Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pegelaran Kuda Lumping Grebeg Suro di Desa Pangkal Baru di Hadiri Bupati Sintang ,H.Jarot Winarno

By On September 20, 2020


Sintang,www.warta86.com-Ketua panitia Parno,menyampaikan pergelaran kuda lumping ini menyambut datang nya Grebeg Suro (Bulan kesaktian)  biasanya setiap tahun kita gelar jika ada hajataan,namun tahun 2020 ini agak terlambat kita laksanakan sebab kita masih mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah menginggat dalam kondisi covid 19 

Parno mengatakan lagi di laksanakan pergelaran grebeg suro ini sebagai wujud seni budaya kita jawa, "katanya lagi budaya kuda lumping seperti ini perlu kita lestarikan kepada anak anak muda sebagai generasi penerus budaya supaya tak akan lekang di gerus jaman, kata Parno, 


Bupati sintang,mengatakan Rasa lelah hilang sepanjang perjalanan menuju desa pangkal baru "terbayarkan dengan menyaksikan pergelaran kuda lumping di desa pangkal baru ini, "kata Bupati, Berbagai seni budaya di kabupaten Sintang  bisa miliki dengan cara tetap memelihara nya nya, "Bupati mengatakan lagi saya melihat pengembangan budaya yang menjadi milik masyarakat desa pangkal baru ini sudah baik,kalau budaya sudah baik patutnya kita lestarikan,kita jaga,yang terpenting lakukan dialog budaya,dan komunikasi budaya untuk  terus kita perkuat untuk mempertahankan seni budaya seperti Kuda lumping di desa pangkal baru ini.

"Semogga Dengan kehadiran kita ini mudah mudahan mampu memberi semanggat dan motivasi agar setiap budaya yang tumbuh di tengah masyarakat pangkal baru semangkin maju dan berkembang semangkin besar sehingga kelak bisa hadir dan ikut di acara - acara besar di Kabupaten Sintang nanti nya(red)

Bupati Sintang ,Hadiri Kegiatan Budaya Kuda Lumping di Desa Paoh

By On September 17, 2020


Sintang,www.warta86.com-Sebagai wujud kepedulian terhadap adat istiadat, budaya dan seni yang ada di Kabupaten Sintang hari  ini Rabu,16/09/2020 siang,  Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  melaksanakan Peresmian(Gebyakan)  Kuda Lumping Turonggo  Wiakso Sido Dadi di Dusun Sungai Malaban Desa Paoh Benua Kecamatan Sepauk, dihadiri kepala Dusun Sungai Malaban, Kepala Dusun Sungai Mentimut, Para tokoh masyarakat Pemuka adat dan Pemuka Agama.

Dihadapan ribuan masyarakat dusun Sungai Malaban dan Dusun Mentimut yang hadir menyaksikan  Peresmian Kuda Lumping Turonggo Wiakso Sido Dadi,  Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  mengatakan, bahwa  membangun itu  harus membangun manusia setutuhnya, jadi  jalannya dibangun, sekolah serta kesehatannya dibangun tetapi jiwanya  juga harus dibangun, yaitu melalui seni budaya“tadi kita saksikan penampilan  Kuda Lumping Turonggo Wiakso Sido Dadi,  yang dimainkan para anakmuda itu merupakan, penampilan perdananya, tetapi telah menunjukan semangat tarian  yang sangat bagus  dan luar biasa  walaupun baru dibentuk”.

Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH  menyatakan, bahwa  dengan penampilan tarian yang telah ditampilkan tadi, saya sebagai bupati Sintang sangat bangga, dan mudah-mudahan akan terus berkembang sejajar dengan kelompok  kesenian yang lain didaerah ini, sehingga akan mendukung dan mendorong pembangunan pariwisata kita”dan tentunya saya sangat mendukung dibentuknya kelompok kudalumping ini , dan tentunya  juga akan saya perhatikan dalam pembinaannya, seperti kesenian  masyarakat lainnnya yaitu  kesenian melayu, kesenian Dayak, kesenian Jawa barat, kesenian Barongsai, serta kesenian lainnya yang ada di bumi senentang ini”.

Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH   menegaskan,  bahwa Kabupaten Sintang merupakan kehidupan hydrogen  artinya bermacam-macam suku dan adat istiadat dan kenaeka ragaman  budaya ini merupakan modal  besar untuk membangun  Kabupaten Sintang  menjadi hebat  dan tangguh kedepannya untuk lebih maju dan berkembang.

Kepala Dusun Sungai Malaban Bambang Sutrisna mengatakan, dengan dibentuknya Kelompok Kudala Lumping Turonggo Wiyakso Sido Dadi yang telah diprakarsai bersama masyarakat Dusun  Sungai Malaban dan Dusun Mentimut ini, diharapkan bisa lebih  mempererat talisilaturahmi”tidak memandang suku, agama  tapi bersatu dalam kesenian, dan kita berharap peran Pemerintah Daerah , selalu memberikan pembinaan dan dukungannya”.


Peresmian(Gebyakan)  Kuda Lumping Turonggo  Wiakso Sido Dadi di Dusun Sungai Malaban Desa Paoh Benua Kecamatan Sepauk hari  ini Rabu,16/09/2020 siang yang dilakukan Bupati Sintang  dr.H. Jarot Winarno,M.Med.PH   ditandai dengan pemukulan Gong,  dengan dikelilingan para penari  lumping  diwarnai dengan kegembiraan masyarakat. Demikian Eko Humas Pemkab Sintang melaporkan.(red)

Pelantikan POM dan SPM Tempunak di Hadiri Bupati Sintang,H.Jarot Winarno

By On Maret 04, 2020

Sintang,www.warta86.com- Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Orang Melayu (POM) dan Satria Pembela Melayu (SPM) Kecamatan Tempunak periode 2020-2021 yang di lantik langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) POM Kalbar Agus Setiadi, di Gedung Serbaguna Desa Nanga Tempunak, Kec. Tempunak, Rabu (4/3/2020), dengan mengusung tema "membangun keharmonisan masyarakat dan mengangkat nilai positif budaya serta marwah melayu di Kabupaten Sintang". 

Hadir dalam acara pelantikan POM Tempunak ini, unsur Forkopimcam Tempunak, Ketua dan jajaran pengurus POM Kab. Sintang dan tamu undangan lainya.

Bupati Sintang Jarot Winarno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelantikan POM dan SPM Kecamatan Tempunak. Karena menurutnya dengan keberadaan POM dan SPM ini di harapakan bisa menjaga marwah adat budaya melayu, mejaga marwah agama dan menjaga NKRI. 

"nah kita patut berbangga karena adat budaya melayu ada yang merawat dan mejaga marwahnya. Ini penting karena jaman sekarang ini bukan lagi perang macam dulu pake bala tentara, sekarang tu perang yang namanya proxy war, perang melalui medsos, penyebaran narkoba dimana-mana"ucap Jarot.

Belum lagi lanjutnya, dengan terbukanya akses teknologi melalui internet berbagai hal bisa masuk dalam kehidupan masyarakat termasuk masuknya berbagai ideologi  dan masih banyak lagi tantangan lainnya yang bisa memecah rasa persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Kita terkadang sendiri jadi lupa, sesama anak bangsa pun kadang kita beribut jak terus. Nah hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. yang mesti kita jaga harus kembali kepada budaya, kembali kepada padangan hidup orang melayu yang senang bersatu dan senang damai dengan siapapun dan senang membantu siapapun"kata Jarot.

Untuk itulah Jarot meminta pemerintah Kecamatan Tempunak dan Forkopimcam Tempunak untuk memanfaatkan sumber daya manusia POM dan SPM untuk bekerja sama membangun Kecamatan Tempunak dalam berbagai bidang. 

"mereka ini loyal, militan, kalau ada kegiatan mereka libatkan tah itu kerja bakti, atau kegiatan apa saja. Saya pun pesan POM dan SPM harus jaga segala situs budaya yang ada, sanggar-sanggar di dirikan, kemudian lagi berkoodinasi dengan organisasi-organisasi masyarakat yang lainnya"tutup Jarot.

Sementara itu Ketua DPP POM Kalbar Agus Setiadi yang hadir melantik langsung POM dan SPM Tempunak ini mendoakan semoga dengan telah di lantiknya POM dan SPM Tempunak bisa menjadi berkah buat masyarakat tempunak secara khusus dan Kabupaten Sintang secara umum dengan harapan agar bisa mengangkat kembali tradisi, adat budaya melayu yang sudah lama tertinggal bahkan tergerus oleh jaman. 

"barangkali jepin lama muncul kembali, menghidupkan sanggar-sanggar, bentuk perguruan silat dan lainnya dalam rangka melestarikan adat dan tradisi melayu. Minimal kalau ada perguruan silat dan sanggar, anak-anak muda disini baik laki-laki atau perempuannya ada kegiatan yang positif atau wadah untuk menyalurkan bakatnya, dari pada merayau kemana- mana nda tentu rudu atau terhindar dari dampak negatif"kata Agus.  

Sehingga tambah Agus, inilah salah satu tugas POM dan SPM hadir di Kecamatan Tempunak ini. Selain itu juga POM dan SPM harus bersinergi dan mendukung segala program pemerintah dan melibatkan diri dalam setiap kegiatan yang ada. 

"kita juga harus menjaga kebersamaan, keberagaman yang ada, melalui jalinan komunikasi dengan ormas-ormas lainnya yang berbeda dengan kita"pesan Agus. 

Ketua DPD POM Kab. Sintang Hedi mengatakan bahwa POM merupakan wadah untuk bersosial dan berkumpul. Untuk itu Hedi mengingatkan jangan sampai setelah pelantikan ini POM dan SPM lalu Vakum tanpa ada pergerakan apa-apa di masyarakat. 

"POM adalah garda terdepan dalam bersosial, terbukti, bahwa ketika ada masyarakat Kabupaten Sintang yang sakit ataupun terkena musibah, POM tampil tidak pernah memandang suku ataupun apa agamanya, ini membuktikan POM betul-betul organisasi yang berjuang untuk masyarakat"ucap Hedi.

Untuk itulah Hedi berpesan kepada POM dan SPM Kecamatan Tempunak untuk melakukan hal yang sama di tengah-tengah masyarakat. Selain juga harus kembali menghidupkan tradisi dan adat budaya melayu yang ada di Kecamatan Tempunak ini.
(red)

Hadiri Perayaan Imlek di Klenteng Kuan Ti Masuka ,Bupati Sintang Sampaikan Hati Hati Investasi Bodong.dan Hoax

By On Januari 27, 2020

Sintang,www.warta86.com- Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri acara perayaan Imlek 2571 di Klenteng Kuan Ti, Kelurahan Masuka, Kec. Sintang, Jumat (24/1/2020) malam.

Dalam sambutannya Jarot Winarno mengatakan dirinya bangga bisa hadir dan memberikan apresiasi acara perayaan imlek di klenteng Kuan Ti masuka yang di kemas secara sederhana atas inisiatif dan dilaksanakan secara gotong royong ini namun meriah.

"saya senang dan bangga acara ini di kemas begitu sederhana. Acara ini tidak ada ketua panitianya, hanya di koordinir seacara gotong royong, lalu mampu juga memeriahkan malam imlek ini, luar biasa ramainya"ucap Jarot.

Jarot juga memberikan apresiasi bahwa kegiatan ini tidak hanya di hadiri oleh masyarakat tionghoa saja, namun juga di hadiri atau di saksikan oleh masyarakat dari berbagai kalangan suku dan agama yang ada di Kota Sintang ini. "alhamdulillah semua berlebur menjadi satu pada acara ini, inilah wujud kebersamaan berbagai suku dan agama yang ada di Kabupaten Sintang ini, yang telah bersatu padu membuat kabupaten ini menjadi besar seperti sekarang ini"kata Jarot.

Jarot pun menyampaikan bahwa tahun baru imlek 2571 atau 2020 ini adalah di sebut tahun tikus logam. Jadi kalau tikus logam ini kata Jarot kita harus hidup lebih berhati-hati  karena bisanya banyak yang bersiasat-siasat misalnya hati-hati terhadap investasi bodong, hoax dan sebagainya.



"Imlek tahun ini hujan juga tadi sebelum acara, jadi hujannya hujan berkah. Dalam masyarakat tionghoa itukan ada sio, jadi setiap sio itu ada yang bisa membawa keberuntungan dan juga hal lainnya. Jadi, saya doakan semuanya hidup dalam keberuntungan dan di lancarkan semua rejekinya dan kebaikan di berbagai bidang kehidupan lainya"tutup 

,Turut hadir juga Dandim 1205/Sintang Letkol Inf. Eko Bintara Saktiawan, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Drs. Saripudin, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ir. Arbudin M. Si, Kapolsek Sintang AKP. Harjanto, SH.MH, Danramil Sintang Kapten Inf. Slamet Ariyanto, dan Tokoh Tionghoa  Sintang Apo Uban.W86)

PUKUL GONG 7 KALI, BUPATI SINTANG BUKA PEKAN GAWAI DAYAK KE VIII TAHUN 2019

By On Juli 10, 2019

Sintang,Kalbar,www.warta86.com-“Mari kita majukan dan bangun masyarakat Dayak yang tinggal di pelosok Kabupaten Sintang. Tantangan kabupaten Sintang ini adalah masih masuk kategori daerah tertinggal. Masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang juga harus bangga bahwa anggota DPR RI terpilih dari Dapil II Kalbar, semuanya yakni berjumlah empat orang merupakan berasal dari masyarakat Dayak” terang Bupati Sintang dr H Jarot Winarno saat membuka Pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang yang ke VIII Tahun 201p di Halaman Indoor Apang Semangai pada Selasa, 9 Juli 2019. 
“Saya senang mendengar semua kecamatan bisa mengikuti gawai Dayak tahun 2019 ini. Kebersamaan ini menjadi lokomotif kemajuan masyarakat Kabupaten Sintang. Sintang ini salah satu kabupaten yang memutuskan adanya hutan adat dan wilayah adat. Kami tidak hanya mengakui keberadaan masyarakat adat tetapi juga wilayah dan hutan adat. Kita terus dukung perkembangan seni budaya Dayak di Kabupaten Sintang” tegas Bupati Sintang
Jeffray Edward Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang menyampaikan gawai merupakan ungkapan syukur masyarakat atas usaha yang sudah dilewati dengan panen padi. “Ini gawai yang ke VIII. Gawai ini untuk ajang silaturahmi sesama masyarakat Dayak dan dengan etnis lain. Gawai ini sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Gawai juga untuk menyatukan konsep untuk mendukung pembangunan di sintang.  Gawai juga bentuk pembinaan dan pengembangan seni budaya dan tradisi masyarakat Dayak” tegas Jeffray Edward.
“tema gawai ini untuk menjadi sudut fokus masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang. Kami ingin memperkuat jati diri masyarakat Dayak di tengah bangsa Indonesia. Gawai Ini merupakan program rutin DAD Kabupaten Sintang. Kami ingin melestarikan seni budaya yang ada. Pekan Gawai Dayak ini kami harapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Dayak dan masyarakat lainnya. Mari kita bersama-sama membangun masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang” terang Jeffray Edward.
“Kemajuan jaman dan teknologi tidak mampu kita bendung. Jangan kita tertinggal oleh kemajuan jaman. Mari kita kembangkan dan bangun masyarakat Dayak di Sintang ini. Terima kasih kepada Pemkab Sintang yang sudah membangun secara fisik kawasan pedalaman. Kami minta dan dorong agar Pemkab Sintang terus memfokuskan pembangunan kawasan terpencil dimana masyarakat Dayak tinggal. Kami juga minta agar pembangunan rumah Betang Tampun Juah di Jerorra satu segera tuntas. Di daerah lain, Betang sudah selesai. Bangunan ini penting dan menjadi simbol masyarakat Dayak. Saya senang ada beberapa lomba yang mulai dilaksanakan di Betang Tampun Juah. DAD Sintang juga menolak kelompok radikal di Kabupaten Sintang” terang Jeffray Edward.
Yustinus Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2019 menyampaikan bahwa tujuan gawai Dayak ini untuk menumbuhkan dan mempertahankan nilai seni budaya Dayak di Kabupaten Sintang. 
“gawai Dayak ini juga merupakan bentuk implementasi dari visi dan misi Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang. Gawai Dayak ini akan dipusatkan di depan Indoor Apang Semangai dan Rumah Betang Tampun Juah. Lomba-lomba tradisional seperti lomba menangkap babi akan kami laksanakan di Betang Tampun Juah dan lomba  yang sudah modern seperti Pemilihan Bujang Dara akan kami pusatkan di halaman Indoor Apang Semangai. Selama Pekan Gawai Dayak ini, kami sudah siapkan ada 17 jenis lomba  yang akan dilaksanakan. Pada Pekan Gawai Dayak Tahun 2019 ini, kami mengambil tema Dayak Bersatu, Dayak Maju dan Bermartabat. Kita berharap Dayak bisa bersatu, maju dan bermartabat. Kita maju dengan bermartabat. 
Seluruh kecamatan juga bisa hadir dan mengikuti kegiatan pekan gawai Dayak ini. Ikut membuka stand dan menjadi peserta berbagai perlombaan” terang Yustinus.
Bupati Sintang saat membuka Pekan Gawai Dayak 2019 ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali, pembukaan tempayan tuak pamali oleh Wakil Bupati Sintang , tarian massal oleh Sanggar  Tariu Borneo.(Red)

Asisten Sekda Sintang,Wakili Bupati Hadiri Pembukaan Gawai Dayak Ke-XXXIV

By On Mei 20, 2019

Www.warta86.com-PONTIANAK,Kalbar. Asisten Sekretariat Daerah Bidang Administrasi Umum, Marchues Afen mewakili Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno menghadiri pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-XXXIV di Rumah Radank Pontianak, Senin (20/05/2019).

"Mewakili pemerintah kabupaten Sintang, kami ucapkan selamat atas terlaksananya Gawai Dayak se-Kalimantan Barat yang ke-34 ini," kata Afen. "Semoga melalui gawai ini, kita dapat membangun Kalbar yang lebih baik," katanya lagi.

Secara khusus Afen dan Roni mengharapkan agar kontingen Sintang dapat menjadi juara pada setiap lomba yang diikuti. 

"Kalau pun belum berhasil, kita harap semua memberikan yang terbaik pada keikutsertaan kita kali ini," pungkas Afen. 

"Semua juara-juara yang kita pada gawai tahun lalu kita ikutsertakan pada lomba-lomba di Gawai Pontianak ini," ungkap Roni menambahkan juga. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Acara kali ini dibuka oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Cornelis. Dari kontingen Sintang dihadiri pula oleh Sekretaris Dewan Adat Dayak Sintang, Herkulanus Roni. Kontingen Sintang mengikut sertakan sejumlah peserta untuk mengikuti berbagai lomba yang diadakan selama PGD tahun 2019. 

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyebutkan dalam sambutannya bahwa budaya hendaknya menjadi modal dasar untuk memperkenalkan negara kita ke luar. Supaya dapat terjadi hubungan yang harmonis dengan negara tetangga.

"PGD sudah kita sahkan menjadi agenda tetap dari dinas pemuda dan olahraga provinsi Kalimantan barat," kata pria yang akrab disapa Midji ini. "Saya berharap acara ini sukses, terus lakukan evaluasi agar ke depan gawai Dayak ini membawa kita lebih maju lagi," tambahnya.

Kontingen Sintang yang turut hadir dalam acara tersebut, perwakilan Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sintang dan sejumlah tamu undangan lainnya. 
(Red)

Wakil Bupati Sintang,Drs,Askima,M.M, Buka  Gawai Nyelepat Tahun di Desa Lundang Baru

By On Mei 19, 2019

Www.warta86.com-Sintang,Kalbar ,Dengan pukulan gong sebanyak 7 kali, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM membuka pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun di Desa Lundang Baru Kecamatan Dedai pada Sabtu, 18 Mei 2019. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Lundang Baru tersebut, turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang Herkulanus Roni, Yohanes RJ tokoh masyarakat, Pastor Paroki Pandan Romo Sabinus Amir, Pr dan ratusan warga. 
Wakil Bupati Sintang Askiman mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur karena sudah melewati musim berladang dengan baik  “Gawai Nyelapat Taun merupakan cara bersyukur atas panen dengan cara adat budaya kita. Mari kita jaga hubungan baik dengan masyarakat suku lain. Kita bangun relasi yang harmonis. Budaya saling menghargai satu dengan yang lainnya harus terus diperkuat” pesan Askiman.

“pada 25 Juli 2019 nanti, kita juga akan memperingati perjanjian Tumbang Anoi di Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Itulah momentum penghapusan budaya ngayau antar sub suku Dayak. Setelah itu seluruh suku Dayak di Kalimantan bisa bersatu tanpa sekat sub suku yang ada. Kita juga sudah memiliki perwakilan bangsa Dayak di Perserikatan Bangsa-Bangsa” terang Askiman 

“Gawai ini saya harap mampu menjadi bentuk pembinaan kepada sanggar dan para pecinta seni budaya Dayak di seluruh pelosok Kabupaten Sintang” harap Askiman.

Ismail Ketua Panitia Gawai Nyelapat Taun Desa Lundang Baru menyampaikan gawai Nyelapat Taun merupakan agenda rutin masyarakat Suku Dayak di Lundang Baru. “Gawai ini untuk mengangkat budaya dan memupuk hubungan baik antar suku di desa kami” terang Ismail.

Juwali Kepala Desa Lundang Baru menyampaikan desa Lundang Baru sangat majemuk sehingga pelaksanaan gawai Nyelapat Taun ini dimaksudkan untuk memperkuat silaturahmi. “Bagi masyarakat Dayak disini, gawai ini untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang sudah didapat” terang Juwali
Yunusno Ketua DAD Kecamatan Dedai menyampaikan rasa bangga karena gawai Nyelapat Taun di desa Lundang Baru ini merujuk gawai pertama di Kecamatan Dedai. “Mari kita berdoa supaya panen di tahun yang akan datang semakin banyak. Kita bersyukur proses berladang tahun lalu bisa kita laksanakan dengan baik dengan hasil yang baik pula” terang Yunusno.

Herkulanus Roni Sekretaris DAD Kabupaten Sintang menyampaikan bangga karena masyarakatnya Dayak di Desa Lundang Baru boleh bersyukur atas proses berladang tahun lalu sudah berjalan baik dengan hasil yang layak disyukuri. Pemerintah sudah mengakui keberadaan masyarakat adat. Pemkab Sintang sudah mengesahkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang pengakuan terhadap masyarakat adat dan lembaga adat yang ada. 

“Bersyukur atas panen padi dengan segala proses berladang sudah dilaksanakan sejak turun temurun harus dilaksanakan. Gawai Nyelapat Taun diharapkan bukan saja milik Suku Dayak tetapi seluruh masyarakat desa Lundang Baru karena ini cara mengucapkan syukur atas panen. Menjaga gawai ini tugas masyarakat adat Dayak. Maka rencananya 20 Juni 2019 DAD Kabupaten Sintang akan melaksanakan Gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sintang. Silakan DAD Kecamatan Dedai mempersiapkan diri untuk mengikuti gawai di kabupaten Sintang nanti” terang Herkulanus Roni(Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *