Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Hasil Rapat Pleno PWI Kalbar, Deska Irnan Syafara Dicopot dari Jabatan Sekretaris

By On Juli 03, 2026

Www.Warta86.com,-JAKARTA - Pengurus Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mengesahkan perubahan susunan kepengurusan PWI Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Surat Keputusan Nomor: 086-PGS/PP-PWI/VII/2026. 


Salah satu poin penting dalam surat keputusan tersebut adalah pemberhentian Deska Irnan Syafara dari jabatan Sekretaris PWI Kalbar. 


Perubahan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat pleno Pengurus PWI Kalbar yang kemudian mendapat pengesahan dari Pengurus PWI Pusat.Dasar pergantian anggota pengurus PWI Provinsi ditegaskan dalam Bab V Anggaran Rumah Tangga (ART) PWI Tahun 2026 Pasal 14 ayat (9) dan (10) yang menyebutkan bahwa penggantian anggota pengurus PWI Provinsi yang tidak aktif selama enam bulan dan/atau hasil evaluasi kinerjanya tidak sesuai, diputuskan melalui rapat pleno PWI Provinsi.


“Perlu kami tegaskan, Deska Irnan Syafara sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris PWI Kalbar. Itu merupakan keputusan hasil rapat pleno yang telah disahkan oleh PWI Pusat,” ujar salah seorang pengurus PWI Kalbar, Zainul Irwansyah, Kamis (2/7/2026).


Selain pergantian jabatan sekretaris, Surat Keputusan tersebut juga menetapkan Muhammad Al Jauhari sebagai Sekretaris  dan Wawan Suwandi resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara PWI Kalimantan Barat hingga berakhirnya masa bakti kepengurusan pada 30 Maret 2029.


Perubahan kepengurusan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja serta memperkuat tata kelola organisasi di tingkat provinsi.


Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat pleno Pengurus PWI Kalimantan Barat  9 Juni 2026 dan disyahkan melalui rapat  pengurus PWI Pusat  pada 1 Juli 2026. Dengan terbitnya Surat Keputusan Nomor 086-PGS/PP-PWI/VII/2026, susunan kepengurusan PWI Kalimantan Barat yang sebelumnya tertuang dalam SK PWI Pusat Nomor 012-PGS/PP-PWI/LXXIX/X/2025 resmi mengalami perubahan.


Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Ganih Otto, serta Sekretaris Jenderal M. Selamet Susanto sebagai bentuk pengesahan atas perubahan susunan kepengurusan PWI Kalimantan Barat.



Dalam kepengurusan terbaru, Kundori tetap menjabat sebagai Ketua PWI Kalimantan Barat, didampingi Muhammad Al Jauhari sebagai Sekretaris dan Wawan Suwandi sebagai Bendahara.


Dengan kepengurusan yang telah disahkan tersebut, PWI Kalimantan Barat diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi internal organisasi serta menjalankan program kerja secara efektif hingga berakhirnya masa bakti kepengurusan.

Red

Penangkapan Bandar Narkoba di Tumbang Kalemai Katingan:1 Polisi Gugur 2 Lainnya Dalam Proses Pencarian

By On Juli 02, 2026

 

Www.Warta86.com,- KATINGAN, – Kericuhan terjadi saat Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Rabu 1 Juli 2026 hingga Kamis dini hari. Akibatnya, 1 anggota Polri meninggal dunia dan 2 anggota lainnya masih dalam pencarian.

" Dikutip dari media online Media Kalbar "Peristiwa berawal dari laporan masyarakat soal peredaran narkotika jenis sabu di desa tersebut. Berdasarkan informasi itu, Kasat Resnarkoba Polres Katingan memerintahkan penyelidikan terhadap seorang terduga pengedar berinisial BIO, yang disebut merupakan residivis kasus sabu.

Awal Penangkapan Berujung Perlawanan
Sekitar pukul 21.00 WIB, tim bergerak ke Desa Tumbang Kalemei dan tiba pukul 00.30 WIB. Pasukan dibagi 2 tim. Tim 1 berjumlah 9 orang dipimpin Kasat Resnarkoba mendatangi rumah terduga TO alias BIO. Tim 2 berjumlah 3 orang standby di SMPN.

Setibanya di lokasi, BIO berhasil diamankan Aipda Yudhie. Namun saat itu muncul seorang laki-laki dari dapur membawa parang dan mengarahkannya ke Briptu Dedi. Pelaku berhasil dilumpuhkan dibantu Bripda Ferdy.

Tak lama, dua orang lainnya muncul dari kamar dengan parang dan mengayunkan ke arah Kasat Resnarkoba. Aiptu Sumariyanto sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Tembakan berikutnya dilepaskan untuk melumpuhkan hingga salah satu pelaku tergeletak di depan pintu.

Massa Bergerak, Polisi Dievakuasi
Keluarga korban histeris dan mengundang warga sekitar keluar rumah dengan parang dan senjata api rakitan. Melihat situasi memanas, Tim 1 mundur dan meminta bantuan personel tambahan ke Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Tim 1 sempat bersembunyi ke pulau kecil di tengah sungai. Kasat Resnarkoba terjun ke sungai. Warga tetap melakukan perlawanan dengan menembak menggunakan senpi rakitan.

Bripka Jhon Trio dan Bripda Nopandri menghubungi Brigpol Ika dari Tim 2 untuk meminta tolong ke Polsek Katingan Tengah. Kasat Resnarkoba juga menghubungi Kapolres Katingan.

Tim 2 sempat dikejar mobil dan dihadang warga bersenjata rakitan, balok, dan parang, namun berhasil sampai ke Polsek Katingan Tengah dengan selamat.

1 Gugur, 2 Masih Hilang
Saat Tim 1 berupaya berenang dari pulau, Aiptu Sumariyanto, Aipda Yudhie, dan Bripda Nopandri kelelahan dan kembali ke pinggir sungai yang sudah dipadati warga. Sementara Bripka Jhon, Briptu Dedi, Briptu Kristian, Bripda Ferdy, dan Bripda Eko berhasil menyelamatkan diri ke hutan.

Hingga berita ini diturunkan, 9 anggota Satresnarkoba berhasil dievakuasi Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.

Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia di sebuah lanting. Sedangkan Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana belum diketahui keberadaannya dan masih dalam proses pencarian dan penyisiran di sepanjang sungai. 

Red

PIMPIN UPACARA HARGANAS KE-33, SEKDA KALBAR TEKANKAN PENTINGNYA PERAN AYAH DALAM MEMBANGUN KELUARGA TANGGUH

By On Juli 02, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 yang mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (1/7/2026).



Upacara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.


Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa peringatan HARGANAS tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya, tema "Ayah Wajib Hadir" sangat relevan di tengah upaya Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.


"Bonus demografi hanya akan menjadi kekuatan apabila setiap keluarga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing. Jika keluarga kuat, maka bangsa juga akan semakin kuat," ujarnya.


Harisson menjelaskan, keluarga memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. Namun, di tengah berbagai dinamika global yang penuh ketidakpastian, keluarga juga dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks.


Ia menilai, perkembangan teknologi digital telah menghadirkan ancaman baru yang sering kali tidak disadari. Melalui perangkat digital yang digunakan setiap hari, anak-anak dapat dengan mudah terpapar berbagai konten yang berpotensi memengaruhi karakter dan masa depan mereka apabila tidak mendapatkan pendampingan dari orang tua.


"Kita sedang menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian, sementara ancaman terhadap anak-anak kini tidak selalu datang secara langsung. Gadget dan media digital dapat menjadi pintu masuk berbagai pengaruh negatif apabila orang tua tidak hadir mendampingi," ungkapnya.


Karena itu, Harisson menekankan bahwa kehadiran seorang ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah. Seorang ayah juga harus hadir secara emosional, menjadi teladan, membangun komunikasi, serta memberikan perhatian kepada istri dan anak-anak.


"Itulah makna dari tema Ayah Wajib Hadir. Kehadiran yang dimaksud bukan sekadar berada di rumah, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga," katanya.


Ia mengajak para ayah membangun komunikasi yang hangat melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti memanfaatkan waktu makan bersama tanpa gangguan telepon genggam.


"Saat makan bersama, simpan terlebih dahulu handphone. Gunakan kesempatan itu untuk berbincang, mendengarkan cerita anak-anak, memahami apa yang mereka alami, serta membangun kedekatan di dalam keluarga," pesannya.


Menurut Harisson, komunikasi yang baik akan menjadi benteng utama dalam membentuk karakter anak. Anak-anak yang merasa didengar dan diperhatikan akan lebih terbuka kepada orang tuanya sehingga tidak mudah mencari pelarian atau pengaruh dari lingkungan yang kurang baik.


Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab mendidik anak bukan hanya berada di pundak seorang ibu. Peran ayah harus berjalan seiring dalam membina keluarga agar tercipta keseimbangan dalam proses pengasuhan.


"Pembinaan keluarga tidak boleh hanya dibebankan kepada ibu. Ayah memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendidik, membimbing, dan membesarkan anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas," tegasnya.


Menutup amanatnya, Harisson berharap peringatan HARGANAS ke-33 menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Ia mengajak seluruh keluarga di Kalimantan Barat untuk menjadikan semangat Ayah Wajib Hadir sebagai gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.


"Mari kita mulai dari rumah masing-masing. Hadirlah bukan hanya secara fisik, tetapi juga dengan perhatian, komunikasi, kasih sayang, dan keteladanan. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang tangguh dan Indonesia yang semakin maju," pungkasnya. (wnd)

Wabup Sintang Hadiri Acara Puncak Hari Keluarga Nasional Ke 33 Tahun 2026

By On Juli 02, 2026


Www.Warta86.com,-Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menghadiri acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke 33 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis, 2 Juli 2026.

Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc dan tamu undangan.   

Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menyampaikan bahwa Pemkab Sintang terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting, salah satunya adalah dengan mengedukasi masyarakat secara khusus keluarga.

“kendala luas wilayah, penyebaran penduduk,  jarak antar kampung yang jauh dan keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan kami. Namun, saya mau menegaskan bahwa Pemkab Sintang memastikan tidak ada satupun anak kurang gizi maupun ibu hamil kurang gizi yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah” tegas Florensius Ronny 

“kami sudah mengedukasi ibu hamil agar rajin mengontrol dan memeriksa kandungan ke petugas yang ada di kampung. Ibu hamil ini, karena merasa sehat, lalu tidak mau memeriksakan kandungannya ke petugas” terang Florensius Ronny

“kalau rutin memeriksakan kandungan, kalau ditemukan ibu hamil kurang gizi itu cepat kita tangani dengan anggaran khusus. Saya juga berharap biskuit bisco ini bisa di sebar ke 20 puskesmas yang ada di Kabupaten Sintang” harap Florensius Ronny

 Momen HUT 80 Tahun Kab. Deli Serdang dan Bhayangkara, Bupati Hadiahkan Fery Kusnadi Penghargaan

By On Juli 01, 2026


Www.Warta86.com,-Deli Serdang,– Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang ke-80 menjadi ajang apresiasi bagi insan kepolisian yang berprestasi. 


Di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (1/7/2026), Bupati Asri Ludin Tambunan menyerahkan penghargaan kepada Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si.,  dan Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH., MH.


Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si.,  memperoleh penghargaan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif melalui pengamanan dan pendekatan humanis Polresta kepada masyarakat.


Selanjutnya, Apresiasi juga diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kinerja Satres Narkoba Polresta Deli Serdang dalam memberantas peredaran narkotika.


Penghargaan yang diterima Kompol Dr. Fery Kusnadi juga sejalan dengan capaian kinerja Satres Narkoba Polresta Deli Serdang sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode tersebut, polisi menangani laporan polisi terkait tindak pidana narkotika, dengan 230 kasus berhasil di ungkap melalui mekanisme penindakan


Dari penindakan itu, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang mengamankan 284 tersangka, terdiri dari 277 laki-laki dan 7 perempuan. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya intensitas penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.


Tak hanya itu, barang bukti yang berhasil disita juga terbilang sangat fantastis. Polisi mengamankan sekitar 90,8 kilogram sabu, 4,49 kilogram ganja, 41 batang pohon ganja, 9.667,5 butir ekstasi, 0,67 gram serbuk ekstasi, 3.250 buah Pod getar (liquid etomidate) , serta 350 sachet happy water.


Data tersebut memperkuat alasan Bupati Deli Serdang memberikan penghargaan kepada Kompol Dr. Fery Kusnadi pada momentum HUT Bhayangkara ke-80. Capaian itu dinilai menjadi bukti nyata komitmen Satres Narkoba Polresta Deli Serdang dalam menyelamatkan ribuan nyawa masyarakat serta generasi muda.


Menanggapi penghargaan tersebut, Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi menyampaikan ucapan Terima Kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Deli Serdang sekaligus menjadikannya sebagai penyemangat untuk meningkatkan kinerja.


"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bisa bekerja lebih baik lagi demi masa depan anak-anak Deli Serdang yang bebas dari narkoba," ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Polresta Deli serdang juga memberikan tali asih dan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.


Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba melalui penegakan hukum yang profesional, terukur, dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika. *(Tim)*

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara

By On Juli 01, 2026


Www.Warta86.com,-Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (01/07/2026). 


Dalam amanatnya, Presiden menegaskan pentingnya peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai agenda strategis nasional, seperti ketahanan pangan, penanganan bencana, menjaga stabilitas harga, hingga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). 


Presiden Prabowo secara khusus menyoroti sejumlah ancaman serius yang harus terus menjadi perhatian bersama, seperti peredaran narkotika, kejahatan siber, korupsi, hingga pertambangan dan perkebunan ilegal yang dinilai sangat merugikan bangsa.


Presiden Prabowo pun memberikan apresiasi atas keberhasilan Polri bersama berbagai lembaga terkait dalam mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judi daring bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, serta mempertahankan nihil insiden terorisme selama beberapa tahun terakhir.


Dalam upacara peringatan tersebut, Presiden Prabowo turut menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri, serta Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.


Sumber: BPMI Setpres


#KemensetnegRI 

#RilisPresiden

Semarak HUT Bhayangkara ke-80: Polda Kalbar Tegaskan Komitmen "Polri Untuk Masyarakat

By On Juli 01, 2026


Www.Warta86.com,-Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan khidmat di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Selasa (1/7). Upacara yang mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat" tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., serta diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Kalbar, personel Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhayangkari, dan tamu undangan.


Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelaksanaan upacara berlangsung penuh khidmat dengan rangkaian penghormatan kepada para pahlawan, pembacaan amanat, serta penampilan berbagai atraksi yang mencerminkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel Polda Kalbar.


Dalam amanatnya, Kapolda Kalimantan Barat menyampaikan bahwa tema "Polri Untuk Masyarakat" bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.


"Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, humanis, serta mampu menjawab berbagai tantangan tugas di era yang terus berkembang. Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan yang harus dijaga dengan integritas, kerja nyata, dan pelayanan yang berkualita” ujar Kapolda Kalbar.


Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak dapat diwujudkan tanpa adanya dukungan dan sinergi dari seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, Polda Kalbar akan terus memperkuat kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media massa, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Barat.


"Saya mengajak seluruh personel Polda Kalbar dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas internal, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian yang tulus, sehingga Polri benar-benar hadir memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi masyarakat” tambahnya.


Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan Polda Kalbar, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, bazar pasar murah, hingga olahraga bersama merupakan implementasi nyata dari tema "Polri Untuk Masyarakat".


"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung. Kami berharap sinergi dan kepercayaan yang telah terjalin antara Polri dan masyarakat Kalimantan Barat dapat terus ditingkatkan, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif untuk mendukung pembangunan daerah," tutupnya.


Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. Dengan semangat "Polri Untuk Masyarakat", Polda Kalbar akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terwujudnya Kalimantan Barat yang aman, damai, dan sejahtera.

Red 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *