Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wakil Bupati Sintang,Askiman, Berharap Dengan Terbentuk dan Dikukuhkannya GANPPARI Kabupaten Sintang ,Bisa Bersinergi Guna Kemajuan Parawisata dan Mampu Menggali Potensi Yang Ada

By On Desember 02, 2019

Sintang,Kalbar,www.warta86.com - Guna menggali dan melestarikan Adat Budaya serta alam yang hampir punah karena tergerus oleh perkembangan jaman dan kecanggihan teknelogi ,GANPPARI (Gerakan Nasional Pecinta Parawisata) terus mengembangkan sayapnya kesetiap Daerah termasuk Kabupaten Sintang ,Kalimantan Barat ,dengan terbentuk dan dikukuhkannya kepengurusan Tingkat Kabupaten Kota ,di Aula Perumahan Dinas Wakil Bupati Sintang (Balai Pekodai) pada  sabtu 30/11/2019 yang lalu

Wakil Bupati Sintang,Drs.Askiman M.M , dalam sambutannya mengatakan di hadapan pengurus tingkat Kabupaten dan tamu undangan ,Ia sangat berharap setelah dilantik kepengurusan GANPPARI ,Sintang akan membangun komunikasi yang baik kepada pemerintah Daerah dalam menggali dan mempromosikan ,Daerah Wisata yang ada di Kabupaten Sintang ,Askiman ,juga berharap kedepannya GANPPARI ,mampu untuk menggali situs bersejarah yang ada di Kabupaten Sintang terutama yang selama ini memang belum pernah di ketahui oleh banyak orang secara umum,tuturnya

Askiman ,mencontohkan seperti komunitas yang ada di Ketunggau yaitu ,komunitas Ibanik ,yang terdiri dari Sub Suku Dayak Desa yang sampai saat ini masih banyak orang yang tidak mengetahui dari mana asal muasal dan sub Suku mana yang di sebut Ibanik ini ,pungkasnya

Wakil Bupati Sintang,Berharap GANPPRI yang telah di bentuk dan dikukuhkan ini nanti akan sesegera mungkin untuk membuat program kerja dan kami akan tunggu perkembangan selanjutnya ungkap ,wakil Bupati Sintang Askiman

Semantara ,Yusri Efendi ,ketua terpilih ,GANPPRI ,Kabupaten Sintang ,berjanji akan sesegera mungkin membuat program kerja serta meminta kepada seluruh jajaran kepengurusan agar bisa memberikan saran dan masukan guna kemajuan organisasi yang sedang kita emban ini tutur kepada pengurus ,usai kegiatan pelantikan dan penggukuhan sabtu kemaren

Yusri ,juga berpesan agar setiap pengurus untuk selalu menjaga kebersamaan demi kemajuan sebuah organisasi kedepannya ,ungkapnya(prl)

Bupati Sintang,Pukul Gong ,Menandakan Ditutupnya Semua Rangkaian Kegiatan Festival Kelam Taurism 2019

By On Juli 14, 2019

Sintang,www.warta86.com- . Dengan ditandai pemukulan Gong, rangkaian kegiatan Kelam Tourism Festival 2019 yang berlangsung dari 8-14 Juli 219 secara resmi di tutup langsung oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH pada acara penutupan yang di helat di Terminal Desa Kebong, Komplek Taman Wisata Alam (TWA) Gunung/Bukit Kelam, Kec. Kelam Permai, Minggu (14/7/19) malam. 
Penutupan pun berlangsung meriah dengan kehadiran artis Ibu Kota yakni Tika Zen yang menghibur masyarakat dan tamu udangan yang hadir. Hadir dalam acara tersebut Unsur Forkopimda, Sultan Sintang, Perwakilan Kementrian Pariwisata, unsur OPD, unsur Forkopimcam Kelam Permai, ribuan masayarakat dan tamu udangan lainnya. 
Dalam kesempatan tersebut Jarot pun mengaku sangat bersyukur bahwa kegiatan Kelam Tourism Festival tahun 2019 ini berlangsung meriah, aman dan lancar, hal itu menurutnya berkat dukungan dari semua pihak baik itu masyarakat Kelam Permai, Forkopimcam Kelam Permai, Para Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua/Anggota BPD, Kelompok Pemuda dan Kelompok Sadar Wisata
“hampir satu minggu kita laksanakan kegiatan kita semua, semuanya berhasil berkat dukungan seluruhnya. Terima kasih semuanya, mudah-mudahan tahun depan lebih meriah lagi”ucap Jarot.
Selain itu, acara tersebut berhasil juga ungkap Jarot berkat didukung oleh seluruh sponsor, para pengusaha, dunia perbankkan, perkebunan dan masyarakat usaha lainnya baik seluruh elemen di Kelam Permai maupun jajaran pemerintah dan forkopimda serta pihak lainnya. Jarot menjelaskan bahwa kegiatan Kelam Tourism Festival ini bertujuan sebagai bentuk untuk memunculkan dan mengenalkan/mempromosi seni budaya, adat istiadat dan lainnya yang bersumber dari alam yang di miliki Kabupaten Sintang secara khusus di Kelam Permai. Terlebih Kelam Permai dianugerahi Tuhan Yang Maha Kuasa alamnya yang sangat indah,
“budaya kita bersumber dari alam kita, di kelam permai ini ada bukit kelam, ada bukit luit, ada bukit rentap, ada bukit gemba, ada air terjun bertingkat di pelimping dan sepang lebang, ada tempat-tempat indah lainnya. pada akhirnya memunculkan budaya yang luarbiasa indahnya,sehingga memikat pengujung baik lokal maupun internasional berkunjung ke Kelam Permai”harap Jarot.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Dr. Hendrika mengatakan kegiatan Kelam Tourism Festival yang berlangsung selama sepekan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mendukung nawacita Presiden RI dan mendukung program Kementrian Pariwisata. Hendrika pun menyampaikan bahwa seluruh kegiatan telah berjalan lancar dan sukses berkat dukungan semua pihak, oleh karenanya hal itu patut di syukuri kita semua.
“Kelam Tourism Festival juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengangkat destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sintang, event ini mempunyai konsep yang sangat lengkap dari mulai sport tourism, hiburan hingga Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang”kata Hendrika.
Adapun kegiatan yang telah di laksanakan di sampaikan Hendrika, antara lain Pekan Raya Borneo yang berlangsung selama satu bulan lebih di eks Bandara Susilo Sintang, dimana kegiatan tersebut menyajikan hiburan untuk masyarakat dan menampilkan/mempromosi kuliner khas Sintang, Pekan Gawai Dayak yang telah berlangsung selama lima hari dimana pada kegiatan ini telah di suguhkan budaya-budaya Suku Dayak yang ada di Kabupaten Sintang. 
Selanjutnya pada rangkaian kegiatan Kelam Tourism Festival juga telah dilaksanakan Business Forum yang di hadiri investor dari Singapura, utusan khusus dari Kepresidenan, Kadin, DKPM, Kemennag, media dari dalam dan luar negeri guna untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Sintang dengan harapan para Investor dapat menanamkan modalnya di Kabupaten Sintang. Selain itu juga bersama Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) telah di laksanakan eksplorasi Ikan Ketungau, eksplorasi Lada serta bincang lestari yaitu wirausaha sosial muda.
“kegiatan yang tidak kalah pentingnya telah dilaksankan event olahrga seperti Bike to Kelam, lari marathon, trabas motorcross,rock climbing, air gun, lomba foto dan lomba burung berkicau. lomba tersebut tercatat diikuti kurang lebih 2.300 peserta termasuk Bapak Bupati dan Wakil Bupati dan juga forkopimda mengkuti seluruh event olahraga yang kita laksanakan ini” jelas hendrika.
Hendrika menambahkan di pangung utama Kelam Tourism Festival juga di laksanakan panggung hiburan rakyat di kawasan terminal desa kebong ini selama tujuh hari, kegiatan talkshow yang bertema peran generasi millennial dalam meningkatkan pariwisata di Kabupaten Sintang.
“selain itu bersama turis mancanegara dan turis nusantara kita juga sudah melakukan fieldtrip ke Rumah Betang Ensaid Panjang, Museum Kapuas Raya, Galeri Motor Bandung dan Cobus Center, saya juga mengucapkan terima kasih karena fieldtrip ini diikuti Bapak Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda sehingga keterlibatan sangat luarbiasa dalam rangkaian kegiatan ini”tutup Hendrika. 
Turut juga menghibur dan tampil pada acara penutupan Kelam Tourism Festival ini para musisi lokal dan sanggar yang ada di Kabupaten Sintang seperti Irma Yolanda dan Yeyen yang merupakan musisi lokal Sintang, Bebby Borneo seniman Sape’, Tariu Borneo, Sanggar Anantakupa dan Sanggar Bukuk Muntik.(Red/w86)

Bupati Sintang H.Jarot Winarno,Lepas 500 Peserta Bike To Kelam 2019

By On Juli 14, 2019

Sintang,www.warta86.com. Sebanyak 500 peserta dari berbagai Kabupaten/Kota di Kalbar ikuti kegiatan Bike to Kelam dalam rangka Kelam Tourism Festival 2019 yang di lepas langsung oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH di depan Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (13/7/19) pagi. 

"ini kali kedua kita laksana pada event kelam, mudah-mudahan kita kesenangan, mendapat pengalaman baru, mendapat kesehatan dengan hobi yang kita punya ini"kata Jarot.
Oleh karenanya Jarot meminta kepada para peserta fun bike kelam ini untuk tidal jera datang kembali kesintang, sehingga tahun depan akan diundang kembali.

"mungkin-mungkin tahun depan bertambahlah, jangan cuma setahun sekali,kalau bisa setahun dua kalilah biar makin ramai kota sintang ni"pinta jarot. 

Untuk itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang dari luar Sintang telah turut serta memeriahkan Fun Bike to Kelam ini. 

"terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dari luar, titip doalah mudah-mudahan tahun-tahun kedepan kalau kita dari pontianak, mempawah kalau kesintang tu sudah ke provinsi yang barulah"celetup Jarot yang di sambut tepung tangan oleh para peserta. 

Sementara itu ketua panitia kegiatan Tatang Supriyatna mengatakan peserta yang mangikut fun bike to kelam ini sekitar 500 orang yang berasal dari Kabupaten/Kota di Kalbar termasuk Komunitas sepeda ontel Pontianak (SEPOK) dan tamu dari Kuching Malaysia Muhammad Ali Bujang (70 tahun).

"rute yang di tempuh ini mulai dari depan pendopo bupati sintang, melewati jalan pengeran muda, melewati Korem 121/ABW, jalan alambana, jalan kelam kemudian melewati jalan poros sintang-kapuas hulu, cek poin di galeri motor bandung kemudian lanjut ke kawasan kelam yakni menuju panggung utama Kelam Tourism Festival di Desa Kebong dan dilanjutkan acara seremonial pembagian doorprize"jelas tatang. 
Ditambahkan tatang selain sebagai kegiatan Fun atau suka/senang-senang, kegiatan ini juga sebagai wadah untuk saling silaturrahmi baik antar kabupaten dan masyarakat lainnya. 

"ini tahun kedua kita laksanakan, kedepannya juga akan terus kita laksanakan lagi, mungkin pesertanya bisa lebih banyak dari kali mudah-mudahan"tutup tatang. 

Hadir juga sekaligus ikut serta pada Bike to Kelam tersebut unsur Forkopimda Kab. Sintang, Kepala Bank Kalbar Cabang Sintang dan tamu undangan lainnya. 
(Red)

Kadis Pemuda Olahraga dan Parawisata,Dr.Hendrika Ika ,Wakili ,Askiman,M.M,Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Kelam Festival

By On April 09, 2019

Www.warta86.com-SINTANG. Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dr. Hendrika Ika memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Kelam Tourism Festival tahun 2019 di Balai Pegodai komplek rumah dinas Wakil Bupati Sintang, Selasa (09/04/2019).


 “kita masih dalam rangkaian upaya mempromosikan dan menggali potensi pariwisata Bukit Kelam,” kata Hendrika. “tahun ini kita menampilkan nuansa yang tidak jauh berbeda dari kegitan sebelumnya tahun lalu, yakni memadukan budaya, wisata olehraga dan pesona alam Bukit Kelam ini,” tambahnya.
 Kegiatan ini merupakan upaya Pemda Sintang untuk dapat masuk dalam 100 calendar event Nasional. Pada pelaksanaannya, kegiatan ini akan terjalin dalam satu rangkaian dengan Pekan Gawai Dayak Sintang. Sebagian besar kegiatan akan dilaksanakan diseputaran Bukit Kelam.
 “Festival kali ini, kegiatan utamanya adalah rock climbing atau wisata olah raga panjat tebing Bukit Kelam,” ungkap Hendrika. “selain itu kita juga akan ada gowes dari Sintang ke Kelam, grasstrack dan performance seni dan budaya,” tambahnya.
 Hendrika menyebutkan bahwa kegiatan ini menargetkan 500 wisatawan mancanegara dan ribuan wisatawan dalam negeri.
 Dalam rapat kali ini juga dibahas mengenai beberapa kendala yang potensial dihadapi pada kegiatan ini. Menurut Hendrika akan diperlukan perbaikan jalan lingkar Kelam, perbaikan panggung hiburan, dan promosi serta kerjasama dengan pihak lain agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.  
 Salah seorang peserta rapat, Akli dari komunitas Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Sintang menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih karna komunitasnya dilibatkan dalam kegiatan besar ini.
 “Kami berpartisipasi pada Festival Kelam ini pada bidang promosi melalui jaringan Genpi nasional,” kata Akli. “Kami juga dilibatkan dalam kepanitiaan acara,” pungkasnya.
 Turut hadir, Camat Kelam Permai, Maryadi dan sejumlah perwakilan dari OPD terkait di lingkungan Pemda Sintang.
 (Red)

Kadishub Sintang Buka  Festival Bidar Race Kesultanan Sintang

By On April 07, 2019

Sintang,Kalbar,www.warta86.com-
Wakil Bupati Sintang melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang Drs. Hatta,M.Si membuka kegiatan festival Bidar Race Kesultanan Sintang tahun 2019 di kawasan Taman Bungur Sintang, Sabtu (6/4/19) pagi. 

 Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Dandim 1205/Sintang, Sultan Sintang, Kepala Bappenda Kabupaten Sintang, Ketua Koni Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut Kadis Perhubungan Kabupaten Sintang Hatta mengatakan Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi di gelarnya kegiatan festival Bidar Race Kesultanan Sintang yang di gelar ini, karena merupakan wujud pelestarian tradisi peradaban masyarakat Sintang yang sejak dahulu sudah menggunakan sampan dalam berbagai kegiatan dan juga sebagai wujud untuk membuat masyarakat Sintang yang sehat sesuai dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sintang. 
“kita memang tidak lagi secara total menggunakan transportasi air, tetapi dengan mengubahnya menjadi even perlombaan, berarti kita ikut berperan aktif melestarikan budaya lokal”kata Hatta.
Selain itu juga dikatakan Hatta bahwa kegiatan olahraga seperti ini merupakan wadah untuk mempererat persatuan dan kesatuan, karena di dalam olahraga itu kita tidak memandang suku atau  golongan melainkan kekompakan dan prestasi. Untuk itulah kegiatan ini di harapkan dapat memasyarakatkan olahraga sampan tradisonal dan menjaring bibit-bibit atlit  berbakat serta memberikan hiburan rakyat. 

“saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan serta kekompakan demi memajukan Sintang khususnya dan daerah lain umunya, kiranya juga peserta selalu bersemangat baik pada saat mengikuti kegiatan ini maupun kegiatan lainnya kedepan, saya juga berharap adanya pembinaan terhadap para atlit sampan bidar agar kegiatan menyampan dapat terus digemari oleh pemuda sintang”harap Hatta. 

Ketua Panitia kegiatan Musliadi mengatakan kegiatan festival Bidar Race Kesultanan Sintang ini di gelar sebagai upaya untuk menimbulkan semangat masyarakat untuk melestarikan olahraga tradisional Sampan Bidar di Kabupaten Sintang, sehingga tidak hilang kedepannya. Selain itu juga kegiatan ini merupakan keinginan Sultan Sintang untuk mengangkat budaya daerah sehingga kedepan lebih maju dan berkembang bahkan bisa menjadi kalender nasional serta go internasional. 

“lomba sampan bidar ini diikuti oleh 88 peserta dari empat kabupaten yakni Sintang 32 club, Melawi 1 club, Sekadau 52 club dan Sanggau 1 club. Sistem lombanya terdiri dari 24 race untuk babak penyisihan, dalam satu race itu terdiri dari 4 team sampan dengan 8 pendayung utama dan 2 cadangan”jelas Mus.

Musliadi menambahkan para pemenang nanti akan mendapatkan uang pembinaan yang sudah di siapkan yakni untuk Juara 1 mendapatkan uang pembinaan 10 juta dan 10 karung beras, juara 2 mendapatkan uang pembinaan 8 juta dan 10 karung beras, juara 3 mendapatkan uang pembinaan 6 juta dan 10 karung beras serta untuk juara 4 mendapatkan uang pembinaan 4 juta dan 10 karung beras. “untuk hari ini babak penyisihannya dan final besok ya hari minggu sekaligus penyerahan hadian bagi para pemenangnya”pungkas Mus. 

Sementara itu Sultan Sintang Pangeran Ratu Sri Negara HRM Ikhsan Perdana mengatakan selain sebagai upaya untuk menjaring bibit-bibit atlet sampan bidar yang nantinya bisa ikut dalam event-event besar sampan bidar, kegiatan ini juga sebagai upaya mempertahankan tradisi yang sudah sejak lama ada karena hampir semua Kerajaan/Kesultanan di Kalbar ini menjadikan sampan bidar sebagi sebuah tradisi yang di perlombakan, salah satunya Kesultanan Sintang ini. “selain itu juga lomba ini sebagai bentuk pengembangan wisata air sungai, sehingga perlu terus di kembangkan dan di rencanakan dengan matang sehingga akan menjadi kalender event wisata sungai”ujar Sultan. 

Selain lomba festival sampan bidar, yang perlu juga di kembangkan dan di lestarikan kata Sultan adalah adanya lomba Perahu Kemudi Sorong. “lomba perahu kemudi sorong ini sudah tidak lagi diadakan sejak 2011 lalu, sehingga ini bisa jadi perhatian pemerintah dan nanti bisa jadi di pertimbangkan untuk kembali diadakan lombanya”tambah Sultan.
(Red)

Promosikan Potensi Daerah,Pemkab Sintang Gelar Gebyar Pesona Wisata Dan  Budaya Di Indoor Apang Semangai

By On Desember 12, 2018


Www.warta86.com-Sintang,Kalbar -H. Henri Harahap Asisten Perekonomian dan Pembanguan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang membuka pelaksanaan kegiatan Gebyar Wisata dan Budaya Kabupaten Sintang di Indoor Apang Semangai Sintang pada Kamis, 13 Desember 2018. 
H. Henri Harahap menjelaskan bahwa tak kenal maka tak saying merupakan sebuah pepatah lama yang sering kita dengar, kiranya hal itu menjadi motivasi kita saat ini pada acara gebyar wisata dan budaya Kabupaten Sintang ini. melalui kegiatan ini mau memperlihatkan ragam wisata dan budaya kabupaten sintang melalui gelar seni dan tampilan pameran hari ini. kegiatan ini selain merupakan suatu bentuk apresiasi kita pada budaya yang ada dan merupakan bentuk pelestarian tradisi kegiatan ini merupakan ajang promosi bagi Kabupaten Sintang” terang H. Henri Harahap 
“kegiatan gebyar pesona wisata dan budaya seperti ini, menjadi bentuk upaya kita bersama mewujudkan masyarakat sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera sebagaimana telah kita canangkan bersama dalam visi pembangunan kita.kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pekerja seni di kabupaten sintang untuk berkarya. selain itu, ajang ini dapat menjadi sarana untuk mengenalkan hasil kerajinan tangan yang ada di kampung-kampung kita di sintang ini. sehingga bisa bernilai jual dan secara jangka panjang dapat menjadi bentuk sumber pendapatan bagi masyarakat kita” tambah H. Henri Harahap
“kepada para tamu dan undangan yang hadir pada acara ini, kami ucapkan selamat datang di sintang, kami berharap suguhan kami pada hari ini dapat menyenangkan anda sekalian dan dapat menarik minat anda sekalian untuk kembali berkunjung ke kabupaten sintang lagi di lain hari. Kepada para peserta kegiatan gebyar pesona indonesia wisata dan budaya kabupaten sintang tahun 2018, saya harapkan kita semua menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengenalkan budaya dan wisata yang kita miliki di kabupaten sintang kepada pada tamu dan undangan yang hadir hari ini” pesan H. Henri Harahap
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika menjelaskan kegiatan ini salah satu cara meningkatkan promosi potensi wisata dan budaya Kabupaten Sintang. “ini bentuk apresiasi kami untuk seni budaya di Sintang. Selain itu, hadir juga para pelaku ekonomi kreatif di Sintang. Harapan kami acara ini bisa mempromosikan potensi wisata dan budaya di Sintang. Kami juga bekerjasama dengan banyak pihak untuk mendatangkan wisatawan ke Sintang. Terima kasih kepada para pelaku seni dan budaya di Sintang yang bisa hadir sekitar 300 orang” terang Hendrika
Dewan Kehormatan Persatuan Pemandu Wisata Indonesia Pusat Heronimus Taime menyampaikan rasa senangnya bisa hadir di Sintang. “saya melihat bahwa Pemda Sintang terus bekerja mempromosikan potensi wisata seni dan budaya di sini. Para penggiat seni dan budaya juga aktif. Kami siap mendukung pariwisata di Indonesia termasuk Sintang. Pariwisata merupakan industri yang terus berkembang. Pariwisata merupakan industri raksasa. Wisata merupakan mesin uang raksasa yang menguntungkan bagi masyarakat dan pemerintah serta lingkungan. Pariwisata juga harus bisa diregenerasikan kepada anak cucu nanti. Kami siap bantu membantu dan mengelola pariwisata dengan ikut mempromosikan potensi wisata Sintang di kancah nasional dan internasional” terang Heronimus Taime
“dalam mengelola pariwisata erat kaitannya dengan seni mendengar dan melihat. Kita harus mendengarkan dan melihat sesuatu untuk dikembangkan menjadi tempat wisata. Pemerintah harus hadir karena negara akan mendapatkan devisa dari pariwisata ini. Persatuan Pemandu Wisata Indonesia merupakan mitra dari pemerintah untuk mengembangkan wisata yang ada. Kami berharap ada PAD bagi Sintang ada masuk dari pariwisata. Saya mendorong tumbuhnya pemandu wisata di Sintang ini dengan memahami secara penuh objek wisata yang ada untuk bisa memberikan penjelasan kepada pengunjung” tambah Heronimus Taime

(Red)

Wisata Alam Sintang Bisa Dongkrak PAD

By On Oktober 29, 2018



Oleh: Firmus 

SINTANG ,www.warta86.com - Pengamat Lingkungan Hidup dan Sosial Masyarakat UNKA Sintang Kalimantan Barat, Dr Genopepa Sedia, SH. MH menilai festival danau Jemelak dan lain lain boleh dilakukan untuk promosi potensi alam yang ada di kabupaten Sintang khususnya, umumnya Kalbar bagian timur akan tetapi jangan sampai melupakan peran msyarakat setempat yang identiknya menjaga kelestarian lingkungan alam dan budaya karena  manusia pada dasarnya berasal  dari budaya.

Pemerintah dalam hal ini misalnya berniat mengadakan sebuah festival yang bersifat kearifan lokal maka peran pemerintah juga sangat  diperlukan sebagai alat kontrol jangan sampai setelah evan tersebut di laksanakan menimbulkan kerusakan lingkungan baik di air maupun lingkungan sekitarnya karena sampah makanan yang di buang sembarangan oleh pengunjung sehingga diperlukan kesiapan yang maksimal dari pemerintah dan atau pihak pariwisata untuk menydiakan tempat pembuangan sampah lalu pengawasan terhadap yang menjual produk makanan atau pelayanan maksimal terhadap penyelenggaran evan tersbut.

Di tinjau dari sosial budaya adalah masyarakat harus paham betul tentang budaya dan potensi alam yang disekitarnya jadj bukan hanya masalah nilai ekonomi dan pembangunan akan tetapi ada nilai positif yang lebih menguntungkan masyarakat setempat, misalnya dengan adanya objek wisata.


"Masyarakat setempat juga di tuntut untuk mampu memanfaatkan SDA yang mereka miliki dengan di tunjangnya SDM yang baik pula," tutur Dr. Genopepa Sedia, SH. MH .


Ia menegaskan, jangan karena ada festival yang bertajuk wisata sehingga masyarakat lupa dengan sikap gotong royong antar sesama termasuk lupa terhadap adat istiadat yang merupakan jati diri masyarakat lokal yang bermartabat.


" Saya sangat setuju dengan promosi objek wisata yang ada di kabupaten sintang dan sebenrnya wajib kita kelola untuk pembangunan yang berkelanjutan dan untuk menambah penghasilan perekonomian msyrakat kita agar lebih maju dalam persaingan kehidupan di era miliniear hanya saja sebelum mempromosikan harus di siapkan sebaik mungkin supaya lingkungan tetap terjaga kelestariannya," ujarnya.



Dengan dikelolanya wisata alam ini secara baik bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).(Red)


Inzet:
Dr. Genopepa Sedia, SH. MH

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *