Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sengketa Warisan Berujung Pilu, Dua Makam Pasutri di Madina Terpaksa Dibongkar Keluarga

By On Mei 12, 2026


Www.Warta86.com,-MADINA – Sebuah peristiwa memprihatinkan terjadi di Desa Hutalombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Akibat perselisihan harta warisan yang tak kunjung usai, dua makam pasangan suami istri terpaksa dibongkar dan dipindahkan oleh pihak keluarga pada Selasa (12/5/2026).


Makam yang dibongkar tersebut adalah milik almarhumah Hj. Nur Hayati dan suaminya, H. Fahrizal Piliang. Keduanya selama ini dimakamkan di lahan pemakaman keluarga yang terletak di Huta Lombang Lubis.


Proses pembongkaran yang berlangsung dari siang hingga sore hari tersebut disaksikan langsung oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, alim ulama, serta warga setempat yang merasa prihatin.


Rajab Lubis, cucu dari almarhumah Hj. Nur Hayati, mengungkapkan rasa sedih dan kecewa yang mendalam. Ia menjelaskan bahwa pembongkaran ini merupakan tuntutan dari saudara sepupunya sendiri, Sakti Matondang, yang juga merupakan cucu dari keluarga tersebut.


"Dari awal lahan ini dibeli memang ada konflik pembagian (warisan). Ujung-ujungnya muncul desakan untuk memindahkan makam ini sejak setahun lalu. Ada dua makam; satu sudah sepuluh tahun dimakamkan, dan satu lagi baru satu tahun (Bibinya)," ujar Rajab di lokasi pemakaman.


Pihak keluarga mengaku telah mengupayakan berbagai jalan damai. Proses mediasi melibatkan keluarga dekat hingga tokoh adat desa telah dilakukan selama setahun terakhir. Namun, Sakti Matondang tetap bersikukuh pada tuntutannya agar makam tersebut segera dikosongkan dari lahan yang kini dikuasainya.


Karena tak ada titik temu, Rajab akhirnya berinisiatif membeli lahan baru di sekitar lokasi tersebut sebagai tempat peristirahatan terakhir yang baru bagi bibi dan pamannya.


Peristiwa ini pun memicu reaksi emosional dari warga Huta Lombang Lubis dan Panyabungan Jae. Banyak warga, terutama kaum ibu, yang merasa miris melihat jenazah yang sudah menyatu dengan tanah harus kembali diangkat karena persoalan harta.


Di akhir prosesi, Rajab berpesan agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat luas agar tidak mengedepankan ego, terutama jika menyangkut urusan orang yang telah meninggal dunia.


"Ini pelajaran untuk kita semua. Orang sudah meninggal, sudah lama tenang, kenapa harus diganggu? Apalagi ini masih keluarga sendiri," pungkasnya. (Magrifatulloh).

Orangtua Korban: Kami Hanya Mengandalkan Tuhan

By On Mei 12, 2026


Www.Warta86.com,-MEDAN - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan,  Pinta Uli Tarigan yang memimpin jalannya sidang pra peradilan (Prapid) penganiayaan bersama-sama oleh pemohon, PS dan kawan-kawannya, menolak seluruh permohonan gugatan (petitum) pemohon. Hakim berkesimpulan adanya bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka diantaranya adanya dua dokumen visum dan keterangan 4 orang saksi yang bersesuaian dengan bukti-bukti yang diajukan di persidangan. 


"Menolak permohonan Prapid seluruhnya yang diajukan pemohon. Dengan demikian pemohon dan kuasa hukum pemohon gagal membuktikan pembuktian di persidangan,"ungkap Hakim Pinta Uli Tarigan, Selasa (12/5/2026). 


Sementara, kedua orangtua korban penganiayaan, Leo Sihombing dan Marditta Silaban usai persidangan terlihat menangis haru karena masih ada keadilan di Pengadilan Negeri Medan. Kedua orang korban secara spontan mengucapkan terimakasih pada Hakim sambil berurai air mata. 


"Kami deg-degan menanti putusan sidang Prapid hari ini. Tapi tuhan maha melihat, maha mendengar dan mengabulkan permintaan kami, hakim menolak seluruhnya permohonan pemohon,"ungkap Leo Sihombing haru. 


Orang tua korban lainnya, Marditta Silaban menambahkan,  mengucapkan terimakasih pada Tuhan, terjawab sudah doa-doa dan kelelahan kami selama ini. Tidak ada yang kami andalkan dalam hidup ini, kami datang jauh-jauh dari Sidikalang hanya  bermodalkan doa meminta keadilan. 


"Setelah adanya putusan Prapid ini semoga sidang pokok perkara  kedepannya hukum tidak terpengaruh oleh narasi negatif dan informasi hoaks.  Tuhan telah menjawab doa-doa kami. Terimakasih untuk masyarakat yang sudah ikut mendoakan kami,"sebutnya.


Keduanya menambahkan, selama mengikuti sidang Prapid ini, karena mereka memang bukan berasal dari kalangan ekonomi berkecukupan, mereka sempat menginap di SPBU. Namun, perjuangan itu akhirnya berbuah manis saat Hakim menolak permohonan Prapid yang diajukan pemohon, PS. *(Tim)*

Sekda Sintang Buka Kegiatan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi

By On Mei 12, 2026


Www.Warta86.com,-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus membuka pelaksanaan Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi Kabupaten Sintang di Aula Inspektorat Kabupaten Sintang pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Sintang bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. hadir memberikan materi adalah Tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Kartiyus Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menyampaikan ke depan perlunya sosialisasi serupa khusus bagi kepala desa karena di level pemeritahan desa pencegahan korupsi masih menjadi masalah. 

“korupsi bukan sekedar masalah hukum, melainkan hambatan utama dalam pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu kita tidak bisa hanya bekerja secara rutin, kita butuh alat ukur yang objektif untuk melihat sejauh mana upaya pencegahan korupsi  di lingkungan pemerintah daerah kita supaya bisa berjalan dengan efektif” terang Kartiyus

“indeks efektifitas pengendalian korupsi atau IEPK hadir sebagai instrumen pengukuran upaya pencegahan korupsi. Di dalam IEPK ini akan diukur kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, kesehatan budaya organisasi dalam menolak praktek gratifikasi dan suap serta keefektifan penanganan kejadian korupsi jika hal tersebut terjadi” terang Kartiyus

“harapan saya melalui kegiatan ini, saya meminta kepada seluruh kepala OPD, menjadikan indikator dalam IEPK sebagai bantuan  dalam memperbaiki sistem kerja di unit masing-masing. Memperkuat sistem pengelolaan internal pemerintah atau SPIP  secara konkrit bukan sekedar pemenuhan dokumen administratif, membangun komitmen bersama bahwa integritas adalah harga mati dalam menjalankan roda pemerintahan” harap Kartiyus

Red

FRIC Kalbar: Ucapkan Selamat Bertugas Kepada Irjen Pol. Alber Teddy Benhard Sianipar, di Kalimantan Barat.

By On Mei 11, 2026


Www.Warta86.com,-Kubu Raya, Kalbar //frnkalbarnews.com – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Kalimantan Barat di bawah pimpinan Ketua DPW FRIC Kalbar, Rabi, bersama seluruh jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan serta pengangkatan jabatan baru dua perwira tinggi Polri, dalam rotasi besar yang tertuang dalam Surat Telegram ST/960/V/KEP./2026; tanggal 7 Mei 2026. Rabu, (12/05/2026).


Ucapan penghormatan dan dukungan ini ditujukan kepada:

✅ Irjen Pol. Pipit Rismanto – Kini menjabat Kapolda Jawa Barat (mantan Kapolda Kalbar)

✅ Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. – Resmi menjabat Kapolda Kalimantan Barat, berkedudukan di Kota Pontianak, menggantikan Irjen Pipit Rismanto .


Rekam Jejak Lengkap & Tempat Tugas Sebelumnya


Sebelum bertugas memimpin Polda Kalbar, Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar menjabat Sekretaris Utama PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) berkedudukan di Jakarta sejak 6 Oktober 2022 hingga kini .


Beliau lahir di Medan, Sumatera Utara, 14 November 1971, lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa, dikenal kuat dan berpengalaman panjang di bidang penyidikan, reserse, dan penanganan kejahatan keuangan . Riwayat jabatan & tempat tugas lengkap:

1. Sekretaris Utama PPATK – Jakarta (2022–2026)

2. Karojianstra Sops Polri / Kepala Biro Pengkajian Strategis Staf Operasi Polri – Jakarta (2020–2022)​

3. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah – Palu

4. Kepala Bagian Operasi Polda Metro Jaya – Jakarta

5. Kapolres Karo – Sumatera Utara

6. Kapolres Pematangsiantar – Sumatera Utara


Apresiasi & Harapan FRIC Kalbar


Ketua DPW FRIC Kalbar, Rabi, didampingi jajaran menyambut baik kehadiran pemimpin baru ini.


"Kami seluruh keluarga besar FRIC Kalbar mengucapkan selamat bertugas dan sukses besar kepada Bapak Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar di tanah Kalimantan Barat. Rekam jejak beliau sangat luar biasa, mulai dari penanganan kejahatan umum hingga kejahatan keuangan, kami yakin akan membawa perubahan positif, keamanan, dan ketertiban yang lebih baik lagi bagi masyarakat Kalbar," ujar Rabi.


FRIC Kalbar menegaskan sikap Loyal Kepada Korps Polri, siap menjadi mitra strategis, mendukung seluruh kebijakan, dan membantu menjaga kondusivitas wilayah.


"Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah berat ini. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, Kalbar semakin aman, damai, kerukunan terjaga, penegakan hukum adil, dan pelayanan Polri makin dekat serta berpihak pada masyarakat," tambahnya.


FRIC juga berterima kasih kepada mantan Kapolda Irjen Pipit Rismanto atas pengabdian dan kerja kerasnya selama bertugas di Kalbar, dan mendoakan sukses di tempat tugas baru sebagai Kapolda Jawa Barat.


Penulis: Humas FRIC.

Publisher Red W86 

Satlantas Polres Melawi Kembali Amankan 21 Kendaraan Knalpot Brong dan Terindikasi Balap Liar

By On Mei 11, 2026


Www.Warta86.com,-Polres Melawi Polda Kalbar– Satuan Lalu Lintas Polres Melawi kembali melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar di wilayah hukum Polres Melawi, Sabtu (9/5/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Melawi, AKP P. Supriatna, S.H bersama personel Satlantas dengan melaksanakan hunting system atau patroli bergerak serta pengaturan arus lalu lintas di seputaran Jalan Provinsi Kotabaru–Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.


Dalam kegiatan itu, petugas melakukan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong serta kendaraan yang terindikasi digunakan untuk aksi balap liar. Hasilnya, sebanyak 21 kendaraan berhasil diamankan oleh petugas.


Kasat Lantas Polres Melawi AKP P. Supriatna mengatakan, penindakan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan.


“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan penegakan hukum terhadap penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.


Selain dilakukan penindakan, kendaraan yang menggunakan knalpot brong juga diwajibkan mengganti knalpot tidak standar tersebut dengan knalpot standar sesuai ketentuan.


AKP P. Supriatna menegaskan, mayoritas pelanggar yang terjaring dalam kegiatan tersebut sebelumnya juga pernah diamankan di lokasi berbeda, namun masih mengulangi pelanggaran yang sama.


“Rata-rata pelanggar yang terjaring sudah pernah ditindak di tempat lain, namun belum ada perubahan sehingga dilakukan tindakan tegas agar memberikan efek jera,” tegasnya.


Satlantas Polres Melawi memastikan kegiatan patroli dan penindakan serupa akan terus dilakukan secara rutin guna menekan angka pelanggaran lalu lintas serta mencegah terjadinya balap liar di wilayah Kabupaten Melawi.


Humas Res Mlw (Arb).

"Sekjen SATMA AMPI Madina Antar Dumas ke DENPOM I/BB, Desak Bongkar Dugaan Beking Tambang Emas Ilegal di Madina"

By On Mei 11, 2026


Www Wqrta86.com,-Mandailing Natal — Sekretaris Jenderal SATMA AMPI Mandailing Natal, Mulya Harisandi Nasution, resmi mengantarkan pengaduan masyarakat (dumas) ke DENPOM I/BB terkait maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga kuat dibekingi oknum tertentu dan hingga kini masih bebas beroperasi di wilayah Mandailing Natal.


Dalam keterangannya, Mulya Harisandi menegaskan bahwa praktik tambang ilegal di Madina sudah dalam kondisi darurat dan tidak bisa lagi dianggap sebagai aktivitas masyarakat biasa. Menurutnya, penggunaan alat berat secara terang-terangan menunjukkan adanya dugaan jaringan terorganisir yang kuat serta indikasi pembiaran oleh pihak tertentu.


“Kami datang ke DENPOM I/BB membawa dumas agar dugaan keterlibatan maupun pembekingan oleh oknum aparat diusut secara serius, terbuka, dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat,” tegasnya.


Ia menyebut aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat parah, mulai dari pencemaran sungai, hancurnya kawasan hutan, rusaknya lahan masyarakat, hingga ancaman banjir dan longsor yang sewaktu-waktu dapat mengorbankan warga.


“Sungai-sungai di Madina semakin keruh, hutan dibabat, alat berat bebas keluar masuk, tetapi penindakan seolah tidak maksimal. Ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah namun tumpul terhadap mafia tambang ilegal,” lanjut Mulya Harisandi.


SATMA AMPI Madina juga mendesak pemerintah pusat, TNI, Polri, dan seluruh aparat penegak hukum untuk segera melakukan operasi besar-besaran serta investigasi menyeluruh terhadap dugaan jaringan pembeking PETI yang disebut beroperasi di sejumlah wilayah seperti Lingga Bayu, Batang Natal, Kotanopan, dan beberapa titik lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.


Menurut SATMA AMPI, jika aktivitas tambang ilegal terus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan di Mandailing Natal akan semakin tidak terkendali dan berpotensi menjadi bencana besar bagi generasi mendatang.


“Kami tidak akan diam. SATMA AMPI Madina akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata terhadap para pelaku, pemodal, maupun oknum yang diduga membekingi aktivitas tambang ilegal di Mandailing Natal,” tutupnya.

(Magrifatulloh).

 “DAPUR MBG PANGGORENGAN WAJIB DITUTUP! INI BUKAN KELALAIAN, INI KEJAHATAN TERHADAP ANAK SEKOLAH!”

By On Mei 10, 2026


Www Warta86.com,-Mandailing Natal – Pengakuan resmi adanya ulat dalam makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa adalah fakta yang tidak bisa diputarbalikkan. Ini bukan sekadar insiden kecil, ini adalah kegagalan fatal yang mencoreng program negara dan membahayakan kesehatan pelajar.


Saya, Muhammad Saleh, Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, menyatakan dengan tegas:


INI BUKAN LAGI KELALAIAN. INI ADALAH BENTUK PEMBIARAN YANG MENGARAH PADA KEJAHATAN TERHADAP KESELAMATAN ANAK.


Bagaimana mungkin makanan berulat bisa lolos dari dapur, pengemasan, hingga sampai ke tangan siswa? Ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan tidak berjalan, atau sengaja dibiarkan rusak.


Untuk itu, kami menyampaikan sikap:

1.TUTUP TOTAL dapur MBG Panyabungan Panggorengan sekarang juga. Tidak ada kompromi untuk dapur yang gagal menjamin kelayakan makanan anak.


2.Copot dan evaluasi seluruh penanggung jawab SPPG. Jangan lindungi pihak yang lalai.

Lakukan investigasi terbuka, bukan sekadar klarifikasi di atas kertas. Turun ke lapangan, uji dapur, bongkar fakta.


3.Satgas MBG jangan hanya jadi penerima laporan. Jika tidak mampu bekerja, lebih baik dibubarkan.


4.Pemerintah daerah harus bertindak tegas. Diam berarti ikut bertanggung jawab.


Kami mengingatkan:

Program ini menyasar anak sekolah, bukan objek percobaan dapur kotor.


Jika hari ini ulat bisa masuk ke makanan siswa dan dianggap hal sepele, maka besok bukan tidak mungkin yang terjadi adalah keracunan massal.


Kami tidak akan menunggu korban berikutnya.

Apabila tuntutan ini diabaikan, SATMA AMPI Mandailing Natal memastikan akan turun langsung dengan aksi terbuka dan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.


“Jangan beri makan anak-anak dengan kelalaian. Tutup dapur bermasalah, sekarang juga!”

(Magrifatulloh).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *