Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sangat Berbeda Dengan Harapan Kapolri "Ini Yang Terjadi Di Tingkat Polres Sintang!!

 



Www.Warta86.com,-Sintang, Kalbar,- Piral di beberapa media online, terkait sulitnya Melakukan komunikasi kepada Kasatreskrim polres Sintang.IPTU Aditya Arya Nugroho, S.I.K., M.H.  yang resmi menjabat setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan pada bulan November 2025 lalu. menggantikan Kasatreskrim sebelum nya Andika Wahyutomo Putra . Ternyata bukan isapan jempol belaka, terbukti dengan adanya upaya konfirmasi Media ini kepada yang bersangkutan terkait berita yang sudah tayang sebelum nya pada Rabu 18/3/2026 . Hingga saat ini tanggal 19/3/2027 .belum ada respon sama sekali 

" Hal senada sudah sering diungkapkan rekan-rekan Media sebelumnya,bahwa setiap upaya konfirmasi terkait adanya isu yang beredar di masyarakat Kasatreskrim polres Sintang tidak merespon tutur salah satu wartawan media online Sintang kepada media  ini. 

Hal ini sangat berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Kapolri jenderal polisi Listiyo Sigit Prabowo . beberapa waktu yang lalu.saat  menggelar kegiatan pembagian takjil hingga buka puasa bersama dengan insan pers. Acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus menguatkan sinergisitas antara Polri dengan media. 


"Dan ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," kata Sigit di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Acara dimulai dengan rangkaian berbagi takjil untuk masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama dan para insan pers bersatu padu membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri. 

Setelah membagikan takjil, Kapolri, PJU dan para jurnalis melanjutkan kegiatan berbuka puasa bersama. Acara ini berjalan hangat dan penuh kebersamaan. 

Menurut Sigit, Pers adalah mitra yang sangat strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik. 


"Dan oleh karena itu tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi," ujar Sigit.


"Dan tentunya hal-hal tersebut menjadi tolak ukur, begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," tambah Sigit menegaskan. 


Sigit menekankan, institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media. Mengingat, hal itu mewakili kepentingan masyarakat. 

"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, perkembangan teknologi informasi dewasa ini berkembang sangat pesat. Perkembangan AI hingga Deepfake melahirkan tantangan tersendiri untuk Bangsa Indonesia. 


"Salah satunya adalah masalah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya itu juga yang saat ini tidak hanya berada di dalam tataran global, namun juga masuk ke situasi dalam negeri, situasi kehidupan kita sehari-hari. Dan tentunya, ini menjadi tantangan kita semua," papar Sigit. 


Karena itu, Sigit berharap, media bisa menjawab tantangan tersebut. Menurutnya, insan pers harus menyajikan informasi yang jujur, akurat dan dipercaya untuk masyarakat luas. 


"Harapan kita tentunya media, sebagai salah satu alat kontrol, alat komunikasi yang mewakili suara publik, tentunya terus bisa mewakili publik untuk menjadi alat penghubung, alat komunikasi, khususnya bagi kami-kami, ataupun bagi institusi untuk bisa terus mendengarkan apa yang menjadi harapan masyarakat yang disuarakan melalui media," tutur Sigit.

Editor prl 

Publisher Red

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *