Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dugaan KDRT Dan Penyanderaan,  Roberto Dilaporkan Ke Polrestabes Medan

By On Maret 28, 2026


Www.Warta86.com,-Medan,- Polrestabes Medan menerima laporan dugaan tindak pidana penyanderaan, penganiayaan, serta kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang diduga dilakukan oleh Dhayalen alias Roberto. Laporan ini mengacu pada Pasal 451 dan/atau Pasal 466 ayat (2) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dan Pasal 44 Ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.


Perkara tersebut juga teregister dalam LP/B/1117/III/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 18 Maret 2026  oleh Samla Dewi, ibu korban, yang berdomisili di Jalan Bunga Cempaka IX No. 57, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang. Korban adalah Putri Saras Wati Dewi, anak pelapor, yang tinggal di alamat yang sama. 


Terlapor Dhayalen alias Roberto merupakan wiraswasta dengan dua alamat, yakni di kawasan Jelambar Baru, Jakarta Barat, serta di Jalan Teuku Umar No. 9, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.


Kejadian bermula saat korban memutuskan meninggalkan rumah terlapor karena mengaku sering dipukuli. Pada 15 Maret 2026, korban mendatangi Café Roberto di Jalan Teuku Umar untuk mengambil barang-barangnya, namun tidak diizinkan keluar oleh terlapor. 



Saksi termasuk Sandiren alias Boby menyatakan bahwa korban ditahan di dalam lokasi tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi memar, diperkuat hasil visum dan foto luka. Ada pula video saat korban dibawa keluar dari sebuah kamar bersama terlapor dan anak mereka.


Rekaman pesan WhatsApp menunjukkan korban meminta tolong karena mengalami penganiayaan. Korban juga memiliki bekas ikatan kabel tie di tangan yang menurut pengakuannya dipasang oleh terlapor. 


Upaya penjemputan korban sempat dihalangi saksi bernama Wasen, keluarga terlapor, meski korban sedang dalam kondisi luka dan tidak dibawa berobat. Unsur penyanderaan ini berpotensi menjerat pelaku dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.


Unsur penganiayaan semakin kuat dengan hasil visum, foto-foto luka, serta keterangan 13 saksi di lokasi kejadian. Kedua mata korban mengalami memar, disertai dugaan pemukulan di bagian tangan, dada, dan leher, termasuk tindakan mencekik. Unsur ini memiliki ancaman pidana hingga 5 tahun penjara.


Dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga diperkuat hubungan korban dan terlapor yang dinyatakan sah secara agama oleh pendeta Sanden serta ketua Vihara Budhayana Adi Darma Santri, Siwaji, ditambah keterangan kepling yang menyebut keduanya adalah pasangan suami istri. Luka memar, visum, dan kesaksian saksi telah memenuhi ketentuan pembuktian sesuai Pasal 55 UU KDRT.


Ketua Limpol, seorang influencer yang dikenal aktif dalam isu sosial, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung proses hukum berjalan secara profesional. “Yang bersalah harus dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” ujarnya.


Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Parlindungan Gultom, membenarkan adanya laporan tersebut dan menambahkan bahwa Polrestabes Medan berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur. “Kami memastikan setiap laporan yang masuk diproses dengan serius. Masyarakat jangan ragu melapor, karena setiap pengaduan akan kami tindaklanjuti dengan profesional,” ungkapnya.


Kasus ini kini ditangani Polrestabes Medan dan terus berlanjut dalam proses hukum lebih lanjut. *(Tim)*

Apresiasi Dari Tokoh Masyarakat Untuk Polda Kalbar, Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dinilai Sukses Berikan Rasa Aman

By On Maret 27, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kalimantan Barat mendapat apresiasi luas dari berbagai tokoh penting.


Keberhasilan jajaran Polda Kalbar dalam menjaga kondusivitas selama arus mudik hingga perayaan hari raya dinilai sebagai bukti profesionalisme Polri yang humanis.


​Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri dan khususnya kepada Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. Menurutnya, koordinasi yang matang telah membuat momentum sakral masyarakat berjalan tanpa kendala berarti.


​"Terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Kapolda Kalimantan Barat beserta jajaran yang telah melaksanakan Operasi Ketupat Kapuas 2026. Berkat dedikasi ini, masyarakat dapat menikmati momentum mudik dan merayakan lebaran bersama keluarga dengan lancar," ujar Krisantus, Kamis (27/3/2026).


​Senada dengan Pemerintah Provinsi, dukungan juga datang dari tokoh lintas etnis dan agama. Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) Provinsi Kalbar, Sutadi, SH, menyoroti kehadiran Polri yang memberikan ketenangan bagi seluruh lapisan Masyarakat.


​"Kami merasakan situasi yang sangat kondusif dan tertib. Kinerja Polda Kalbar yang profesional dan humanis membuat masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang," ungkap Sutadi. 


Ia juga berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi menjaga harmoni di Bumi Khatulistiwa.


​Dari Kota Singkawang, Penjabat Walikota Tjhai Chui Mie turut memberikan pujian atas kerja keras Kepolisian yang mengawal rangkaian agenda besar di wilayahnya secara maraton, mulai dari perayaan Cap Go Meh, bulan suci Ramadhan, hingga Idul Fitri.


​"Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri. Kehadiran personel di lapangan telah memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga warga dapat beraktivitas, beribadah, dan merayakan tradisi dengan penuh khidmat," tuturnya.


Menanggapi apresiasi tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa keberhasilan operasi ini bukan hanya kerja keras Polri semata, melainkan hasil kolaborasi semua pihak.


​"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat dan para stakeholder terkait lainnya. Keberhasilan dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini dapat tercapai berkat adanya dukungan penuh, partisipasi aktif, serta sinergitas yang luar biasa dari semua pihak," Tegas Bambang.


​Ia menambahkan bahwa peran serta Masyarakat dalam menjaga ketertiban selama arus mudik dan perayaan lebaran menjadi faktor kunci terciptanya situasi kamtibmas yang terkendali.


​"Apresiasi dari para tokoh adalah motivasi bagi kami. Namun, yang paling utama adalah kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga toleransi. Kami berharap harmoni ini terus terjaga demi kemajuan Kalimantan Barat," Pungkasnya.

Red W86 

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung selama 13 hari

By On Maret 26, 2026

 


Www.Warta86.com,-Pontianak,Kalbar// – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Kalbar selama periode Lebaran tahun ini dinyatakan aman dan kondusif.

​Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Personel dan Masyarakat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban.


​”Operasi Ketupat Kapuas 2026 telah terlaksana dengan sangat baik. Berdasarkan data evaluasi kami, terjadi penurunan angka gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.”

“Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan Masyarakat dalam berkendara dan menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat,” Ujar Bambang dalam keterangan resminya. (Kamis, 26/3)

Data menunjukkan performa positif dalam pemeliharaan keamanan, dan gangguan Kamtibmas yang dilaporkan dan ditangani Polda Kalbar mengalami penurunan.

“Jika pada Operasi Ketupat Kapuas 2025 tercatat sebanyak 28 kasus, pada tahun 2026 ini angka tersebut berhasil ditekan sebesar 42,86%, yaitu menjadi 16 kasus. ”

“​Di sektor lalu lintas, tindakan terhadap pelanggaran juga menunjukkan tren menurun sebesar 44%. Tercatat hanya ada 94 penindakan pada tahun 2026, berkurang jauh dari tahun 2025 yang mencapai 167 penindakan. Hal ini mengindikasikan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas saat mudik semakin membaik.”

“​Aspek keselamatan jalan raya juga mencatatkan rapor hijau. Jumlah kecelakaan lalu lintas turun sebesar 29,73%, dari 96 kejadian pada tahun 2025 menjadi 66 kejadian pada tahun 2026.” Lanjut Bambang.

Penurunan angka kecelakaan ini berbanding lurus dengan turunnya kerugian materiil akibat kecelakaan.

​Pada tahun 2025, total kerugian materiil mencapai Rp234.500.000, sedangkan pada tahun 2026 angka tersebut turun drastis menjadi Rp117.500.000.

​Statistik Arus Mudik di Pintu Kedatangan dan Keberangkatan
​Selama periode Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polda Kalbar juga mencatat tingginya mobilisasi masyarakat di berbagai pintu masuk Provinsi.

​1. Sektor Udara (Bandara)
​Kedatangan: 71.969 penumpang.
​Keberangkatan: 75.416 penumpang.
​2. Sektor Laut (Pelabuhan)
​Kedatangan: 20.802 penumpang.
​Keberangkatan: 28.472 penumpang.
​3. Jalur Darat Antarnegara (PLBN/APBN)
​Kedatangan: 28.013 orang.
​Keberangkatan: 23.251 orang.

Polda Kalbar menghimbau Masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

“Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima dengan mengecek kelayakan kendaraan, jangan paksakan diri jika lelah segera istirahat.”

“Patuhi aturan lalu lintas, waspada terhadap barang bawaan, hindari kendaraan yang melebihi kapasitas (over kapasitas), manfaatkan layanan Polisi di pos pengamanan terdekat.”

“Mari ciptakan perjalanan yang aman agar selamat sampai tujuan. Selamat mudik.” Pungkas Bambang

Red W86 

Perkuat Sinergitas, Kapolda Kalbar Silaturahmi ke Sultan Pontianak IX

By On Maret 25, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Dalam nuansa khidmat Idul Fitri 1447 H / 2026, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum, dan Irwasda Polda Kalbar, Kombes Pol Sigit Jatmiko, S.H., S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi kepada Sultan Pontianak IX di Keraton Kadriah, Jalan Tanjung Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur. (Selasa, 24/3)


​Kunjungan ini menjadi simbol kuatnya kedekatan antara Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dengan Tokoh Masyarakat di Kota Pontianak. 


Suasana semakin istimewa dengan hadirnya elemen Forkopimda lainnya, yakni Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., dan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., yang menunjukkan soliditas kepemimpinan di Kalimantan Barat.


Melalui kunjungan ini, Kapolda Kalbar berharap semangat kekeluargaan dan sinergitas lintas sektoral terus terjaga demi mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan kondusif.


"Tradisi silaturahmi di Keraton Kadariah ini bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan untuk mempererat persatuan antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat Kalbar dalam merayakan hari kemenangan."


"Kebersamaan ini menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Kalimantan Barat dibangun di atas fondasi komunikasi yang harmonis antara pemimpin dan tokoh Masyarakat." Ungkap Pipit. 


​Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Cooling System untuk menjaga kesejukan situasi kamtibmas pasca-Lebaran.


​"Kegiatan silaturahmi ini menjadi simbol bahwa Polri selalu hadir di tengah Masyarakat dan merangkul seluruh elemen Masyarakat. Kondusivitas Kalbar adalah prioritas utama kami, dan sinergi lintas sektoral ini adalah kuncinya," Jelas Bambang.


​Kunjungan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat, mempertegas pesan bahwa hari kemenangan adalah momentum untuk memperkuat persaudaraan lintas sektoral di Bumi Khatulistiwa.

Red

Pererat Tali Silaturahmi, Kapolda Kalbar Kunjungi Tokoh Agama di Pontianak

By On Maret 24, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK – Dalam suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh agama, Hubaba Anisah Yusuf Al-Haddad, di Jalan Tanjung Raya 2, Gang Berkat, Kecamatan Pontianak Timur, pada Selasa siang. (24/3)


​Kunjungan ini menjadi representasi kuatnya sinergitas antara Polri dengan Tokoh Agama dalam menjaga harmoni di Bumi Khatulistiwa. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalbar didampingi oleh Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum, beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta Kapolresta Pontianak.


Kunjungan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghormatan Institusi Polri terhadap peran Tokoh Agama dalam menjaga stabilitas sosial.


​"Kami hadir di sini untuk merayakan kemenangan di hari yang fitri ini bersama keluarga besar Hubaba Anisah Yusuf Al-Haddad. Melalui silaturahmi ini, kami juga memohon doa restu agar tugas-tugas Polri dalam mengawal kamtibmas di Kalimantan Barat, khususnya pasca-Lebaran, selalu diberikan kelancaran dan keberkahan," Ujar Pipit.


​Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, menegaskan pentingnya komunikasi kultural antara Kepolisian dan Masyarakat luas.


​"Kegiatan silaturahmi Bapak Kapolda hari ini adalah bagian dari upaya Cooling System untuk memastikan situasi di wilayah hukum Polda Kalbar tetap kondusif."


"Selama Operasi Ketupat Kapuas 2026 berlangsung, peran aktif Tokoh Masyarakat terbukti efektif dalam menjaga ketenangan warga selama merayakan Idul Fitri." Ungkap Bambang.


​Pertemuan tersebut ditutup dengan Doa bersama untuk kedamaian warga Kota Pontianak dan sekitarnya. Kehadiran Pimpinan Polda Kalbar ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus mengedepankan nilai-nilai Religius dan Mumanis dalam menjalankan tugas pelayanan kepada Masyarakat.

Red W86 

Mudik Aman, Keluarga Nyaman!

By On Maret 24, 2026


Www.warta86.com,-Kalbar,-Menyambut Arus Mudik Lebaran 2026, Polda Kalimantan Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima.


Ingat 6 poin penting sebelum berangkat:


* Cek kelaikan kendaraan.


* Jangan paksakan diri jika lelah, segera istirahat.


* Patuhi aturan lalu lintas.


* Waspada terhadap barang bawaan.


* Hindari kendaraan yang melebihi kapasitas (over kapasitas).


* Manfaatkan layanan Polisi di pos pengamanan terdekat.


* Mari ciptakan perjalanan yang aman agar selamat sampai tujuan. Selamat mudik!


#poldakalbar #opsketupatkapuas2026 #mudikamankeluargabahagia

Red

Pererat Sinergitas, Kapolda Kalbar Silaturahmi Idul Fitri ke Kediaman Bupati Kubu Raya

By On Maret 24, 2026


Www.Warta86.com,-POLDA KALBAR– Dalam semangat hari kemenangan Idul Fitri 1447 H /2026, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Bupati Kubu Raya pada Senin (23/3) malam. Kehadiran pucuk pimpinan Polda Kalbar ini sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi guna menjaga kondusivitas wilayah dalam situasi perayaan lebaran.


​Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H. tiba di kediaman Bupati Kubu Raya yang beralamat di Komplek Mediteranian Palace No. A3, Jalan Sungai Raya Dalam sekitar pukul 19.00 wib. 


​Di sela-sela suasana hangat tersebut, ditegaskan bahwa Polda Kalbar tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan Masyarakat, terutama menjelang puncak arus balik.


​"Kami jajaran Polda Kalbar telah bersiaga penuh, baik dalam pengamanan objek vital maupun pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan. Fokus kami saat ini adalah menjamin kelancaran arus balik mudik Lebaran agar masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman," ujar Pipit. 


​Lebih lanjut, jenderal bintang dua tersebut juga merespons isu ketersediaan energi di wilayah Kalimantan Barat. Ia memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan memadai.


​"Kami pastikan ketersediaan bahan bakar tetap terkendali. Tidak perlu ada kekhawatiran berlebih atau 'panic buying'. Kami menjamin tidak akan ada antrean panjang di SPBU yang mengganggu mobilitas warga. Masyarakat silakan tetap tenang dalam perjalanan," Lanjutnya.


​Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Kapuas 2026, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan sesuai rencana.


​"Melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026, kami mengedepankan tindakan preventif dan edukatif. Satgas Humas terus memberikan informasi update mengenai kondisi lalu lintas secara real-time kepada masyarakat."


"Kami mengimbau para Pemudik untuk selalu memantau informasi resmi dan menjaga kebugaran fisik sebelum menempuh perjalanan jauh," Ujar Bambang.


​Kunjungan Silaturahmi ini menjadi simbol harmonisnya hubungan antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif selama perayaan hari besar keagamaan.

Red

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *