor pada Rabu, 10 Januari 2019 kemarin, hadir sejumlah jajaran unsur terkait yakni Kejaksaan, Kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat serta agama dalam hal ini Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kabupaten Bogor. Pimpinan Sekte Bukkyo itu sendiri, Rudi Chandra turut diklarifikasi dalam rakor tersebut.

Direktur Sosial Budaya dan Kemasyarakatan atau Direktur B, Yusuf mengatakan diadakannya Rakor Pakem untuk deteksi dini, cipta opini dan cipta kondisi demi terciptanya ketentraman dan ketertiban khususnya di kawasan Babakan Madang Kabupaten Bogor.

"Yang selanjutnya berdasarkan Rakor Pakem tersebut akan dikeluarkan rekomendasi terhadap ajaran Sinshe Bukkyo," ucap Yusuf di Kejagung, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Aliran Sinshe Bukkyo sempat ramai dikawasan Sentul, Bogor ini setelah adanya laporan masyarakat. Dan, berdasarkan pemberitaan di media massa dan media sosial, aliran sekte Shinsei Bukkyo, itu sebagai pimpinannya adalah Rudi Chandra, bahkan disebutkan sebagai utusan Tuhan.

"Karena itu kami sedang memonitor kegiatan sekte SB tersebut. Klarifikasi terhadap bersangkutan akan dilakukan tindakan preventif, koordinatif dan  educatif," ucap dia.

"Ini dilakukan agar terjaga ketertiban dan ketentraman umum," sambung dia.

Karena itu, Pimpinan Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen memerintahkan Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, selaku Ketua Bakor Pakem melakukan rapat koordinasi dan sinergitas dengan instansi/lembaga terkait. 

"Makanya kemarin ini sudah dilakukan rakor tersebut, dan nantinya pimpinan Kejagung menerima laporan secara berjenjang," ungkap Yusuf.

Sebelumnya telah  diberitakan beberapa media, aliran Shinsei Bukkyo belum masuk di Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). Aliran Buddha dari Jepang yang ada dan diakui Walubi adalah Nichiren Shoshu. Adapun ajaran Sekte Bukkyo sebagai bagian dari ajaran Budha itu sendiri, kabarnya menurut Walubi masih dipertanyakan.

Walubi merupakan wadah kebersamaan organisasi umat Buddha Indonesia yang terdiri dari Majelis-Majelis Agama Buddha, Lembaga Keagamaan Buddha, Dewan Sangha, Badan Kehormatan dan Wadah Kemasyarakatan yang bernapaskan Agama Buddha.

Shinsei Bukkyo merupakan agama Budha baru yang berkembang di Jepang sejak 1954. Ajaran ini dikembangkan Toraibutsu yang mereka kenal sebagai utusan Tuhan.(Red/W86)

Kapolres Gelar Anev Bulanan Guna Evaluasi Kinerja Jajarannya

By On Januari 09, 2019

Sintang,Kalimantan Barat,www.warta86.com-Untuk mengukur kinerja dan keberhasilan kinerja jajarannya, Kapolres Sintang AKBP  Hariadi, SIK, MH  yang didampingi Waka Polres Sintang Kompol Amri Yudhy S, SIK, MH memimpin pelaksanaan Analisa dan Evaluasi (Anev) bulanan yang digelar di Aula Polres Sintang, Rabu (09/01/18)

Dalam anev bulanan kali ini, selain dihadiri para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek dan seluruh Perwira jajaran Polres Sintang juga dihadiri para Kanit Binmas, Kanit intel dan Kanit Reskrim Polsek jajaran serta para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sintang. Dan Pada kesempatan ini, para Kapolsek jajaran dan para kabag dan kasat masing-masing menyampaikan paparan tentang pelaksanaan kegiatan ungkap kasus, permasalahan dan situasi kamtibmas di wilayahnya.

Kapolres Sintang dalam sambutannya mengatakan sangat berharap dengan pelaksanaan Anev kinerja ini dapat menghasilkan perubahan dan peningkatan di lingkungan Polres dan Polsek Jajaran khususnya ia juga mengingatkan para Kapolsek harus lebih open dengan anggotanya masing-masing sehingga apapun kendala yang terjadi dapat segera teratasi dan untuk para anggota dapat lebih meningkatkan kinerjanya masing-masing.

pada kesempatan tersebut, Kapolres Sintang juga memerintahkan untuk meningkatkan ketahanan sosial dengan mendorong masyarakat untuk membangun pos kamling.

"Kasat Binmas dan Kapolsek Jajaran berikan arahan kepada masyarakat desa, untuk membangun kembali dan menghidupkan kembali pos kamling dilingkungan masing-masing desa, ajak masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan, dengan mensosialisasikan program sanitasi berbasis masyarakat, bangun dan ajak masyarakat untuk memperbaiki dan merawat fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas desa" ucap Kapolres

Kapolres juga menekankan kepada para Kapolsek jajaran agar 50 keriteria desa mandiri terlaksana. "kegiatan ini harus bisa kita laksanakan pelan-pelan, maka dari itu mari kita bersama-sama jalin hubungan yang baik dengan stakeholder terkait untuk mewujudkan program tersebut untuk membangun kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat" kata Kapolres

Diakhir kegiatan, Kapolres kembali mengatakan sangat berharap kepada seluruh anggota Polres dan Polsek Jajaran Khususnya dapat meningkatkan kinerjanya lebih tinggi lagi karena kedepan kegiatan yang dihadapi lebih banyak lagi.

ia juga mencanangkan Motto Polres Sintang yaitu BERKELAS (Bekerja Keras, Bekerja Cerdas, dan Bekerja Ikhlas) dapat kita laksanakan bersama-sama untuk meningkatkan Kinerja Polri khususnya Polres Sintang.

Dikesempatan tersebut Waka Polres Sintang juga berpesan kepada anggota jajaran Polres Sintang untuk selalu Belajar dan jangan mengulangi kesalahan yang sama.

"bila ada kendala dan masalah dalam kegiatan di lapangan segera laporkan ke Kapolseknya agar dapat di tindak lanjuti untuk proses penyelesaian" tuturnya (Red/W86)

Kapolres Sanggau Menghimbau Masyarakat Tetap Tenang,Terkait Beredarnya Bakso Kuah Terdapat Ekor Tikus

By On Januari 09, 2019




Www.warta86.com-Sanggau( Kalimantan Barat)- Terkait isu yang masih marak beredar di Bumi Daranante mengenai  pentol bakso kuah yang diduga terbuat dari bahan yang tidak layak untuk di komsumsi oleh masayarakat, Berdampak kepada pedagang Pentol Bakso kuah yang lainya,p asalnya omset penjualan dari pedagang pentol bakso kuah lainya turut menurun.

Dengan kejadian tersebut WR pemilik pentol kuah bakso tersebut turut menjelaskan  bahwa panci yang berisi cabe yang sudah di giling dan berada di atas kompor dikarenakan  lupa menutup tanpa disengaja, saat di temui wartawan (9/1/2019).

"panci yang berisi cabe yang sudah di giling dan berada di atas kompor dikarenakan saya  lupa menutup tanpa disengaja kemungkinan ada cicak yang terjatuh masuk kedalam panci" ujar WR.

Dirinya juga turut menjelaskan bahwa kejadian ekor cicak itu sebenarnya yang berada dalam botol cabe saat mencurahkan cabe ke kuah itu langsung masuk ke kuah dan bercampur dengan bakso.

Disamping itu Warto abg kandung dari  WR menepis bahwa kejadian tersebut tidak ada unsur kesegajaan,menurutnya hal itu tidaklah mungkin terjadi.

"sebenarnya kejadian itu tidak sengaja, kalau bakso cicak di campur Tikus itu tidak mungkin dan tidak  masuk akal karena mau menangkap cicak saja sulit apalagi tikus lebih susah dan tiap hari harus dibikin gilingan bakso harus membutuhkan berapa banyak binatang tersebut" Ujarnya.

Disamping itu di tempat yang terpisah saat wartawan mengkomfirmasi  kepada Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi di Mapolres Sanggau,di hari yang sama (9/1/2019).

Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi  menyampaikan bahwa dengan adanya kejadian yang cukup menghebohkan warga kabupaten sanggau yang diduga adanya seperti ekor tikus dan cicak si dalam pentol bakso kuah, sehingga pihaknya mengambil langkah - langkah serta mengamankan barang bukti.

“Kami telah melakukan pemeriksaan dan juga meminta keterangan saksi ahli. Dari keterangan ini kami akan menindaklanjuti ke BPOM untuk mengecek kandungan yang ada di dalam bakso apakah mengandung cicak atau tidak. Nah ini nanti ahli yang akan menyampaikan,” tutur  Kapolres sanggau  AKBP Imam Riyadi.

Dari kejadian tersebut Kapolres mengimbau kepada masyarakat Sanggau tidak perlu khawatir.

“Jangan menggeneralisasikan pedagang bakso yang ada di Sanggau ini terkontaminasi hewan cicak atau tidak. Nah inilah upaya kami menetralisir dan meluruskan informasi biar maayarakat tidak heboh dan masyarakat bisa tenang juga,” Tutup Pria denga melati dua di pundaknya ini. (Kornelis).

Saat Akan Di Amankan Pemilik Shabu Brutto 3,47 Gram Sempat Buang BB Ke Bak Mandi

By On Januari 09, 2019


Sintang,Kalimantan Barat ,Www.warta86.com-Menindak lanjuti hasil penyelidikan Laporan Polisi Nomor : LP/ 03 /I/RES.4.2/2019/Kalbar/Res Stg/Resnarkoba, tanggal 08-01-2019.


Kembali Sat Res Narkoba Polres Sintang meringkus dua pelaku pengguna Narkoba Janis Shabu di Jln. Mungguk Serantung Gg. Bhinneka Kel. Kapuas Kanan Hulu Kec. Sintang Kab. Sintang 


Adapun ke dua tersangka yang berinisial ,BE (35), Laki-laki, Pontianak/14 Sept 1983,  Karyawan Swasta,  Jln. Mungguk Serantung RT:038 RW:006 Kel. Kapuas Kanan Hulu Kecamatan  Sintang Kabupaten Sintang. Dan rekannya yang berinisial ,S (30) Swasta, Jln. Padat Karya Rt08 Rw06 Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang. 

"Semantara barang bukti yang berhasil di amankan dari kedua tersangka adalah 
Satu, klip plastik transparan berisi 2 klip berisi narkotika jenis shabu.,satu klip plastik transparan berisi narkotika jenis shabu.
,satu buah kaleng pimco berisi 1 buah bong, 3 potong pipet putih, 1 buah kotak kaleng berisi 1 buah korek api gas warna kuning, 7 buah klip kosong, 1 buah botol kaca fanbo, 2 potong pipet putih, 1 buah jarum shabu.
, satu bungkus pipet putih.
, 27 klip plastik kosong. Satu unit timbangan digital. ,Uang Rp.800.000. Besreta  unit HP Samsung Duos warna putih.
Dengan Berat BB brutto 3,47 gram.

"Adapun kronologi penangkapan kedua pelaku ,Pada hari Selasa tanggal 08 Januari  2019 sekitar jam 10.00 Wib, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang melakukan penangkapan terhadap Terlapor RD dan menyita barang bukti narkotika jenis shabu. Kepada petugas dijelaskan bahwa Narkotika jenis shabu tersebut didapat dari rekannya sendiri yaitu BE 35 laki-laki 35 tahun ,berbekal dari kicauan dari tersangka ,S " laki - laki 30 tahun ,Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap Tersangka dirumahnya. Pada saat dilakukan penangkapan Tersangka  BE ,sempat membuang narkotika jenis shabu kedalam bak mandi. Kemudian petugas menyuruh Tersangka ,mengeluarkan (satu)1 klip narkotika jenis shabu dari dalam dompet yang ada disakunya. Dan barang bukti tersebut diakui kepemilikannya oleh Tersangka BE Atas kejadian tersebut Terlapor dan barang bukti dibawa ke Polres Sintang guna pemeriksaan lebih lanjut ,sampai berita ini di turunkan kedua pelaju masih menjali pemeriksaan ( Red/W86/parli)


Satuan  Reserse Narkoba Polres Sintang Kembali Amankan 3 Pelaku pengguna Narkoba Jenis Shabu

By On Januari 08, 2019


Sintang,Kalbar,www.warta86.com-Kembali awal Januari Pada hari Sabtu tanggal 05 Jan 2019 sekitar jam 21.00 Wib, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya pelaku penyalah gunaan Narkoba jenis shabu dengan terlapor Rd laki-laki 25 tahun , Mr laki-laki 24 tahun dan Ma laki-laki 31 tahun,

Semantara dari hasil Introgasi terlapor ,Mr 24 tahun diketahui sering mengedarkan Narkoba jenis shabu di rumah kontrakannya di Jln. Mungguk Serantung Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kecamatan. Sintang Kabupaten Sintang. 

Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan pada hari Selasa tanggal 08 Januari 2019 petugas melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku dirumah tersangka Rd 25 tahun
. Kemudian melakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan menemukan barang bukti yang diakui kepemilikannya oleh pelaku Atas kejadian tersebut ketika tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Sintang guna pemeriksaan lebih lanjut. (Red/W86.com)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *