Fric "Turut Berduka Cita Atas Gugurnya Prajurit Terbaik Bangsa dalam Misi Perdamaian Dunia
On Maret 30, 2026
Www.Warta86.com,-Jakarta, - Dengan penuh rasa duka yang mendalam, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Presisi Polri, H. Dian Surahman, beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota FRIC di seluruh Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya salah satu prajurit terbaik bangsa:
Praka Farizal Rhomadhon
Anggota Yonif 113/Jaya Sakti (Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL)
Almarhum gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia di wilayah Lebanon Selatan, tepatnya di Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, pada Minggu, 29 Maret 2026, akibat serangan artileri. Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan kesatuan, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
Ketua Umum FRIC Presisi Polri menegaskan bahwa pengabdian almarhum adalah bentuk nyata dari semangat patriotisme dan dedikasi tinggi prajurit TNI dalam menjalankan amanah negara di kancah internasional.
Gugurnya almarhum dalam misi perdamaian dunia merupakan bukti bahwa Indonesia terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan global.
“Kami segenap keluarga besar FRIC Presisi Polri menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami mendoakan agar diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar H. Dian Surahman dalam pernyataan resminya.
Lebih lanjut, FRIC Presisi Polri juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhum atas jasa dan pengorbanannya selama bertugas, termasuk dalam misi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dedikasi tersebut menjadi teladan bagi seluruh anak bangsa dalam menjaga keutuhan dan kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seluruh jajaran FRIC di tingkat pusat hingga daerah turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri dan anak almarhum, senantiasa diberikan perlindungan, kekuatan, serta masa depan yang baik. Dukungan moral dan solidaritas dari seluruh elemen bangsa diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga dalam menghadapi masa duka ini.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia akan besarnya pengorbanan para prajurit yang bertugas di garis depan, baik di dalam maupun luar negeri, demi menjaga perdamaian dan kemanusiaan.
Akhir kata, semoga almarhum
mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan segala pengabdian yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. “Gugur dalam tugas adalah kehormatan tertinggi seorang prajurit.”
Red






