Www.Warta86.com, Sanggau , Kalbar,-di duga tumpahan limbah dari pmks milik PT MKS yang terletak di desa malenggang yang berbatasan dengan desa sungai seria kecamatan ketungau hulu kabupaten Sintang mencemari sungai saeh yang bermuara di sungai ketungau.
Akibat dari tumpahan limbah pabrik tersebut ribuan ikan mati di sepanjang sungai saeh.
Pencemaran sungai saeh yang di akibatkan oleh limbah pabrik PT MKS tentu sangat merugikan masyarakat sepanjang sungai seria dan sungai ketungau, yang paling terdampak adalah warga desa sungai seria, di mana air yang biasa di gunakan untuk keperluan sehari hari saat ini sudah tidak bisa di gunakan lagi.
Atas tindakan ceroboh pihak PT Mitra Karya Sentosa yang mengakibatkan pencemaran sepanjang aliran sungai saeh sampai ke sungai ketungau warga dari 6 desa dan 17 dusun yang terdampak menuntut ganti rugi sebesar 18 Milyar kepada pihak perusahaan MKS. Adapun desa desa yang melakukan tuntutan tersebut Desa Malenggang yang berada di wilayah kecamatan Sekayam, sementara lima desa lagi yakni desa sungai seria, sepiluk, empunak tapang keladan, ujung kempas dan sebadak, berada di wilayah hukum kecamatan ketungau hulu kabupaten Sintang.
Selain tuntutan adat pelampiasan nyawa sebesar 18 Milyar, warga juga meminta pihak perusahaan untuk mengembalikan ekosistem sepanjang aliran sungai saeh, seperti menabur kembali benih ikan. Apabila dalam tiga hari tidak ada jawaban dari pihak perusahaan terhadap tuntutan masyarakat, maka pabrik PT MKS akan di segel sampai masalah di selesaikan.
Pihak media sudah mencoba menghubungi pihak perusahaan melalui Humas yakni pak Lexy untuk konfirmasi via wa terkait pencemaran limbah tersebut, namun sampai berita ini di tayangkan belum ad respon dari pihak perusahaan ( 04/04/2026)
Dinas kesehatan kecamatan ketungau hulu saat di hubungi apakah sudah ada warga yang terdampak akibat dari limbah pabrik yang mencemari sungai Saeh dan ketungau, sampai saat ini laporan yang masuk ke kita baru sebatas keluhan warga yang gatal gatal efek dari mandi di sungai saeh.
Terkait pencemaran limbah tersebut di aliran sungai saeh sudah kita sampakan ke dinas kabupaten Sintang dan PKM serta sudah kita koordinasikan juga dengan pihak forkopicam ketungau hulu.
Kita menghimbau kepada para nakes kita di lapangan jika ada keluhanan warga terkait dampak dari pencemaran limbah tersebut untuk segera melapor, serta untuk warga supaya tidak mengkonsumsi ikan yang mati akibat dari pencemaran limbah tersebut, ujar Sumadi kepala Puskesmas ketungau hulu. ( Ys )
Publisher Red W86
« Prev Post
Next Post »

