Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan dan 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla

By On Oktober 28, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Bareskrim Polri menetapkan 245 tersangka perorangan dan 20 korporasi dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers penegakan hukum karhutla yang dipimpin Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin di Polda Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (29/10/2026).


Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin menegaskan, penegakan hukum dilakukan secara tegas dan objektif terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan, baik perorangan maupun korporasi.


“Polri tidak akan membiarkan kebakaran hutan dan lahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian, menimbulkan kerusakan lingkungan dan kerugian bagi masyarakat. Penegakan hukum dilakukan berdasarkan alat bukti melalui Scientific Crime Investigation sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Asep.


Dalam penanganan perkara perorangan, Polri mencatat 287 laporan polisi dengan luas lahan terbakar mencapai 5.859,12 hektare. Polda Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni 68 laporan, disusul Polda Riau 59 laporan dan Polda Kalimantan Tengah 43 laporan.


Sementara itu, penanganan perkara korporasi mencakup 104 laporan polisi dengan luas lahan terbakar mencapai 29.168,78 hektare. Dari 20 korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, empat merupakan perusahaan penanaman modal asing dan 16 lainnya merupakan perusahaan dalam negeri.


Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi berdasarkan hasil penyidikan dan sejumlah indikator, antara lain kebakaran berulang, titik awal api yang berasal dari wilayah konsesi, serta ketidakmemadaian sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.


Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari penegakan hukum hingga pencegahan di tingkat masyarakat. Kehadiran Kabareskrim di Kalimantan Barat merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk melihat langsung kondisi lapangan dan memastikan perkembangan penanganan perkara berjalan.


“Penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga mendorong langkah pencegahan melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat, dengan dukungan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh unsur terkait. Kami ingin upaya pencegahan berjalan seiring dengan penindakan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujar Trunoyudo di Pontianak.


Dalam mendukung penanganan karhutla, Polri mengerahkan 1.000 personel BKO dari berbagai unsur, termasuk Korps Brimob, serta 403 personel untuk mendukung edukasi pencegahan kepada masyarakat. Polri juga memberikan dukungan tenaga medis bagi masyarakat terdampak dan petugas yang bekerja di lapangan.


Polri mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan. Penanganan perkara karhutla, baik terhadap perorangan maupun korporasi, akan terus dikembangkan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Publisher Red W86 

Kapolda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Lima Personel Berprestasi

By On Oktober 28, 2026


Www Warta86.com,-PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan pemberian penghargaan kepada lima personel berprestasi dalam mendukung program prioritas Kapolri periode 2026–2029, di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kalbar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta personel Polda Kalbar.


Penghargaan diberikan kepada tiga personel yang mengalami luka akibat lemparan batu saat mengamankan aksi unjuk rasa Seruan Aksi Kalbar Revolusi Jilid II di Bundaran Digulis pada 21 Oktober 2026. Penghargaan juga diberikan kepada dua personel Polsek Pontianak Barat, Aipda Teguh Tri Anggono, S.H., dan Aipda Sutrisna Ariansyah, S.H., atas respons cepat dalam menangani aduan dugaan KDRT pada 19 Oktober 2026.


Dalam amanatnya, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, keberanian, dan kepedulian personel dalam menjalankan tugas kepolisian.


“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan pengabdian yang tulus dan profesional sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolda Kalbar.


Terkait insiden saat pengamanan unjuk rasa, Kapolda menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus ditindaklanjuti secara profesional dan menyeluruh. Ia menginstruksikan Ditreskrimum Polda Kalbar bersama Polresta Pontianak untuk melakukan penyelidikan secara terarah dan terukur guna mengungkap peristiwa tersebut sesuai dengan alat bukti yang ditemukan.


Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap berhati-hati, bijaksana, dan profesional dalam mengendalikan situasi di lapangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.


Sementara itu, tindakan Aipda Teguh Tri Anggono dan Aipda Sutrisna Ariansyah yang segera mendatangi lokasi kejadian, membantu korban, memfasilitasi pelaporan, serta mengarahkan korban menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara dinilai mencerminkan penerapan konsep Polisi Bersama Masyarakat (PBM).


Kapolda berharap prestasi tersebut menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan respons cepat, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan warga.


“Setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi melalui tugas yang penuh tanggung jawab dan kepedulian. Jangan menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama, tetapi jadikan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai prioritas,” tegasnya.


Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas personel serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

Red W86 

Kasus Kekerasan Pada Demonstran: Polda Kalbar Dalami Dugaan Mobilisasi Massa dan Aktor Intelektual

By On Oktober 28, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK, Polda Kalbar – Menanggapi peristiwa dugaan tindak kekerasan terhadap sejumlah mahasiswa saat berunjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Polda Kalbar tegaskan akan lakukan penyelidikan, Rabu (28/10). 


Peristiwa yang terjadi pada 20 Oktober 2026 lalu berawal saat mahasiswa membakar ban di halaman kantor gubernur dan menghalangi Satpol PP serta LSM yang mencoba memadamkan api. Ketegangan tersebut berlanjut menjadi perkelahian hingga berlanjut ke bundaran Digulis. 


Menyikapi ini, Kabidhumas Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Kalbar tengah melakukan pendalaman.


"Demokrasi menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Namun, Polda Kalbar juga bertanggung jawab memastikan bahwa kebebasan tersebut tidak dimanfaatkan oleh oknum atau kelompok tertentu untuk memprovokasi kerusuhan maupun mengganggu stabilitas keamanan di Kalimantan Barat. Saat ini, Polda Kalbar masih  mendalami dan melakukan penyelidikan, tidak hanya pada kejadian fisik di lapangan, tetapi juga akan mengusut dugaan keterlibatan aktor intelektual serta penyandang dana di balik mobilisasi massa tersebut," tegas Bambang. 


Saat ini, proses penyelidikan oleh Polda Kalbar masih terus berjalan guna mengumpulkan bukti-bukti materiil serta memeriksa saksi-saksi terkait untuk menyingkap konstruksi perkara secara utuh.

Red W86 

Kapolda Kalbar Hadiri Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian

By On Oktober 28, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan yang  dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, serta tamu undangan lainnya.


Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mendorong generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakan oleh Gubernur Kalbar, ditekankan pentingnya membentuk generasi muda yang patriotik, gigih, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.


Semangat Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga melalui kebersamaan, toleransi, dan gotong royong. Generasi muda diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman dengan semangat pantang menyerah serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.


Kehadiran Kapolda Kalbar dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap penguatan persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus mendorong terciptanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas wilayah.

Red 

Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi

By On Oktober 26, 2026


Www.Warta86.com,-Pontianak, POLDA KALBAR – Polda Kalbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital melalui pengiriman file berformat APK (Android Package Kit) yang berpotensi mengandung perangkat lunak berbahaya (*malware*). Modus kejahatan siber ini dapat mengancam keamanan data pribadi hingga menyebabkan kerugian finansial.


Penipuan tersebut umumnya dilakukan melalui teknik rekayasa psikologis (*social engineering*), yakni upaya memanipulasi korban agar mengunduh dan memasang aplikasi berbahaya yang dikirimkan melalui WhatsApp, SMS, maupun aplikasi pesan lainnya.


Pelaku kerap menyamar sebagai pihak terpercaya dengan berbagai modus, mulai dari kurir pengiriman paket, undangan pernikahan digital, surat tilang elektronik, hingga pemberitahuan tagihan atau pembaruan layanan perbankan.


File yang dikirimkan biasanya menggunakan nama yang meyakinkan, seperti *Lihat Foto Paket.apk*, *Undangan Pernikahan.apk*, *Surat Tilang.apk*, atau *Info Tagihan.apk*, sehingga korban terdorong untuk membuka dan memasangnya tanpa menyadari risiko keamanan yang mengintai.


Apabila aplikasi berbahaya tersebut berhasil terpasang dan memperoleh izin akses tertentu, pelaku berpotensi mencuri informasi pribadi, membaca pesan SMS termasuk kode OTP, memantau aktivitas perangkat, hingga menyalahgunakan akses layanan perbankan digital milik korban.


Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan instansi resmi maupun pihak tertentu, terutama apabila disertai permintaan mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas.


*"Kami mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membuka atau memasang file APK yang dikirim melalui pesan, meskipun mengatasnamakan kurir, perbankan, maupun instansi pemerintah. Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun. Pastikan setiap informasi melalui saluran resmi agar terhindar dari penipuan digital,"* imbaunya.


Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan hanya mengunduh aplikasi melalui toko aplikasi resmi seperti Google Play Store, memeriksa identitas pengirim, serta tidak memberikan izin akses perangkat secara sembarangan. Penggunaan toko aplikasi resmi dapat mengurangi risiko, meskipun pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan aplikasi yang dipasang.


Apabila terlanjur memasang aplikasi mencurigakan, masyarakat diimbau segera memutus koneksi internet perangkat, menghentikan penggunaan aplikasi perbankan pada perangkat tersebut, serta menghubungi pihak bank melalui saluran resmi untuk mengamankan rekening.


Polda Kalbar juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar, apabila menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban kejahatan siber, masyarakat dapat segera melapor kepada pihak Kepolisian atau menghubungi layanan Polri 110.

Red

Koko Botak Diduga Beroperasi Terang-Terangan Sebagai Bandar Narkoba di Melawi, Warga Desak Polres Melawi Usut Tuntas Termasuk Oknum Pelindung

By On Oktober 24, 2026


Www.Warta86.com,-Melawi, Kalbar  — Warga masyarakat Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, semakin cemas dan gelisah atas maraknya peredaran narkoba jenis sabu dan pil Inek yang diduga dikuasai oleh seorang yang dikenal dengan nama sebutan Koko Botak. Sosok ini disebut-sebut sebagai bandar utama yang beroperasi secara terang-terangan di wilayah hukum Polres Melawi, namun hingga saat ini masih bebas beraktivitas.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari warga sekitar, aktivitas transaksi narkoba tersebut berlangsung hampir setiap malam di berbagai lokasi yang terbuka. Salah satu titik yang kerap disorot berada di area serundung tidak jauh dari Puskesmas, tepatnya di sepanjang Jalan Sertu hingga ke wilayah Sidomulyo.

 

"Hampir setiap malam dia ada di sana. Transaksinya berjalan begitu saja, terang-terangan di depan mata warga. Kami takut, anak-anak muda semakin terjebak," ucap seorang warga yang memohon identitasnya dirahasiakan, Sabtu (24/10/2026).

 

Warga menuturkan Koko Botak kerap berdiri di lokasi yang dijadikan lapak penjualan narkoba, seolah-olah merasa aman dan tidak terganggu. Situasi ini memicu kecurigaan mendalam di kalangan masyarakat bahwa kemungkinan besar ada pihak-pihak tertentu atau oknum yang melindungi aktivitas haram tersebut agar tetap berjalan tanpa hambatan.

 

"Kami berharap aparat kepolisian segera menyergap dan menyelidiki secara menyeluruh siapa sebenarnya bos besar di belakang Koko Botak, siapa kaki tangan yang mengedarkannya, dan oknum-oknum yang diduga melindunginya. Narkoba ini membunuh generasi kita secara perlahan. Jangan biarkan ini terus terjadi di tengah-tengah masyarakat," tegas warga tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Melawi terkait informasi dan laporan yang disampaikan oleh warga masyarakat. Awak media akan terus memantau perkembangan kasus ini.


(Tim Red)

Batu Raja Sitomorang , ASN aparatur negara ESDM Kalteng tak pernah di periksa , JPU  Kejati Kalteng jadi sorotan tajam publik .

By On Oktober 24, 2026


Www.Warta86.com,-Palangkaraya Kalteng,tgl 24 Oktober 2026 .



Dugaan Suap terhadap Oknum ASN aparatur negara ESDM Kalteng yang di duga berkorporasi terhadap perusahaan PT IM dan PT MBM menjadi sorotan tajam sejumlah jurnalis dan awak media serta kuasa hukum para terdakwa  menilai bahwa kesaksian Batu Raja Sitomorang di nilai berbelit Belit .



Tidak hanya itu sebagai kuasa hukum salah satu terdakwa saya merasa Klein saya di rugikan tegas Jefriko seran .

Hakim ketua yang mulia harus menetapkan Batu raja Sitomorang sebagai tersangka pula ,karna dia juga ada menerima aliran dana suap dari pihak perusahaan PT IM yaitu herbowo tegas Jefriko .



Dan saksi ahli yang di hadirkan Terdakwa Vent cristiaway menegakan bahwa Dugaan Korupsi pasal 5 dan pasal lain nya bisa gugur apa bila pihak yang di duga menerima suap telah mengembalikan barang atau pun uang yang di terimanya .tutur Saksi ahli AN .dalam uraian kesaksian saat di minta hadir dalam persidangan tgl 23 /10/2026 tepatnya hari Jum'at .



Saksi ahli juga menuturkan bahwa pihak terdakwa bila udah mengembalikan apa yang di terima nya dari PT IM bukan kepada pihak penyidik Kejati Kalteng ataupun JPU pidsus KEJATI KALTENG karna itu bukan uang negara ,dan bukan masuk kategori korupsi tegas saksi ahli pidana AN ,di hadapan Hakim ketua pengadilan Tripikor dan sejumlah penasehat hukum lain nya dan para hadirin yang hadir,keterangan serta kesaksian ahli pidana akan menjadi bahan pertimbangan buat Ketua Hakim pengadilan Tripikor untuk memberi dan mempertimbangkan kembali bahwa Tindakan JPU pidsus KEJATI KALTENG tidak lah bisa dibenarkan dan merugikan pihak pihak yang di dakwa ,dakwaan bisa gugur karna unsur " pidana Korupsi tidak masuk,hanya sebatas Unsur suap dan dan bukan unsur korupsi tutur saksi ahli .



Tindakan JPU pidsus KEJATI KALTENG yang semaunya menetapkan para terdakwa sebagai tersangka adalah keliru dan menjadi sorotan tajam ,karna sekian banyak saksi kenapa masih ada satu saksi yang tidak pernah di periksa dan di hadirkan dalam persidangan sampai " kuasa hukum. Harus bermohon kepada majelis hakim ketua pengadilan Tripikor Palangka Raya,untuk hadirkan Batu Raja Sitomorang yang di duga juga ada menerima suap senilai Rp .240 .000.000.00 (Dua ratus empat puluh juta ) dari tersangka Herbowo dua kali , kesaksian dari Batu Raja Sitomorang menarik perhatian publik dan para pengunjung sidang ,bahkan hal tersebut di anggap janggal karna yang bersangkutan atau Batu Raja Sitomorang selai membantah tak ada terima uang dari Herbowo  Siswanto selaku  terdakwa yang di rugikan .



Dari sekian banyak keterangan saksi Batu Raja Sitomorang ,sejumlah pengunjung yang mendengarkan pun tersenyum dan menilai bahwa keterangan tersebut di anggap mempersulit persidangan dan seakan mencari pembenaran atas dirinya sendiri ,Hakim ketua dan kuasa hukum Vent Cristiaway berkali kali menegaskan agar Saksi Batu Raja Sitomorang memberi keterangan jangan berbelit Belit dan di bawah sumpah pula ,dan apa bila saksi berbohong maka saksi bisa terancam pidana 9 tahun penjara ,tegas Hakim ketua berkali kali di saat persidangan berlangsung .



Hakim ketua Rikky Ferdinan SH MH pun menegaskan kepada JPU agar segera lakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Saksi Batu Raja Sitomorang , meskipun JPU pidsus KEJATI KALTENG menuturkan alasan nya Bahwa tidak pernah memanggil Batu Raja Sitomorang karna kesalahan keterangan Saksi tersangka Herbowo Siswanto yang menuturkan namanya batu bara bukan batu raja Sitomorang ,namun hal tersebut tetap menjadi sorotan tajam  bagi jurnalis karna dalam BAP pihak jaksa bisa melihat dan memastikan bahwa Nama Batu Raja Sitomorang tertuang Salma tanda tangan berita acara kesepakatan bersama Dengan para saksi lainnya ,termasuk Terdakwa  Herbowo Siswanto yang juga ada membubuhi tanda tangan di saat adakan perjanjian dan kesepakatan bersama Batu Raja Sitomorang selaku pegawai staf khusus Bagian Analisis pengawasan  pertambangan ESDM Kalteng .



Kuasa Hukum Vent Cristiaway menilai bahwa kelalaian terjadi di luar pengertian Klein nya dan hal tersebut merugikan Klein saya tegas Jefriko seran .



Apa pungsi tugas dan analisis pengawasan pertambangan dan selaku ASN pegawai ESDM harusnya Saksi Batu Raja Sitomorang tahu tugas pokonya bukan malah berbelit Belit dan mempersulit persidangan ,tegas Jefriko seran selaku kuasa hukum Vent Cristiaway dalam persidangan yang di laksanakan ada tgl 23/10/2026 tepatnya hari Jum'at .



Sorotan tajam pun di tujukan kepada JPU pidsus KEJATI KALTENG yang di  uraikan sejumlah keluarga dan pengunjung ,ada apa dengan JPU pidsus KEJATI KALTENG kenapa tidak pernah hadirkan saksi ASN aparatur negara ESDM Batu Raja Sitomorang?

Usut tuntas tegas salah satu Jurnalis Vokal HR lewat via telpon WhatsApp nya.


Penulis Irawatie

Publisher Red W86 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *