Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara: Mahasiswa Bukan Sekadar Cerdas, Tetapi Harus Berintegritas dan Berkontribusi bagi Bangsa

By On Oktober 02, 2026


Www.Warta86.com,-KUNINGAN — (2/10/2026) Komitmen Polri dalam membangun generasi muda yang unggul kembali diwujudkan Polres Kuningan melalui penguatan sinergi dengan dunia pendidikan.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Kuningan sebagai bagian dari pembekalan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, integritas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kehadiran Kapolres Kuningan di lingkungan kampus menjadi momentum penting untuk memperkuat kedekatan antara institusi kepolisian dengan kalangan akademisi dan mahasiswa. Dunia kampus dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk pola pikir, karakter, sekaligus masa depan generasi penerus bangsa.


Dalam kuliah umum tersebut, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjadi generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga mempunyai integritas, disiplin, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.


Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah dinamika kehidupan generasi muda yang terus berkembang. Mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda diharapkan mampu mengambil peran positif, menyampaikan gagasan secara konstruktif, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di lingkungannya.


“Mahasiswa adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan karakter, integritas, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Tak berhenti pada kegiatan kuliah umum, momentum tersebut juga diperkuat dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Kuningan dan Universitas Kuningan.


Penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama antara kepolisian dan institusi pendidikan, khususnya dalam bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kerja sama tersebut sekaligus menjadi jembatan untuk membangun komunikasi yang lebih erat antara Polri dan lingkungan akademik. Kampus tidak hanya menjadi ruang untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi salah satu tempat strategis dalam menanamkan kesadaran hukum, nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda.


Sinergi Polres Kuningan dan Universitas Kuningan diharapkan mampu menciptakan ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat secara lebih luas.


Mahasiswa pun didorong untuk menjadi generasi yang mampu menggunakan pengetahuan dan kemampuan akademiknya secara positif, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta turut menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Bagi Polres Kuningan, kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan Polri dengan masyarakat sejak lingkungan kampus, sekaligus memperkuat kesadaran bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.


Momentum kuliah umum dan penandatanganan MoU tersebut menjadi pesan kuat bahwa Polri dan dunia pendidikan dapat berjalan beriringan dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas secara intelektual, kuat secara karakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat.


Dari ruang-ruang akademik, lahir gagasan. Dari karakter yang kuat, lahir pemimpin. Dan dari sinergi Polri dengan dunia pendidikan, diharapkan tumbuh generasi muda Kuningan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan Indonesia.


Polri dan kampus bersinergi, membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi negeri.

Red

Gedung KUA Kapuas Sanggau Kalbar Rubuh Pengawas Akui Tidak Paham Teknis

By On Oktober 02, 2026


Www Warta86.com,-KASUS pembangunan Gedung Balai Nikah serta Manasik Haji di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau mencuat ke permukaan publik. Anggaran senilai Rp1,341 miliar dari DIPA Kanwil Kemenag Kalbar berakhir menjadi tumpukan puing tak bernilai. Kualitas bangunan amat memprihatinkan. Fondasi rapuh tanpa standar teknis jelas. 



Pengawas proyek justru mengakui ketidaktahuan terhadap gambar kerja serta Rencana Anggaran Biaya. Kasus ini membuka mata masyarakat luas tentang kebocoran anggaran negara yang kian merajalela. 


Situs konstruksi menyisakan kisah pilu. Setiap tapak pondasi hanya mengandalkan empat batang kayu cerucuk berdiameter lima hingga enam sentimeter. 


Material tersebut jauh dari spesifikasi aman untuk menopang struktur beton bertingkat. Kekuatan tanah tidak teruji dengan benar. 


Risiko longsor serta amblesan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan jiwa pengguna gedung kelak. Praktik semacam ini melanggar prinsip dasar rekayasa sipil modern. 


Campuran beton pun dikerjakan sembarangan. Pekerja lapangan tidak menggunakan dolak takaran resmi. 


Perbandingan antara pasir, batu split, serta semen dicampur secara asal-asalan. Kekuatan tekan beton menjadi tidak terprediksi. Retak rambut muncul bahkan sebelum masa curing selesai. 


Hal ini membuktikan absennya kontrol kualitas material di lapangan. Standar Nasional Indonesia diinjak-injak begitu saja demi mengejar target serapan anggaran semata.


Sorotan tajam mengarah pada figur pengawas proyek. Sumber warga setempat yang merahasiakan identitasnya mengungkapkan fakta mengejutkan. 


Pejabat berwenang tersebut secara blak-blakan menyatakan ketidakpahaman terhadap dokumen teknis. Gambar kerja serta RAB menjadi buku tertutup baginya. Ia tidak mampu membaca detail spesifikasi teknis maupun volume pekerjaan. 


Kondisi ini sangat ironis. Negara membayar mahal jasa supervisi profesional. Namun individu terpilih justru buta huruf teknik. Tidak ada verifikasi lapangan serius. 


Tidak ada teguran keras saat penyimpangan terjadi. Kelalaian fatal ini membuka ruang gelap bagi praktik mark-up harga serta penggunaan material substandar. 


Uang rakyat mengalir deras menuju kantong oknum tertentu sementara bangunan berdiri di atas pondasi kebohongan. 


Nilai kontrak mencapai angka fantastis. Satu koma tiga ratus empat puluh satu miliar rupiah seharusnya menghasilkan fasilitas ibadah megah serta kokoh. Realitas berbicara lain. Gedung runtuh sebelum sempat difungsikan optimal. Masyarakat Kapuas kehilangan hak atas layanan publik berkualitas. Kepercayaan terhadap institusi pemerintah kembali tergerus habis. 


Kementerian Agama perlu bertindak tegas. Audit forensik menyeluruh wajib dilakukan segera. Semua pihak terlibat harus dimintai pertanggungjawaban pidana maupun perdata. Jangan biarkan kasus ini tenggelam dalam birokrasi berbelit. 

Publik menuntut transparansi penuh. Nama-nama tersangka harus dibuka lebar. Aset hasil korupsi harus disita negara untuk perbaikan infrastruktur daerah lainnya. 


Teknologi konstruksi modern menawarkan solusi murah namun kuat. Penggunaan baja ringan serta beton pracetak bisa menekan biaya sekaligus meningkatkan durabilitas. 


Sayang sekali inovasi tersebut diabaikan total. Mentalitas lama masih berkuasa penuh. Proyek fisik dianggap ladang basah pribadi bukan amanah umat. 


Pola pikir primitif ini harus dihentikan paksa melalui penegakan hukum tanpa tebang pilih.

Masyarakat Kalimantan Barat kini menunggu kejelasan. 


Apakah dana pengganti akan segera cair? Ataukah warga harus swadaya membangun ulang fasilitas vital tersebut? Pertanyaan ini menggantung di udara panas tropis. Harapan tipis tersisa di tengah reruntuhan beton bercampur debu kekecewaan kolektif. 


Sistem pengadaan barang jasa pemerintah sering kali menjadi sarang penyakit kronis. Spesifikasi teknis dibuat longgar sengaja. Evaluasi penawaran dilakukan formalitas belaka. 


Pengawasan pelaksanaan bersifat simbolis tanpa gigi tajam. Hasilnya selalu sama. Bangunan roboh, jembatan ambruk, jalan berlubang dalam waktu singkat. Siklus setan ini terus berputar tanpa henti setiap tahun anggaran berganti. 


Perlu reformasi radikal total. Digitalisasi proses lelang wajib diterapkan ketat. Blockchain bisa menjamin transparansi aliran dana real time. Manusia korup harus diganti sistem cerdas anti manipulasi. Jika tidak, generasi mendatang hanya akan mewarisi puing-puing janji palsu pemimpin masa kini.


Kasus KUA Kapuas menjadi peringatan keras. Jangan diam saja melihat kehancuran bersama.  Laporkan setiap indikasi penyimpangan sekecil apa pun. Suara rakyat adalah kekuatan terbesar mengubah tatanan rusak menjadi bersih adil bermartabat. Mari bangun negeri ini dengan fondasi kejujuran bukan kayu cerucuk rapuh penuh tipu daya.

Tiem/Red 

Lima Personel Polda Jatim Siap Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

By On Oktober 02, 2026


Www.Warta86.com,-SURABAYA – Lima personel terbaik Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terpilih menjadi bagian dari Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA. Mereka bersiap mengemban misi penting pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah (Central African Republic/CAR).


Kelima personel tersebut adalah Ipda Dwi Adianto, S.H., Brigpol Herlambang Priyo Trapsilo, S.H., M.H., Brigpol Bagus Firmansyah Aditya, S.Kep., Ns., Brigpol Farhana Rizka Isnaini, S.M., dan Brigpol Wininda Puspita Hapsari Langgeng, S.H.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa kelima personel tersebut telah menuntaskan serangkaian pelatihan dan pembinaan intensif sebelum bertolak ke wilayah misi.


"Mereka telah mengikuti berbagai tahapan persiapan untuk memastikan kesiapan yang matang, baik dari aspek kemampuan individu maupun soliditas sebagai satu kesatuan Formed Police Unit," ujar Kombes Pol Abast.


Sebelum diterjunkan ke lapangan, kontingen wajib mengikuti Pre-Deployment Training (PDT) FPU 8 MINUSCA yang dibagi dalam tiga tahapan waktu: tahap pertama selama 40 hari, tahap kedua 52 hari, dan tahap ketiga selama 30 hari.


Selama pelatihan tersebut, para personel dibekali dengan berbagai keahlian taktis dan operasional yang krusial. Materi yang diberikan meliputi Police Tactics and Techniques, Public Order Management, Firearms Training, Tactical Driving, serta fungsi operasional dan logistik.


Selain itu, mereka juga dilatih dalam kemampuan khusus seperti Minpers, Liaison Officer, General Affair, Duty Officer, tim medis, SWAT, sniper, hingga instruktur FPU.


Mengingat wilayah penugasan menggunakan bahasa Prancis, para personel juga mendapatkan pelatihan bahasa secara khusus untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi di lingkungan misi internasional.


"Persiapan ini juga mencakup agenda strategis lainnya, seperti Joint Training Polwan dan RCMP, Pre-AOC, Assessment of Operational Capability, Command Staff Training, Leadership Training, hingga kegiatan Ground Handling dan team building," jelas Kombes Pol Abast.


Seluruh rangkaian penyiapan kontingen ini kemudian ditutup dengan tradisi pelepasan, di antaranya Tradisi Jalan Juang, upacara pembaretan, serta upacara penutupan resmi sebelum jadwal pemberangkatan menuju Afrika Tengah.


Kombes Pol Abast menegaskan bahwa keikutsertaan lima personel Polda Jatim dalam FPU 8 MINUSCA merupakan wujud nyata kontribusi Polri dalam mendukung misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB.


"Mereka membawa nama besar Polri dan Polda Jatim dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini. Kami berharap seluruh personel dapat menunaikan tugas dengan profesional, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab," pungkas Kombes Pol Abast. (Red)

Polda Kalbar Gelar Jumat Curhat di Taman Akcaya, Serap Aspirasi dan Hadirkan Pelayanan untuk Masyarakat

By On Oktober 02, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK, Polda Kalbar – Polda Kalimantan Barat terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalbar di Taman Akcaya, Pontianak, Jumat (2/10/2026).


Kegiatan yang dipimpin Dirbinmas Polda Kalbar Kombes Pol. Juda Trisno Tampubolon, S.H., S.I.K., M.H., ini menjadi wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat, sekaligus sarana untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta mencari solusi bersama terkait berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kegiatan tersebut, Polda Kalbar turut menghadirkan berbagai pelayanan dan edukasi bagi masyarakat. Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kamtibmas, sementara personel lalu lintas menyampaikan sosialisasi keselamatan berkendara serta membagikan brosur edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


Selain itu, Biddokkes Polda Kalbar juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir. Kegiatan ini turut didukung oleh Bidhumas Polda Kalbar melalui penyajian konten kreatif sebagai sarana edukasi dan penyebarluasan informasi positif kepada masyarakat melalui media sosial.


Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang terbuka, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polda Kalbar ingin membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun berbagai permasalahan yang dihadapi. Kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk mendengarkan, memahami, serta memberikan pelayanan dan solusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Bambang Suharyono.


Ia menambahkan, keterlibatan berbagai fungsi kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh, mulai dari pemeliharaan kamtibmas, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga pelayanan kesehatan.


Menurutnya, penyebarluasan informasi melalui konten kreatif Bidhumas juga menjadi bagian penting agar pesan-pesan kamtibmas dan edukasi yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, termasuk mereka yang tidak dapat hadir secara langsung.


“Polda Kalbar berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga terbangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Partisipasi serta kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kalimantan Barat,” tutupnya.


Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polda Kalbar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemitraan, serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Red

Oknum Pejabat Perumdam Bengkayang Terjaring OTT Polda Kalbar

By On Oktober 02, 2026


Www.Warta86.com,-PONTIANAK, Polda Kalbar – Tim Subdit 3 Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan oknum pejabat daerah, Jumat (2/10). 


Dua orang yang terjaring dalam OTT ini adalah HR, oknum pejabat Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kabupaten Bengkayang, dan DN, seorang oknum  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat.


Pengungkapan kasus dugaan suap ini bermula dari adanya laporan serta informasi masyarakat. Berbekal informasi itu, tim penyidik Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar langsung bergerak melakukan serangkaian penyelidikan intensif dan pengintaian. 


Pada Selasa 29 September 2016 sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka saat tengah melakukan pertemuan di area parkir slaah satu cafe di Jalan D.I. Panjaitan, Kota Pontianak.


Selain menangkap dua pelaku, tim penyidik juga telah mengamankan dan meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di pusaran peristiwa tersebut, yaitu AB, MA, dan BR.  Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana korupsi ini. 


Terkait hal ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., memberikan keterangannya. 


"Benar, tim Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalbar telah melakukan Operasi Tangkap Tangan. Kedua oknum tersebut, yakni saudara HR dan saudari DN, saat ini status hukumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Kalbar, selanjutnya kita tunggu proses penyidikannya.", tegas Bambang.

Red 

Publisher Red W86 

KEPALA BNN RI SUYUDI ARIO SETO RESMI DILANTIK MENJADI KAPOLRI

By On Oktober 01, 2026


Www.Warta86.com,-Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10). Komjen Pol Suyudi Ario Seto menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolri.


Pelantikan tersebut menjadi babak baru perjalanan pengabdian Suyudi Ario Seto setelah memimpin BNN sejak 25 Agustus 2025. Selama mengemban amanah sebagai Kepala BNN RI, Ia mengusung semangat War on Drugs for Humanity dengan mengedepankan pendekatan yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika sekaligus humanis dalam penanganan korban penyalahgunaan narkotika.


Salah satu program unggulan yang dikembangkan selama kepemimpinannya di BNN adalah ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika). Program ini menjadi gerakan nasional yang menempatkan anak sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak dini, sekaligus membangun lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika melalui keterlibatan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.


Selama memimpin BNN, Suyudi Ario Seto juga menaruh perhatian pada penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Berbagai upaya dilakukan melalui penguatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, pemberantasan jaringan narkotika, serta kerja sama nasional dan internasional untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).


Sebelum dilantik sebagai Kapolri, Suyudi Ario Seto telah melalui rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI pada Kamis (1/10). Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Persetujuan tersebut kemudian disahkan dalam Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 pada hari yang sama.


Pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri membawa pengalaman kepemimpinannya di BNN ke dalam amanah baru di institusi Polri. Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Ia akan melanjutkan pengabdiannya melalui penguatan kedekatan dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.


#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Publisher Red W86 

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara

By On Oktober 01, 2026


Www.Warts86.com,-JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (01/10/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat sekitar pukul 14.45 WIB ini menandai peralihan kepemimpinan tertinggi di tubuh Korps Bhayangkara, di mana Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto secara resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah diberhentikan oleh Presiden. Acara pelantikan Kapolri ini menjadi bagian dari agenda utama Istana dalam merombak serta melantik sejumlah pejabat negara dan posisi penting dalam Kabinet Merah Putih.


Proses suksesi kepemimpinan Polri ini berjalan sangat cepat dan lancar setelah mendapatkan persetujuan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada hari yang sama. Sebelumnya, DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) perihal permohonan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon tunggal Kapolri usulan Presiden Prabowo. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Komisi III DPR RI langsung menggelar mekanisme ujian bagi Komjen Suyudi sebelum resmi dilantik guna mendalami visi dan kesiapannya memimpin kepolisian RI.


Uji kelayakan dan kepatutan yang digelar di Gedung DPR RI tersebut berlangsung singkat namun efektif, yakni sekitar 30 menit. Dalam forum tersebut, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memimpin jalannya uji kelayakan dan meminta konfirmasi langsung dari para anggota dewan mengenai calon tunggal tersebut. Keputusan untuk menyetujui pengangkatan Suyudi diambil secara aklamasi setelah meraih kesepakatan bulat dari seluruh fraksi partai politik, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), hingga pimpinan DPR RI.


Usai merampungkan tahapan di tingkat komisi, keputusan tersebut dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan secara resmi. Di hadapan para peserta rapat, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan akhir dari seluruh anggota dewan yang hadir dengan bertanya, "Selanjutnya kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto, sebagai Kapolri apakah dapat disetujui?". Seruan kata "setuju" yang bergema dari seluruh peserta rapat langsung disusul dengan ketukan palu oleh Puan Maharani sebagai tanda sahnya pengangkatan kepemimpinan baru Polri tersebut.


Dengan tuntasnya seluruh rangkaian legalitas di parlemen dan dilanjutkannya prosesi pelantikan serta kenaikan pangkat di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini resmi memegang tongkat komando kepemimpinan Polri. Kehadiran Kapolri baru ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam penegakan hukum, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat sinergi institusi kepolisian dengan kebijakan strategis pemerintah di bawah naungan Kabinet Merah Putih.


Bandung, 01 Oktober 2026


Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Publisher Red W86 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *