Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolda Kalbar Perkuat Sinergi dengan Untan melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

By On Oktober 19, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., didampingi Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., Dirintelkam Polda Kalbar, dan Kapolresta Pontianak, melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan bersama Rektor dan jajaran akademisi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektor Untan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Kapolda Kalbar 100 Hari Polisi Bersama Masyarakat, sekaligus menggelorakan program Quick Wins dalam menciptakan ruang publik yang aman.


Dalam dialog tersebut, Kapolda Kalbar menyerap berbagai masukan dari jajaran akademisi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Sejumlah isu yang dibahas meliputi penyalahgunaan media sosial, judi online, pinjaman online, bahaya narkoba, pencegahan radikalisme, serta perlindungan tenaga ahli dari intimidasi saat membantu penyelesaian konflik sosial.


Selain itu, dibahas pula peluang kerja sama antara Polda Kalbar dan Untan dalam pengembangan kajian akademis serta penyusunan program pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.


Rektor Untan, Prof. Garuda Wiko, S.H., M.Si., menyambut baik dialog dan sinergi bersama Polda Kalbar. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat, menyalurkan aspirasi mahasiswa secara positif, serta memberikan kontribusi akademis dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial.


“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan kepolisian sangat penting untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Melalui kajian akademis dan dialog terbuka, kami berharap dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Prof. Garuda.


Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Peduli Pendidikan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polri dan kalangan akademisi.


“Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar membuka ruang dialog dan menerima masukan dari kalangan akademisi sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Kami mengajak seluruh elemen perguruan tinggi untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, judi online, penyebaran provokasi, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ungkapnya.


Ia menambahkan, sinergi kepolisian dan perguruan tinggi diharapkan mampu mendorong mahasiswa menjadi generasi yang kritis, cerdas, bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Kalbar berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia akademis guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan masyarakat di Kalimantan Barat.

Publisher Red W86 

Polda Kalbar Tanamkan Kesadaran Hukum kepada Pelajar SMA Negeri 6 Pontianak melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

By On Oktober 19, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat melalui Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) menggelar kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMA Negeri 6 Pontianak, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang  diikuti oleh 150 siswa, enam guru, serta 30 personel Ditres PPA dan PPO Polda Kalbar. Dalam kegiatan tersebut, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Kalbar, Kombes Pol. Rusdiani, S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada para pelajar.


Dalam arahannya,Direktur PPA dan PPO kepada para siswa agar mencegah perundungan (bullying), baik terhadap sesama siswa maupun guru, menjauhi tawuran, kebut-kebutan di jalan raya, penyalahgunaan narkoba, serta perilaku pergaulan berisiko yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum dan tindakan asusila.


Para pelajar juga diimbau agar bijak menggunakan media sosial dan berani melaporkan apabila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindak kekerasan, perundungan, maupun pelecehan seksual. Pelaporan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian menjadi langkah penting untuk mencegah berulangnya tindakan tersebut sekaligus memastikan korban memperoleh perlindungan dan penanganan yang tepat.


Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.


“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi. Perundungan, kekerasan, dan pelecehan tidak boleh dianggap sebagai candaan atau hal yang biasa. Kami mengajak para pelajar untuk saling menghormati, berani menolak perilaku negatif, serta tidak takut melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang melanggar hukum,” ujarnya.


Ia menambahkan, pencegahan kenakalan remaja dan perlindungan anak membutuhkan kepedulian bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat. Para siswa juga diimbau untuk fokus menuntut ilmu, menghormati guru dan orang tua, membangun pergaulan yang sehat, menjauhi narkoba, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.


Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Kalbar berharap terbangun sinergi yang kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bebas dari perundungan dan kekerasan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam melindungi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, taat hukum, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa.

Publisher Red W86 

Pabrik Obat Ilegal di Bandung Terbongkar, Lima Orang Ditangkap, Ratusan Ribu Butir Disita

By On Oktober 18, 2026


Www.Warta86.com,-BANDUNG - Polisi membongkar gudang di kawasan Bizpark, Cibaduyut, Kota Bandung, yang menjadi tempat produksi sekaligus penyimpanan obat keras tertentu (OKT). Dari gudang tersebut, polisi menemukan ratusan ribu butir dan menangkap lima orang.


Pantauan di lokasi, sejumlah petugas kepolisian menjaga ketat gudang tersebut. Di dalam gudang, terdapat beberapa alat untuk membuat OKT beserta bahan bakunya. 


Ada juga botol yang digunakan untuk mengemas obat-obatan tersebut. Tak hanya itu, petugas juga berhasil mengamankan OKT yang siap diedarkan. 


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Hengki mengatakan, pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya tersangka di KM 125 Tol Purbaleunyi arah Jakarta pada Jumat, 16 Oktober 2026, yang tengah membawa OKT. Hasil pengembangan penyidik mengarah ka tiga TKP berbeda, salah satunya Bizpark.


"Dari pengembangan hasil pemeriksaan baik di pada hari Sabtu lanjut sampai dengan hari Minggu kita mengamankan kembali di 3 TKP yang ada ini berdekatan semua di sekitar komplek pergudangan Bizpark Kota Bandung," kata Irjrn Pol. Hengki, Minggu (18/10/ 2026)


Di Bizpark, polisi menyita sekitar 600 ribu butir obat- obatan tertentu jenis hexymer. Hasil pengembangan juga mengungkap adanya keterlibatan empat orang lainnya. Total tersangka yang ditangkap berjumlah lima orang, yaitu IP, R, MF, F, dan A.


Irjen Pol. Hengki berkata, para tersangka memiliki peran yang berbeda- beda. Ada yang menjadi pembeli, peracik, hingga kurir sekaligus koordinator pengiriman logistik antarwilayah.


"Kelima pelaku yang kini telah diamankan memiliki peran yang terorganisasi secara rapi dalam sindikat gelap tersebut. Ada pelaku yang bertindak sebagai pembeli atau pemesan, peracik bahan kimia, hingga kurir sekaligus koordinator pengiriman logistik antarwilayah," ucapnya.


Selain menyita ratusan ribu pil siap konsumsi jenis Hexymer dan Tramadol berwarna putih botolan isi seribu butir, aparat juga menyita drum-drum cokelat. Drum tersebut berisi bahan baku kimia seberat tonan serta mesin cetak berkecepatan tinggi dan alat pemanas (oven/dryer).


"Berdasarkan keterangan teknis dari Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, peralatan mesin cetak otomatis yang ditemukan di dalam gudang mampu memproduksi sedikitnya 8 juta butir pil obat keras dalam waktu satu hari. Jika seluruh timbunan bahan baku yang ada di lokasi selesai diproduksi, jumlahnya ditaksir mencapai 250 juta hingga 256 juta butir," katanya.


Dia menyebut obat-obatan itu diedarkan di dalam dan di luar Jawa Barat. Itu terbukti dari pengungkapan pertama di Tol Purbaleunyi.


"Dari satu orang tersangka pada hari Jumat jam 18.00 di Kilometer 125 Tol Purbaleunyi, kita amankan 600.000 butir Hexymer yang akan dibawa menuju Jakarta. Dari pengembangan sampai hari Minggu, kita amankan kembali empat orang di tiga TKP Kompleks Pergudangan Bizpark Kopo, sehingga total ada lima tersangka," kata dia.


Sejumlah barang bukti lainnya turut disita, diantaranya buku tabungan, rekening bank penampung dana, satu unit laptop yang memuat catatan transaksi penjualan obat, dan puluhan unit telepon seluler yang digunakan sindikat untuk berkomunikasi.


"Aktivitas gudang tersebut disewa tersangka sekitar 22 hari lalu. Meski demikian, kepolisian kini tengah mendalami hal tersebut," bebernya.


Kini kelima tersangka dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga akan memburu keterlibatan pihak lain guna memberantas peredaran narkotika.


Bandung, 18 Oktober 2026


Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Publisher Red W86 

Kapolda Kalbar Pastikan Pelayanan Operasi Katarak Berjalan Optimal, Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

By On Oktober 17, 2026


Www.Warta86.com,-Pontianak, Polda Kalbar – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan fasilitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak sekaligus meninjau pelaksanaan bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat, Sabtu (17/10/2026).


Dalam kunjungannya, Kapolda Kalbar mengecek fasilitas dan ruangan operasi katarak, serta berdialog dengan dokter spesialis mata yang tergabung dalam Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dan tenaga kesehatan terkait kesiapan fasilitas, pelaksanaan tindakan medis, serta pelayanan yang diberikan kepada pasien.


Kapolda Kalbar juga berdialog langsung dengan para pasien untuk mengetahui kondisi dan pengalaman mereka selama mengikuti program operasi katarak. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, sekaligus memberikan perhatian dan dukungan kepada pasien yang tengah menjalani proses pemulihan penglihatan.


Kegiatan ini sejalan dengan program Quick Wins Polri melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menekankan kehadiran Polri secara nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir melalui kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Kabid Humas Polda Kalbar menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kembali penglihatannya serta meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.


Melalui sinergi Rumah Sakit Bhayangkara, PERDAMI, dan tenaga kesehatan, bakti sosial operasi katarak ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kembali kualitas penglihatan, meningkatkan kemandirian, serta menunjang aktivitas sehari-hari.


Kehadiran Kapolda Kalbar dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polda Kalbar untuk terus mendorong pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Polisi Bersama Masyarakat, hadir untuk melayani dan memberikan manfaat nyata.

Publisher Red W86 

Peringati HKGB ke-74, Bhayangkari Peduli Hadir Beri Manfaat Nyata bagi Kesehatan Masyarakat

By On Oktober 17, 2026


Www.Warta86.com,-Pontianak, POLDA KALBAR-Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Operasi Katarak dan Pterygium gratis di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak. Kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 ini menyasar masyarakat umum yang membutuhkan bantuan medis mata. *Sabtu (17/10)*


Kegiatan bernilai kemanusiaan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., M.Hum. Turut hadir mendampingi pimpinan jajaran Pejabat Utama Polda Kalbar, di antaranya Karo SDM, Dirlantas, Dirbinmas, Kabidhumas, Kabiddokkes, serta Karumkit Bhayangkara Polda Kalbar.


Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Daerah Kalbar Ny. Vita Alberd menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi, khususnya RS Bhayangkara, PERDAMI, dan staf Dokkes Polda Kalbar. "Melalui program Bhayangkari Peduli, kita tidak hanya memberikan bantuan medis, tetapi juga berupaya mengembalikan cahaya, harapan, dan kemandirian bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujarnya 


Ia menuturkan bahwa sejalan dengan semangat HKGB ke-74, Bhayangkari hadir tidak hanya mendampingi tugas Polri, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat guna memberikan manfaat nyata. "Kami mendoakan semoga proses operasi berjalan dengan baik, diberikan pemulihan yang cepat, kesembuhan yang optimal, serta dapat kembali melihat dengan jelas sehingga mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik," tambahnya.


Dari pelaksanaan bakti sosial kesehatan ini, tim medis berhasil mengoperasi sebanyak 20 orang pasien, yang terdiri dari 16 pasien katarak dan 4 pasien pterygium.

Publisher Red W86 

Silaturahmi dengan Ulama se-Jatim, Kapolri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

By On Oktober 17, 2026


Www.Warta86.com,-SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolri bersama Ulama se-Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Polda Jawa Timur, para Kapolres jajaran Polda Jawa Timur, serta para ulama dan kiai dari berbagai wilayah di Jawa Timur.


Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan para ulama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur.


Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan doa bersama untuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berulang tahun ke-75 pada 17 Oktober 2026, serta doa bagi kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memasuki dua tahun masa pemerintahan.


Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa kunjungannya ke Polda Jawa Timur menjadi kesempatan untuk menjalin dan mempererat silaturahmi dengan para ulama, kiai, tokoh senior, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur.


“Tujuan saya berkunjung ke Polda Jawa Timur tentunya untuk menjalin silaturahmi bersama ulama, para kiai, para sepuh, dan juga jajaran Forkopimda Jawa Timur,” ujar Jenderal Suyudi.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memohon doa dan dukungan para ulama serta seluruh elemen masyarakat agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian harus senantiasa mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan.


“Kami memohon doa dan dukungan agar bisa melaksanakan tugas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, serta melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini,” katanya.


Kapolri juga memberikan arahan kepada jajaran Polda Jawa Timur agar terus membangun kerja sama yang kuat, mulai dari tingkat pimpinan hingga personel di lapangan.


Menurutnya, sinergi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.


Ia mengingatkan seluruh jajaran agar menjalankan tugas dengan semangat kebersamaan sesuai slogan Polri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.


“Kita menyadari bahwa polisi berasal dari masyarakat. Kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Jawa Timur,” tutur Kapolri.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak insan pers untuk terus berkontribusi melalui penyampaian informasi yang cepat dan positif. Ia turut membuka ruang bagi kritik, masukan, dan saran sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.


“Kalau ada hal-hal yang dirasa menjadi gangguan ataupun pelayanan kita yang kurang maksimal, berikan masukan dan saran agar kita bisa lebih baik lagi dalam bekerja,” ujarnya.


Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Menurutnya, sinergi antara Polri, ulama, pemerintah daerah, media, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Melalui Silaturahmi Kamtibmas tersebut, komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan para ulama diharapkan semakin kuat sehingga upaya menjaga kerukunan, persatuan, serta kondusivitas di Jawa Timur dapat terus terpelihara.

Publisher Red W86 

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

By On Oktober 17, 2026


Www.Warta86.com,-NGANJUK – Kapolri Jenderal Polisi Prof. Dr. H. Suyudi Ario Seto berziarah ke makam Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolri juga mengunjungi museum yang mengabadikan perjalanan dan perjuangan Marsinah.


Kapolri didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.


Setibanya di lokasi makam, Kapolri bersama rombongan mengikuti doa bersama dan melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada Marsinah yang dikenal sebagai salah satu tokoh dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.


Usai berziarah, Kapolri bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolri meninjau sejumlah bagian museum yang menyimpan dokumentasi serta informasi mengenai perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah. Keberadaan museum tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya dalam memahami perjalanan perjuangan pekerja serta nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.


Kompleks Museum Ibu Marsinah sebelumnya telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.


Ziarah dan kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kapolri di Jawa Timur sekaligus momentum untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja.


Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Kapolri beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Publisher Red W86 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *