Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

INFORMASI BOLEH CEPAT, KEBENARAN WAJIB TEPAT! Ketum FRIC H. Dian Surahman: Saring Sebelum Sharing

By On September 22, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA FRIC, — 23 September 2026, Ledakan arus informasi di era media sosial membuat setiap kabar dapat berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya hanya dalam hitungan detik. Namun di tengah derasnya informasi tersebut, masyarakat dihadapkan pada satu tantangan serius: membedakan mana fakta, mana opini, dan mana informasi yang belum teruji kebenarannya.


Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kecepatan sebagai alasan untuk mengabaikan kebenaran.


Menurutnya, kebiasaan langsung mempercayai dan membagikan informasi tanpa melakukan pemeriksaan justru dapat membuka ruang semakin luas bagi penyebaran hoaks.


“Informasi boleh cepat, tetapi kebenaran wajib tepat. Jangan hanya karena sebuah informasi viral kemudian kita menganggapnya benar. Cek sumbernya, cek faktanya, dan pastikan kebenarannya sebelum dibagikan,” tegas H. Dian Surahman.


Ia menekankan bahwa satu kali menekan tombol share mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya dapat menjadi sangat luas ketika informasi tersebut ternyata tidak benar.


Informasi yang keliru dapat menimbulkan keresahan, membentuk persepsi yang salah, memicu kesalahpahaman, bahkan merugikan pihak tertentu.


Karena itu, H. Dian mengajak masyarakat untuk membangun budaya “saring sebelum sharing” sebagai kebiasaan utama dalam menggunakan media sosial.


“Jangan biarkan jari kita lebih cepat daripada pikiran kita. Berhenti sejenak, periksa sumbernya, lihat konteksnya, kemudian pastikan apakah informasi itu benar atau tidak,” ujarnya.


Menurut H. Dian, masyarakat juga perlu lebih waspada terhadap konten yang sengaja menggunakan judul provokatif, potongan video tanpa konteks, foto lama yang dikemas seolah-olah peristiwa baru, maupun narasi yang tidak mencantumkan sumber yang jelas.


"Ia mengingatkan bahwa viral bukan ukuran kebenaran."


Sebuah informasi yang telah dibagikan ribuan atau bahkan jutaan kali tetap perlu diverifikasi. Sebaliknya, informasi yang benar tidak selalu menjadi informasi yang paling viral.


“Jangan ukur kebenaran dari berapa banyak orang yang membagikannya. Ukur dari fakta dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata H. Dian.


FRIC mendorong masyarakat untuk menjadi pengguna media sosial yang tidak hanya aktif, tetapi juga kritis dan bertanggung jawab. Setiap orang memiliki peran dalam menjaga ruang digital agar tidak dipenuhi informasi palsu, provokasi, maupun kabar yang belum terverifikasi.


Dalam konteks tersebut, literasi digital menjadi semakin penting. Masyarakat harus memiliki keberanian untuk mengatakan “belum tentu benar” ketika menemukan informasi yang belum jelas, sekaligus memiliki kedisiplinan untuk melakukan pengecekan sebelum ikut menyebarkannya.


“Kalau sumbernya tidak jelas, jangan buru-buru percaya. Kalau faktanya belum jelas, jangan buru-buru share. Kita semua punya tanggung jawab menjaga ruang digital tetap sehat,” tegasnya.


Pesan Ketum FRIC tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perang melawan hoaks tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, aparat, maupun platform media sosial. 


Masyarakat sebagai pengguna sekaligus penyebar informasi memiliki posisi penting dalam menentukan kualitas ruang digital.


Satu orang yang memilih tidak menyebarkan informasi palsu dapat menghentikan satu rantai penyebaran hoaks.


Sebaliknya, satu unggahan tanpa verifikasi dapat menjadi awal dari penyebaran informasi yang semakin sulit dikendalikan.


Karena itu, FRIC mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan cek sumber, cek fakta dan cek konteks sebagai kebiasaan sebelum membagikan informasi apa pun.


“Mari menjadi pengguna media sosial yang cerdas. Jangan mudah terpancing, jangan mudah percaya, dan jangan menjadi bagian dari penyebaran hoaks. Saring sebelum sharing,” pungkas H. Dian Surahman.


" CEK SUMBER — CEK FAKTA — CEK KONTEKS — BARU SHARE."

Publisher Red W86 

DI HARI JADI KORLANTAS POLRI, SEKJEN DPP FRIC H. DEDEN HARDENING SERUKAN PENGABDIAN TANPA HENTI: KAWAL JALAN RAYA, JAGA KESELAMATAN NEGERI!

By On September 21, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA, FRIC — (22/9/2026) — Hari Jadi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (Sekjen DPP FRIC) H. Deden Hardening, A.Md., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Korlantas Polri yang terus menjalankan tugas di tengah dinamika lalu lintas dan mobilitas masyarakat pyang semakin kompleks.


“Atas nama keluarga besar DPP Fast Respon Indonesia Center, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Korps Lalu Lintas Polri. Semoga seluruh jajaran Korlantas Polri semakin presisi, profesional, humanis, responsif dan semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas H. Deden Hardening.


Menurut H. Deden, lalu lintas bukan sekadar persoalan kendaraan yang bergerak di jalan raya. Di balik setiap perjalanan masyarakat terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dapat diwujudkan secara nyata.


Karena itu, setiap langkah personel Korlantas Polri di lapangan memiliki arti penting bagi masyarakat.


“Keselamatan rakyat di jalan raya bukan sekadar tugas, tetapi amanah pengabdian. Setiap pelayanan, setiap pengaturan, setiap tindakan kepolisian harus bermuara pada hadirnya rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menilai perkembangan jumlah kendaraan, tingginya mobilitas masyarakat serta kemajuan teknologi menghadirkan tantangan baru bagi kepolisian lalu lintas. Kondisi tersebut menuntut pelayanan yang semakin adaptif, cepat, transparan, modern dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.


Menurutnya, transformasi pelayanan lalu lintas harus berjalan seiring dengan penguatan edukasi kepada masyarakat. Budaya tertib berlalu lintas tidak dapat dibangun hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama dari seluruh pengguna jalan.


“Polisi bekerja mengawal dan menegakkan aturan, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan keselamatan. Ketika keduanya berjalan beriringan, maka budaya tertib berlalu lintas akan semakin kuat,” kata H. Deden.


Sekjen DPP FRIC juga memberikan apresiasi terhadap semangat jajaran Korlantas Polri yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. 


Menurutnya, profesionalitas, integritas, kecepatan pelayanan dan komunikasi yang humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.


FRIC, lanjutnya, akan terus mendukung semangat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta keselamatan berlalu lintas.


“Kami dari FRIC akan terus mendukung setiap langkah positif Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Korlantas harus terus bergerak, terus berinovasi dan terus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.


H. Deden Hardening berharap momentum Hari Jadi Korlantas Polri tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi energi baru untuk memperkuat komitmen pengabdian seluruh personel.


“Selamat Hari Jadi Korps Lalu Lintas Polri. Terus bergerak, terus mengabdi, terus kawal keselamatan rakyat. Jadikan setiap tugas di jalan raya sebagai bentuk nyata pengabdian untuk negeri,” pungkas Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening, A.Md.


SELAMAT HARI JADI KORPS LALU LINTAS POLRI.

TERUS BERGERAK.

TERUS MENGABDI.

KAWAL KESELAMATAN NEGERI.

PUBLISHER Red W86 

Kapolri Tegaskan Perempuan Bukan Sekedar Penggerak Perubahan,Tapi Pemimpin Perubahan Global

By On September 21, 2026


Www Warta86.com,-BALI ,  — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membentuk arah perubahan dunia. Perempuan tidak hanya ditempatkan sebagai bagian dari proses perubahan, tetapi juga memiliki kapasitas dan peran penting untuk memimpin perubahan.


Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali, Minggu (20/9/2026).


Mengusung tema “Women Leading Global Change”, konferensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran, partisipasi, serta kepemimpinan perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk di bidang keamanan, penegakan hukum, pelayanan publik, hingga pembangunan masyarakat.


Kapolri menempatkan kepemimpinan perempuan sebagai bagian penting dari transformasi institusi kepolisian dan upaya membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, inklusif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Pesan “Women Leading Global Change” juga menjadi penegasan bahwa keberadaan perempuan dalam institusi kepolisian tidak sebatas memenuhi ruang partisipasi. Lebih jauh, perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengambil peran strategis, menentukan kebijakan, memimpin organisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.


Konferensi IAWP 2026 di Bali mempertemukan polisi wanita dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring internasional, serta membahas pengembangan kapasitas kepemimpinan perempuan di lingkungan kepolisian.


Forum internasional tersebut sekaligus menunjukkan bahwa isu kepemimpinan perempuan dalam kepolisian telah menjadi bagian penting dari agenda keamanan global. Kolaborasi lintas negara dinilai menjadi ruang strategis untuk berbagi praktik terbaik dan memperkuat kapasitas polisi wanita dalam menjawab tantangan yang terus berkembang.


Bali pun menjadi panggung penting bagi pesan tersebut: perempuan bukan hanya hadir untuk mengikuti perubahan zaman, tetapi memiliki kapasitas untuk berada di garis depan dan memimpin perubahan.


Melalui IAWP 2026, semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi polisi wanita dalam menciptakan institusi kepolisian yang profesional, modern, humanis, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah dinamika global.


Konferensi ke-63 IAWP ini sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas polisi wanita dunia, membangun kemitraan internasional, dan menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan merupakan kekuatan penting dalam membangun masa depan keamanan yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Publisher Red W86 

"Situasi Sempat Memanas Saat "Dlh beserta instansi Terkait lakukan Inspeksi terhadap Laporan Warga Atas Persoalan Buruknya Drainase Penginapan "Dream House"

By On September 21, 2026

 


Www.Warta86.com,-Sintang, Kalbar, – .Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang  merespons aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran air buangan dan buruknya sistem drainase yang dikelola oleh Penginapan “Dream House” yang beralamat di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu , Kabupaten Sintang, provinsi Kalimantan Barat,pada Senin 21/9/2026

"Bermula dari laporan resmi warga  atas nama Budi Arpandi. Dalam aduannya, ia mengeluhkan dampak buruk limbah cair serta luapan air drainase dari penginapan tersebut yang diduga mencemari lingkungan sekitar dan memicu banjir serta genangan di pemukiman warga yang konturnya lebih rendah. Saat hujan lebat 


"Plh. Kepala DLH Kabupaten Sintang, Karijito, S.Sos, M.A.P., Yang di wakili Kabid Syaparman melakukan Inspeksi lapangan  pada Senin, 21 September 2026 pukul 09.00 WIB langsung di lokasi pengaduan. DLH , didampingi oleh Sejumlah instansi dan pihak terkait turut hadir dalam kesempatan ini termasuk , Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Perkim) Kabupaten Sintang Lurah Kapuas Kanan Hulu Apriansyah yang selaku Ketua RT/RW. 011/003 Budi Arpandi (Pihak Pelapor) Manajemen Penginapan “Dream House” sebagai pihak pengelola yang diwakili manejer penginapan Tarigan

Dalam kesempatan ini juga pihak perwakilan warga meminta persoalan ini agar Jagan dibiarkan begitu saja tanpa ada solusi dan tindakan dari semua pihak terutama pengelola penginapan karena persoalan ini bukan baru ,dan sudah sampaikan dari tahun 2018 warga sudah melakukan berbagai upaya,agar pihak pengelola penginapan bisa memperhatikan kondisi lingkungan warga sekitar 

" Ruang pertemuan sempat memanas saat menajemen penginapan"Dream House" yang diwakili saudara Tarigan  memberikan jawaban yang terkesan berbelit-belit seakan persoalan tersebut baru kali ini disampaikan,dan berdalih butuh proses yang cukup panjang agar ada persetujuan pemilik, hingga diskusi berakhir semua pihak menyepakati dalam waktu dua Minggu persoalan ini pasti sudah akan ada titik terang 

Penulis: Prl

Publisher Red W86 



Polres Landak Hadirkan Pelayanan SIM Difabel, Wujud Nyata Komitmen Polri untuk Semua

By On September 21, 2026


Www.Warta86.com,-Satlantas ~Polres Landak ~Komitmen Polres Landak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik terus diwujudkan melalui berbagai inovasi pelayanan yang mengedepankan kemudahan, kenyamanan, dan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) Difabel yang diselenggarakan oleh Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Landak, " Senin (21/9/2026) 


Pelayanan ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi penyandang disabilitas dalam memperoleh SIM sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Melalui dukungan petugas khusus serta fasilitas yang disediakan, Satpas Polres Landak berupaya memastikan setiap pemohon mendapatkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan tidak diskriminatif.


Adapun persyaratan yang harus dipenuhi pemohon SIM Difabel meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat keterangan kesehatan, surat lulus uji psikologi, serta tanda bukti kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Dalam mekanisme pelayanannya, petugas khusus akan mengarahkan pemohon menuju area parkir khusus difabel dan menyediakan kursi roda apabila diperlukan. Selanjutnya, petugas menerima serta memeriksa kelengkapan dokumen persyaratan sebelum mengarahkan pemohon untuk mengisi formulir pendaftaran.


Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, pemohon diarahkan menuju loket pembayaran untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) penerbitan SIM sesuai ketentuan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.


Adapun besaran biaya PNBP penerbitan SIM Difabel yang tercantum dalam informasi pelayanan tersebut meliputi:

SIM Baru:

SIM D: Rp50.000.

SIM D1: Rp50.000.

Perpanjangan SIM:

SIM D: Rp30.000.

SIM D1: Rp30.000.


Usai melakukan pembayaran, pemohon menerima slip bukti pembayaran PNBP SIM untuk kemudian diarahkan ke loket khusus. Pada tahapan berikutnya, petugas melakukan registrasi data pemohon melalui sistem komputer berdasarkan data E-KTP, dilanjutkan dengan pengambilan sidik jari, tanda tangan elektronik, dan foto digital.


Bagi pemohon SIM baru, proses pelayanan dilanjutkan dengan mengikuti ujian teori menggunakan perangkat Audio Visual (AVIS). Sebelum ujian dimulai, petugas memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan dan metode penilaian. Setelah ujian selesai, hasilnya diumumkan melalui barcode yang dihasilkan dari aplikasi uji teori SIM. Pemohon yang dinyatakan lulus dapat melanjutkan ke tahapan ujian praktik mengemudi.


Sementara itu, pemohon SIM perpanjangan diarahkan menuju loket cetak sesuai dengan mekanisme pelayanan yang berlaku.


Pada tahapan ujian praktik, petugas memberikan contoh pelaksanaan pada setiap item ujian yang tersedia di lapangan praktik. Pemohon kemudian melaksanakan ujian sesuai arahan dan contoh yang telah diberikan. Bagi pemohon yang dinyatakan lulus uji kompetensi mengemudi, proses dilanjutkan dengan verifikasi data dan pencetakan kartu SIM.


Petugas cetak menyiapkan kartu SIM melalui mesin produksi. Setelah kartu SIM selesai dicetak, petugas memanggil nama pemohon dan menyerahkan kartu SIM kepada pemohon yang telah memenuhi persyaratan serta kompetensi mengemudi sesuai ketentuan.


Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Landak Iptu Risandy Indra Waspada, S.Tr.K., secara terpisah menjelaskan bahwa pelayanan SIM Difabel merupakan bagian dari upaya Polres Landak dalam memberikan pelayanan publik yang mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


“Pelayanan SIM Difabel ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang prima, humanis, dan setara kepada seluruh masyarakat. Kami berupaya memastikan setiap pemohon mendapatkan kemudahan dalam mengikuti seluruh tahapan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kasat Lantas.


Lanjut Kasat Lantas menambahkan, masyarakat diharapkan dapat memahami persyaratan dan mekanisme penerbitan SIM Difabel sebelum mendatangi Satpas Polres Landak. Dengan mengetahui prosedur yang telah ditetapkan, proses pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan efisien.


“ Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya penyandang disabilitas yang akan mengajukan permohonan SIM, agar mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan dengan lengkap. Apabila terdapat hal-hal yang belum dipahami, silakan berkoordinasi dengan petugas Satpas Polres Landak untuk mendapatkan informasi dan pendampingan,” tambahnya.



(Tim Redaksi)

Polda Jabar Terjunkan 2.025 Personel Gabungan Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung

By On September 21, 2026


Www.Warta86.com,-BANDUNG FRIC, -- Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi menggelar Rencana Operasi "Garuda Bakti - 2026" untuk mengawal jalannya perhelatan akbar sepak bola internasional, FIFA ASEAN Cup 2026. Pengamanan berskala besar ini difokuskan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang menjadi lokasi pertandingan Premier Division Grup B pada 24 September hingga 6 Oktober 2026.


Grup B sendiri diisi oleh negara-negara tangguh yakni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Untuk menjamin keamanan turnamen ini, Polda Jabar menyiagakan kekuatan penuh yang terdiri dari 2.025 personel kepolisian. Rinciannya meliputi 605 personel Polda Jabar, 301 personel Polrestabes Bandung, 1.078 personel Polresta Bandung, dan 41 personel Polres Cimahi. Selain itu, Polri juga didukung oleh 290 personel dari instansi terkait, termasuk TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.


"Kami menyadari bahwa ajang berskala internasional ini membawa kebanggaan sekaligus tantangan bagi Jawa Barat. Oleh karena itu, melalui Operasi Garuda Bakti 2026, kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum yang tegas. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk ancaman, baik itu kejahatan jalanan, aksi premanisme, hingga potensi gesekan antarsuporter. Keselamatan pemain, ofisial, dan masyarakat adalah prioritas utama kami, dengan terus mengambil pelajaran dari tragedi masa lalu agar tidak kembali terulang," tegas Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M, Senin (21/9/2026)


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa Operasi ini menargetkan pengamanan menyeluruh, mulai dari VVIP, VIP, ofisial, pemain, wasit, panitia penyelenggara, hingga masyarakat yang hadir menonton. Polri juga memetakan potensi gangguan nyata seperti keberadaan jaringan terorisme, aksi sabotase, kelompok intoleran, hingga rivalitas antarsuporter yang dapat memicu gesekan.


Bandung, 21 September 2026


Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Publisher Red W86 

Apresiasi Mengalir Deras, Gabungan Ormas dan Tokoh Masyarakat Puji Gercep Polres Tanjungbalai Ungkap Bandar Narkoba Vape  jaringan Internasional

By On September 21, 2026


Www.Warta86.com,-TANJUNGBALAI,— Gelombang dukungan dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat membanjiri Markas Kepolisian Resor (Polres) Tanjungbalai, jajaran Polda Sumatera Utara. Puluhan papan bunga ucapan selamat memenuhi halaman Mapolres sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan cepat tanggap (gercep) Personel Satresnarkoba, khususnya Unit II, dalam membongkar jaringan narkoba internasional dan menangkap bandar besar berinisial A.


​Tersangka A diketahui merupakan aktor utama di balik peredaran narkoba jaringan Internasional jenis baru berupa liquid vape (vape getar) yang mengandung zat berbahaya Etomidate. A diamankan Satnarkoba unit II di Loby Hotel Ayola , pada tanggal 16 September 2026 sekitar pukul 20.40 wib . Saat penangkapan ditemukan Vape getar etomidate 14 buah dan obat ekstasi sebanyak 10 butir.


Penangkapan ini dinilai sebagai langkah krusial dalam menyelamatkan generasi muda Tanjungbalai dari ancaman zat adiktif mematikan.


​Koordinator Gerakan Aktivis Bersatu (GAB), Rudi Bakti, S.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Tanjungbalai beserta seluruh jajaran Unit II Satresnarkoba yang bertindak cepat merespon isu yang sempat viral di tengah masyarakat.


​"Apresiasi sebesar-besarnya kami haturkan kepada Bapak Kapolres Tanjungbalai, khususnya Unit II Satresnarkoba atas respon cepatnya terhadap isu viral yang beredar baru-baru ini. Dengan ditangkapnya tersangka A, Polri telah berhasil menyelamatkan ratusan ribu anak bangsa yang berpotensi terpapar maupun yang sudah menjadi pengguna di Tanjungbalai," ujar Rudi Bakti, S.T.


​Dukungan serupa datang dari Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kota Tanjungbalai,  Ia menegaskan bahwa langkah tegas kepolisian ini menjadi angin segar bagi penegakan hukum dan keamanan masyarakat.


​"Kami dari Gerakan Pemuda Ka'bah Kota Tanjungbalai mengacungkan jempol atas ketegasan dan komitmen Polres Tanjungbalai. Penangkapan bandar besar jaringan internasional ini adalah bukti nyata keberpihakan Polri kepada masa depan pemuda. Kami berharap tindakan tegas ini dapat memutus habis mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya di tanah Tanjungbalai," tegasnya .


​Sebagai bentuk komitmen moral dan penghormatan atas dedikasi jajaran Polres Tanjungbalai, deretan karangan bunga tampak menghiasi Mapolres Tanjungbalai dari berbagai pihak, di antaranya:


​* Gerakan Aktivis Bersatu

​* Gerakan Pemuda Ka'bah  Kota

Tanjungbalai

* Pengiat Sosial Tanjung Balai 

​*  Masyarakat Anti Etomidate 

* Tokoh Pemuda Tanjungbalai

* ​ Aktivis Pemuda Tanjung balai 

* ​Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda    Kota Tanjungbalai

* ​Insan Media Online Tanjungbalai

* DPP Garisu 

* Gerakan Pemuda Merdeka Anti Narkoba 

​Serta belasan Aliansi, Ormas, dan OKP se-Kota Tanjungbalai.


​Keberhasilan penyingkapan kasus vape getar jaringan Internasional yang berisikan Etomidate ini membuktikan integritas serta kesiapsiagaan Polres Tanjungbalai dalam melindungi masyarakat dari modus-modus baru kejahatan narkotika. Masyarakat berharap sinergi antara kepolisian dan elemen sipil terus terjalin erat demi mewujudkan Kota Tanjungbalai yang bersih dari narkoba (Bersinar). *(Tim)*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *