Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Viral Mobil Diduga Milik Meldi Tengkajau Pakai Tangki Siluman Meledak Di Spbu Batu Nanta, Warga Desak Polres Melawi Usut Tuntas

By On Oktober 14, 2026


Www.Warta86.com,-Melawi, Kalbar — Sebuah Video Yang Memperlihatkan Insiden Ledakan Kendaraan Saat Mengantre Pengisian Bbm Di Spbu Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Menjadi Sorotan Warga. Kendaraan Tersebut Diduga Milik Meldi Tengkajau Dan Disebut Menggunakan Tangki Modifikasi Atau Tangki Siluman. Peristiwa Ini Tak Hanya Menimbulkan Keresahan, Tetapi Juga Mempertajam Keluhan Warga Terkait Pengawasan Yang Dinilai Lemah Di Lokasi Tersebut.

 

Kejadian Berlangsung Pada Senin, 12 Oktober 2026, Sekira Pukul 10.32 Wib. Mobil Yang Terlibat Mengalami Ledakan Saat Berada Di Antrean Pengisian Bahan Bakar Jenis Pertalite. Hingga Saat Ini, Penyebab Pasti Ledakan Serta Dugaan Penggunaan Tangki Modifikasi Belum Dikonfirmasi Secara Resmi Oleh Pihak Berwenang.

 

Warga Soroti Keserakahan Dan Lemahnya Pengawasan

 

Keresahan Warga Tidak Hanya Berhenti Pada Insiden Ledakan. Sejumlah Warga Sekitar Mengaku Kecewa Dengan Kondisi Penyaluran Bbm Di Lokasi Tersebut. Mereka Menyoroti Dugaan Adanya Kendaraan Yang Mengambil Bbm Dalam Jumlah Besar Menggunakan Tangki Siluman, Sementara Warga Kesulitan Mendapatkan Bahan Bakar Yang Dibutuhkan.

 

"Saya Yang Tetangga Spbu Kena Imbasnya. Saya Akan Tuntut Mereka Yang Serakah Dengan Minyak. Kita Yang Tetangga Spbu Sulit Mendapatkan Minyak Ini. Ini Karmanya," Ujar Salah Satu Warga Yang Meminta Identitasnya Dirahasiakan, Selasa (13/10/2026).

 

Keluhan Serupa Disampaikan Warga Lainnya. Mereka Mempertanyakan Efektivitas Pengawasan Pihak Kepolisian Dan Instansi Terkait Di Lokasi Tersebut, Sekaligus Meminta Agar Aturan Sistem Pelat Nomor Ganjil-Genap Serta Larangan Penggunaan Tangki Modifikasi Benar-Benar Ditegakkan Secara Konsisten Dan Tegas.

 

Pelanggaran Dan Sanksi Yang Berlaku

 

Terkait Dugaan Pelanggaran Yang Terjadi, Berikut Ketentuan Dan Sanksi Yang Harus Ditegakkan Bagi Semua Pihak:

 

✅ Bagi Pengendara/Pengantri: Penggunaan Tangki Modifikasi Atau Tangki Siluman Untuk Menampung Bbm Bersubsidi Merupakan Pelanggaran Berat. Sanksi Yang Dapat Dikenakan Meliputi Penertiban Tangki Modifikasi, Denda Sesuai Ketentuan Yang Berlaku, Hingga Proses Hukum Jika Terbukti Melakukan Penimbunan Maupun Penyalahgunaan Bahan Bakar Bersubsidi.

 

✅ Bagi Pengelola/Manajemen Spbu Batu Nanta: Pengelola Wajib Memverifikasi Setiap Kendaraan Yang Mengisi Bahan Bakar. Jika Terbukti Membiarkan Atau Melayani Kendaraan Dengan Tangki Modifikasi Serta Melanggar Aturan Penyaluran, Pihak Manajemen Dapat Dikenakan Sanksi Berupa Teguran Tertulis, Pembinaan, Pembatasan Kuota Bbm, Hingga Penghentian Sementara Izin Operasional Spbu.

 

Warga Minta Polres Melawi Usut Tuntas

 

Warga Secara Khusus Mendesak Polres Melawi Untuk Mengusut Perkara Ini Secara Tuntas Dan Transparan. Pemeriksaan Harus Mencakup Siapa Saja Pihak Yang Terlibat, Apakah Ada Kelalaian Dari Pihak Pengelola Spbu, Serta Bagaimana Kendaraan Dengan Tangki Siluman Dapat Dilayani Di Lokasi Tersebut.

 

Warga Juga Meminta Agar Pt Pertamina Dan Pemerintah Daerah Segera Mengevaluasi Sistem Pengawasan Di Spbu Batu Nanta Maupun Seluruh Wilayah Melawi, Agar Kejadian Serupa Tidak Terulang Dan Distribusi Bbm Dapat Berjalan Lebih Adil Bagi Masyarakat Umum.

 

Pengelola Spbu Belum Memberi Tanggapan

 

Sampai Berita Ini Diterbitkan, Pihak Pengelola Spbu Batu Nanta Belum Memberikan Tanggapan Terkait Insiden Maupun Berbagai Keluhan Yang Disampaikan Warga, Meskipun Telah Dimintai Keterangan.

 

Hingga Saat Ini, Penyebab Pasti Ledakan, Status Kepemilikan Kendaraan, Serta Dugaan Pelanggaran Penyaluran Bbm Masih Menunggu Klarifikasi Resmi Dari Pihak Berwenang.

 

Redaksi Membuka Ruang Hak Jawab Dan Klarifikasi Bagi Pihak Pengelola Spbu, Pt Pertamina, Pemerintah Kabupaten Melawi, Kepolisian, Maupun Pihak Terkait Lainnya Demi Keberimbangan Pemberitaan. (Tim Red)

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Arah Pelayanan Publik

By On Oktober 14, 2026


Www.Warta86.com,-JAKARTA– Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin (12/10/2026) sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik dan kedekatan kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran posko ini juga menjadi upaya untuk mendukung koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan program prioritas Kapolri agar berjalan lebih terarah dan terukur.


Semangat Polisi Bersama Masyarakat sejalan dengan visi yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada 1 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, penguatan hubungan dengan masyarakat, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik sebagai bagian dari upaya perbaikan institusi.


Logo Polisi Bersama Masyarakat merepresentasikan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Simbol jabat tangan menggambarkan kepercayaan dan kerja sama, sedangkan siluet polisi bersama masyarakat mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Melalui semangat tersebut, keamanan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga didukung komunikasi yang baik, partisipasi masyarakat, dan upaya bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sosial.


Posko Polisi Bersama Masyarakat berfungsi mendukung koordinasi pelaksanaan program prioritas Kapolri, pemantauan perkembangan kegiatan, serta penghimpunan dan verifikasi data sebagai bahan evaluasi. Posko juga membantu memastikan arahan dan kebijakan ditindaklanjuti oleh satuan pelaksana sesuai dengan tugas dan kewenangannya.


Selain itu, perkembangan pelaksanaan program dievaluasi secara berkala untuk melihat capaian dan mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bahan penyusunan rekomendasi dan langkah perbaikan agar pelaksanaan program semakin efektif serta selaras dengan kebutuhan masyarakat.


Dalam aspek pengawasan, pemantauan dilakukan terhadap pelaksanaan kebijakan, akuntabilitas personel, penggunaan anggaran, serta tindak lanjut hasil pengawasan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, penanganannya diteruskan kepada fungsi pengawasan maupun fungsi profesi dan pengamanan sesuai dengan kewenangannya.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan sehari-hari.


“Logo Polisi Bersama Masyarakat dan peresmian posko ini harus dimaknai sebagai komitmen bersama untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta kehadiran anggota Polri yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Johnny, Senin (12/10/2026).


Ia menambahkan, keberadaan posko diharapkan dapat mendukung koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program prioritas, sekaligus mendorong agar aspirasi serta informasi dari masyarakat menjadi bagian dari bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan.


“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan dan partisipasi masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Karena itu, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan, sinergi, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.


Melalui penguatan tersebut, Polri diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tindak lanjut terhadap pengaduan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku, serta mendorong pelaksanaan program yang lebih responsif dan akuntabel. Dengan demikian, semangat Polisi Bersama Masyarakat tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Red

Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda

By On Oktober 13, 2026


Www.Warta86.com,-JAMBI – Polda Jambi menggelar tradisi penyambutan Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Mapolda Jambi, Rabu (14/10/2026) pagi. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan mengangkat kearifan lokal melalui rangkaian adat Melayu Jambi.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama (PJU) Polda Jambi, para Kapolres/ta jajaran Polda Jambi, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jambi.


Rangkaian prosesi diawali dengan penyambutan Kapolda Jambi beserta Ibu di pintu masuk Mapolda Jambi, didampingi petugas adat Melayu Jambi. Selanjutnya, dilaksanakan prosesi jajar hormat dan Lapsat, pedang pora, serta penyambutan melalui pertunjukan silat Melayu Jambi saat Kapolda tiba di lobi Mapolda.


Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kato bejawab oleh petugas Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi dan penaburan beras kunyit sebagai bagian dari tradisi adat penyambutan. 


Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa tradisi penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Jambi.


“Tradisi penyambutan dengan adat Melayu Jambi ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kearifan lokal menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.


Kabid Humas menambahkan, dengan kepemimpinan Kapolda Jambi yang baru, diharapkan seluruh personel Polda Jambi semakin memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Dengan semangat kebersamaan dan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal, Polda Jambi berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutupnya.

Red

TKO RONDE KEDUA! IPDA YOHANES S. YORDAN REBUT SABUK EMAS KAPOLDA KALBAR DI AJANG TINJU INTERNASIONAL “BACK TO CHAMPION”

By On Oktober 13, 2026


Www.Warta86.c,-PONTIANAK, POLDA KALBAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polda Kalimantan Barat. Ipda Yohanes S. Yordan, S.I.P., yang saat ini berdinas di Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang sebagai Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), sukses meraih Sabuk Emas Kapolda Kalbar setelah menaklukkan petinju Ibrahim Arobi asal Jakarta melalui kemenangan Technical Knockout (TKO) pada ronde kedua dalam ajang tinju internasional bertajuk “Back To Champion”.Rabu(14/10) 


Pertandingan  berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Ipda Yohanes S. Yordan, yang merupakan atlet binaan Sasana Bhayangkara Boxing Camp Polres Ketapang, tampil gemilang hingga berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan TKO dan memastikan diri meraih Sabuk Emas Kapolda Kalbar.


Kemenangan ini menjadi pencapaian membanggakan sekaligus membuktikan bahwa kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah dapat mengantarkan anggota Polri meraih prestasi di bidang olahraga.


Ajang “Back To Champion” turut menghadirkan partai utama yang mempertemukan petinju kebanggaan Indonesia, Daud Yordan, melawan Adore Tores dari Filipina dalam perebutan sabuk ABF Asia.


Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengapresiasi prestasi yang diraih Ipda Yohanes S. Yordan dan berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya.


“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi institusi Polda Kalimantan Barat. Kami berharap keberhasilan Ipda Yohanes dapat memotivasi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta tetap profesional dalam menjalankan tugas dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Bambang.


Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama Polres Ketapang dan Polda Kalbar, tetapi juga menunjukkan bahwa pengabdian sebagai anggota Polri dapat berjalan beriringan dengan prestasi olahraga. Diharapkan, pencapaian tersebut semakin memacu semangat personel Polri untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi institusi serta masyarakat.

Red

GSN Polresta Deli Serdang Sasar Kualanamu, 4 Pria Positif Narkoba Diamankan, Sosok Amok Diburu Polisi

By On Oktober 13, 2026


Www.Warta86.com,-DELI SERDANG,– Satresnarkoba Polresta Deli Serdang bersama BNNK Deli Serdang menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika di Dusun I, Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Senin (12/10/2026) sore. Dalam operasi Grebek Sarang Narkoba (GSN) tersebut, empat pria diamankan setelah hasil tes urine mereka dinyatakan positif narkoba.


Penggerebekan dipimpin Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H. Petugas menyita empat paket kecil sabu dengan berat bruto 0,61 gram, satu pipa pirex, dan dua alat isap bong.


Keempat pria tersebut masing-masing berinisial P (48), S (33), IT (35), dan S (39). Seluruhnya dibawa ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sabu tersebut disebut diperoleh dari seorang pria yang dikenal dengan panggilan Amok. Petugas telah melakukan pencarian di sekitar lokasi, tetapi yang bersangkutan belum ditemukan.


Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pemberantasan narkoba melalui penindakan di lokasi yang terindikasi menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.


“Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberantas narkoba dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” Ujar Fery Kusnadi. 


Usai penggerebekan, petugas turut memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat bersama tim pemberantasan BNNK Deli Serdang dan Sekretaris Desa Emplasmen Kualanamu. Warga setempat menyambut positif penindakan tersebut.


Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri keberadaan Amok. Keempat pria yang diamankan masih menjalani proses pemeriksaan untuk menentukan tindak lanjut hukum berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti. *(Tim)*

Kritik Awak Media Ditindaklanjuti, Sejumlah Fasilitas RSUD Sintang Mulai Diperbaiki

By On Oktober 13, 2026


Www.Waeta86.com,- — Sintang | KALBAR, 13 Oktober 2026.


Sorotan terhadap pelayanan, kebersihan serta kondisi sejumlah fasilitas di RSUD Ade M Djoen Sintang tampaknya mulai mendapat respons positif. Hasil Investigasi lanjutan Awak Media pada 13 Oktober 2026 menunjukkan adanya sejumlah langkah perbaikan dan Evaluasi yang mulai dilakukan pihak Rumah Sakit, khususnya terhadap fasilitas umum yang sebelumnya menjadi perhatian.



Salah satu perkembangan yang terlihat adalah perbaikan sejumlah fasilitas toilet/WC. Berdasarkan Dokumentasi di lapangan, beberapa WC yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki, sementara sejumlah fasilitas lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan pembenahan. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa kritik dan masukan yang sebelumnya disampaikan kepada pihak Rumah Sakit mulai ditindaklanjuti secara bertahap.


Sebelumnya, Awak Media juga sempat melakukan dialog langsung dengan Direktur Utama RSUD Ade M Djoen Sintang, dr. H. Bagus, bersama sejumlah Staf di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, berbagai catatan terkait pelayanan, kebersihan hingga fasilitas Rumah Sakit disampaikan secara terbuka. Pihak RSUD disebut menerima kritik dan masukan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan.


Sementara itu, M. Roflen selaku Pejabat UTI/PPTK RSUD Ade M Djoen Sintang memberikan penjelasan terkait perkembangan pembenahan fasilitas Rumah Sakit. Ia menyampaikan bahwa evaluasi dan perbaikan terus dilakukan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan fasilitas di lapangan.


Namun, menurut Roflen, persoalan fasilitas Rumah Sakit tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan dari pihak manajemen. Kesadaran Pasien, keluarga pasien dan pengunjung dalam menjaga fasilitas juga menjadi faktor penting.


Ia menyayangkan masih adanya perilaku sebagian pengunjung yang dinilai kurang menjaga tata tertib dan etika selama berada di lingkungan Rumah Sakit. Salah satu persoalan yang disebut cukup sering terjadi adalah membuang sampah atau benda tertentu ke dalam lubang kloset, sehingga menyebabkan penyumbatan dan bahkan kerusakan fasilitas WC.


 “Fasilitas yang sudah diperbaiki tentu harus dijaga bersama. Jangan sampai kembali rusak akibat penggunaan yang tidak sesuai,” demikian Substansi imbauan pihak RSUD kepada Masyarakat.


Selain kerusakan fasilitas, pihak RSUD juga menghadapi persoalan lain berupa kehilangan sejumlah barang dan perlengkapan, baik di area parkir maupun fasilitas lainnya.


Roflen mengungkapkan, salah satu yang menjadi perhatian adalah hilangnya tutup kloset jongkok yang jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan unit. Pihak Rumah Sakit menduga perlengkapan tersebut hilang akibat diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Di satu sisi, pihak Rumah Sakit dituntut terus meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan. Namun di sisi lain, fasilitas yang telah diperbaiki membutuhkan kepedulian seluruh pengguna agar tidak kembali rusak ataupun hilang.


Perkembangan tersebut menjadi catatan positif dari hasil penelusuran lanjutan Awak Media. Sorotan sebelumnya bukan semata-mata untuk menyudutkan pihak Rumah Sakit, melainkan mendorong agar pelayanan Publik, kebersihan dan fasilitas Kesehatan dapat terus ditingkatkan.


Kini, pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan perbaikan tidak berhenti sebatas respons sesaat, tetapi menjadi evaluasi berkelanjutan. Fasilitas yang telah diperbaiki harus dirawat, kebersihan harus dijaga, sementara pelayanan kepada Pasien dan keluarga Pasien juga perlu terus ditingkatkan.


Pihak RSUD Ade M Djoen Sintang melalui M. Roflen juga mengimbau kepada Pasien, keluarga Pasien dan seluruh pengunjung agar menaati tata tertib yang berlaku, menjaga kebersihan, tidak merusak fasilitas, serta ikut menjaga keamanan lingkungan Rumah Sakit.


Dengan adanya sinergi antara manajemen Rumah Sakit dan masyarakat, diharapkan berbagai pembenahan yang kini mulai terlihat dapat terus berlanjut sehingga RSUD Ade M Djoen Sintang semakin layak, bersih, aman dan nyaman bagi Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.


Media // TIMRED []

Museum Kapuas Raya Pamerkan Warisan Budaya Tak Benda Selama 5 Hari

By On Oktober 12, 2026


Www.Warta86.com,- Sintang, Kalbar,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang merayakan Hari Museum Nasional dan Hari Ulang Tahun Museum Kapuas Raya dengan melaksanakan Pameran Temporer Warisan Budaya Tak Benda di Museum Kapuas Raya yang ada di Jalan Sintang-Pontianak KM 14 selama 5 hari mulai Senin, 12 Oktober 2026 sampai Jumat, 16 Oktober 2026. 

Herkolanus Roni menjelaskan Kabupaten Sintang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam dan kekayaan tersebut tidak hanya berupa benda-benda budaya, tetapi juga berupa pengetahuan, tradisi, seni, upacara adat, bahasa, keterampilan, serta berbagai praktik budaya yang diwariskan secara turun-temurun. 

“warisan budaya tak benda merupakan bagian penting dari identitas dan jati diri masyarakat. Oleh karena itu, keberadaannya perlu terus diperkenalkan, dilestarikan, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi muda. Pameran Temporer Museum Kapuas Raya tahun 2026 mengambil tema "warisan budaya tak benda" terang Herkolanus Roni

“pameran ini kami selenggarakan sebagai salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, khususnya Museum Kapuas Raya, dalam memperkenalkan dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya daerah. kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk melihat dan mengenal warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang edukasi, interaksi, kreativitas, dan partisipasi masyarakat” terang Herkolanus Roni

“pameran ini sesuai dengan Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2015 tentang Museum” terang Herkolanus Roni

“tujuan pameran ini adalah  memperingati hari ulang tahun Museum Kapuas Raya yang ke 18, melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya lokal, khususnya kain tating sebagai bagian dari identitas budaya daerah, menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda dan masyarakat luas, menjadi sarana edukasi, apresiasi, dan ekspresi kreatif masyarakat terhadap seni, budaya, dan tradisi daerah. Mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya, terutama dalam bidang tekstil, fesyen, dan seni pertunjukan” terang Herkolanus Roni

“selama pameran berlangsung kami melaksanakan 3 perlombaan di panggung utama yakni lomba memasak masakan tradisional pada 13 Oktober 2026, lomba drama cerita rakyat Sintang pada 14 Oktober 2026, dan  lomba tari kreasi tradisional pada 15 oktober 2026” tutup Herkolanus Roni

Red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *