Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polda Bali Raih Predikat Terbaik 2025, Kapolda Sampaikan Apresiasi Tinggi kepada Kapolri atas Penguatan Budaya Integritas

By On April 29, 2026


Www.Warta86.com,-DENPASAR BALI – Kepolisian Daerah (Polda) Bali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Polda terbaik tahun 2025 dalam kategori indeks internalisasi budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan di lingkungan Polri.


Atas capaian tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si,  menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, M.Si,  atas arahan, dukungan, serta komitmen kuat dalam membangun institusi Polri yang berintegritas.


Dalam keterangannya, Kapolda Bali menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polda Bali dalam mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


“Penghargaan ini bukan semata-mata prestasi institusi, tetapi merupakan refleksi dari komitmen bersama seluruh anggota dalam menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan kehormatan sebagai anggota Polri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas kepemimpinan yang visioner dan transformasional,” ujar Kapolda Bali.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa capaian tersebut akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Bali.


Kapolda Bali juga memastikan bahwa pihaknya akan terus menginternalisasikan nilai-nilai integritas melalui pembinaan berkelanjutan, pengawasan internal yang ketat, serta penegakan disiplin yang tegas terhadap seluruh personel.


Sementara itu, penghargaan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendorong reformasi birokrasi yang berkelanjutan, dengan menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).


Dengan capaian ini, Polda Bali diharapkan dapat menjadi role model bagi satuan wilayah lainnya dalam membangun budaya organisasi yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Publisher Red W86 

Penguatan Sinergi Lintas Organisasi dalam Mendorong Literasi Media dan Kohesi Sosial Menuju Indonesia Emas 2045 di Kabupaten Bogor

By On April 29, 2026


Www.Warta86.com,-CIBINONG, Bogor,mentarikhatulistiwa.co.id — Upaya memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi lintas organisasi di Kabupaten Bogor. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan silaturahmi dan sinergi antara Bogor Media Siber Network (BMSN) bersama organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Bogor Raya serta LSM Peduli Jaringan Tenaga Rakyat (PJTR) Kabupaten Bogor yang berlangsung di Kantor BMSN, Cibinong, Rabu (29/4/2026).


Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara media siber dan organisasi masyarakat sipil. Terlebih di tengah tantangan era digital yang kian kompleks, seperti maraknya disinformasi, hoaks, serta meningkatnya kebutuhan akan literasi publik yang kuat dan berkelanjutan.


Ketua GPII Bogor Raya, Latif Ferdiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting dalam membangun bangsa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.


“Kolaborasi ini bukan sekadar silaturahmi seremonial, tetapi merupakan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif generasi muda dalam menjaga persatuan serta memperkuat kemandirian sosial. Kami melihat media seperti BMSN memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik yang sehat dan berintegritas,” ujar Latif.


Senada dengan itu, Ketua LSM PJTR Kabupaten Bogor, Daniel Lawalata, menekankan bahwa kerja sama antara lembaga sosial dan media harus diarahkan pada pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan riil di lapangan.


“Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan program-program konkret yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, ekonomi, dan ketenagakerjaan. Media memiliki kekuatan untuk mengangkat isu-isu kerakyatan agar mendapat perhatian luas dan solusi berkelanjutan,” jelas Daniel.


Sementara itu, Pembina BMSN, Nurofik, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem media yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa BMSN merupakan wadah yang menghimpun puluhan media siber di Bogor dengan komitmen menyajikan informasi yang kredibel, edukatif, dan berimbang.


“BMSN hadir sebagai ruang kolaboratif bagi lebih dari 50 media yang berkomitmen melawan hoaks dan memperkuat literasi informasi di tengah masyarakat. Kami percaya, kemitraan dengan organisasi seperti GPII dan PJTR akan memperluas dampak positif media dalam membangun kesadaran publik dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan menuju Indonesia Emas,” ungkap Nurofik.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan era digital menuntut adanya sinergi yang kuat antara media, organisasi kepemudaan, dan lembaga sosial agar mampu menghadirkan narasi yang mencerdaskan, menyejukkan, serta solutif bagi masyarakat luas.


Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal dari berbagai program kolaboratif ke depan, seperti edukasi literasi digital, penguatan kapasitas generasi muda, pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, hingga advokasi sosial yang berbasis data dan fakta.


Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif, BMSN, GPII, dan PJTR optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, kritis, serta berintegritas dalam rangka menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.


PERNYATAAN SIKAP


Kami pemuda Bogor bersama insan pers dan elemen masyarakat, dengan ini menyatakan sikap:


Bahwa dalam dinamika kehidupan bermasyarakat, penting bagi kita semua untuk terus menjaga situasi yang kondusif, aman, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.


Kami berkomitmen untuk turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas.


Pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Red

Langkah Humanis Polda Jambi: Dampingi Trauma Anak Pasca-Insiden Tragis yang Menimpa Sang Ayah

By On April 29, 2026


Www.Warta86.com,-Jambi,-Peristiwa tragis yang mengguncang warga Kota Jambi terjadi di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo. Seorang pria bernama Indra (41) tewas secara mengenaskan setelah menjadi korban penusukan brutal yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri pada Minggu malam (26/4).


Aksi kekerasan tersebut berlangsung di hadapan anak korban yang masih balita, menambah duka mendalam bagi keluarga. Istri korban, Nia (39), yang turut menyaksikan kejadian itu, masih mengalami trauma berat. Ia menuturkan bahwa pelaku berjumlah tiga orang dan datang dengan membawa senjata tajam.


“Suami saya sempat lari ke dalam rumah, tetapi tetap dikejar dan ditusuki,” ujar Nia dengan suara bergetar.


Korban mengalami 18 luka tusukan yang menyebabkan dirinya meninggal dunia di lokasi. Tidak hanya itu, anak sulung korban, Ferdi (21), juga menjadi korban penyerangan dan saat ini masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami lima luka tusukan.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran kepolisian bergerak cepat. Tim Unit Reskrim Polsek Kotabaru berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, masing-masing berinisial RG dan DH.


Kapolsek Kotabaru, Komisaris Helrawaty Siregar, menyampaikan bahwa kedua tersangka ditangkap di wilayah Kecamatan Alam Barajo dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.


“Keduanya sudah kami amankan. Namun penyelidikan belum berhenti. Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” jelasnya saat rilis kasus, Selasa (28/4).


Sementara itu, satu orang terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis keluarga korban, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar memberikan perhatian khusus dengan memerintahkan Tim Psikologi Biro SDM Polda Jambi untuk melakukan pendampingan trauma healing.


Melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kapolda menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga pemulihan mental korban.


“Peristiwa ini sangat memprihatinkan. Bapak Kapolda Jambi telah memerintahkan Tim Psikologi untuk segera memberikan pendampingan trauma healing kepada keluarga korban, khususnya anak balita yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Pemulihan kondisi mental menjadi hal yang sangat penting,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.


Lebih lanjut, Kapolda Jambi juga mengimbau masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting dalam kehidupan sosial bermasyarakat.


“Kapolda Jambi menegaskan bahwa setiap permasalahan di lingkungan harus diselesaikan dengan baik dan tidak dibiarkan berlarut-larut. Konflik kecil yang tidak diselesaikan dapat berkembang menjadi tindak kekerasan yang merugikan semua pihak,” tambah Kabid Humas.


Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus serta memburu satu pelaku lainnya yang masih buron guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku

Publisher Red W86 

Dua Eksekutor  Pembunuhan Sadis di Pinang Merah Berhasil Ditangkap Polsek Kota Baru  Korban Tewas Dengan 18 Luka Tusukan

By On April 29, 2026


Www.Warta86.com,-Kota Jambi 

Tidak menunggu lama-lama berkat kerja keras tim Macan Reskrim Polsek Kota Baru pelaku pembunuhan sadis terhadap Indra Kusuma yang tewas dengan 18 luka tusuk serta anak korban M.Ferdi turut mengalami 5 tusukan namun masih bisa tertolong, berhasil ditangkap , kejadian di Jalan Kurnia RT 10  Pinang Merah Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi pada Minggu malam tanggal 26 April 2026


Eksekutor penusukan RG dan BH berhasil ditangkap oleh Polsek Kota Baru Polresta Jambi(27/04/2026)


Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar SIK MH melalui Kapolsek Kota Baru  Kompol Helrawati Siregar SIK menyampaikan " Tim Macan  Polsek Kota Baru  Polresta Jambi berhasil menangkap  pelaku penusukan terhadap Indra Kusuma 


Kejadian bermula adanya pertengkaran cekcok mulut anak kedua belah pihak  , kemudian si anak melaporkan pertengkaran mereka kepada orang tua nya, tidak terima dengan cekcok tersebut pelaku mendatangi rumah korban  sehingga terjadi penusukan terhadap Indra Kusuma hingga tewas sementara anaknya selamat, walau mengalami luka tusukan senjata tajam oleh pelaku RG dan BH, selain dua pelaku atau eksekutor , juga dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang berkemungkinan adanya keterlibatan pihak lainnya.


Diduga adanya keterlibatan anak dibawah umur (pelajar) dan perempuan saat kejadian tersebut .


"Dari kasus ini kita masih melakukan pengembangan dan terus berjalan guna mengumpulkan bukti bukti baru dan hal ini tidak berkemungkinan adanya penetapan tersangka lainnya 


Intinya kepada masyakarat untuk bersama menjalin kerukunan antar bertetangga jangan tersulut emosi yang dapat merugikan diri dan orang lain 


Kedua pelaku kita jerat dengan pasal berlapis yang hukuman seumur hidup, minimal 20 tahun" pungkas Kapolsek

Red

Dari Skandal Bauksit Kejati Kalbar Selamatkan Rp.55 Milyar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 milyar

By On April 29, 2026


Www.Warta86.com,-Pontianak-(29/04/2026) bertempat di Aula Baharuddin Lopa lt. 4 Kejati Kalbar, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali meneguhkan posisinya sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum yang tidak hanya represif, tetapi juga restitutif dengan mengelar Press Release Penyelamatan Keuangan Negara Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Tata Kelola Pertambangan Bauksit di Wilayah Kalimantan Barat Tahun 2017 sampai dengan 2023, sebesar kurang lebih Rp.55 Miliar.


Capaian ini bukan sekadar angka. Sebelumnya, dalam konstruksi perkara yang sama, Kejati Kalbar telah lebih dahulu memulihkan kerugian negara sebesar Rp.115 Miliar. Dengan demikian, total nilai penyelamatan keuangan negara yang berhasil dipulihkan telah mencapai kurang lebih Rp.170 Miliar—sebuah angka yang mencerminkan keseriusan negara dalam merebut kembali haknya yang dirampas melalui praktik melawan hukum.


Langkah ini merupakan manifestasi konkret dari penegakan hukum yang berorientasi pada asset recovery, sebagai roh dari penanganan tindak pidana korupsi modern yang tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga pemulihan kerugian negara secara optimal.


Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalbar Siju, SH.MH dalam Press Release menyampaikan proses penanganan perkara Tata Kelola Pertambangan yang ada di Kalimantan Barat ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat No. 01/O.1/Fd.1/01/2026 tanggal 02 Januari 2026 tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Tata Kelola Pertambangan Bauksit di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2017-2023.


Dimana selama proses Penyidikan penanganan perkara tersebut, diantara beberapa Badan Usaha yang bergerak di Bidang Pertambangan yang sebelumnya dikenakan kewajiban untuk membayar penempatan Jaminan Kesungguhan Pembangunan Fasilitas Pemurnian (Smelter) terhitung sejak tahun 2019 s.d 2022 tetapi pada saat itu belum merealisasikan kewajibannya tersebut, namun sejak Penangan Perkara Tata Kelola Pertambangan Bauksit ini dilakukan, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalbar kembali telah berhasil melakukan upaya Penyelamatan Keuangan Negara dengan cara menitipkan Uang Jaminan Kesungguhan Pembangunan Fasilitas Pemurnian (Smelter) ke Penyidik / Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan jumlah sebesar Rp. 55.000.000.000,- (lima puluh lima milyar rupiah) yang kemudian akan disetorkan ke Kas Negara.


Bahwa titipan uang Jaminan Kesungguhan Pembangunan Fasilitas Pemurnian (Smelter) tersebut merupakan upaya Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dalam rangka Penyelamatan Keuangan Negara dalam proses penanganan perkara Tata Kelola Pertambangan yang ada di Kalimantan Barat. Aspidsus juga menegaskan, seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berbasis pada alat bukti yang sah menurut hukum, termasuk melalui penelusuran aliran dana dan pengamanan aset.


Sejalan dengan itu, hingga saat ini Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat belum menetapkan tersangka dalam perkara dimaksud. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan merupakan bentuk kehati-hatian (prudential principle) dalam proses penegakan hukum, sebagaimana diamanatkan dalam hukum acara pidana, khususnya dalam kerangka Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menuntut adanya kecukupan alat bukti sebelum seseorang dapat ditetapkan sebagai tersangka.


“Penetapan tersangka tidak boleh dilakukan secara prematur. Penyidik wajib memastikan bahwa seluruh konstruksi yuridis telah terpenuhi, termasuk minimal dua alat bukti yang sah, sehingga proses penegakan hukum tidak hanya tegas, tetapi juga berkeadilan dan tidak menimbulkan kekeliruan,” tegasnya.


Dalam perspektif hukum, penyimpangan tata kelola pertambangan bauksit bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi telah memasuki ranah perbuatan melawan hukum yang berdampak langsung terhadap keuangan negara. Oleh karena itu, setiap langkah penegakan hukum harus dilakukan secara cermat, mendalam, dan tidak tergesa-gesa.


Ke depan, Kejati Kalbar memastikan bahwa penegakan hukum di sektor sumber daya alam akan terus diperkuat, baik dalam aspek penindakan maupun pencegahan, guna mendorong tata kelola pertambangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.


Di balik angka Rp.170 miliar yang berhasil diselamatkan, terdapat satu pesan yang tidak terbantahkan: negara hadir, bekerja, dan tidak akan berhenti hingga setiap rupiah yang dirampas dari kepentingan publik dikembalikan.





Kejati Kalbar menegaskan bahwa proses penyidikan perkara ini masih terus berjalan, dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan kehati-hatian guna memastikan setiap langkah penegakan hukum dilakukan secara tepat dan berkeadilan, serta perkembangan penanganan perkara ini akan terus kami sampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik serta untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.


     Pontianak, 29 April 2026

      Kasi Penkum Kejati Kalbar




I WAYAN GEDIN ARIANTA, SH.MH

Editor: Parli 

Publisher Red W86 

 Noven Honarius Soroti "BBM Langka dan Harga Melambung Tinggi: Di Kecamatan Serawai dan Ambalau" Sebut Ini Awal Krisis yang Membunuh Masyarakat Secara Berlahan

By On April 28, 2026


Www.Warta86.com,-Sintang,Kalbar,– Situasi ketersediaan dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Barat kini semakin memprihatinkan. Kelangkaan yang terjadi di berbagai titik, ditambah dengan lonjakan harga yang tidak wajar, telah menjadi beban berat bagi masyarakat, terutama di daerah pedalaman.

 

Tokoh pemuda Kalbar, Noven Honarius, menegaskan bahwa kondisi ini bukan sekadar masalah sementara, melainkan awal dari sebuah krisis yang perlahan namun pasti "membunuh" ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Harga Capai Rp 40.000 di Perhuluan

Bukti nyata kesulitan ini sangat terasa di daerah hulu, khususnya di wilayah Serawai-Ambalau. Di sana, harga BBM jenis Pertalite telah mencapai angka Rp 40.000 per liter. Angka ini jauh melampaui harga standar, sebuah realita pahit yang harus ditanggung warga yang tinggal jauh dari pusat distribusi.

 

"Saat ini dengan kondisi langka BBM Subsidi dan Non sibsudi dikecamatan Serawai-Ambalau harga BBM Melonjak tinggi melampaui HET bahkan dibeberapa desa sempat mencapai Rp. 40.000/liter BBM Jenis Pertalite sementara di Nanga Serawai sendiri rata-rata diangka Rp.20.000/liter" Ucapnya

Dampak Meluas ke Segala Sektor

Kondisi ini memberikan dampak domino yang sangat besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada transportasi sungai. Sebagai moda transportasi utama di pedalaman, kapal dan perahu membutuhkan BBM dalam kapasitas besar. Jika harga bahan bakar melambung tinggi, biaya operasional pun ikut naik, dan secara otomatis harga kebutuhan pokok yang diangkut akan mengalami kenaikan.

 

Namun, dampaknya tidak berhenti pada sektor ekonomi saja. Noven menyoroti bahwa kondisi ini juga sangat berpengaruh terhadap bidang pendidikan dan kesehatan. Keterbatasan akses dan biaya yang mahal membuat mobilitas warga menjadi sulit, sehingga akses ke sekolah maupun fasilitas kesehatan menjadi semakin terbatas dan memberatkan.

 

"Kita tidak bisa membiarkan hal ini berlanjut. Kelangkaan dan harga yang melambung tinggi adalah bentuk ketidakadilan. Ini mematikan usaha, menyulitkan hidup, dan menghambat masa depan anak-anak serta akses pengobatan," tegas Noven Honarius.

 

Ia berharap adanya perhatian serius dan langkah nyata dari pihak terkait untuk segera mencari solusi, agar beban masyarakat tidak semakin berat dan krisis ini tidak berlanjut lebih jauh.

Publisher Red W86 

Ketum FRIC: Pelayanan Prima Wajah Baru Pemasyarakatan, Harus Bebas Pungli.

By On April 28, 2026


Www.Warta86.com,-Jakarta – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, bersama segenap pengurus dan jajaran se-Indonesia menyampaikan ucapan Selamat Hari Bakti Kemasyarakatan Ke-62 yang diperingati pada 27 April 2026. "Momentum ini menjadi pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan sekadar membina, tetapi menghadirkan kerja nyata yang berdampak bagi masyarakat," ujar H. Dian Surahman, Minggu, 27 April 2026.


Mengangkat tema "Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima", H. Dian Surahman mengapresiasi dedikasi seluruh insan pemasyarakatan di Indonesia. Menurutnya, kerja nyata pemasyarakatan terlihat dari berbagai program pembinaan kemandirian, reintegrasi sosial, dan kontribusi warga binaan bagi pembangunan.


"Pelayanan prima adalah wajah baru pemasyarakatan. Humanis, transparan, dan berorientasi pada pemulihan, bukan sekadar penghukuman," tegasnya.


FRIC menilai peran pemasyarakatan sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan. H. Dian Surahman menyebut, keberhasilan sistem pemasyarakatan tidak hanya diukur dari dalam lapas, tetapi juga dari tingkat penerimaan masyarakat terhadap mantan warga binaan.


"Ketika warga binaan kembali dan diterima masyarakat, di situlah kerja nyata pemasyarakatan berhasil. Ini butuh sinergi semua pihak," katanya.


Lebih lanjut, H. Dian Surahman mendorong penguatan pelayanan berbasis digital dan peningkatan kapasitas petugas pemasyarakatan. Ia berharap Hari Bakti Kemasyarakatan Ke-62 menjadi momentum akselerasi reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.


"Pelayanan prima harus dirasakan keluarga warga binaan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Cepat, tepat, dan bebas dari pungli," imbuhnya.


"Atas nama keluarga besar FRIC, kami ucapkan Selamat Hari Bakti Kemasyarakatan Ke-62. Teruslah bekerja nyata, layani dengan hati, dan jadikan pemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keadilan restoratif di Indonesia," tutup H. Dian Surahman.

Red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *