Www Warta86.com,-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Tebelian mencatat di Kabupaten Sintang sudah terjadi 7 kali gempa bumi. Untuk itulah, Dharmawan Wahyu Adhi Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Tebelian menghimbau masyarakat Kabupaten Sintang secara khusus masyarakat Kecamatan Sintang, Ketungau Hilir, Kelam Permai dan Kayan Hilir untuk mulai mewaspadai bencana alam gempa bumi.
Himbauan tersebut disampaikan Dharmawan Wahyu Adhi saat menjadi narasumber tunggal pada pelaksanaan sosialisasi peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi tanggal, 14 April 2026 di Pendopo Bupati Sintang.
Dharmawan Wahyu Adhi membeberkan data bahwa Kabupaten Sintang mulai mengalami bencana alam gempa bumi sejak 27 Maret 2019 dengan pusat gempa di Kelam Permai, 22 Februari 2020 di Ketungau Hilir dan selanjutnya sepanjang 2026 sudah terhadi 5 kali gempa di Kelam Permai dan Kayan Hilir.
“mengapa harus waspada, karena gempa bumi belum dapat diprediksi waktunya kapan, durasi gempa sangat singkat atau hitungan detik, memiliki variasi parameter, dampaknya berbeda-beda tergantung lokasi, dan berpotensi berulang kembali” terang Dharmawan Wahyu Adhi
“karakteristik gempa bumi di Sintang berdasarkan magnitude, termasuk gempa menengah karena 3-5 SR dan dangkal. Titik pengamatan gempa sudah ada di Kabupaten Sintang sehingga 3 menit setelah gempa. Informasi nya langsung bisa di bagikan ke publik” terang Dharmawan Wahyu Adhi
“kami menghimbau dan menyarankan warga Kabupaten Sintang untuk melakukan beberapa hal seperti membangun bangunan tahan gempa, siapkan tas siaga bencana, memperkuat edukasi dan simulasi, saat gempa terjadi jika dalam bangunan agar melindungi kepala, cari lapangan terbuka dan jika sedang berkendara, langsung minggir dan berhenti. Waspada gempa susulan, periksa keadaan dan informasi resmi” terang Dharmawan Wahyu Adhi
“jika bangunan sudah ada, cek kondisi fisik bangunan. Menempatkan benda besar dilantai 1 saja, periksa dinding atau rangka yang retak, jalur listrik yang aman, amankan dokumen penting dan kondisi tanah lokasi bangunan yang kuat. Simpan nomor telepon penting seperti rumah sakit, damkar dan yang lainnya” pesan Dharmawan Wahyu Adhi
Red
« Prev Post
Next Post »
