Kategori

HEADLINE NEWS

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Koko Botak Diduga Beroperasi Terang-Terangan Sebagai Bandar Narkoba di Melawi, Warga Desak Polres Melawi Usut Tuntas Termasuk Oknum Pelindung


Www.Warta86.com,-Melawi, Kalbar  — Warga masyarakat Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, semakin cemas dan gelisah atas maraknya peredaran narkoba jenis sabu dan pil Inek yang diduga dikuasai oleh seorang yang dikenal dengan nama sebutan Koko Botak. Sosok ini disebut-sebut sebagai bandar utama yang beroperasi secara terang-terangan di wilayah hukum Polres Melawi, namun hingga saat ini masih bebas beraktivitas.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari warga sekitar, aktivitas transaksi narkoba tersebut berlangsung hampir setiap malam di berbagai lokasi yang terbuka. Salah satu titik yang kerap disorot berada di area serundung tidak jauh dari Puskesmas, tepatnya di sepanjang Jalan Sertu hingga ke wilayah Sidomulyo.

 

"Hampir setiap malam dia ada di sana. Transaksinya berjalan begitu saja, terang-terangan di depan mata warga. Kami takut, anak-anak muda semakin terjebak," ucap seorang warga yang memohon identitasnya dirahasiakan, Sabtu (24/10/2026).

 

Warga menuturkan Koko Botak kerap berdiri di lokasi yang dijadikan lapak penjualan narkoba, seolah-olah merasa aman dan tidak terganggu. Situasi ini memicu kecurigaan mendalam di kalangan masyarakat bahwa kemungkinan besar ada pihak-pihak tertentu atau oknum yang melindungi aktivitas haram tersebut agar tetap berjalan tanpa hambatan.

 

"Kami berharap aparat kepolisian segera menyergap dan menyelidiki secara menyeluruh siapa sebenarnya bos besar di belakang Koko Botak, siapa kaki tangan yang mengedarkannya, dan oknum-oknum yang diduga melindunginya. Narkoba ini membunuh generasi kita secara perlahan. Jangan biarkan ini terus terjadi di tengah-tengah masyarakat," tegas warga tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Melawi terkait informasi dan laporan yang disampaikan oleh warga masyarakat. Awak media akan terus memantau perkembangan kasus ini.


(Tim Red)

Newest
You are reading the newest post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *