Www.Warta86.com,-Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala membuka Rapat Koordinasi Kepala Sekolah Jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Senin (10/8/2026).
Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang tersebut menjadi momentum bagi para kepala sekolah untuk memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan pembinaan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
Dalam arahannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang memiliki visi dan misi yang berkaitan erat dengan pembangunan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sintang.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik agar memiliki etika, sopan santun dan sikap menghargai orang lain.
“Rakor Kepala Sekolah ini penting untuk meningkatkan manajerial di sekolah masing-masing dengan mendapat arahan, petunjuk dan materi dari para narasumber. Dengan otoritas yang dimiliki, kepala sekolah memimpin tenaga pengajar dan membangun komunikasi dengan pengawas sekolah, orang tua murid dan yang lebih penting bagaimana membuat karakter murid kita semakin baik,” ujar Gregorius H. Bala.
Bupati Sintang secara khusus meminta para kepala sekolah dan tenaga pendidik memberikan perhatian lebih terhadap pembentukan karakter anak. Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan proses pembelajaran di sekolah.
“Saya minta Kepala Sekolah untuk membentuk karakter anak yang baik, beretika, sopan dan santun. Saya juga mengetahui kejadian ada anak yang menendang ibunya kemarin. Saya prihatin. Maka saya mengajak guru-guru dan orang tua untuk mengingatkan anak-anak kita soal sopan santun dan etika,” tegasnya.
Ia menilai, kurikulum pendidikan yang telah tersusun perlu diimbangi dengan pembinaan kepribadian peserta didik. Anak-anak perlu dibiasakan untuk menghargai diri sendiri, orang tua, guru maupun orang lain di lingkungan sekitarnya.
“Kalau kurikulum sudah tersusun. Sekarang membentuk karakter anak supaya mereka menghargai orang lain. Kalau bisa laksanakan kegiatan retret, misalnya satu hari. Khusus bicara soal menghargai diri sendiri dan orang lain. Supaya tindakan dan perilaku mereka ketika berada di luar sekolah juga bagus,” harapnya.
Bupati Sintang juga mendorong kepala sekolah agar aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan orang tua murid. Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan.
Selain penguatan karakter, Gregorius H. Bala juga meminta para kepala sekolah lebih proaktif dalam menyiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk memperoleh dukungan pembiayaan dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana sekolah.
“Saya juga minta kepala sekolah cepat menyiapkan persyaratan agar mendapatkan pembiayaan untuk meningkatkan fasilitasnya saat diminta oleh Kementerian ataupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Karena sekarang ini, yang memenuhi syarat pun belum tentu dapat, apalagi yang memang tidak memenuhi syarat,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Bupati Sintang berharap para kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas manajemen sekolah, memperkuat kolaborasi dengan guru dan orang tua, serta menjadikan pembentukan karakter sebagai bagian penting dari keberhasilan pendidikan.
Dengan demikian, sekolah tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga generasi yang beretika, sopan, santun, bertanggung jawab dan mampu menghargai orang lain.
Red W86
You are reading the newest post
Next Post »
