Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolres Ketapang Hadiri Penutupan Festival Syair Gulung Tanah Kayong 2026, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya Daerah

By On Mei 24, 2026


Www.Warta86.com,-Ketapang, Polda Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menghadiri kegiatan Penutupan Festival Syair Gulung Tanah Kayong Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Lawang Kekayun Negeri Matan Tanjungpura bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, pada Sabtu (23/05/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Taman Keraton Matan Tanjungpura, Jalan Pangeran Kusuma Jaya, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Dandim 1203/Ketapang Letkol Inf. Zulkarnaen Galib, S.H., Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., Tr.Opsla., perwakilan MURI Indonesia saudara Awan Raharjo, Pangeran Mangkunegara Kerajaan Matan Tanjungpura Uti Faradian, S.Kep., Ners., Ketua Harian Lawang Kekayun Matan Tanjungpura Eka Citra Dandi, S.T., M.T., para tokoh masyarakat, tokoh adat, peserta festival, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan Festival ini membuktikan bahwa budaya daerah memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat serta mampu menjadi perekat dan pemersatu dalam keberagaman. Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang akan terus mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah,” ujar Bupati Ketapang.


Festival Syair Gulung Tanah Kayong Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menjaga, merawat, dan memperkenalkan warisan budaya daerah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda, agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.


Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menyampaikan bahwa Polres Ketapang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan kebudayaan tersebut, termasuk dalam aspek pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.


Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, unsur pemerintah, tokoh adat, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap tertib selama berlangsungnya kegiatan.


Dengan berakhirnya Festival Syair Gulung Tanah Kayong Tahun 2026, diharapkan nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal Kabupaten Ketapang dapat terus berkembang serta menjadi kebanggaan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan budaya dan persatuan.

Red

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

By On Mei 24, 2026


Www.Warta86.com,-Medan,-Turut berduka cita atas matinya masa depan dokter muda di FK UISU. Habis manis sepah dibuang, pepatah ini seakan-akan menggambarkan nasib dari 196 dokter muda di FK UISU.


Matinya rasa empati dekan FK UISU, alih-alih mencarikan solusi tetapi malah mematikan masa depan dan cita-cita anak didiknya begitu saja. 

 Hal itu diketahui dengan dilaporkannya Dekan FK berinisial DR.dr. MS men- *DO* kan 196 dokter muda dan dugaan penahanan sertifikat profesi dokter. 


Kenyataannya pendidikan dokter (umum) dibagi menjadi dua tahapan, pendidikan akademik dan pendidikan profesi yang   adalah satu kesatuan.


Mengikuti sistem pendidikan di Indonesia, diatur dalam kurikulum, dan dibebankan satuan kredit semester (SKS).

Selesai menempuh pendidikan akademik, mendapat ijasah sked, lanjut ke pendidikan profesi (koas) dan sudah menyelesaikan semua kewajiban berKurikulum (mata kuliah pendidikan profesi) dan SKS, tetapi berujung *DO*



Hal ini diketahui pada Jum'at (22/5/2026) sekitar pukul 22.00 Wib dimana saat itu pelapor bernama Mika Wirdani dkk memberikan pernyataannya bahwa, akibat dari tidak diberikannya sertifikat profesi miliknya, beliau di *DO* padahal sudah menyelesaikan seluruh tanggung jawab program pendidikan profesi dokter. Bahkan Mika Wirdani yang mewakili sejumlah rekannya meminta agar aparat benar - benar dapat melihat dan menyelidiki kasus ini dengan objektif. Apalagi akibat adanya kejadian ini, pihaknya menderita kerugian sekitar Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Miliar Rupiah). 


Sementara itu, Rektor UISU Prof Dr. Safrida S.E M. Si  yang mengetahui hal itu ketika diminta konfirmasi oleh awak media ini seakan bungkam. 

Ini adalah cerminan kegagalan berpikir seorang pimpinan.

Hal ini seakan menambah kecurigaan para dokter yang telah berkuliah di kampus tersebut, bahkan dokter yang telah berkuliah dikampus tersebut meminta agar para orang tua yang akan memasukkan anaknya di kampus UISU untuk berfikir dua kali agar hal yang dialami oleh mereka tidak terjadi kepada anak baru nantinya. *(Tim)*

Kapolda Sumsel Tegaskan Perang terhadap Begal, Call Center 110 Disiagakan 24 Jam

By On Mei 24, 2026


Www.Warta86.com,-PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya dalam memberantas aksi kejahatan jalanan, khususnya tindak begal yang meresahkan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli, pengamanan titik rawan, hingga optimalisasi layanan pengaduan masyarakat Call Center 110 yang aktif selama 24 jam.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengatakan seluruh jajaran kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kriminalitas yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas.


“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Kami menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk melakukan tindakan tegas terukur apabila pelaku melawan dan mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat,” tegas Kapolda Sumsel di Palembang, Minggu (24/5/2026).


Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat agar tetap berjalan aman dan kondusif.


Selain penguatan patroli rutin, Polda Sumsel juga mengoptimalkan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat yang menemukan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.


Seluruh personel patroli dan satuan reserse di wilayah hukum Polda Sumsel disebut telah disiagakan guna merespons laporan masyarakat secara cepat dan presisi.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.


“Masyarakat tidak perlu ragu melapor melalui Call Center 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan. Layanan ini beroperasi selama 24 jam sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Nandang.


Polda Sumsel berharap penguatan patroli dan pelayanan cepat tersebut mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif, sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


laporan .(Agus./FRIC .Muara Enim )

Poldasu Pastikan Situasi Medan Aman Pascablackout Sumatera

By On Mei 24, 2026


Www.Warta86.com,-Medan,-Jajaran Polda Sumatera Utara memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca terjadinya pemadaman listrik (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera sejak Jumat malam.


Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan saat menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (23/5) malam mengatakan, pihaknya langsung untuk mengantisipasi dampak blackout yang dipicu gangguan jaringan sistem Muara Bungo, Jambi pada pukul 18.44 WIB.


“Sejak kejadian malam hari, bapak Kapolda bersama seluruh jajaran melaksanakan deteksi dini, patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang muncul akibat blackout tersebut. Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada kejadian menonjol di wilayah Polda Sumut,” ujar Brigjen Pol Sonny Irawan.


Menurutnya, Polda Sumut mengerahkan personel di 29 Polres yang tersebar di 33 kabupaten/kota guna memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman beraktivitas meski terjadi pemadaman listrik di sejumlah daerah.


Sonny juga menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN terkait proses pemulihan listrik. Berdasarkan data terbaru, pemulihan listrik di Sumatera Utara telah mencapai 71,8 persen, sementara khusus Kota Medan mencapai 76,8 persen.


“Kami berharap besok sudah bisa mencapai 100 persen. Koordinasi dengan PLN terus dilakukan baik melalui telepon maupun turun langsung ke lapangan,” katanya.


Selain itu, Polda Sumut juga memastikan distribusi BBM di wilayah Sumut tetap aman dan normal. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU guna mengantisipasi gangguan transaksi barcode akibat kendala jaringan telekomunikasi.

“Untuk stok BBM aman dan normal. Kalau ada kepadatan di SPBU, itu lebih karena masyarakat panik sesaat,” jelasnya.


Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya mengerahkan sedikitnya 365 personel untuk pengamanan malam hari.


Sebanyak 78 mobil patroli dan 58 kendaraan roda dua disiagakan untuk patroli dan pengamanan di titik-titik rawan. Polisi juga menempatkan personel di 29 lokasi yang mengalami pemadaman serta melakukan pengamanan di 91 SPBU di Kota Medan.


“Ada tiga sasaran utama, yakni penjagaan di persimpangan jalan yang masih padam listrik, patroli mobile di lokasi rawan kejahatan jalanan, serta floating personel di SPBU-SPBU,” ujar Calvijn.


Ia mengimbau masyarakat Kota Medan agar tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa karena situasi keamanan tetap terkendali.


Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sumut bersama Kapolrestabes Medan juga meninjau langsung kondisi masyarakat dan aktivitas pengisian BBM di SPBU Coco Jalan Puteri Hijau Medan. *(Tim)*

Warga Berharap Pertamina Tidak Tutup Mata Terkait Indikasi Permainkan Di SPBU Jalan Sintang -Kelam

By On Mei 23, 2026

 


Sintang, Kalbar,Www.Warta86.com,- Kembali permainan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi jenis Biosolar yang terjadi di sebuah SPBU (stasiun pengisian bahan bakar Umum) nomor 64.786.20 yang terletak di jalan Sintang -Putusibau ,tepatnya   di desa jerora, kecamatan Sintang, kabupaten Sintang, provinsi Kalimantan Barat 

Hal tersebut bukan baru terjadi namun sudah berulang  kali terbit di beberapa media online sebelum nya. Namum sampai saat ini belum ada tindakan tegas oleh pihak Pertamina dan aparat penegak Hukum 

Samantara pihak Pertamina sampai saat ini belum memberikan klarifikasi terkait sebuah link berita yang telah dikirimkan ke Sr(Sustainability Raport) Pertamina wilayah Sintang dan sekitarnya, hal tersebut guna mendapatkan tindakan dari pihak Pertamina terkait pengawasan dan penindakan 

Dari informasi yang berhasil di himpun oleh media ini ,dari salah satu pengantri  mengatakan, untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU tersebut setiap pengantri dikenakan tarif yang berbeda , sistem yang diterapkan oleh pihak SPBU tersebut memberikan 30 liter dengan harga het setelah lebih dari itu dikenakan biaya Rp 13.000,- perliter, namun ada juga yang dikenakan total Rp 13.000,- (Tiga belas ribu rupiah) perliter tanpa adanya harga het 

Narasumber juga mengatakan saat ditanya terkait perbedaan tersebut dari pihak SPBU yang bagian nozel ,merasa tersinggung dan pelayanan dianggap tidak ramah kepada konsumen , ungkapnya melalui pesan suara 

Sampai berita ini di tayangkan semua pihak yang di hubungi termasuk sr Pertamina belum memberikan klarifikasi terkait langkah yang akan diambil ,guna keseimbangan pemberitaan team akan terus melakukan konfirmasi kepada semua pihak . 

Team/Red 

Publisher Red W86 



A-PPI Sumut Hardep angkat bicara Pemadaman Massal Sumbagut Rugikan Semua Kalangan, Kepala & Direktur harus Bertanggung Jawab

By On Mei 23, 2026


Www.Warta86.com,-MEDAN,- 24 MEI 2026 Ketua Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Sumut, Hardep, melontarkan kritik keras pagi ini, mengecam  kegagalan total pelayanan PT PLN (Persero) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pasca pemadaman listrik massal yang berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari, melumpuhkan aktivitas dan merugikan masyarakat mulai dari rumah tangga, pedagang kecil, pelaku usaha menengah, hingga kalangan industri besar dan instansi penting di Aceh, Sumut, Riau, dan Sumbar.

 

“Di mana letak keadilan? Di mana hak konsumen yang dijamin undang-undang? Ketika rakyat telat bayar satu hari saja, PLN langsung datang memutus meteran tanpa ampun, denda berlipat, dan harus bayar mahal untuk sambung ulang. Tapi saat PLN gagal menyediakan listrik berjam-jam, yang dapat merusak barang elektronik, mematikan usaha, serta para pedagang membuang bahan makanan, hingga merugikan miliaran rupiah , hanya di jawab ‘maaf, ada gangguan’ saja?  apakah ini adil ? , sewenang-wenang, dan tidak bertanggung jawab!” tegas Hardep dengan nada berapi-api di hadapan awak media, Sabtu pagi ini .

 

Pemadaman yang terjadi sejak Jumat malam pukul 18.44 wib kemarin tak hanya bikin gelap gulita, tapi menghancurkan ekonomi masyarakat .

 

Warga rumahan mengalami makanan di kulkas rusak total, air sumur pompa mati, anak sulit belajar, sakit bertambah parah karena tak ada kipas atau alat bantu kesehatan .


Sedangkan para pedagang UMKM mengalami kerugian dari Es yang mencair, makanan basi, jualan terhenti, pendapatan hilang ratusan ribu hingga jutaan rupiah seketika


Tak hanya masyarakat dan pedagang kecil, para pengusaha menengah & pabrik juga ikut terhenti produksi nya , mesin rusak akibat lonjakan arus saat nyala kembali, kontrak gagal, kerugian miliaran rupiah


Dan  layanan publik juga terkena imbasnya .Rumah sakit terganggu, kantor pemerintahan macet, jaringan komunikasi putus total.

 

Hardep menegaskan, ini bukan sekadar gangguan teknis biasa, tapi bukti kelalaian parah dan kegagalan manajemen PLN. “Sudah berulang kali terjadi, tidak ada perbaikan berarti. Anggaran miliaran diklaim untuk pemeliharaan, tapi hasilnya nol. Ini bukti nyata manajemen PLN Sumbagut tidak becus, abai, dan meremehkan nasib rakyat,” terangnya.

 

Secara tegas A-PPI Sumut secara resmi menuntut ,kepala PLN Wilayah Sumbagut harus mengundurkan diri atau dicopot karena terbukti gagal memimpin dan menjamin pelayanan dasar . Direksi Utama PLN di Jakarta harus turun langsung, memberi penjelasan terbuka, dan bertanggung jawab penuh atas kerugian seluruh masyarakat Sumbagut


APPI juga meminta pertanggungjawaban dari pihak PLN , wajib ganti rugi penuh sesuai aturan: potong tagihan, kompensasi kerusakan barang, dan ganti kerugian usaha—sesuai UU No.30/2009 dan Permen ESDM No.27/2017, bukan sekadar kata maaf.

 

Hardep menilai point penting dari perlakuan tidak adil PLN adalah “Prinsipnya gampang: Kalau rakyat harus bayar tepat waktu, PLN wajib beri listrik stabil terus-menerus. Kalau rakyat telat sedikit langsung diputus, didenda, bayar pasang ulang mahal , maka saat PLN gagal total berjam-jam, kerugian rakyat harus diganti berlipat ganda, pimpinan harus bertanggung jawab, dan sanksi berat harus jatuh ke mereka. Jangan cuma tegas ke warga miskin, tapi lembek saat salah sendiri! Ini pungutan liar berkedok layanan publik!” 

 

Menurut aturan, konsumen berhak dapat layanan andal, aman, dan stabil. Jika gagal, PLN wajib ganti rugi hingga 35% tagihan, bahkan lebih untuk kerusakan alat. Namun fakta di lapangan, PLN selalu beralasan dan menghindar, sementara rakyat harus menanggung sendiri kerugiannya.

 

Hardep menegaskan A-PPI tidak akan diam. “Kami kumpulkan data kerugian, kami ajukan laporan ke Ombudsman, kami bawa ke jalur hukum jika perlu. Ini bukan sekadar protes, tapi perjuangan hak seluruh konsumen. PLN milik rakyat, bukan milik pejabat yang nyaman di kantor ber-AC sementara kita gelap gulita!”

 

Masyarakat berharap atau  publik kini menunggu , apakah PLN akan tetap diam, atau akhirnya berani jujur, bertanggung jawab, dan memperbaiki diri demi rakyat yang sudah terlalu lama dirugikan , tegas Hardep. *(Tim)*

61 Tahun Lemhannas, FRIC Apresiasi Transformasi Lemhannas Menuju Indonesia Emas 2045

By On Mei 21, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (DPP FRIC) turut mengucapkan Dirgahayu ke-61 kepada Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Enam dekade lebih perjalanan Lemhannas membuktikan perannya sebagai penjaga utama marwah ketahanan nasional di tengah arus perubahan global.


Momentum tahun ini semakin bermakna dengan tema yang di usung Lemhannas RI, yaitu: “Transformasi Lemhannas RI: Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut, menurut Ketua Umum DPP FRIC H. Dian Surahman, menjadi peta jalan yang tepat untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan lintas dimensi.


“Selama 61 tahun, Lemhannas RI telah menjadi kawah candradimuka pemikiran strategis. Banyak gagasan besar dan pemimpin bangsa lahir dari proses pembinaan di sini, dengan satu tujuan: menjaga kedaulatan dan martabat Indonesia,” ujar H. Dian Surahman dalam rilis resminya, Rabu 20 Mei 2026.


Ia menilai kekuatan Lemhannas terletak pada sinergi antara pendidikan kepemimpinan, kajian isu strategis, penguatan nilai kebangsaan, pengukuran resiliensi bangsa, serta pembinaan kualitas pengajar ketahanan nasional. “Kombinasi ini membuat Lemhannas mampu menjaga relevansi dan ketajaman analisis di tengah dinamika dunia yang tak pernah berhenti berubah,” tegasnya.


FRIC memandang transformasi kelembagaan yang sedang berjalan sebagai langkah strategis. Di era disrupsi teknologi, perang informasi, dan ancaman nirmiliter, Lemhannas dituntut melahirkan pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara ideologi dan karakter kebangsaan.


Sebagai mitra masyarakat sipil, FRIC menyatakan komitmen untuk memperkuat literasi kebangsaan bersama Lemhannas hingga ke akar rumput. “Asta Cita dan Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa kesadaran kolektif. Transformasi Lemhannas harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa,” ujar Dian.


“Dirgahayu Lemhannas RI ke-61. Semoga lembaga ini terus menjadi pusat keunggulan kajian strategis, melahirkan pemimpin berintegritas, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan nasional. FRIC berdiri bersama Lemhannas untuk mengawal Indonesia menuju masa depan yang berdaulat, maju, dan berkeadilan,” pungkas H. Dian Surahman.

Res

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *