Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Harap Penegak Hukum Lakukan Inspeksi Terkait "Pekerjaan Baru Selesai Proyek Peningkatan Jalan Ruas Nanga Taman - Nanga Mahap Sudah Rusak , Kualitas di Abaikan "


Www.Warta86.com,-Sekadau, – Proyek peningkatan jalan ruas Nanga Taman–Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menuai sorotan keras. 



Dibiayai APBD Provinsi Kalbar 2025 senilai Rp14,8 miliar, proyek ini justru menunjukkan kerusakan saat usia pekerjaan belum genap sebulan.


Proyek dengan nomor kontrak 620/06/SP/TMN-MHP/PUPR-B/2025 itu dikerjakan CV. Megah Jaya Bersama dengan masa kerja 70 hari. Namun di lapangan, kualitas dinilai jauh dari standar. 


Aspal terlihat tipis dan mudah rusak, bahkan di sejumlah titik diduga hanya “ditimpa” di atas lapisan jalan lama tanpa proses teknis memadai.

“Baru dikerjakan sudah hancur. 


Ini bukan pembangunan, ini pemborosan uang rakyat,” tegas seorang warga, Sabtu (3/5/2026).


Pekerjaan berada di bawah Dinas PUPR Provinsi Kalbar melalui Bidang Bina Marga, dengan pengawasan KSO CV. Raffan Design dan PT. 

Perencana Jaya Indonesia. Namun publik menilai fungsi pengawasan nyaris tak terlihat.


Kerusakan dini ini memicu dugaan kelalaian serius hingga potensi penyimpangan. 


Warga mempertanyakan: ke mana mutu, ke mana pengawasan, dan ke mana uang miliaran itu mengalir?


Masyarakat mendesak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan Polda Kalbar turun tangan mengusut proyek ini secara menyeluruh. “Jangan tunggu rusak total baru bergerak. Periksa sekarang, transparan ke publik,” ujar warga lainnya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak PUPR Kalbar maupun kontraktor belum memberikan klarifikasi. 


Warga menuntut evaluasi total agar proyek jalan tidak terus menjadi ladang pemborosan yang merugikan rakyat. Tim/ Redaksi

Newest
You are reading the newest post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *