Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Polres Majalengka Raih Juara 1 PPID Satwil Kategori Keaktifan Website KIP Tingkat Polda Jabar

By On September 10, 2026


Www.Warta86.com,-Bandung , - Polres Majalengka kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Polda Jawa Barat. Kali ini, Polres Majalengka berhasil meraih Juara 1 PPID Satwil Kategori Keaktifan Website Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat Polda Jawa Barat.


Penghargaan tersebut diraih dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Divisi Humas Polda Jawa Barat yang dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 9–10 September 2026, bertempat di Mapolda Jawa Barat.


Piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., kepada Kasi Humas Polres Majalengka AKP Yayan Suripna H., S.H., pada Rabu (9/9/2026).


"Penghargaan ini menjadi bukti atas komitmen dan konsistensi Polres Majalengka dalam mengelola serta menyajikan informasi publik melalui website secara aktif, aktual, informatif, transparan dan mudah diakses oleh masyarakat." ujar Kombes Hendra, Kamis (10/9/2026)


Melalui pengelolaan website KIP, Polres Majalengka terus berupaya memberikan berbagai informasi mengenai kegiatan kepolisian, pelayanan publik, program kerja, situasi kamtibmas serta berbagai informasi lainnya yang dibutuhkan masyarakat.


Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, khususnya Seksi Humas dan pengelola PPID Polres Majalengka, atas prestasi yang telah diraih.


“Penghargaan Juara 1 PPID Satwil kategori keaktifan website Keterbukaan Informasi Publik tingkat Polda Jawa Barat ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan komitmen seluruh personel Polres Majalengka dalam memberikan informasi publik yang transparan, aktual dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar AKBP M. Aldy Sulaiman.


Kapolres menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.


“Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Polres Majalengka akan terus berkomitmen menghadirkan informasi yang cepat, akurat, transparan dan mudah diakses, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat,” tambahnya.


Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh personel dalam mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan Polres Majalengka.


Menurutnya, Humas memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima secara cepat, tepat, edukatif dan bertanggung jawab.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan website KIP dan pelayanan informasi publik. Kami akan terus berupaya menyajikan informasi yang aktual, akurat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.


Dengan diraihnya Juara 1 PPID Satwil Kategori Keaktifan Website KIP Tingkat Polda Jawa Barat, Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan kepolisian yang transparan, profesional, responsif dan akuntabel.


Prestasi tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi jajaran Polres Majalengka untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Bandung, 10 September 2026


Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Publisher Red W86 

Satlantas Bandara Soetta Gelar Razia Stasioner untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

By On September 10, 2026


Www.Warta86.com,-TANGERANG – Satuan Lalu Lintas Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar razia stasioner gabungan kewilayahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Razia yang berlangsung pada Kamis (10/9) dini hari tersebut menyasar potensi gangguan kamtibmas di kawasan bandara tersibuk di Indonesia.


Dalam pelaksanaan, Satlantas Polresta Bandara Soetta tidak bergerak sendiri. Aparat melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan unsur pengamanan eksternal.


Tujuannya untuk mencegah terjadinya "penyakit masyarakat" di area bandara, mulai dari aksi premanisme, pungli, hingga tindak kriminal lainnya yang meresahkan pengguna jasa.


"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di kawasan vital seperti bandara," ujar Kompol Sularno, selaku Kasat Lantas Polres Kota Bandara Soetta di sela-sela kegiatan.


*Imbauan Keselamatan Untuk Pengguna Jasa Bandara*


Selain penindakan, petugas juga aktif memberikan imbauan. Masyarakat dan pengguna jasa Bandara Soetta diingatkan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan gangguan keamanan.


"Jika ada kejadian darurat atau mencurigakan, segera hubungi Call Center 110 Polri. Layanan gratis 24 jam," tegas Sularno.


Aparat memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan secara berkala untuk menciptakan rasa aman di kawasan Bandara Soetta.


"Kegiatan berlangsung aman kondusif dan tidak ditemukan hal-hal yang menonjol terkait gangguan kamtibmas," tandas Sularno.


*Warga Apresiasi Razia Stasioner Dini Hari*


Langkah proaktif Satlantas ini mendapat respons positif dari pengguna jasa bandara. Sejumlah penumpang mengaku merasa lebih aman dengan adanya razia gabungan di jam-jam rawan.


"Bagus banget ada razia gini. Jadi lebih tenang nunggu penerbangan tengah malam. Polisi kelihatan dan sigap," ujar salah satu warga yang melintas di area bandara.

Red W86 

PERINGATAN MAULID NABI: KEPALA BNN RI AJAK JAJARAN TELADANI SIFAT RASULULLAH DALAM BERTUGAS

By On September 08, 2026


Www.Warta86.com,-Semangat meneladani akhlak Rasulullah mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar BNN, pada Selasa (8/9), di Masjid At-Taubah BNN, Cawang, Jakarta Timur. Tidak hanya sekadar peringatan keagamaan, kegiatan tersebut menjadi sarana refleksi bagi seluruh jajaran BNN untuk memperkuat nilai spiritual dalam menghadirkan pengabdian bermanfaat bagi masyarakat.



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan tersebut mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjadikan kejujuran, integritas, dan amanah sebagai fondasi dalam melaksanakan tugas. Ia menilai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan bagian dari implementasi nilai amar ma’ruf nahi munkar.


“Saya mengajak seluruh jajaran BNN untuk terus meneladani sifat-sifat yang diajarkan Rasulullah dalam setiap pelaksanaan tugas, jadikan amanah yang diberikan negara sebagai tanggung jawab yang kelak akan Kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” ujarnya.


Selain menekankan pentingnya integritas, Kepala BNN RI juga mendorong jajarannya untuk bekerja secara cerdas, terus berinovasi, dan tidak kenal lelah dalam menyampaikan informasi mengenai bahaya narkotika kepada seluruh lapisan masyarakat.


Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW harus tercermin dalam setiap langkah pengabdian, termasuk dalam upaya BNN memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dari ancaman narkotika.


Sementara itu, Al Habib Rifky bin Hasan Alaydrus dalam ceramahnya menyampaikan bahwa keberadaan BNN memiliki peran penting dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.


Tugas BNN diungkapkan Sang Habib tidak hanya berkaitan dengan upaya memberantas narkotika, tetapi juga merangkul dan membantu mereka yang terdampak penyalahgunaan narkotika agar dapat kembali pulih, sehat, dan diterima di tengah masyarakat.


“Dengan bekerja di BNN, Kita bisa mengajak dan merangkul orang untuk pulih,” tuturnya.


Pesan tersebut sejalan dengan ajaran Rasulullah tentang pentingnya menghadirkan kebaikan dan kebermanfaatan bagi sesama. Keluarga besar BNN melalui momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan semakin teguh dalam menjalankan amanah untuk mewujudkan Indonesia Bersinar.


#warondrugsforhumanity

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Publisher Red W86 

KAPOLRES SINTANG TURUN LANGSUNG AWASI DISTRIBUSI BBM, DITEMUKAN “TANGKI SILUMAN” DI DALAM MOBIL.

By On September 08, 2026


Www.Warta86.com,-Sintang Kalbar

Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Sintang kembali diperketat. Dalam pengecekan langsung ke sejumlah SPBU oleh Kapolres Sintang dan jajarannya, Selasa (8/9) Pagi.



Dalam pengawasan ini petugas menemukan sebuah tangki modifikasi berukuran cukup besar yang diduga digunakan untuk menampung BBM bersubsidi.


Temuan tersebut bermula ketika Kapolres Sintang bersama tim melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU. Di tengah proses pengawasan, petugas melihat sebuah mobil yang dinilai memiliki gelagat mencurigakan.


Kecurigaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap kendaraan. Hasilnya, petugas menemukan sebuah tangki modifikasi atau yang kerap disebut “tangki siluman” berukuran cukup besar di dalam mobil tersebut.


Temuan ini sontak menjadi perhatian dalam kegiatan pengawasan. Kapolres Sintang kemudian melanjutkan pemeriksaan terhadap antrean kendaraan yang berada di SPBU, sembari membawa barang bukti berupa tangki modifikasi serta pengendara kendaraan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan celah distribusi BBM bersubsidi untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.


Bukan Sekadar Cek Antrean


Pengawasan yang dilakukan Polres Sintang bukan hanya menyangkut ketersediaan BBM atau panjangnya antrean kendaraan. Kepolisian juga mencermati mekanisme pembelian, termasuk potensi pembelian berulang serta penggunaan sarana yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM dalam jumlah tidak semestinya.


Kapolres Sintang menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, distribusinya harus mendapat pengawasan agar tidak disalahgunakan.


“Kami ingin memastikan BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memang berhak. Setiap indikasi penyalahgunaan akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres Sintang.


Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan secara langsung maupun melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Hal ini penting untuk mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat sekaligus mengganggu kelancaran distribusi BBM.

(Alex)

Publisher Red W86 

Sampaikan Keluhan Masyarakat, Tim Terpadu Sintang Kunjungi 6 SPBU dan Berikan Solusinya

By On September 08, 2026


Www.Warta86.com,-Sintang, Kalbar,-Tim Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Liquefied Petroleum Gas Subsidi Tabung 3 (Tiga) Kilogram di Kabupaten Sintang mengunjungi 6 SPBU yang ada di dalam Kota Sintang pada Selasa, 8 September 2026.

Tim yang terdiri dari Pemkab Sintang, Polres Sintang, Kejaksaan Negeri Sintang, Kodim 1205 Sintang dan Pertamina tersebut mengunjungi SPBU Lintas Melawi, Tugu Beji, Tugu BI, KM 4, Abang Adek dan KM 10. Tim yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Niko Dimus tersebut saat bertemu manajemen SPBU menyampaikan aspirasi masyarakat soal sulitnya mendapatkan pertalite di SPBU.

“masyarakat umum sulit mendapatkan pertalite di SPBU, sehingga kami datang supaya masyarakat mudah mendapatkan pertalite di SPBU. Pemkab Sintang memberikan cara dan solusinya kepada SPBU. Solusinya adalah, karena kemarau yang menyebabkan pertalite terbatas, maka Manajemen SPBU wajib memberlakukan pembatasan pengisian pertalite kepada konsumen, misalnya untuk kendaraan roda 4 berapa maksimalnya dan roda dua berapa maksimalnya. Artinya sesuai kebutuhan pribadi konsumen dan bukan untuk dibisniskan” jelas Niko Dimus kepada manajemen SPBU.

“petugas SPBU wajib menolak jika kendaraan sudah lebih dari satu kali ambil pertalite, artinya satu kendaraan, satu kali pengambilan pertalite dalam satu hari, plat kendaraan wajib sesuai barcode, menolak pengisian jika beda antara barcode dan plat kendaraan, menolak pengisian jika tangki modifikasi dan jerigen. Salurkan  pertalite sesuai hukum dan aturan supaya tidak menimbulkan keresahan oleh masyarakat” terang Niko Dimus

Niko Dimus menyampaikan harapan Pemkab Sintang agar semua masyarakat mudah dan nyaman mendapatkan pertalite di SPBU sehingga ekonomi bergerak dan aktivitas masyarakat bisa leluasa. Pada kunjungan tersebut, Polres Sintang, Kejaksaan Negeri Sintang dan Kodim 1205 Sintang menyampaikan saran dan masukan kepada SPBU agar pertalite mudah diperoleh masyarakat. 

Niko Dimus memastikan jika cara komunikasi dan pendekatan ini gagal, maka langkah berikutnya adalah penegakan hukum oleh aparat penegak hukum akan dilaksanakan. Tim Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Liquefied Petroleum Gas Subsidi Tabung 3 (Tiga) Kilogram di Kabupaten Sintang mulai Rabu, 9 September 2026 juga akan menempatkan petugas untuk mengawasi penyaluran pertalite di SPBU yang ada di dalam Kota Sintang. Petugas yang mengawasi terdiri dari Dishub, Pol PP, Polres Sintang dan Kodim 1205 Sintang.

Red W86 

Dugaan PT Karya Buana Granitindo Rusak Sempadan Sungai & Cederai Janji pada Warga — Masyarakat Desak Tindakan Tegas

By On September 06, 2026

 


Www.Warta86.com,- Musi Banyuasin 


Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Kabupaten Musi Banyuasin menerima dan menindaklanjuti laporan lengkap dari masyarakat Dusun Dua, KM 108, Kecamatan Babat Supat,Kabupaten Musi Banyuasin propinsi Sumatera Selatan,Senin ( 7 - 9 - 2026.)



terkait dugaan aktivitas penambangan dan pengerukan yang dilakukan oleh PT Karya Buana Granitindo (PT KBG) di area sempadan sungai setempat. Diduga Dampak yang terjadi dinilai sangat masif Aliran anak sungai mengalami pendangkalan, Warna air berubah keruh, berbau menyengat dan tidak layak pakai, Pohon-pohon pelindung sempadan sungai diduga tumbang dan hilang, Sempadan sungai rusak parah, hilang fungsi pelindungnya serta Dugaan kurangnya pengawasan dari Pemerintah Desa setempat.

 

Sebelum keberadaan PT, sungai tersebut tetap bisa digunakan warga bahkan saat musim kemarau. Kini, sumber air yang menjadi tumpuan hidup masyarakat telah tercemar parah, tidak layak pakai, dan merugikan warga secara ekonomi maupun kesehatan.

 

Sebelumnya sudah dilakukan proses Pada 14 Juli 2026, digelar mediasi di Kantor Desa KM 108, dipimpin langsung oleh Kepala Desa dan Ketua BPD KM 108 beserta perangkat desa. Pihak PT KBG diwakili oleh Manajer Fauzan. Dalam kesepakatan, warga menyampaikan dua tuntutan utama," Penyediaan air bersih bagi warga terdampak, Perekrutan tenaga kerja dari warga sekitar."

Namun sangat disayangkan realita yang terjadi jauh dari harapan. 


Pihak PT hanya menyanggupi penyediaan air bersih dan itupun baru dikirim setelah warga mendesak untuk kedua kalinya, tertunda sekitar 2 minggu sejak mediasi. Yang diterima warga bukanlah air bersih, melainkan air berbau menyengat dan lengket diduga sama sekali tidak layak untuk dipakai dan Tuntutan perekrutan tenaga kerja hingga saat ini belum dipenuhi.

 

Tim Satgas FRIC Kabupaten Musi Banyuasin yang turun langsung ke lapangan menanyakan hal tersebut kepada Manajer Heri dari pihak PT KBG. Adapun Jawaban yang diterima mempertegas kegelisahan warga:"Kami tak tahu, Pak. Kami sudah serahkan ke Pak Kades. Kami sudah kontrak armada dengan Pak Kades Salahuddin."

 

Keterangan ini semakin menguatkan dugaan keterlibatan pihak pemerintahan desa dalam proses tersebut. Warga merasa janji di mediasi tidak ditepati, dan kepercayaan masyarakat sangat dirusak.

 

Selanjutnya Fast Respon Indonesia Center menemui masyarakat Inisial BN mengatakan: "Sangat kecewa. Merasa pelayanan hanya untuk menarik perhatian, bukan air bersih yang dijanjikan."


Tambahnya inisial BA: "Tidak menerima air berbau dan lengket dan dulu sungai bisa dipakai saat kemarau, kini sudah rusak parah."

 

Berdasarkan fakta di lapangan, FRIC menduga telah terjadi pelanggaran terhadap:

Undang-Undang Lingkungan Hidup (UULH) terkait pencemaran dan perusakan lingkungan, UU Pengelolaan Sumber Daya Air, terkait kerusakan dan pencemaran sumber air, Peraturan Perlindungan Sempadan Sungai terkait pengerukan dan penebangan pohon pelindung tanpa izin atau melampaui kewenangan Dugaan kurangnya pengawasan pemerintah desa dan instansi terkait, Dugaan adanya pihak yang membekingi melindungi perusahaan demi kepentingan pribadi di atas kerugian masyarakat

 

Muhar Ketua Satgas Fast Respon Indonesia Center Kabupaten Musi Banyuasin, mewakili masyarakat, memohon kepada Instansi Berwenang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan hingga Pemerintah Pusat untuk segera Lakukan investigasi & pengecekan lapangan secara transparan dan independen,Tindak tegas PT Karya Buana Granitindo jika terbukti melanggar izin, merusak lingkungan, dan mencemari sumber air, Usut tuntas dugaan keterlibatan pihak yang membekingi atau memanfaatkan kerusakan lingkungan tersebut, Wajibkan PT menyediakan air bersih yang layak secara berkelanjutan bagi warga terdampak, Lakukan pemulihan & rehabilitasi sempadan sungai yang rusak, termasuk penanaman kembali pohon pelindung, Tinjau ulang izin operasional PT jika terbukti melanggar ketentuan lingkungan serta membuka ruang dialog yang adil antara masyarakat, PT, dan pemerintah tanpa ada pihak yang ditutupi

 

"Masyarakat tidak menolak pembangunan, tetapi menolak pembangunan yang merugikan rakyat dan merusak lingkungan."

 FRIC berharap masalah ini dapat diselesaikan secara profesional, berkeadilan, dan transparan.


Kami senantiasa terbuka untuk hak jawab, klarifikasi, maupun mediasi dari pihak manapun. Selanjutnya, FRIC akan menyampaikan surat resmi berdasarkan laporan masyarakat dan hasil penelusuran di lapangan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Polres Musi Banyuasin,Polda Sumatera Selatan Beserta dinas terkait lainnya agar dilakukan pengusutan tuntas jika ditemukan adanya kesalahan baik oleh pihak perusahaan maupun pihak desa terkait.


Fast Respon Indonesia Center kabupaten Musi Banyuasin Berharap Keadilan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir pihak.

 

( FRIC MUBA )


 

 

Ketua DPRD Melawi Katakan"Pertamina perlu memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran. Pengawasan juga harus diperketat untuk mencegah terjadinya kebocoran distribusi yang berpotensi memicu kelangkaan

By On September 05, 2026

 


Www.Warta86.com,- Melawi,Kalbar " saat ini Melawi sedang mengalami fase di mana terjadinya kelangkaan BBM subsidi, dikarenakan kemarau yang melanda hampir lebih dua bulan diduga pasokan melalui jalur ponton terkendala, sehingga pihak Pertamina harus melakukan pasokan langsung dari Pontianak melalui jalur darat menggunakan mobil tengki langsung ke setiap SPBU yang ada.


Melihat penomena tersebut ketua DPRD kabupaten Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP melalui media ini mengungkapkan, akan segera memanggil pihak Pertamina untuk berkoodinasi, serta akan segera memerintahkan pemerintah daerah melalui dinas terkait turun kelapangan melakukan pengawasan dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait lainya untuk melakukan penertiban di setiap SPBU yang ada lebih mengutamakan kendaraan pribadi dan melakukan pelarangan terhadap oknum yang melakukan pengisian BBM menggunakan jerigen dan pembelian bbm bolak balik di setiap SPBU, terang beliau kepada media ini.sabtu,5/9/26




Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP mengatakan persoalan distribusi BBM bersubsidi sebenarnya telah berulang kali menjadi perhatian DPRD Kabupaten Melawi. 


Menurut beliau, pemerintah dan Pertamina perlu memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran. Pengawasan juga harus diperketat untuk mencegah terjadinya kebocoran distribusi yang berpotensi memicu kelangkaan di lapangan serta gejolak sosial yang dimungkinkan akan terjadi.



Ia menilai kelangkaan BBM bersubsidi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bahan bakar menjadi salah satu komponen penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.


Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP pun meminta untuk masyarakat untuk tidak begitu panik menghadapi hal tersebut selain kondisi alam yang tidak juga kita inginkan dengan kemarau yang begitu panjang  dan menyebabkan pasokan BBM ke setiap SPBU terkendala, pihaknya akan sesegera mungkin melakukan koordinasi agar pasokan serta suplay BBM normal seperti adanya dan akan memanggil pihak SPBU yang ada untuk lebih mengutamakan masyarakat yang sekedar melakukan pengisian BBM untuk kendaraan dan tidak melakukan penjualan kepada pembeli yang bolak balik di setiap SPBU.



Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP serta atas nama DPRD Kabupaten Melawi berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani melalui koordinasi antara Pertamina, pemerintah daerah kabupaten Melawi, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha  Dengan demikian, distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat Melawi khususnya.

Publisher Red W86 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *