Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Rekrutmen Berbasis Presentasi : Mengawal, Maruah Polri Menuju Indonesia Emas 2045

By On Oktober 16, 2026

 


BAB I — URGENSI PEMBENAHAN INTERNAL DAN REKRUTMEN BERSIH TANPA "TITIPAN"

 

Langkah awal kepemimpinan nasional Kepolisian Republik Indonesia di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Dr. H. Suyudi Ario Seto, M.Si., langsung menghentak publik melalui satu komitmen tegas: tidak ada lagi jalur "titipan", transaksi, maupun sponsorship dalam proses rekrutmen dan pembinaan Sumber Daya Manusia Polri.

 

Kebijakan ini merupakan bagian krusial dari enam program prioritas transformasi Polri — mencakup penguatan kelembagaan, pembinaan SDM, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, pengawasan berbasis risiko, hingga akuntabilitas anggaran.

 

Proses seleksi yang benar-benar bersih dan transparan adalah hal yang paling dinantikan oleh masyarakat luas. Ketika pintu masuk institusi kepolisian tertutup rapat bagi praktik kolusi dan nepotisme, maka fondasi awal pembentukan karakter Bhayangkara akan berdiri tegak — di atas landasan meritokrasi yang kokoh.

 

BAB II — BUKTI NYATA KESETARAAN: DARI KAUM PAPAH HINGGA REKRUTMEN DISABILITAS

 

Perkembangan terkini dalam rekrutmen anggota Polri menunjukkan wujud nyata dari kesetaraan kesempatan yang patut kita apresiasi dan teladani. Kita menyaksikan banyak putra-putri terbaik bangsa dari latar belakang ekonomi yang sangat terbatas — kaum papa dan keluarga kurang mampu — mampu lolos murni berdasarkan prestasi, keteguhan tekad, dan kompetensi pribadi, tanpa sedikit pun disentuh oleh praktik transaksional.

 

Lebih jauh lagi, Polri membuat terobosan yang sungguh membanggakan dengan membuka pintu penerimaan bagi penyandang disabilitas yang memiliki keahlian khusus. Langkah responsif ini tidak hanya memperkuat pemenuhan hak asasi manusia, tetapi juga menghadirkan dimensi baru dalam profesionalisme kepolisian. Keahlian khusus para personel ini sangat krusial dalam mendukung fungsi intelijen, siber, serta dukungan teknis lapangan yang membutuhkan ketelitian dan kapabilitas khusus.

 

BAB III — SELARAS DENGAN JIWA TRIBRATA DAN CATUR PRASETYA

 

Tekad Kapolri untuk membersihkan jalur rekrutmen memiliki korelasi yang langsung dan mendalam dengan jiwa Tribrata dan Catur Prasetya. Lembaga Kajian Sosial dan Budaya memandang: rekrutmen yang berintegritas tinggi serta inklusif adalah fondasi utama keandalan setiap anggota di lapangan.

 

Anggota Polri yang lahir dari proses seleksi murni — berdasarkan kompetensi, bakat, dan prestasi — akan memiliki kesiapan mental yang matang. Mereka mampu bertindak secara mandiri, beroperasi dalam kelompok kecil, maupun menggalang kekuatan gabungan bersama aparat TNI dan unsur organisasi masyarakat — secara sinergis dan profesional.

 

BAB IV — MENJUNJUNG MARUAH, PERLINDUNGAN, DAN RASA AMAN KELUARGA

 

Titik perhatian khusus dari pembenahan SDM ini adalah lahirnya kecakapan anggota kepolisian dalam menjunjung tinggi maruah institusi — pada fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Lebih dari itu, rekrutmen yang mengutamakan SDM handal akan memberikan rasa aman yang mendalam bagi anggota itu sendiri, beserta keluarga besar mereka di rumah. Memiliki personel yang bermental patriot sejati tidak hanya menciptakan wibawa di tengah masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan serta kepercayaan moral bagi keluarga yang membina rumah tangga bersama anggota Polri. Penerimaan yang berwibawa melahirkan kehormatan sosial yang kokoh — di tengah lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

 

BAB V — KESEJAHTERAAN SEBAGAI SOKOGURU PENGABDIAN YANG MUMPUNI

 

Faktor kesejahteraan anggota Polri bukanlah segalanya, namun ia merupakan inti dari sokoguru pengabdian yang mumpuni. Perhatian negara terhadap kesejahteraan institusi kepolisian harus berjalan seiring dengan tegak lurusnya sistem rekrutmen yang bersih.

 

Ketika integritas seleksi dijaga ketat — dan negara memberikan perhatian layak pada aspek kesejahteraan — maka institusi kepolisian akan bertransformasi menjadi kekuatan yang tangguh, secara moril maupun materiil. Keseimbangan antara seleksi yang objektif dan jaminan kesejahteraan akan meminimalisir penyimpangan, sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik secara maksimal.


BAB VI — BUAH KEBAIKAN UMUM DAN KONTRIBUSI MENUJU INDONESIA EMAS 2045

 

Buah dari kebaikan umum yang lahir dari tegak lurusnya penerimaan anggota Polri, serta perhatian negara yang optimal, akan dirasakan secara nyata — oleh masyarakat, bangsa, dan negara. Stabilitas keamanan domestik yang terjaga dengan baik juga akan mendatangkan simpati dan pengakuan dunia internasional kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 

Polri diproyeksikan sebagai penyumbang terdepan pranata kebaikan umum — dalam menjawab serta mengawal berbagai potensi dan tantangan bonus demografi — demi mengantarkan bangsa Indonesia menuju visi besar: Indonesia Emas 2045.

 

Oleh: H. M. S. Pelu, M.Pd.

(Direktur Eksekutif LKSB / Pemerhati Sosial dan Budaya)

Jakarta, 16 Oktober 2026

 

SUMBER ACUAN:

 

- Arahan Kapolri No. 01/X/2026 — Larang Jalur Titipan & Transaksi dalam Rekrutmen Polri, Oktober 2026

- Divisi Humas Polri — 6 Program Prioritas Transformasi Polri 2026–2030

- Mabes Polri — Doktrin Tribrata & Catur Prasetya Polri dan Rekrutmen Inklusif Disabilitas

- Bappenas — Peran Polri dalam Menjaga Stabilitas Menuju Indonesia Emas 2045

- LKSB — Analisis Kebijakan: Rekrutmen Bersih, Inklusivitas, & Maruah Institusi Polri, 16 Oktober 2026

 

LEMBAGA KAJIAN SOSIAL DAN BUDAYA

"Mengawal Kebijakan Publik, Merawat Keadilan Sosial, Mengedukasi Bangsa"

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satnarkoba Polres Deli Serdang Gas Full Pelaku Narkoba

By On Oktober 16, 2026


Www.Warta86.com,-DELI SERDANG,–Satu kilogram narkotika jenis sabu yang diduga akan diedarkan di wilayah Lubuk Pakam berhasil diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang, Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial S (39) beserta barang bukti sabu seberat bruto 1.000,14 gram.


Pengungkapan ini berawal dari pemetaan lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas transaksi narkotika di Kelurahan Lubuk Pakam III, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Operasi dipimpin langsung Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H.


Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel pada sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, tim melakukan penyelidikan dan penyisiran di titik yang telah dipetakan hingga berhasil mengamankan S.


Dari lokasi penindakan, petugas menyita satu tas ransel berwarna hitam dan satu plastik klip besar berisi sabu dengan berat bruto 1.000,14 gram. Barang bukti tersebut selanjutnya dibawa bersama terduga pelaku ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan dalam laporan operasi, S mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria yang dikenal dengan inisial R. Petugas kemudian melakukan pencarian terhadap pria tersebut, tetapi hingga operasi berlangsung keberadaannya belum ditemukan.


Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa operasi pemberantasan narkoba akan terus dilakukan untuk menekan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Lubuk Pakam dan sekitarnya.


“Pemberantasan peredaran narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika,” ujar Fery.


Selain melakukan penindakan, Fery juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga setempat. Masyarakat disebut memberikan apresiasi terhadap langkah petugas dalam mengungkap dugaan peredaran narkotika di Kelurahan Lubuk Pakam III.


Keberhasilan mengamankan sabu dengan berat bruto sekitar satu kilogram ini menjadi bagian dari upaya Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dalam memutus peredaran narkotika. Kepolisian masih perlu mendalami asal-usul barang bukti, dugaan jaringan yang terlibat, serta keberadaan pria inisial R.


Saat ini, terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. Status hukum terduga pelaku tetap harus mengacu pada proses penyidikan dan pembuktian sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. *(Tim)*

Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan

By On Oktober 15, 2026


Www Warta86.com,-SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.


Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.


Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.


“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).


Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.


“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.


Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.


“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.


Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.


Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.


Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.


“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis.

Ted

Polsek Jajaran Wajib Laksanakan 7 Program 100 Hari Kerja Kapolri di Luar Kegiatan Rutin

By On Oktober 15, 2026


Www Warta86.com,-JAKARTA - Dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Kapolri, seluruh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) diinstruksikan untuk melaksanakan kegiatan tambahan di luar kegiatan rutin kepolisian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik.16/10/2026.


Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. menekankan bahwa setiap kegiatan harus dilaporkan secara real-time melalui link Posko Operasi yang telah disediakan.


Berikut 7 (tujuh) agenda wajib yang harus dilaksanakan oleh jajaran Polsek:


*1. HARI SENIN: PENGATURAN LALU LINTAS & POLISI PEDULI PENDIDIKAN*


Diawali dengan kegiatan pengaturan lalu lintas PH Pagi yang dilaksanakan oleh Kapolsek, anggota yang akan lepas piket, dan anggota yang akan piket. Dilanjutkan dengan program Polisi Peduli Pendidikan, dimana Kapolsek, Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) serta memberikan pembinaan kepada para siswa di sekolah-sekolah.


*2. HARI SELASA: ANEV KEGIATAN*


Pada hari Selasa, jajaran Polsek wajib melaksanakan Analisa dan Evaluasi (Anev) terhadap seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan, sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kinerja.


*3. HARI RABU: KUMPUL BERSAMA MASYARAKAT*


Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat (Kubang) dilaksanakan oleh Kapolsek, Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan langsung dari warga.


*4. HARI KAMIS: POLISI PEDULI PENGANGGURAN (POLIRAN)*


Program Poliran menjadi program unggulan untuk membantu masyarakat pengangguran. Pelaksana kegiatan adalah Kapolsek, Kanit Binmas, dan Bhabinkamtibmas dengan memberikan pendampingan, motivasi, hingga menghubungkan dengan peluang kerja dan pelatihan.


*5. HARI JUMAT: JUMAT KELILING (JUMKLING)*


Setiap hari Jumat dilaksanakan kegiatan Jumat Keliling yang dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama anggota yang sedang piket untuk bersilaturahmi ke masjid-masjid dan berdialog dengan warga usai Sholat Jumat.


*6. HARI SABTU: SUBUH KELILING (SULING)*


Kegiatan Subuh Keliling dilaksanakan oleh Kapolsek dan anggota piket dengan melaksanakan Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat guna menjaga kedekatan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.


*7. HARI MINGGU: MINGGU KASIH / LINTAS AGAMA & PAM GEREJA*


Pada hari Minggu dilaksanakan kegiatan Minggu Kasih atau lintas agama serta Pengamanan (PAM) Gereja. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kapolsek dan anggota yang tersprint PAM Gereja sebagai bentuk toleransi dan jaminan keamanan beribadah bagi umat Kristiani.


Pimpinan menegaskan bahwa ketujuh kegiatan tersebut merupakan kegiatan *WAJIB* di luar kegiatan rutin Polsek. 


"Semua rekan-rekan wajib melaksanakan giat tersebut. Dan ingat, semua giat harus dilaporkan melalui link Posko Operasi," tegas instruksi tersebut.


Dengan adanya program ini, diharapkan Polri semakin Presisi, humanis, dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Publisher Red W86 

Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang Bantah Tuduhan Jual BBM di Atas Ketentuan dan Suap Oknum Wartawan

By On Oktober 15, 2026


Www.Warta86.com,-SINTANG, KALIMANTAN BARAT – Menanggapi pemberitaan yang beredar di salah satu media online tanggal 15 Oktober 2026  yang menyebutkan SPBU 64.786.20 Jerora Sintang menjual BBM di atas ketentuan dan adanya pemberian uang kepada oknum wartawan, pihak Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang menyampaikan klarifikasi resmi.


Manajemen menegaskan bahwa apa yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan cenderung menyesatkan.


Berikut poin-poin klarifikasi resmi dari Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang:


1. Soal Harga BBM di Atas Ketentuan:

Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang menegaskan bahwa seluruh penjualan BBM, baik jenis Pertalite, Pertamax, Dexlite maupun Bio Solar, telah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga. Tidak ada penjualan di atas harga resmi.


Semua transaksi tercatat secara digital melalui sistem MyPertamina dan CCTV 24 jam, serta dapat diaudit kapan saja oleh pihak Pertamina maupun BPH Migas.


Harga kami sesuai ketentuan Pertamina. Kalau ada yang mengatakan kami jual di atas HET, itu fitnah. Silakan cek langsung di dispenser, di struk, dan di sistem. Semua transparan, tegas perwakilan Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora.


2. Soal Dugaan Pemberian Uang kepada Oknum Wartawan :

Manajemen juga membantah keras isu adanya pemberian uang kepada oknum wartawan untuk membungkam pemberitaan. Pihak SPBU 64.786.20 Jerora menyatakan tidak pernah melakukan praktik suap atau gratifikasi kepada pihak manapun, termasuk kepada insan pers.


Kami sangat menghormati profesi wartawan sebagai mitra kontrol sosial. Tuduhan pemberian uang itu sama sekali tidak benar. Kami tidak pernah memberikan uang kepada siapapun dengan tujuan menutup-nutupi pemberitaan, jelasnya.


3. Komitmen Terbuka untuk Diaudit :

Sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab, Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang menyatakan siap dan sangat terbuka jika pihak PT Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, maupun Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan, audit, dan pengawasan terhadap operasional SPBU.


Pihak manajemen juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak mudah percaya terhadap pemberitaan yang belum terverifikasi, tanpa konfirmasi, dan berpotensi mencemarkan nama baik.


Kami berharap rekan-rekan media dapat menerapkan prinsip cover both side dan asas praduga tak bersalah sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. tutup manajemen.


Dengan adanya klarifikasi ini, Manajemen SPBU 64.786.20 Jerora Sintang berharap kesalahpahaman informasi yang beredar di tengah masyarakat dapat diluruskan. Dan perlu diketahui Operasional SPBU  selama ini  berjalan normal dalam melayani masyarakat Kabupaten Sintang.

Publisher Red W86 

 *Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum*

By On Oktober 15, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).


Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.


Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.


“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.


Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.


“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.


Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.

Publisher Red W86 

 *Kapolda Jambi Sampaikan Commander Wish, Tekankan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum Berkeadilan*

By On Oktober 15, 2026


Www.Warta86.com,-JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Polda Jambi yang berintegritas, profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat melalui Commander Wish yang dilaksanakan di Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Kamis (15/10/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Jambi, serta para Kapolres/ta beserta pejabat utama jajaran.


Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa seluruh personel Polri harus menjalankan amanah konstitusi dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memelihara kamtibmas, serta menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.


“Setiap program harus diwujudkan melalui langkah nyata dan hasil yang dirasakan masyarakat. Berikan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan berkeadilan, serta pastikan masyarakat memperoleh kepastian dalam setiap proses penanganan perkara,” tegas Kapolda Jambi.


Kapolda memaparkan delapan program prioritas, meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan SDM dan rekrutmen, pelayanan publik, penegakan hukum, sistem pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).


Selain itu, lima prioritas kepemimpinan turut ditekankan, yakni peningkatan akses pelayanan dan kepastian perkara, penanganan kejahatan sumber daya alam dan konflik, keselamatan masyarakat serta kesiapsiagaan bencana, pemberantasan narkotika dan kejahatan digital, serta penguatan integritas dan kesiapan personel di satuan terdepan.


Lebih lanjut Kapolda menyampaikan, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap, mulai dari 100 hari pertama hingga periode bulan ke-12 dan dilanjutkan secara berkelanjutan. Setiap satuan kerja diminta memastikan target terukur, melakukan evaluasi berkala, serta memperbaiki pelaksanaan tugas yang belum optimal.


“Jadikan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Bangun kepercayaan melalui integritas, profesionalitas, keteladanan, dan penegakan hukum yang adil. Kehadiran Polri harus benar-benar memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Melalui Commander Wish tersebut, Kapolda Jambi mengajak seluruh jajaran memperkuat sinergi dan komitmen dalam mewujudkan Polda Jambi yang Presisi, profesional, dan humanis, dengan semangat ‘Bersama Kita Wujudkan Jambi Aman, Tertib dan Kondusif.’

Red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *