Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kadiv Humas Polri Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-65, Dorong Generasi Muda Perkuat Kemandirian Bangsa

By On Agustus 14, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA , 14 Agustus 2026 — Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 yang diperingati tahun ini dengan mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”


Momentum Hari Pramuka tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kontribusi generasi muda dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian bangsa.


“Selamat memperingati Hari Pramuka ke-65. Semoga semangat Pramuka terus tumbuh menjadi energi positif bagi generasi muda untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.


Menurutnya, semangat kepramukaan memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan masa depan bangsa.


Tema Hari Pramuka ke-65 yang menitikberatkan pada dukungan terhadap swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045 juga dinilai relevan dengan tantangan pembangunan nasional.


Generasi muda tidak hanya dituntut menjadi penerus bangsa, tetapi juga harus mampu mengambil peran sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan strategis, termasuk ketahanan pangan.


“Semangat gotong royong, kemandirian, kedisiplinan dan kepedulian yang menjadi nilai-nilai dalam Gerakan Pramuka harus terus dihidupkan. Generasi muda harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.


Irjen Pol. Johnny juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045.


Dalam konteks tersebut, Gerakan Pramuka memiliki ruang besar untuk menanamkan nilai kebangsaan sekaligus membangun kepedulian generasi muda terhadap persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, hingga ketahanan pangan.


Peringatan Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat “Satya dan Darma” dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Polri pun terus mendorong terciptanya generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.


“Jadikan Hari Pramuka sebagai momentum untuk terus bergerak, berkarya dan mengabdi. Mari bersama-sama memantapkan langkah menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kadiv Humas Polri.


Semangat Pramuka adalah semangat pengabdian. Dari generasi muda yang tangguh, lahir Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdaulat.

Red W86 

Polemik PETI Kotanopan Kian Memanas, Bupati Tegaskan Nasib Kades Singengu Julu Ditentukan Pekan Depan

By On Agustus 14, 2026


Www Warta86.com,-PANYABUNGAN – Polemik dugaan keterlibatan oknum Kades Singengu Julu Maraginda Hakim Nasution dalam kasus PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) kini memasuki babak baru dan kian memanas.  Bupati Mandailing Natal (Madina) Saifullah Nasution memastikan proses pemeriksaan Kades yang kerap disebut dengan inisial GD terus berjalan secara intensif, objektif, prosedural, transparan sesuai mekanisme yang berlaku dan kini hanya menunggu hasil ekspose resmi pada pekan depan. 


Melalui rilis resmi bernomor 555/4106/KOMINFO/2026 yang sampai ke meja redaksi (Jumat, 14/08), Pemkab Madina mengkonfirmasi bahwa oknum Kades GD beserta saksi-saksi terkait telah memenuhi seluruh panggilan pemeriksaan tanpa ada kendala mangkir. 


"Inspektorat Madina telah rampung menyelesaikan pemeriksaan lapangan dan pengumpulan keterangan berdasarkan Surat Tugas Nomor 094/872/ST/Insp/2026. Oknum Kades GD dan pihak terkait dipastikan tidak mangkir namun kooperatif selama proses panggilan," sebut Plt. Kadis Kominfo Madina, Muhammad Syail Lubis, ST, M.M menjawab daftar konfirmasi jurnalis dan derasnya gelombang desakan publik yang menyorot tajam dugaan keterlibatan oknum Kades yang selama ini dikenal arogan dan kebal hukum. 


Muhammad Syail juga  menyatakan bahwa Bupati berkomitmen penuh pada penegakan supremasi hukum tanpa intervensi. Segala keputusan berbentuk administratif wajib merujuk pada hasil pemeriksaan resmi tanpa adanya campur tangan dan tekanan dari pihak manapun


"Bupati Madina berkomitmen agar setiap keputusan didasarkan pada koridor hukum yang berlaku. Hal ini demi menjaga kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan desa yang baik," sebut Syail mengutip sikap Bupati. 


Langkah krusial berikutnya adalah gelar hasil pemeriksaan (ekspose) internal Inspektorat yang dijadwalkan pada pekan depan. Hasil ekspose inilah yang akan menjadi penentu ada tidaknya pelanggaran, bentuk sanksi, hingga potensi penyerahan kasus ke ranah pidana.


"Agenda penentu adalah gelar hasil pemeriksaan atau ekspose internal pada pekan depan. Pemkab berjanji akan membuka hasil ekspose perkara ini kepada media dan publik segera setelah proses internal selesai minggu depan" tegas Syail. 


Secara sistematis tambah Syail, Pemkab Madina juga akan mengintegrasikan penanganan kasus ini dengan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban PETI yang dibentuk lewat SK Bupati tanggal 23 Juni 2026.


"Pemkab tidak menutup mata pada potensi pelanggaran dan unsur pidana. Apabila ekspose internal menunjukkan bukti pelanggaran hukum, Pemkab Madina bersama Satgas akan langsung berkoordinasi dengan Polres Madina untuk tindakan hukum lebih lanjut," pungkas Syail.


Pemerintah tambah Syail juga merespons langsung tuntutan aliansi aktivis dan organisasi lingkungan yang mendesak pemberhentian sementara Kades GD selama masa pemeriksaan. 


"Pemkab menegaskan sanksi administratif baru bisa dijatuhkan secara sah setelah rekomendasi resmi Inspektorat keluar pasca-ekspose" tutupnya. 


Merespon hal ini, Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemantau Kebijakan Pemerintah (AMP2K) Pajarur Rohman Nasution dan Direktur The Madina Green Institute (TMGI) Ridwandi Nasution mengingatkan agar Bupati Mandailing Natal Saifullah Nasution jangan terkesan bersandiwara dan main-main dalam menjatuhkan sanksi kepada pejabat publik yang teridenrifikasi kuat terlibat dalam dugaan tindak pidana kejahatan lingkungan. 


"Publik Madina telah lama gerah dan cukup bersabar menunggu hasil ekspose pemeriksaan Kades GD ini. Namun terlihat lamban dan terkesan hanya memenuhi formalitas birokrasi. Kita berkomitmen akan kawal ketat kasus ini. Bila putusannya nanti mengecewakan publik dan Kades GD juga tidak dicopot dari jabatan Kepala Desa, maka kami memastikan akan turun ke jalan dengan eskalasi massa yang besar dan melaporkan secara resmi sikap Bupati kepada Presiden dan Kapolri atas dugaan penyalahgunaan jabatan (abused of power) serta dugaan melakukan pembiaran serta perlindungan kepada para mafia tambang yang telah melakukan perusakan alam yang massif dan destruktif" tegas keduanya.

(Magrifatulloh)

Dhanil Ginting Apresiasi Kebersihan dan Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Deliserdang Sehat

By On Agustus 13, 2026


Www.Warta86.com,-LUBUK PAKAM,-Anggota DPRD Deliserdang  Daerah Pemilihan (Dapil) 6, M. Dhanil Ginting, mengapresiasi kebersihan, ketertiban, serta pelayanan RSUD Drs. H. Amri Tambunan Apresiasi itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung hari ini  kondisi rumah sakit sekaligus memastikan penanganan terhadap pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu , Kamis (13/8/26).


Dhanil mengatakan, kunjungan tersebut berawal dari informasi yang diterimanya dari Eko terkait kondisi pasangan pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.


“Dua hari yang lalu Eko telepon saya. Dia bilang ada yang sakit. Kita coba rumah sakit Amri Tambunan. Jangan cuma sedikit, kita juga mau lihat, bersih tidak di sana,” ujar Dhanil saat berada di RSUD Drs. H. Amri Tambunan.


Ia mengaku sengaja datang langsung untuk melihat kondisi rumah sakit sekaligus memastikan pelayanan terhadap pasien berjalan dengan baik. Dari hasil peninjauannya, Dhanil menilai kondisi rumah sakit cukup bersih dan pelayanan tenaga kesehatan ramah.


“Saya lihat rumah sakitnya bersih. Ibu-ibu semua cakep dan ramah. Jadi hari ini saya merasa puas sebagai anggota DPRD dari Partai Gerindra,” katanya.


Dhanil juga menyoroti aturan pembatasan jumlah pengunjung pasien. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan bentuk ketidakramahan rumah sakit, melainkan bagian dari upaya menjaga kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.


Ia menilai pembatasan pengunjung penting agar pasien dapat beristirahat dengan baik, sekaligus menjaga kebersihan, ketertiban dan tingkat kebisingan di ruang perawatan.


“Kalau satu pasien dijaga sampai sepuluh orang, pasien tidak bisa istirahat. Rumah sakit harus menjaga ketertiban, kebersihan dan kebisingan. Ini bukan berarti rumah sakit marah kepada keluarga pasien,” tegasnya.


Dhanil berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia juga menyatakan siap mendukung program pemerintah daerah selama memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


“Kalau ada kekurangan, kita sama-sama dukung untuk diperbaiki. Kalau mau sempurna itu milik Allah SWT. Tidak ada manusia yang sempurna,” ujarnya.


Selain pelayanan rumah sakit, Dhanil turut menyoroti akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.


Menurutnya, luas wilayah Deli Serdang dengan 22 kecamatan dan belasan kelurahan menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan yang merata.

Ia berharap ke depan akses kesehatan semakin dekat dengan masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun fasilitas kesehatan.


Sementara itu, Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, menjelaskan pasien yang menjadi perhatian Dhanil merupakan pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu.


Keduanya masuk ke rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).


“Suaminya mengalami patah tulang di tulang paha, sedangkan istrinya mengalami kelemahan pada anggota gerak tubuh. Besok paginya langsung dilakukan tindakan operasi untuk suaminya,” jelas Erlinda.


Pasien tersebut adalah Rianto Agus Salim (47), warga Jalan Irian Barat, Pasar 7 Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sementara istrinya, Rini Andria Ningsi (37), juga mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.


Erlinda menegaskan, masyarakat Deliserdang yang tidak mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah menyiapkan program bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.


pasangan tersebut mendapatkan pelayanan melalui program Paspula yang diperuntukkan bagi warga Deliserdang kurang mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan. Data pasien selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan kepesertaan BPJS PBI.


“Untuk orang tidak mampu di Kabupaten Deli Serdang, ada program dari Bapak Bupati namanya Paspula. Warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke program tersebut,” katanya.


Selain Paspula, rumah sakit juga menerapkan program Pas Jempol. Melalui program tersebut, identitas dan data pasien terintegrasi sehingga masyarakat cukup melakukan pemindaian sidik jari ketika mengakses pelayanan kesehatan.


“Semua sudah direkam jempolnya. Jadi pasien yang berobat ke rumah sakit maupun puskesmas cukup membawa jempolnya. Dipindai, kemudian muncul data-data pasien,” jelas Erlinda.


Erlinda mengajak masyarakat Deliserdang tidak ragu mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Ia memastikan fasilitas dan layanan medis di rumah sakit tersebut terus dikembangkan.


“Untuk masyarakat Deliserdang, mari sama-sama mendukung Bapak Bupati untuk Deli Serdang sehat. Kami dari rumah sakit umum menyediakan fasilitas pelayanan yang sudah lengkap,” ujarnya.


Ia menyebut sejumlah layanan telah tersedia, mulai dari pelayanan penyakit dalam, bedah, mata hingga pelayanan lainnya. Bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan, tersedia sejumlah skema bantuan dari pemerintah.


Rianto dan Rini pun menyampaikan terima kasih kepada M. Dhanil Ginting yang telah membantu mereka mendapatkan penanganan, serta kepada jajaran RSUD Drs. H. Amri Tambunan atas pelayanan yang dinilai ramah dan baik.


Mereka juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Deliserdang atas bantuan melalui program Paspula sehingga biaya perawatan selama menjalani pengobatan dapat ditanggung.


Apresiasi tersebut menjadi gambaran bahwa sinergi antara pemerintah daerah, legislatif dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses pengobatan secara layak dan manusiawi.


Turut di Dampingi Kegiatan Tersebut dr.Prana Jaya , S,Kep. Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis. *(Tim)*

Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kapolres Melawi Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Sintang

By On Agustus 12, 2026


Www.Warta86.com,-Polres Melawi Polda Kalbar– Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Melawi melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sintang, Rabu (12/8/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas dan koordinasi antara Polres Melawi dengan Kejaksaan Negeri Sintang dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.


Rombongan Kapolres Melawi diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Taufik Effendi, S.H., M.H., didampingi Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sintang, Rasyid Kurniawan, S.H., serta Kasubag Pembinaan Kejaksaan Negeri Sintang, Ngadiono, S.H.


Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan ramah tamah dan komunikasi terkait pentingnya membangun hubungan kelembagaan yang harmonis serta sinergis dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., menyampaikan bahwa silaturahmi dan koordinasi antarlembaga penegak hukum merupakan bagian penting dalam menciptakan penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.


“Sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang terbaik kepada masyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan setiap permasalahan dapat ditangani secara optimal,” ujar Kapolres.


Sebagai bentuk kenang-kenangan dan mempererat hubungan kelembagaan, Kapolres Melawi juga menyerahkan plakat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Taufik Effendi, S.H., M.H.

Kegiatan kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Polres Melawi berharap hubungan baik dan sinergitas bersama Kejaksaan Negeri Sintang dapat terus terjalin serta semakin kuat dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.


Humas Res Mlw (Arb) 

#PresisiNOW

#PolresMelawiSiap

#Red W86 

Kolaborasi Polwan Polda Kalbar dan Komunitas Seni Pontianak, Sabet Juara 3 Lomba Kreasi Lagu dan Koreografi tingkat Nasional

By On Agustus 12, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA, Polda Kalbar — Melalui kolaborasi apik antara personel kepolisian dan Komunitas Seni Kalbar, Polda Kalbar sukses menyabet Juara 3 Nasional dalam ajang Lomba Kreasi Lagu dan Koreografi Nusantara Bhayangkara yang digelar oleh Divisi Humas Polri, Kamis (13/8). 



Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Penampilan yang memukau di panggung nasional tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat. Polda Kalbar secara khusus menggandeng talenta-talenta berbakat dari Komunitas Senin Kalbar, mulai dari seniman tari hingga olah vokal untuk berkolaborasi langsung dengan para anggota Polri. 



Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas prestasi yang berhasil dibawa pulang ke Bumi Khatulistiwa tersebut.

  

Ini adalah hasil sinergi dan kolaborasi Polwan Polda Kalbar bersama Komunitas Seni Kalbar serta hasil latihan dan kerja keras sehingga berhasil mengharumkan nama Kalbar dengan menyabet juara dalam Lomba Kreasi Lagu dan Koreografi Nusantara Bhayangkara yang digelar oleh Divisi Humas Polri yang di laksanakan oleh panitia pusat dalam rangka peringatan hari bhayangkara ke 80 di Jakarta.


"Prestasi ini merupakan wujud dedikasi, kreativitas, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran serta Komunitas Seni Kalbar dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80," ujar. Bambang.



Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim kolaborasi yang terdiri dari unsur anggota Polri dan perwakilan Komunitas Seni Kalbar, yaitu:



1. Ipda Yolanda Pertiwi (Bidhumas)

2. Brigpol Kristina W. Marbun (Ditresnarkoba)

3. Bripda Meliana Musda (Ditintelkam)

4. Bripda Laura Oktaviaren (Ro SDM)

5. Bripda Ryo Aprisa Putra (Ditpolairud)

6. Bripda Bastanta Imanuel Sipayung (Ditsamapta)

7. Ronald Elisa, S.Pd., M.Pd. (Umum) 

8. Jesica Yosepina Echi, S.Pd. (Umum) 

9. Cristina Wulandari, S.E. (Umum) 

10. Heri Saputra (Umum) 

11. Fransiskus Alpino (Umum) 

12. Donata Diaglona, S.A.P. (Umum) 

13. Gregorius Argo (Umum) 



Capaian gemilang di bidang seni dan budaya ini menjadi bagian dari deretan prestasi membanggakan yang diborong oleh perwakilan Kalimantan Barat pada ajang nasional bergengsi tersebut, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.

Red W86 

Maman Suratman Desak Pelaku Curas Yang Menewaskan Ibu dan Balita di Kuala Behe Dihukum Mati

By On Agustus 12, 2026


Www.Warta86.com,-Mempawah, 13 Agustus 2026.

Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang ibu, Asniwati, dan anak balitanya di Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, mendapat perhatian serius dari Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman.

Dalam kasus tersebut, Suk dan Bah disebut sebagai terduga pelaku. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan posisi tangan terikat. Selain mengakibatkan hilangnya dua nyawa, peristiwa tersebut juga diduga menyebabkan kerugian berupa uang tunai sekitar Rp135 juta dan emas sekitar 30 gram.

Maman Suratman menilai, apabila seluruh fakta hukum dan alat bukti dalam proses penyidikan serta persidangan membuktikan keterlibatan para terduga pelaku, maka perkara ini harus dituntut dan diproses dengan hukuman maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk hukuman mati apabila seluruh unsur pidananya terpenuhi.

“Ini bukan sekadar pencurian. Jika benar dilakukan dengan kekerasan hingga menghilangkan nyawa seorang ibu dan anak balitanya, maka kejahatan ini merupakan tindakan yang sangat keji dan harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya,” tegas Maman Suratman.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut perkara tersebut secara profesional, transparan, dan menyeluruh, termasuk memastikan motif, peran masing-masing terduga pelaku, serta seluruh rangkaian peristiwa hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kita harus memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Jangan sampai nyawa ibu dan anak yang tidak berdosa seolah tidak memiliki nilai. Jika di persidangan terbukti memenuhi syarat untuk pidana mati, saya mendesak jaksa menuntut hukuman maksimal dan hakim menjatuhkan putusan yang setimpal,” ujarnya.

Maman menegaskan, pernyataan tersebut merupakan bentuk keberpihakan terhadap korban dan penegakan hukum, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menyerahkan pembuktian kepada proses hukum.

“Hukum harus tegas terhadap kejahatan yang merenggut nyawa. Keadilan bagi korban bukan sekadar hukuman, tetapi pesan bahwa negara hadir melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Red

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

By On Agustus 10, 2026


Www.Warta86.com,- Sintang, Kalbar,-Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melepeas keberangkatan 460 orang prajurit Batalyon 642 Kapuas menuju Papua di Markas Batalyon 642 Kapuas pada Selasa, 11 Agustus 2026.


Bupati Sintang saat melepas keberangkatan pasukan Batalyon 642 Kapuas tersebut didampingi langsung oleh Komandan Batalyon 642 Kapuas Letkol Inf Jefry M. Tampubolon, Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno dan anggota Forkopimda Kabupaten Sintang yang lainnya. 

Pada acara pelepasan tersebut, tampak ratusan keluarga dari prajurit yang akan berangkat turut hadir di Lapangan Batalyon 642 Kapuas.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala dengan menggunakan Handy talky miliki Komandan Batalyon 642 Kapuas menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh pasukan Batalyon 642 Kapuas selalu di lindungi Tuhan Yang Maha Esa sehingga sukses dalam menjalankan tugasnya.

“saya berdoa dan berharap juga, yang berangkat dan pulang kembali ke Sintang, jumlahnya sama. Semuanya kembali dalam keadaan sehat” doa Bupati Sintang melalui Handy talky dan didengar oleh seluruh prajurit Batalyon 642 Kapuas

 Tujuan utama keberangkatan batalyon TNI menuju Papua adalah untuk melaksanakan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan  dan Pengamanan Wilayah di perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini.

Adapun tugas pokok batalyon TNI di daerah operasi adalah Penjagaan Perbatasan, Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia  dan mengaman patok-patok batas negara. Dalam hal Stabilitas Keamanan: Membantu Polri dan aparat setempat dalam menjaga stabilitas keamanan dari ancaman kelompok separatis. 

Ada juga tugas Pembinaan Teritorial dengan Hadir di tengah masyarakat pedalaman untuk membantu meningkatkan kualitas hidup, memberikan pelayanan kesehatan, serta mengajar.Cegah Kriminalitas: Mencegah kegiatan ilegal, seperti penyelundupan barang dan pelintas batas ilegal di wilayah terpencil.

Red W86 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *